I Really Didn’t Know (Chapter 1)

kaiii copy

 

JUDUL     : I REALLY DIDN’T KNOW

 

Main cast : KAI // Kim jongin – Jung Min Mi (oc)

: Jung Baekhyun (Byun baekhyun)

Rated        ; T

Genre        : angst, romantic

Lenght    : chaptered // 1 of 4

Disclaimer     : All cast is belong to allah, saya hanya meminjam nama bias saya untuk saya nistakan kedalam imajinasi saya maafkan saya-___- tapi semua ini pure karya saya, jadi mohon untuk tidak memplagiat dalam bentuk apapun

Author           : Sexygeek

Summary ;

Mempunyai Pacar Tampan dan Perhatian memang menyenangkan, tapi apakah kalian tahu bagaimana cara menjaganya?

Warning : typo dimana mana, bahasa gak baku-___-

 

The people that i believe so much was gone,

I dont know, I really didn’t know..       

Untuk seorang Jung Min mi atau dapat kita panggil Min mi bahagia itu sederhana, yeah sederhana saja hari harinya tak pernah lepas dari senyuman indah dari bibir tipisnya, dia selalu bersyukur karena tuhan memberikannya kehidupan sempurna, mempunyai umma dan appa sebaik jung sooyeon dan Jung yunho dan mempunyai kakak setampan jung Baekhyun juga pangeran tampan yang selalu disisinya, Kim jongin: itu semua membuat hidupnya lebih sempurna..

 

Kim jongin adalah Sunbaenya, berada dikelas 12 jongin / kai (kau tahu orang orang lebih menyukai memanggilnya kai dan Min mi adalah satu satunya yang memanggilnya jongie, tanpa embel – embel oppa/ sunbae, dia pacar Min mi!) kai berada dikelas yang sama dengan kakak tampannya, jung baekhyun..

 

Setiap orang pasti mengatakan hal serupa, seperti hana yang terus mengatakan “kau beruntung sekali mendapatkan kai, dia tampan dan Perhatian, ugh aku cemburu padamu Min mi-ya” dan Min mi pun terus menjawab dengan kalimat yang sama “maka dari itu,tak seorangpun yang akan ku izinkan mendekatinya, kau tahu dia hak paten milikku hehe” kemudian responnya tetap sama siapapun yang mendengarnya mereka akan tetap membalas ucapan min mi dengan “ya aku tahu”

 

Kai itu adalah seorang yang benar – benar diimpikan oleh gadis pada umumnya, kai selalu mengantar – jemput min mi dengan motor sportnya, selalu mengantarkan min mi kedalam kelasnya sampai min mi duduk rilex di tempat duduknya dan kai baru akan mninggalkannya dengan senyuman yang manis juga kecupan semangat di dahinya, “semangat untuk hari ini sayang” itu semua kai lakukan selama 6 bulan ini, seolah kai pun tak pernah bosan dengan rutinitas yang selalu ia lakukan pada kekasihnya Min mi..

 

Tapi seperti yang kita ketahui, mempunyai Pacar Tampan dan Perhatian memang menyenangkan tap apakah kalian tahu bagaimana cara menjaganya?

Ketika Kau memang merasa dirimu cantik, dirimu menarik dan seolah kaulah yang erpantas mendapatkan seorang pangeran seperti kai, bukankah itu juga yang adad dibenak mereka? Para fans yang sangat mengagumi kai, dan sangat jatuh hati padanya, dan rela melakukan apapun demi merebut kai menjadi miliknya,

Bagaimana dengan min mi? Tentu yeoja itu khawatir, bagaimanapun kai adalah miliknya, SAMPAIKANPUN. Kadang min mi sedikit marah karena kai terlalu ramah pada teman – temannya, tentunya kai pasti berkata “mereka hanya temanku sayang, dan tak baik kasar terhadap yeoja” hell ucapan itu seolah membuat min mi terpenjara, tak ada yang dapat ia lakukan lagi, meskipun apapun yang yeoja yeoja itu berikan pada kai selalu berakhir ditangan min mi..

 

“ini untukmu” kai memberikan macaron kepada pacarnya saat jam istirahat, min mi memutar bola matanya, hey apa yang salah? Seharusnya yeoja akan benar – benar bahagia ketika pacarnya memeberikan macaron manis itu? Tapi tidak untuk min mi, iya tahu ini pasti ulah fans kai lagi.

 

“kali ini siapa lagi jongie” min mi malas menatap kai dan akhirnya ia hanya menatap susu stoberry miliknya

“tidak tahu, aku menemukannya dilokerku tadi” jawabnya sambil menyeringai, entah mengapa kai sangat suka melihat min mi yang mengerucutkan bibirnya tanda ia kesal, well siapa yang tidak kesal miliknya jadi bahan perebutan orang – orang padahal kai sudah paten miliknya. Sekali lagi MILIKNYA

“oh bagus, fans mu akan bertambah banyak, aku sudah kenyang, aku akan kembali ke kelas,” Min mi beranjak dari kursinya meninggalkan kai tetapi tiba tiba

 

GREP

Tangan kekar itu memeluk tubuh rampingnya menaruh wajah tampannya bahu min mi” ayolah sayang, tak baik meninggalkan pria tampan ini sendirian, aku bisa dimangsa gadis gadis itu”

“lepaskan bodoh, ini disekolah, dan aku tak peduli, bukankah kau juga menyukainya,-huh

Bukannya melepaskan pelukannya kai malah semakin mngeratkan tangannya dipinggang min mi “aku tak peduli, kau tau hal yang paling aku sukai didunia ini hanya mneggodamu, membuatmu kesal, dan kau terlihat seperti puppy, uh aku menyukainya”

‘yak! Apa kau bilang? Uh lepaskan aku jongie”

“tidak mau min mi” kai tetap setia dengan seringainya

“ya, kalian ini tidak tahu malu sekali berlovey dovey dikantin,” ucap baekhyun melepaskan tangan nista itu dari tubuh adiknya

“kau menggangguku baek, urusi saja hyosun mu, dia pacarku hu” terlihat kai kini tidak menyukai acara Mari-menggoda-pacarku nya diganggu baekhyun

“kau ini, dia ini adikku aku lah yang lebih memilikinya kai”

“baiklah, aku akan membuatnya milikku aku akan menikahinya dan kau tak bisa lagi mengganggu kamu baek” dan tiba tiba rona merah terlihat jelas diwajah cantik min mi

“oh lihatlah kai, kau membuat adik manisku ini seperti tomat, merah sekali pipinya hahaha” goda bekhyun menyikut tangan kai

“kau menyebalkan baek, aku membencimu dasar sipit” ucap min mi dan meninggalkan mereka karena malu

 

“APA APAAN DIA MENGATAKAN AKU SIPIT? BUAKANKAH DIA JUGA MEMILIKI MATA SEPERTIKU DASAR TIDAK SOPAN AKU AKAN MENGHUKUMMU JUNG MIN MI” dan kemudian terdengar suara tertawa dari mereka yang menyaksikan

 

*

*

*

*

 

Min mi memainkan rambutnya, ia tampak gelisah karena sudah setengah jam lebih kai tidak juga menjemputnya, akhirnya ia memutuskan menyusul kai kekelasnya walaupun tentunya ini sangat memalukan karena dia sedang sedikit marah terhadap namjanya itu

Min mi melihat tag kelas 12-1 itulah kelas kai dan kakaknya tetapi ia membuka pintu dan tidak ada siapa siapa disana dan tidak mungkin kai meninggalkannya, kai adalah namja yang akan menigirmi ratusan sms bila min mi tak memberinya kabar walau hanya dua jam, dan kemungkinan kai meninggalkannya adalah ketidak mungkinan.

Akhirnya min mi berjalan disepanjang koridor sambil bersenandung kecil sedikit memberi penyegaran pada hatinya tak bisa dipungkiri dia kesal dengan pacranya itu, tetapi tiba tiba ia menyipika matanya makin sipit tentutnya, ia melihat sosok yang amat dikenalnya kai: sedang mnegusap surai lembut seorang yeoja,

DEG

Kini ia tahu mengapa hatinya tidak enak, inilah yang ia lihat, bailah apa ini? Apakah kai berselingkuh? Min mi masih setia ditempatnya sejak tadi dia melihat pemandangan yang diluar batas nalarnya, dan kai pun sedikit mengedarkan pandangannya saat itu kai menatap min mi “min mi’ ucapnya yang sedikit kaget dan membuat yeoja didepannya juga ikut terkejut

Min mi meninggalkan kai, dia berputar arah dan berlari sebisanya,

 

*

*
*
*

 

Min mi  menatap figura disana terlihat ia bersama kai dengan pose tersenyum dan kai melingkarkan tangannya pada bahu min mi “aku tidak tahu kalau kau begitu sempurna kim jongin, aku bukan siapa siapa yang bisa terus menahanmu disisiku, kau tahu mereka…”

 

“mereka apa?” suara itu terdengar familiar diindera pendengarannya, yeah dia adalah kai yang kini memeluk min mi dari belakang,

“sejak kapan aku berada dikamarku! Sana pergi aku tak mau melihatmu’ ucap min mi

“oh come on baby, jangan menangis, kau tahukan aku tak suka queen ku menangis yeah walaupun dia akan tetap terlihat cantik, tapi aku bersumpah kau akan lebih cantik dari princess manapun bila tersenyum” kai kau cheesy, semua orang tahu ini min mi!

“siapa yeoja tadi? Kau nampak akrab dengannya, “

“dia chanmi”

“aku tidak menanyakan namanya kai, aku bertanya ada hubungan apa kau dengannya”

“well, sepertinya my queen sedang cemburu ria? Ayolah sayang dia hanya sebagian dari fansku, aku tak tega, dia menangis tadi setelah menyatakan perasaannya”

“MWO??????!!!!!!!!!” min mi tersentak kaget

“hey hati hati queen, matamu akan terjatuh” kai hanya terkekeh kecil melihatnya

“SIAPA DIA BERANI BERANINYA MENGGODA MILIKKU, OH TUHAN AKU AKAN MEMBUNUHNYA BESOK” ucap min mi sarkastik membuat kai bergidik ngeri

‘ oh, aku takut sayang, aku tak tahu kau sekejam itu kkk’

“apapun demi mempertahankanmu kai, tikus kecil itu akan lenyap besok”

*

*

*

*

 

Min  mi berada didepan kelas 12-4 tentunya bukan kelasnya dan bukan kelas kai tentunya tapi kelas Chanmi, sepertinya dia benar akan ucapannya semalam, well kadang min mi memang harus selalu dijaga seperti yang sering baekhyun katakan, min mi adalah yeoa ternekat menurut versi keluarga jung

“ya kau CHANMI” ucapnya pada salah seorang yeoja yang sedang berjalan bersama 3 wanita lain

“ya ada pa?” tanya chanmi sementara teman chanmi hanya mencibir “siapa dia, tidak sopan sekali memanggil nama tanpa eonni atau sunbae”

“aku tak ada urusan denganmu, aku ada urusan dengannya” tunjuk Min mi kepada Chanmi

“yak! Jaga bicaramu bocah tengik”

“ I SAY SHUT UP YOUR FUCKIN MOUTH” tentu saja kata kata itu menyulut emosi ji eun_sahabat chanmi

“biarkan dia berbica ji eun-a” ucap chanmi yang masih sangat lembut dan sopan kepada min mi

“cih, tak usah sok baik didepanku yeoja murahan”

“ JAGA BICARAMU BOCAH” ji eun kembali pada emosinya

“YANG SEHARUSNYA KAU JAGA ADALAH SAHABATMU INI, KATAKAN PADANYA KAI/ KIM JONGIN ITU MILIKKU, MENGAPA IA BERANI BERANINYA MENGATAKAN CINTA PADA MILIK ORANG????? APAKAH TAK ADA LAGI NAMJA YANG MAU DENGANNYA SEHINGGA DIA HARUS BERTINGKAH JALANG DIDEPAN PACARKU HAAH!” sontak jieun mnegepalkan tangannya dan melayangkan tangannya kedepan ingin menampar wajah min mi sebelum tangan yang lain menahannya

“jangan berani – beraninya kau menyentuh adikku jieun, atau nasibku akan berakhir disini, aku bersumpah kau akan dikelurkan secara paksa dari sekolah ini” kini baekhyun melihat jieun dengan tatapan deathglarenya tentu saja itu membuat jieun takut

‘dan kau, ikut aku” ucapnya menarik tangan min mi paksa

*
*
*
*
*

 

Baekhyun sedang duduk bersandar pada kursinya, dadanya naik turun sangat terlihat dia sedang menahan emosinya, semantara hyosun kekasihnya hanya bisa memeluk baekhyun dan mengusap rambutnya lembut berupaya suapaya baekhyun  sedikit meninggalkan emosinya, dimana kai? Oh tentu saja pemuda tampan itu sedang menenangkan Min mi, karena baekhyun tahu hanya sahabatnya itulah yang dapat mengendalikan adik tercintanya

 

“min mi, apa yang kau lakukan hm? Kenapa queen anggun sepertimu dapat terlibat perkelahian brutal?’

“aku tidak berkelahi, aku hanya memperingatkannya, dan yang lain tentunya bila kau itu milikku, kau tahu hanya mengingatkan”

“tapi itu berlebihan sayang’

‘uh, apa kau mulai memperbolehkan mereka mengatakan hal hal yang seharusnya milikku seorang!”

‘bukan seperti itu sayang, dewasalah, cinta bisa datang krpada siapa saja, dan aku tak bisa melarang mereka untuk mencintaiku, tetapi tentu saja mereka pun tahu aku hanya mikkmu cintaku tentunya’

“kau tahu jongin, aku hanya takut mereka merebutmu, aku tak tahu kau sesempurna ini, sampai aku harus berjuang mati matian demi mempertahankanmu huh” dan min mi mengeratkan pelukannya pada kai, kai tidak akan marah dengan apapun yang min mi lakukan, ia tak pernah membentak min mi, kai akan marah bila min mi melakukan sesuatu yang kai tidak sukai misalnya melukai dirinya sendiri, atau tak meminum obatnya secara teratur, kai akan menjadi mahluk paling dingin dan min mi tak suka itu, dia mungkin rela dimarahi ayahnya karena telat makan dia rela uang jajannya dipotong ibunya karena tidak mau minum obat atau dia sudah terbiasa mendengar baekhyun mengomel berjam – jam, tapi dia tak akan rela bila kai mendiamkannya, sama saja itu membunuhnya secara perlahan

 

*
*
*
*
*

 

SESEORANG YANG KAMU CINTAI

ADALAH SESEORANG YANG MEMPUNYAI PELUANG YANG AMAT BESAR UNTUK MENYAKITIMU

 

 

 

Min mi sedang asik memandang bintang dan berbaring ditaman belakang rumahnya, dan terdengar langkah langkah mendekatinya, min mi sedkiit menengok agar dapat melihat siapa yang sedang membuat langkah itu, dia menangkap sosok kakaknya dan kai, hey sejak kapan kai disini awalnya dia ingin mengganggu dua namja itu, tapi akhirnya dia hanya duduk dan memperhatiakn mereka dibalik phon dan kai bersama baekhyun duduk di bangku depan pohon membelakangi min mi tentunya

 

“kai, maafkan aku telah merepotkanmu sejauh ini, dan terimakasih masih menjaga adikku”

“tak usah sungkan baek, kau tahukan aku menyayanginya”

“iya aku tahu, dan itu membuatnya terlalu bergantung padamu, aku tak enak’

‘hey, tenang saja baek, aku senang dia mau sembuh, aku sennag dia tak senekat dulu,”

“tapi dia terlalu kekanak – kanakan,”

“aku menyukainya kok”

Min mi tersenyum lembut mendengar pernyataan kai, dan ia ertekat akan terus sehat supaya dia tidak merepotkan siapapun tetapi ia sedikit mengangkat alisnya

“jessica ya?” tanya baekhyun, min mi sedkit bingung, kai tidak pernah bercerita tentang apapun mengenai jessica, siapa dia?

“ ne”

“angkatlah, min mi sedang keluar”

“ tidak usah baek, aku tahu dia pasti akan merajuk meminta aku menemaninya, aku pergi dulu ya baek, terimakasih bukumu, dan salam untuk adik manismu itu”

“tentu saja kai”

 

 

Min mi masih sibuk dengan pikirannya tia tiba dia tersadar kai akan segera meninggalkan rumahnya ia berlari mengendap dia sangat penasaran kala itu, dia membawa mobilnya dan kai pun juga tak mneyadarinya, sampailah mereka dirumah kecil bernuansa modern, “ini bukan rumha kai” pikirnya dan ia pun segera membuntuti kai, beruntunglah rumah itu tidak menggunakan kode rumit dipagarnya seperti rumah mewahnya

Dia terus mengendap emngikuti kai, dan ia kini berdiri diluar jendelA kai, dan menangis dia meringis dia memegangi dadanya, memukulnya terus terusan, napasnya tersenggal belum lagi matanya yang terus menurunkan airmata,

Siapa yang tidak hancur ketika melihat seseorang yang ia cintai sedang bercumbu dengan gadis lain?

Siapa yang akan bernapas normal ketika kau-memperhatikan adegan mesra itu, dan kini min mi terjatuh isakan kecilnya keluar begitu saja lewat bibir mungilnya

Ia berjalan gontai menuju mobilnya, dia tidak yakin masih meiliki hati saat itu,

Didalam otaknya tercipta ribuan pertanyaan random, siapa gadis itu, kenapa kai tega melakukannya, atau sejak kapan kai melakukan ini dan yang paling menghujam jantungnya adalah, KAKAKNYA mengetahui hubungan kai dengan perempuan itu. Apa ini? Inikah rencana tuhan unuk membunuhnya secara perlahan? Bahkan ini jauh lebih sakit diandingkan dengan jarum suntik yang terus menusuknya.

*
*
*
*

Dengan langkah terhuyung min mi memasuki kediaman megahnya, dan ia terjatuh tepat saat baekhyun membuka pintunya

“ya tuhan Min mi, kau kenapa?” belum sempat baekhyun menelaah apa yang terjadi pada adiknya beakhyun mencium bau alkohol yang tercium dari mulut min mi “HELL,apa kau mabuk? Gila!!” baekhyun segera membopong min mi kekamarnya

Keesokan paginya baekhyun mengetuk kamar min mi dengan kasar, karena sudah puluhan kali min mi tak juga membuka pintunya dia khawatir tentunya apalgi adiknya pulang dengan keadaan mabuk, dan baekhyun meminta kunci cadangan pada salah satu pembantu dirumahnya, baekhyun sangat terkejut saat melihat kamar min mi begitu bernatakan, kaca disamping ranjangnya pun menjadi berpuing – puing baekhyun segera menghampiri min mi sambil dai berteriak saat melihat min mi sedang memang kaca ditangannya, bau anyir menyeruak diruangan itu. Baekhyun segera memeluk tubuh min mi yang masih bergetar ‘apa yang kau lakukan bodoh, kenapa kau melakukannya kai? Kenapa kau menyakiti dirimu sendiri ?”

Min mi melepaskan pelukan baekhyun dengan kasar “lepaskan aku! Aku membencimu jung baekhyun, pergilah”

“TIDAK SAMPAI KAU BERHENTI MENYAKITI DIRIMU SENDIRI”

“LALU? KAU INGIN MENYAKITIKU? TAK CUKUPKAH KAU MNEYEMBUNYIAK SEMUANYA? TAK CUKUP BODOHKAN AKU DIDEPANMU JUNG BAEKHYUN!!! KAU TAU JONGIN MEMPUNYAI PACAR SELAIN AKU DAN KAU MALAH MENDUKUNGNYA! BAEKHYUN AKU INI SIAPA? APA AKU TERLIHAT ORANG LAIN DIMATAMU HAH! APA PENYAKIT JANTUNG BAWAANKU TAK CUKUP UNTUK MEMBUNUHKU PERLAHAN? ATAU KAU INGIN AKU MATI LEBIH CEPAT ITU MAU MU BAEKHYUN!!!!! BIARKAN AKU MATI, PERGI KAU!!!!” Min mi melempar baekhyun yang masih menjatuhkan rahangnya baekhyun tentu saja terkejut saat min mi juga mengetahui apa yng selama ini dia dan kai tutupi..

‘SEKARANG APA? PERGI! TINGGALKAN AKU ATAU AKU LEBIH NEKAT DARI INI PERGI BAJINGAN!!!!” kali ini min mi melemparkan frame photo dia dan baekhyun

“MIN MI” seketika semua pandangan itu tertuju pada suara yang kini raganya mendekat ke arah mereka berdua, yeah itu kai yang masih mengatur napasnya namun ia kembali tercekat ketika melihat tangan min mi sudah berlumuran darah, “apa yang kau lakukan min mi!”

“”PERGI”

Bukannya menjauh Kai malah mendekatkan dirinya pada min mi mencoba mengambil serpihan kaca itu merbutnya min mi bersikeras tetap mempertahankannnya sampai pada akhirnya dia melepaskannya ketika ia tak sengaja melukai lengan kai ‘jong-in” ucapnya dan baekhyun hanya bingung diposisinya ia bingung harus melakukan apa, tapi akhirnya min mi jatuh dan membuat kai kembali merengkuhnya

Keadaan kembali normal, kini kai mengobati luka minmi dia tak memperdulikan lengannya yang tentu saja perih, min mi hanya menatap lurus pandangannya kearah luar jendela

“ kau kenapa? Bukankah kau berjanji tidak akan melakukan apapun yang menyakitimu?”

‘pergilah kai, sebelum aku menyakitimu lagi’

‘tidak, aku hanya ingin bersamamu’

‘tidak, pergilah kai aku tak membutuhkanmu, pergilah bersama jessicamu, aku baik baik sja’

“apa maksudmu?!”

“ dibalik topeng dewamu, kau adalah malaikat yang dikirmkan tuhan untuk mncaut nyawaku-kan? Aku sudah mengetahui semuanya kai, kau jesssica, dan baekhyun, pergilah”

Kai menghela napasnya “baiklah jika kau mengtahuinya, maafkan aku aku memang telah lama berhubungan dengan jessica, tapi hubungan kami tak pernah lebih dari sepasang anak muda yang cinta seks kau tahu?’

Min mi masih diam, tentu saja dia masih ingat kejadian itu, meskipun 3 botol alkohol sudah ia minum supaya melupakannya tentu saja tidak berpengaruh, adegan itu terekam jelas diotaknya

“aku menyayangimu, maafkan aku” kai kembali memeluk min mi yang masihdiam namun matanya terus mengeluarkan airmata

“kai, pergilah aku benar benar ingin sendiri’

“tidak’

“ apa kau ingin aku melompat dari kamarku? Aku bisa senekat apapun yang aku mau kai, pergilah aku mohon, aku butuh sendiri’

“tapi……”

“ku mohon aku berjanji takan melakukan apapun”

“baiklah, makan yang teratur dan minum obatmu hubungi aku saat kau sudah membaik, kau tahu aku…”

Belum sempat kai menyelesaikan kalimatnya min mi sudah meneruskannya ‘mengasihiniku, aku baik baik saja kai, tinggalkan aku, ku mohon” kini min mi sedikit mengigit bibir bawahnya, sakit tapi tidak sesakit hatinya saat ini

 

 

 

 

 

39 pemikiran pada “I Really Didn’t Know (Chapter 1)

  1. ohmygod…. Siapa yang gak hancur sih kalo jadi Min Mi, bahkan kakaknya sendiri nyembunyiin kenyataan itu dari dia. Dan pacar yang selama ini disayangin ternyata kayak gitu. Ohmygod

  2. Ow. Q suka crita sad romance kya gini. posisi jess blum.jlas ya? jdi pnasaran. Dan apa mksud kai dg remaja sex? oohh he’s so frontal.. kkk.. next thorr!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s