I Really Didn’t Know (Chapter 2)

Main cast : KAI // Kim jongin – Jung Min Mi (oc)

: Jung Baekhyun (Byun baekhyun)

: Hyosun

: kyungsoo

Rated        ; T

 

Lenght    : Chaptered (chaptered 2)

Genre        : angst, romantic

 

Disclaimer     : All cast is belong to allah, saya hanya meminjam nama bias saya untuk saya nistakan kedalam imajinasi saya maafkan saya-___- tapi semua ini pure karya saya, jadi mohon untuk tidak memplagiat dalam bentuk apapun

Author           : Sexygeek

Warning : typo dimana mana, bahasa gak baku-___-

Summary ;

cinta itu egois persetan dengan kata kata cinta tak harus memiliki, karena siapa yang tidak ingin memiliki cintanya, iyakan?

 

kaiii copy

 

 

The people that i believe so much was gone,

I dont know, I really didn’t know..       

 

PREV CHAP

“kai, pergilah aku benar benar ingin sendiri’

“tidak’          

“ apa kau ingin aku melompat dari kamarku? Aku bisa senenkat apapun yang aku mau kai, pergilah aku mohon, aku butuh sendiri’

“tapi……”

“ku mohon aku berjanji takan melakukan apapun”

“baiklah, makan yang teratur dan minum obatmu hubungi aku saat kau sudah membaik, kau tahu aku…”

Belum sempat kai menyelesaikan kalimatnya min mi sudah meneruskannya ‘mengasihiniku, aku baik baik saja kai, tinggalkan aku, ku mohon” kini min mi sedikit mengigit bibir bawahnya, sakit tapi tidak sesakit hatinya saat ini

 

STORY START BEGIN..

Min mi masih terbaring dikamarnya, jam sudah menunjukan waktu 07.00 sepertinya tidak ada niat untuknya beranjak dari kasur nyamannya itu, pintu kamarnya terbuka baekhyun perlahan melangkah ranjang adiknya itu

“min mi-ya apa kau tidak niat untuk berangkat kesekolah?’

“…….” min mi seperti tuli atau dia memang sengaja mengabaikan baekhyun

“min mi ya, maafkan aku, jangan seperti ini maafkan aku” baekhyun memucat melihat min mi yang masih saja diam diposisinya sejak kejadian 3 hari lalu, ia sama sekali tak menyentuh makanannya, apalagi obatnya, bahkan min mi belum mengganti bajunya

“min mi,” baekhyun tak sanggup lagi menahan air matanya, ia sungguh merasa bersalah pada adiknya

“min mi….”

“pergilah baek, aku baik baik saja”

‘tapi…”

“tinggalkan aku baek”

Dengan sedikit berat hati baekhyun meninggalkan min mi”kau tak akan pernah tau min mi, aku menyayangimu, sungguh apapun akan aku lakukan untuk membahagiakanmu, tak peduli apapun itu, untukku kaulah yang paling berharga…’ baekhyun kembali mengigit bibirnya, ia menahan isakannya dia cengeng? Oh benar, dia rela menangis atau dia rela mati untuk adiknya, baekhyun begitu menyayangi adiknya

Min mi terus menangis dalam diam, “pergi baek, aku mohon” suara serak itu mendominasi pendengaran baekhyun

*

*
*
*
*
*

 

 

Baekhyun terlihat seperti 3 hari yang lalu tak ada candaan atau tingkah jailnya, ia diam semua orang kehilangannya, meskipun dia berisik tetapi orang orang menyukainya, tak jarang hyosun pun juga merasakan apa yang min mi rasakan, cemburu.

“baekki, bagaimana keadaan min mi?’ kini hyosun tepat duduk disamping kekasihnya

“masih sama syunnie, dia bahkan tak memakan makanannya,” baekhyun kembali memegangi dadanya entah mengapa nafaspun terasa berat “aku memang bukan oppa yang baik unttuknya,”

Hyosun memeluk baekhyun “tenanglah sayang, aku tahu kaulah oppa terbaik didunia, aku tau itu, aku saja selalu iri kepada min mi, karena aku tak seberuntung dia memiliki oppa yang begitu perhatian”

“tapi kau lihatkan syunnie, bahkan kini min mi membenciku, aku tak masalah dengan itu, aku hanya khawatir”

“bolehkah aku bertemu dengannya?”

“untuk apa?” baekhyun menatap hyosun dalam dalam

“dia itu sama sepertiku, dia juga wanita dan aku juga wanitakan? Siapa tahu dia mau mendengarku baekkie”

Baekkhyun mengangguk kecil dan memeluk hyosun kembali

 

“baek, bagaimana keadaan min mi?” tiba tiba kai datang dan mengambil posisi duduk didepan baekHyo

“masih sama seperti kemarin kai,”

“aku akan menemuinya baek, ini salahku”

“kau yakin? Aku pikir dia benar – benar ingin sendiri”

“tapi kita tak bisa membiarkannya seperti itu terus baek, lagi pula aku dan jessica noona sudah tidak mempunyai hubungan lagi”

Baekhyun mengangkat alisnya “benarkah? Apa karena min mi? Ayolah kai kau tak perlu seperti itu”

“karena aku memang tak pernah mencintainya baek, kau tau itu” sementara baekhyun hanya mengangguk pelan

*
*
*
*
*
*
*
 

Min mi masih terlihat sama ketika baekhun, kai dan hyosun datang sepulang sekolah, hyosun mengisyaratkan agar kai dan aekhyun tidak menggangunya dan hanya mendengar mereka dari luar pintu

“min mi ya” ucap hyosun lembut namun min mi tetap saja diam, seolah kata kata hyosun adalah angin

“aku tak tahu harus bercerita pada siapa lagi, aku tahu kau juga sedang dalam masalahmu, tetapi bolehkah aku bercerita sedikit kepadamu,?” masih tidak ada respon dari Min mi

“dulu, aku merasa tidak pantas untuk baekhyun, kau tahukan? Aku adalah salah satu dari siswa miskin yang bersekolah dengan beasiswa? Dan baekhyun juga kau tentunya adalah salah satu siswa terkaya disekolah kita, oh bahkan kakek kalian adalah pemiliknya” min mi masih diam

“ kau tahu min mi, aku begitu iri terhadapmu, kadang aku rasa dunia ini tidak adil, kau tahukan aku harus membanting tulang untuk kehidupanku, aku iri kepamu min mi, kau mempunyai eomma dan appa, jug baekhyun yang begitu menyayangimu, aku? Aku sebatang kara…” hyosun mulai terisak karena dia meratapi nasibnya

“ kau jauh lebih beruntung min mi, jika kau melalakukan kesalahan apapun, kai tidak akan marah padamukan? Dan baekhyunpun pasti akan selalu disampingmu, pernahkan baekhyun membiarkan kau disentuh oleh oranglain utnuk disakiti? Ingatkah kejadian jieun? Aku sangat iri padamu min mi ya, bahkan ketika kai didekati yeoja yeoja itu, tak ada satupun dari mereka yang mengganggumukan? Apa kau tahu? Karena mereka tak menyukaiku karna mereka hanya menanggap aku sampah tak berguna dan tak pantas untuk baekhyun, mereka sering membullyku, tahukah kau aku pernah terkunci dikamar mandi sampai malam? Aku bersyukur karena da chen yang membantuku, aku tak pernah mengatakan apapun yang mereka lakukan pada baekhyun, aku tak ingin dia menghawatirkanku, karena kau yakin waktunya hanya tersita untuk menjagamu, aku iri kepamu min,, hiks” hyosun tak sanggup lagi melanjutkan perkataanya dan hyosun terkejut ketika min mi langsung memeluknya

“siapa yang berani membullymu? Aku akan memunuhnya, aku berjanji tidak ada satupun yang akan menyakitimu unnie, dan aku tak tahu aku seegois itu, kau boleh memeiliki baekhyun oppaku, “

“terimakasih min mi, tapi aku tak mungkin bisa mendapat perhatiannya baekhyun kini benar – benar hanya memikirkanmu, jika kau mengasihaniku tolong jangan seperti ini, maaf bila aku egois, tapi hanya baekhyun yang aku punya, maafkan aku min mi” hyosun menangis

“tidak apa apa unnie, kau berhak memilikinya”

 

Sementara disana baekhyun menjatuhkan rahangnya, ia tidak tahu jika hyosun pernah jadi korban bully dan sampai terkunci dikamar manid, baekhyun benar – benar bersumpah akan mengeluarkan siapapun yang berani menyakiti pacarnya

Baekhyun dan kai perlahan masuk ketika hyosun memberikan isyarat,

‘min mi” panggil baekhyun min min juga hyosunpun menengok, baekhyun segera memeluk min mi, mencium lembut adiknya, “maafkan aku, aku menyayngimu aku bersumpah utnuk itu” min mi membalas pelukan baekhyun, walalupun ia tidak bicara tapi baekhyun tahu dia sudah sedikit diterima disni,

Setelah keadaan membaik baekhyun menarik hyosun kilatan matanya memperlihatkan bahwa baekhyunmarah, karena ia baru mengetahui apa yang terjadi pada hyosun selama ini

‘min mi” kini kai yang memluk min mi, min mi hanya diam ditempatnya tapi dia juga tak melepas pelukan kai

“min mi, maaf, aku bersalah tapi kau harus dengar, aku dann jessica memang dekat dan seperti yang kau lihat, itulah yang aku lakukan , tapi aku mengenalnya lebih dahulu, kami tidak pernah terikat seperti sepasang kekasih, aku tidak pernah menyayanginya, sungguh dan aku sudah memutuskan untuk tidak algi berhubungan dengannya, maafkan aku”

Min mi kini membalas pelukan kai, “apa aku selemah itu kai?”

“tidak, aku tahu kau adalah wanita yang paling kuat yang pernah kunkenal, ini murni kesalahanku, maafkan aku min mi.. jangan tinggalkan aku ya” kai menatap min mi mengusap lembut wajah pucat min mi

“aku tak pernah akan melakukannya kai, kau tahu apapun yang kau lakukan semua akan tetap sama, kau tetap pemilik hatiku” (kaya lagu ya?luapakan/-_-)

*
*
*
*
*

 

Semua kembali normal seperti sedia kala, tetapi min mi terus menyakinkan hatinya kalau kai memang hanya miliknya, hey jangan salahkan min mi, kepercayaan itu sulit didapatkan setelah terjadi sebuah kesalahan dan kekecewaan iyakan?

Tetapi seolah fakta yang menampar kuat hati min mi walalupun hatinya terus berusaha yakin kai baik baik saja, tetapi kai memang berubah semenjak 3 hari yang lalu, kai terlihat lebih dingin, ada apa dengan kai?

Apa kai tak lagi menyayanginya?

Apa kai bosan?

*

*

*

 

Min mi sedang duduk disebuah caffe milik sepupunya kyungsoo, ia hanya mencoba menghangatkan dirinya dengan segelas coklat panas didepannya, tetapi matanya tertuju kepada sepasang kekasih yang saling menautkan bibirnya diluar sana

“JONGIN” kimi melebarkan matanya seolah tak percaya, dia memegang dadanya ia merasakan jantungnya berdetak abnormal, dia segera berlari keluar tak peduli panggilan sepupunya, ia menghampiri seseorang yang ia yakini adalah kekasihnya

“kim jongin” dan pemuda itu bersama kekasihnya pun menengok kearah suara itu, seperti dejavu tetapi kali ini lebih parah dari sebelumnya

“apa yang kau lakukan?” tanya min mi dengan airmatanya

“min mi…”

“ada hubungan apa kalian?” min mi masih menatap tak percaya

“aku akan menjelaskannya min mi”

 

 

 

Kini kain, min mi juga chan mi duduk dikursi taman,

“ada apa ini jongin. Kenapa kau bersamanya?” tanya min mi sambil menunjuk chan mi

“kami sedang berkencan” ucap jongin enteng seolah itu adalah hal yang biasa saja

“apa????????!!!”

“aku dan chan mi sudah resmi berpacaran min mi ya”

‘ kau bercanda, kan?”

“tidak…”

“sejak kapan kai?”

“sehari setelah kau memperingatkannya”

“tatapi kenapa jongin?”

:karena aku menyayanginya min mi, dia begitu dewasa, dia bisa merawatku dengan baik dan aku menyukainya, maafkan aku” ucap kai menohok hati min mi

” ya kau, bukankah kau tahu aku dan kai masih berpacaran? Kenapa kau terus saja menggodanya/ tidak tahu diri!”
“aku juga mencintainya min mi, bahkan sebelum kau bertemu dengannya” jawab chan mi

“tapi dia milikku!!!” ucap min mi

“tapi kau dengarkan kai menyayangiku!”

“kau….”

“min mi, sebaiknya kau pulang, udara seperti ini tak baik untuk kesehatanmu” ucap kai

“kau gila jongin, apa salahku?! Apa semua cinta yang aku punya tak cukup untukmu? Sampai kau harus berkali kali menyakitiku?”

“semua salahku min mi, aku sangat suka diperhatikan, aku haus kasih sayang, aku tidak pernah puas dengan satu cinta, kau mengetahui semuanya kini, maafkan aku mungkin sebaiknya kau pulang,”

“jongin!!!!!” min mi menatap kai tak percaya, tentu saja ini bukan kainya, kainya tak penah menyakitinya, walaupun kai tidak menggunakan kata kasar tetapi tetap saja rasanya seperti kau dihujam ribuan jarum

Kai tahu setellah ini mungkin min mi akan menamparnya / menampar chanmi karena min mi adalah sosok tempramental yang tak dapat mengendalikan emosinya, tapi dia salah, karena yang terjadi adalah min mi bersimpuh didepan chanmi tentu saja kai juga chanmi terkejut

“ aku mohon, hiks.. tinggalkan kai, aku mohon chanmi ya aku begitu mencintainya, aku akan memeberikan apapun untukmu aku mohon, biarkan kai bersamaku, aku mohon hiks….”

Chanmi sebenarnya tak tega, tapi ayolah cinta itu egois persetan dengan kata kata cinta tak harus memiliki, karena siapa yang tidak ingin meiliki cintanyakan?

“maafkan aku min mi-ssi, aku tidak bisa, biarkanlah kau mengatakan aku jalang / apa aku tak peduli, aku sudah sangat sabar selama ini, kini kai milikku aku takan melepaskannya meskipun aku harus menahan sakitku melihatnya terus bersmamau, aku tahu aku gila, tapi aku mencintainya”

“aku mohon, kembalikan jongin aku mohon, “ min mi masih bersimpuh didepan mereka tetapi kai melepaskan tangan min mi yang menggenggam kaki chanmi “pulanglah min mi, tak ada gunanya, “

 

‘jongin..”

“maafkan aku, kau bole membenciku tapi pulanglah” setelah itu kai meninggalkan min mi menggandeng chami karena sepertinya langitpun merasakan perih, titik titik hujan mulai membasahi tubuh minmi

 

Kyungsoo berlari mendapati sepupunya yang terduduk lemas ditaman, kyungsoo merasa tidak enak dan ia memutuskan mengikuti sepupunya “min mi yaaa” ucapnya dan langsung menggendong min mi karena min mi sudah tidak sadarkan diri

 

 

Iklan

42 pemikiran pada “I Really Didn’t Know (Chapter 2)

  1. lah kok Kai gitu sih? Tadi dia ketauan sama Jessica sekarang dia malah pacaran sama Chanmi. Maunya apasih? Kalo dari awal gak suka ya tinggal diputusin aja jangan disakitin terus Minmi nyaaa

  2. Kai, maunya apa sih, jht bgt kan kasian min mi disakiti berkali2
    udahlah min mi ad penyakit jantung, dia kyknya pingin bgt min mi mati
    keren ff nya thor

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s