Why You Choose Me? [Part2]

Title: Why You Choose Me? [Part2]

Author: Kayla Vierazia

Cast: Kim Jongin [EXO K], Park Chanmi [OC/You], etc.

Genre: Romance

Rating: PG-15

Fanfic ini murni dari imajinasi sang author^^ Enjoy it! Don’t bash. Be a good reader^^

~~

Ketika Chanmi turun mereka semua sudah siap akan makan malam, Chanmi langsung menoleh kearah orangtuanya yang sangat dia rindukan itu “Eomma, appa” Ucap Chanmi girang sambil memeluk orangtuanya. Chanmi pun duduk disamping Oppanya. “Chanmi, ada yang ingin Appa bicarakan” Chanmi menoleh kearah Appanya “Ne, appa ingin berbicara apa?” Appa pun langsung berbica to the point “Appa dan Eomma menjodohkanmu dengan anak salah satu rekan appa” Ucap Appa cepat. Eomma hanya menatap Chanmi penuh harap.

Chanmi masih mencerna kalimat itu baik-baik, seketika matanya membesar. “MWO?”

Ohmygod. Perjodohan. Dengan. Salah. Satu. Anak. Rekan. Appa. Waeeeeee?! Mengapa selalu kalimat itu yang selalu terpikirkan olehku” Ucap Chanmi dalam hati. Dia masih sesegukan karena sedari tadi dia menangis.

[Flashback at Dinner]

“MWO?” Teriak Chanmi kaget,tidakpercaya,frustasi. Semua itu bergabung menjadi satu. “Tidak usah berteriak, ini sudah malam Chanmi-ya” Tegur Appa. “Ta-tapi appa. Aku kan masih muda, mengapa bukan Chanppa saja? Chanppa kan sudah tua seperti harabeoji. Bahkan dia belum pernah berpacaran appa” Rengek Chanmi tidak mau. Chanyeol yang saat itu sedang makan langsung tersedak. “Ya! Apa yang kau bic–” Belum sempat Chanyeol melanjutkan kalimatnya eomma langsung memotong “Shht, sudahlah Chanyeol. Sekarang suasana sedang serius. Jadi seriuslah sedikit” Tegur Eomma. “Tapi, eomma. Anak tengil ini baru saja mengatakan aku ‘tua seperti harabeoji’ tentu saja aku tidak terima” Eomma mendelik tajam kearah Oppanya.

“Chanyeol, diamlah!” Chanyeol akhirnya mengalah. Dia kembali melanjutkan aktivitas makannya yang sempat tertunda tadi. Dalam hati dia sudah berbicara makian kepada adiknya satu ini. “Tidak mungkin Chanmi-ya. Anak rekan appa ini adalah namja. Mana mungkin Appa akan menjodohkannya dengan Chanyeol” Chanmi merasa sangat ingin menangis. “Aku sudah kenyang” Ucap Chanmi sambil bergegas kekamarnya. “YA! Park–” Appa ingin memarahi Chanmi karena bertingkah tidak sopan. Tetapi Eomma sudah memotongnya “Sudah lah, biarkan dia sendiri. Pasti dia merasa sedih karena kita menjodohkannya tiba-tiba” Sambil memegang tangan suaminya itu. Suaminya hanya memandang Istrinya menyesal “Mau bagaimana lagi. Jika kita tidak menjodohkannya dengan namja itu. Pasti kita tetap akan terlilit hutang sampai mati. Maafkan appa Chanmi-ya” Ucap Appa sangat menyesal. Eomma memeluk suaminya agar suaminya itu tenang.

Chanyeol yang melihat itu merasa risih “Jika Eomma dan Appa ingin bermesraan lebih baik didalam kamar saja. Jangan dihadapanku seperti ini huh” Ucap Chanyeol. Eomma dan Appa yang baru menyadari kehadiran Chanyeol hanya saling tersenyum kikuk.

[Flashback Off’]

“Hiks.. Hiks.. Eomma dan Appa jahat. Bagaimana mungkin baru diumurku yang kedelapan belas ini mereka sudah mau menjodohkanku dengan namja yang tidak pernah kukenal. Hiks..” Chanmi menangis sambil memeluk boneka beruang kesayangannya. TOK TOK Pintu Chanmi ada yang mengetuk. Chanmi yang mendengar itu langsung menutup seluruh badannya dengan selimut. Untuk saat ini dia tidak ingin ada yang melihatnya dalam keadaan mengerikan. Pintu terbuka, “Channie” Chanmi mengenal suara ini. “Ada apa, Chanppa? Jika Chanppa hanya ingin menceramahiku karna aku sudah bilang Chanppa itu mirip Harabeoji. Lebih baik oppa keluar saja.” Chanyeol yang menendengar itu hanya mendengus kesal.

“Niatku disini bukan untuk membicarakan kau yang menyebutku sudah tua, Channie. Aku ingin menghiburmu.” Chanmi melihat oppanya seperti mengatakan Aku-tidak-yakin-apa-yang-oppa-ucapkan. “Em, kau mau oppa membawa gitar? Oppa akan bernyanyi untuk, jika kau mau” Kata Chanyeol sambil menggaruk belakang lehernya yang tidak gatal. Chanmi terlihat sedang berpikir. Akhirnya Chanmi mengangguk dan menepuk tempat duduk mempersilahkan Chanyeol duduk. Chanyeol segera berlari kekamarnya dan mengambil gitarnya.

Chanyeol kembali datang kekamar Chanmi dia mulai duduk disamping Chanmi. Dan mulai bermainkan gitarnya sambil bernyanyi. Chanmi yang saat itu bersandar dipundak Chanyeol langsung tertidur karena kelelahan selalu menangis. Chanyeol mulai membaringkan tubuh mungil adiknya itu dan menyelimutinya. Dia mengecup kening adiknya “Good night my little girl. Oppa yakin kau akan menerima namja yang dijodohkan denganmu. Have a nice dream my girl” Chanyeol tersenyum sangat manis.

Paginya

~~

Chanmi bangun dengan mata yang sedikit membengkak karena menangis semalaman. Dia mulai berjalan kearah kamar mandi. Dia melihat pantulan dirinya dicermin. “Aku harap hari ini tidak ada kabar mengejutkan atau apapun itu, Fighting Park Chanmi!” Ucapnya memberi semangat kepada dirinya sendiri, dia mengepal tangannya sambil terus berusaha semangat.

Selesai dia membersihkan diri, dia akan berganti pakaian. Hari ini adalah hari minggu jadi hari ini dia tidak ada jadwal apa-apa. Ketika dia sampai pada kamarnya dia sudah melihat eommanya sedang menunggunya sambil duduk ditempat tidurnya. “Eomma? Ada apa?” Eomma hanya tersenyum “Channie, hari ini kau akan bertemu dengan calon suami mu jadi kau harus berdandan yang cantik, arra?” Chanmi terdiam. Otaknya yang lambat itu mencerna kalimat eomma barusan. “MWO?! Jinjja eomma, aku masih belum siap. Apakah kita tidak bisa membatalkan perjodohan ini?!” Chanmi kaget ani, sangat kaget. Baru kemarin dia menangis karena tiba-tiba dijodohkan. Sekarang, dia sudah mau dipertemukan. Ohgod! Mereka benar-benar ingin membunuhku secara perlahan.

“Ayolah sayang. Kau tidak ingin mengecewakan appamu kan? Jika kau membatalkan perjodohan ini dia bisa saja terkena serangan jantung, ayolah” Ucap eomma memohon. Baiklah karna aku tidak ingin diberi cap ‘anak durhaka’ bukankah ini hanya pertemuan, bukan pernikahan? “Arraseo, eomma. Terserah eomma sajalah” Eomma tersenyum lebar. “Aah~ Eomma sudah menyiapkan gaunmu. Itu eomma sudah menaruhnya di dalam lemarimu. Kita akan makan malam jam delapan. Pastikan jangan terlambat” Chanmi mengangguk pasrah. Eomma mengelus kepala anak kesayangannya ini dan setelah itu Eomma segera keluar kamar.

Setelah eomma keluar Chanmi melihat jam. Masih jam tiga, waktu masih lama ucapnya dalam hati. Dia menghempaskan tubuh mungilnya di tempat tidurnya dan tidak lama kemudian dia mulai tertidur.

~~

Hoam, jam berapa ini? Ooh, masih tujuh… MWO?! Jam tujuh. Astaga! Chanmi langsung melesat pergi mandi dan tidak sampai sepuluh menit dia sudah keluar. Dia mulai mencari gaun yang eomma bilang. “Itu dia” Dia mengambil kotak berukuran lumayan besar itu dan dia membukanya. “Gaun ini cantik” Gaun berwarna baby pink ini dan memilik pita kecil dibagian pinggangnya sangat indah. Dan gaun ini sangat pas ditubuh S line Chanmi. Chanmi mempoleskan wajahnya dengan makeup simple, dia membiarkan rambutnya yang panjang itu tergerai. Setelah itu dia mulai keluar dan turun tangga, sepertinya dia sedikit terlambat. Karna dia sudah melihat orangtua dari calon ‘suami’nya kelak.

“Ah, Channie kau cantik sekali.” Puji Chanyeol. Appa dan Eommanya juga memberikan senyum manis. “Kau sangat cantik” Puji eomma calon suaminya. Chanmi menunduk malu. Tetapi, dia merasa sedikit janggal. Dia tidak melihat calon suaminya disini. “Kau pasti mencari calon suamimu dimana?” Tebak eomma calon suamiku. “Ah aniyo” aku hanya menyembunyikan wajahku yang memerah. “Tidak usah malu-malu tenang saja dia pasti datang kok. Dia sedang dalam perjalanan”

“Ne, Bibi” Chanmi sebenarnya bingung ingin memanggil wanita didepannya ini apa. “Kau tidak perlu memanggilku ‘Bibi’ lagi. Mulai sekarang kau memanggilku Eomma, Arra?” Jelas ‘Eomma’ “Ne Eomma” Aku hanya tersenyum kikuk. TING TONG. “Ah, pasti itu Kai. Em, lebih baik kau saja yang membukakan. Supaya kalian dapat mengenal.” Jelas ‘Eomma’ “Ne Eomma” Aku seperti mendengar ada nama ‘Kai’ terselip dari kalimat ‘Eomma’ tadi? Ah, pasti hanya khayalanku saja Pikir Chanmi.

Chanmi sudah meraih gagang pintu. Dan ketika dia membuka pintu. Seketika badannya membuka Apa sebelumnya aku sudah bangun dari tidurku? Pikir Chanmi. DEG DEG.. Oh tidak. Ini mimpi bagaimana bisa aku di jodohkan oleh, Kai..

Tbc~

24 pemikiran pada “Why You Choose Me? [Part2]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s