Our Love Story

Our Love Story

OLS

| Title |

Our Love Story (Part 1)

| Length |

Series

| Author |

minjung_10

| Genre |

Romance, School life

| Rating |

PG 17

| Cast |

Oh Sehun – EXO K

Krystal Jung – F(x)

| Other Cast |

Jung Da Eun – 2EYES

Member EXO

Note :

Ini FF pertama ku dengan Cast yang beda, biasanya aku Kyuyoung Shipper  J. Jelek mungkin ya, tapi moga aja banyak yang comment dan banyak yang suka. Ide ini muncul dalam benak ku, mungkin ada kesamaan cerita, tokoh, atau bahasa, mention aja ke @silver_miss

±2500 Words / Chapter

–:::–

“Eomma, appa eoddiya?” Tanya Sehun, pada orang tua nya.

“Hmmm, eoddi? Menjemput teman kecil mu?” goda nyonya Oh sambil terkekeh.

‘Teman kecil? Cih.. sejak kapan?’ gumam Sehun.

“eomma dan appa berangkat dulu ya Sehunnie, cepat lah mandi, mungkin 2 jam lagi kamu sudah kembali bersama Krystal, kau jangan keluar dulu sehunnie” ujar Eomma lalu pergi dengan mobil nya bersama appa.

Krystal?

‘Jung Da Eun’s Calling’

“Yeobosseyo Danny-ah” ujar Sehun lalu masuk kedalam rumah nya sambil tersenyum.

“oppa, hari ini ada acara? Nonton yuk” ujar Daeun – Sedikit manja.

“Hmm, bagaimana ya? Eomma menyuruhku untuk tidak keluar rumah sampai eomma dirumah lagi” Ujar Sehun.

“Memang Eommoni kemana?” Tanya Daeun.

Daeun selalu memanggil eomma Sehun dengan Eommoni, walaupun Ny. Oh tidak begitu suka dengan Daeun.

“Ke Bandara Incheon” Jawab Sehun santai.

“Siapa yang akan datang sehunnie?” Tanya Daeun lagi.

“Entahlah, Eomma bilang teman kecil ku, tapi aku saja sudah lupa” Ujar Sehun.

“Hahh.. mungkin sebentar lagi Sehunnie ku akan jarang lagi bermain dengan ku” Ujar Daeun pura-pura sedih.

“Hei.. Danny-ah, I’m yours, dia hanya teman semasa kecil ku dan Kau? Sudah kuanggap seperti saudaraku sendiri” Ujar Sehun.

“Hanya seperti saudara ya? Hmm baiklah, kalau begitu kututup dulu ya, Sehunnie” Ujar Daeun.

‘Beep Beep’

Sambungan telepon mereka terputus.

Sehun menghela nafas. Akhirnya ia teringat, Krystal Jung, teman semasa kecil nya yang bersekolah di Amerika, bukan hanya teman kecil nya saja, tapi Krystal juga First Kiss nya.

–:::–

“Sehunnie, sebentar lagi kita tidak bisa bermain lagi” ujar yeoja kecil nan manis itu.

“Wae?” Tanya Sehun memasang wajah sedih nya.

“Ehmm, Eomma dan Appaku mengajak ku pergi ke Amerika” Ujar yeoja kecil itu lagi, mereka masih berumur 6 tahun, di taman kanak-kanak.

“Eoh, kau memang jahat meninggalkan ku sendiri” Ujar Sehun kesal dengan yeoja itu, Krystal.

“Sehunniee, jangan marah padaku” ujar Krystal merengek pada Sehun lalu menghampiri nya dan memeluk nya.

“Baiklah, aku mau minta sesuatu, kau tidak boleh menolak, ini untuk kenang-kenangan, hyung ku bilang jika aku melakukan nya itu tidak akan pernah terlupakan” ujar Sehun sambil mengingat-ingat perkataan Hyung nya.

“Mwoeyo?” Tanya Krystal.

‘Chu~’

Sehun menciup Krystal, bukan di pipi melainkan di bibir mungil nya.

“Maksudmu ciuman?” Tanya Krystal polos. Sehun mengangguk dan tersenyum.

“dan aku minta 1 lagi” Ujar Sehun.

“Mwoeyo? Kau ini minta nya banyak sekali” Ujar Krystal sebal.

“pertama, kau tidak boleh melupakan ku dan ciuman tadi, kedua kau tidak boleh kembali ke Korea sebelum kau berumur 17 tahun, dan yang ketiga kau tidak boleh menghubungiku sebelum kau berumur 17 tahun, jika kau bisa menepatinya aku akan memberimu hadiah yang luar biasa” Ujar Sehun.

“Sehun-ah, 11 tahun lagi kita baru akan bertemu? Sekejam itukah kau padaku?” Tanya Krystal sedih.

“Aniyo, bukan itu maksudku, agar menjadi kejutan” Ujar Sehun sambil merangkul Krystal lalu membawanya pulang kerumah mereka yang memang berdekatan.

“Krystal-ah, sudah puas perpisahan nya dengan Sehun?” Tanya Eomma Krystal, disitu terlihat kakak Krystal yang bernama Jessica telah bersiap untuk berangkat.

“Annyeong Krystalie, ingat janji ku, dan jangan lupakan yang tadi, Arasseo?” Ujar Sehun sedikit berteriak, saat mobil yang dikendarai Krystal dan keluarga nya mulai melaju. Krystal mengeluarkan kepala nya dari jendela melihat Sehun, lalu membalas perkataan sehun.

“Arasseo, anyyeong!” Ujar Krystal sambil melambaikan tangan nya yang mungil.

Sehun terdiam, 11 tahun lagi ya?

–:::–

“Krystal, bagaimana keadaan mu sekarang?” Guman Sehun, ia berlari menuju kamar nya dilantai 2. Ia masih menyimpan foto kecil nya bersama Krystal, benar-benar manis krystal difoto itu.

“Bogoshipoe” ujar Sehun, sambil meletakkan foto itu didada nya.

2 Hours Later

Sehun tertidur dikamar nya.

Terdengar suara riuh dari bawah rumah nya, Sehun pun terbangun dengan keadaan rambut yang sedikit acak-acakan, turun kebawah melihat orang tua nya sudah tiba, tentu nya bersama yeoja yang tidak lain pasti Krystal.

“Sehunnie baru bangun tidur rupanya” ujar Eomma, seketika Krystal menoleh kearah tangga tempat Sehun berdiri. Mereka saling memandang satu sama lain, Krystal tersenyum kepada sehun.

“Sehunnie, ajak Krystal kekamar baru nya disebelah kamar mu” Ujar Eomma kepada Sehun.

“Hai” Sapa Krystal sambil sedikit tersenyum. Sehun menatap nya heran. Krystal terdiam

‘Mengapa menjadi canggung sih?’ batin Krystal.

“Baiklah, ini kamar mu, Kryst” Ujar Sehun lalu berjalan menuju kamarnya. Krystal kembali terdiam lagi.

Krystal Pov

See? Ini lah yang kutakutkan dari permintaannya itu, setelah bertahun-tahun aku di Amerika, pasti dia akan berubah, bahkan dia nyaris saja tidak menganggap ku lagi. Jika kau tidak memberikanku perintah itu, setiap tahun aku sudah datang ke Korea, Sehunnie.

Aku meletak kan koper dan tas tangan ku, sungguh lelah memang, ini hanya untuk menepati janjiku, lagi pula aku memang berniat tinggal lagi dikorea, tentu saja, mengejar cinta pertamaku. Aku akan membuatnya kembali lagi, seperti dulu.

“Eommoni sudah menyiapkan seragam sekolah juga rupanya, dia baik sekali” Ujar ku bergumam. Melihat sudah ada seragam sekolah dari Jeguk High School – mungkin bagi yang sudah nonton The Heirs tau ><.

Aku membuka koperku dan meletak kan nya dalam kamar ini, menata nya serapi mungkin. 30 menit berlalu, aku membuka pintu kamar mandi di kamar yg menjadi milik ku ini, aku membersihkan tubuhku. Setelah selesai, aku sedikit capek memang.

’15.12 KST’

Aku memutuskan diri untuk tidur melepas lelah ku setelah 8 jam dipesawat, dan parah nya aku tidak tidur selama dipesawat membayangkan bagaimana sehun nanti.

“Aku bahkan belum mengerti arti dari permintaan nya” Ujar ku lalu memejamkan mata.

Author Pov

Tanpa Krystal sadari, Sehun melihat nya sedari tadi, pintu kamarnya terbuka sedikit, padahal sehun berniat menyapanya, tapi berhubung mengetahui Krystal sedang istirahat, ia mengurungkan dirinya.

‘Kau belum menyadarinya juga?’ Tanya Sehun dalam hati nya, mendengar perkataan Krystal tadi.

Lalu Sehun kembali kekamarnya, membaca komik-komik nya.

–:::–

‘Tok Tok Tok’

“Kryst, ireona” Ujar Sehun sambil mengetuk pintu nya, tidak ada jawaban. Ia disuruh Eommanya membangunkan Krystal, walaupun ia tau pintu Krystal tidak dikunci. Tentu saja hal terlarang bukan jika Sehun memasuki kamar Krystal terlebih saat dia tertidur.

Berkali-kali ia mengetuk namun masih belum ada jawaban, akhirnya dengan nekat Sehun membuka pintu kamar Krystal. Lalu berjalan mendekat kearah sleeping princess yang sedang tertidur pulas.

“Hei, Miss Jung, ireona” Ujar Sehun sedikit berteriak.

Krystal mengerjap-ngerjapkan matanya. Ia kaget melihat wajah sehun yang menatap nya kesal, bagaimana tidak kesal jika ia disuruh menunggu 10 menit lebih untuk mengetuk pintu, hanya karena tata karma yang diajarkan oleh orang tuanya.

“Aku sudah bangun” Ujar Krystal.

“Cepatlah, eomma menunggu mu dibawah” Ujar Sehun lalu meninggalkan Krystal yang masih mengusap-usap matanya.

‘Deg Degg Degg’

Seperti itulah detak jantung Sehun sekarang, bagaimana tidak? Krystal tidur menggunakan Tank top nya, mungkin hal biasa di Amerika, tapi di Korea?

–:::–

“Krystalie, Sehunnie ayo makan” Ujar Ny. Oh sambil tersenyum, disitu juga telah ada Tn. Oh yang menunggu mereka turun.

“Eomma, dia juga bersekolah disekolah yang sama dengan ku?” Tanya Sehun.

“Tentu saja, oh ya, Kryst, eommoni minta tolong ajarkan Sehun yaa, peringkat nya tidak pernah bagus disekolah” Ujar Eomma sambil melirik Sehun yang memandang nya dengan kesal.

“Ahaha.. tenang saja Eommeoni aku akan mengajari Sehun sampai peringkat 1 pun bisa” Ujar Krystal sedikit bercanda.

“Kau kira aku mau diajari oleh mu?” cibir Sehun.

“Ya terserah saja sih” Ujar Krystal tidak peduli.

“Hei, kalian ini kok tidak seakrab dulu sih?” Tanya Eommoni yang mulai mengambil kan nasi untuk mereka.

“Bagaimana bisa akrab yeobo-ah, mereka tidak ada kontak selama 11 tahun” Ujar Tn. Oh yang sedari tadi hanya diam.

“Ya! Sehunnie, kau tidak berkontak sama sekali dengan Krystal?” Tanya Ny. Oh.

“Dia yang meminta” Ujar Krystal sambil menunjuk Sehun.

“Baiklah, arasso, tapi kalian harus lebih dekat sekarang, harus seperti dulu lagi” Ujar Eomma.

“Oh ya, Sehun-ah, Soo Jung-ah, Abeonim dan Eommoni akan pergi dulu mengurus perusahaan di Singapore besok pagi, kalian jaga rumah, dan kau Sehun, jaga Krystal, dan appa tegaskan sekali lagi, kau jangan membawa Daeun kesini” Ujar Tn. Oh.

“Kenapa Daeun tidak boleh?” Tanya Sehun tidak terima.

“Dia perempuan kurang baik” Ujar Ny.

Krystal hanya diam, karena tidak tau siapa yang dimaksud.

“Eomma dan Appa kan tidak tau Daeun seperti apa” Ujar Sehun tak mau kalah.

“Kami dapat melihatnya Sehun-ah” Ujar Ny. Oh.

“Arasso, terserah kalian” Ujar Sehun lalu memakan makanan nya dan tak bersuara lagi. Ia makan dengan cepat.

“Aku sudah selesai” Ujar nya lalu langsung kembali ke kamar nya.

“Eommoni, Abeonim, Daeun nuguseyo?” Tanya Krystal.

“Jung Da Eun, teman satu sekolah Sehun, entah bagaimana bisa, Sehun begitu dekat dengan nya, awalnya kukira dia perempuan baik-baik tapi ternyata dia sering pergi ke Club malam” ujar Eommoni.

Krystal tentu saja terkejut.

“Soo Jung-ah, Abeonim minta tolong ya, agar Sehun tidak dekat-dekat lagi dengan perempuan itu” Ujar Abeonim yang memang lebih suka memanggil nya Soo Jung.

“Baiklah Abeonim, akan kuusahakan” Ujar Krystal. Setelah mereka makan, Krystal membantu Ny. Oh mencuci piring.

“Krystalie, eommoni mohon tolong bantu agar Sehun tidak dekat dengan perempuan itu” Ujar Eommoni ketika mencuci piring bersama Krystal.

“Tenang saja Eommoni, aku pasti akan membuat Sehun menjauh dari perempuan itu” Ujar Krystal walaupun sedikit ragu.

“Apa Daeun cantik?” Tanya Krystal.

“Masih lebih cantik kamu, Krystalie” Ujar Eommoni membuat Krystal tersenyum malu dengan sanjungan nya.

“Mungkin Sehun menyukainya, apakah mereka pacaran?” Tanya Krystal.

“Setau Eommoni, teman Sehun yang lain selalu bilang mereka tidak pacaran, tapi mereka berteman lebih dari berteman” Ujar Eommoni, tersirat jelas sekali kekhawatiran nya.

“Eommoni berapa lama akan mengurus perusahaan di Singapore?” Tanya Krystal.

“Mungkin 1 bulan” Ujar Eommoni.

“Kenapa lama sekali? Jadi aku harus tinggal sendiri bersama Sehun?” Tanya Krystal.

“Yaa mau bagaimana lagi” Ujar Eommoni.

‘’Baiklah” Ujar Krystal.

Setelah selesai, Krystal melewati kamar Sehun, Krystal berniat untuk menyapanya, karena hari ini mereka masih canggung.

‘Tok Tok Tok’

Krystal mengetuk pintu kamar Sehun.  Tak lama Sehun membukanya, dan menatap Krystal dengan pandangan heran.

“Boleh aku masuk?” Tanya Krystal sedikit takut, karena Sehun sekarang sangat tinggi.

Sehun membuka pintu nya mempersilahkan Krystal untuk masuk.

“Kau mau bicara apa?” Tanya Sehun dingin.

“Kau kenapa dingin sekali padaku?” Tanya Krystal sambil menunduk.

“Molla” Jawab Sehun datar.

“Bukan kah aku sudah menepati janji ku? Tapi kau malah jadi begini” Ujar Krystal, terdengar dari suaranya bahwa ia sedang sedih sekarang.

Sehun terdiam, ia berjalan mendekat kearah Krystal. Duduk disebelahnya sambil menatap Krystal yang kini sedang menunduk.

“Kau mau tau?” Tanya Sehun sambil menatap lekat mata Krystal. Seperti terhipnotis Krystal mengangguk. Sehun mendekat kan kepalanya kepada Krystal dan membisik kan sesuatu.

“Karena kau terlihat sangat cantik, dan membuat ku susah bernafas jika melihat mu” Ujar Sehun. Krystal terdiam.

Sehun menjauhkan kepalanya lagi dari Krystal.

“O-oh, begitu, lalu apa Daeun itu pacarmu?” Tanya Krystal sambil tetap menyembunyikan rona pipinya akibat rayuan Sehun tadi.

“Tidak, Daeun adalah teman ku sejak SD, temanku saat kita lepas kontak” Ujar Sehun.

“Kalau begitu aku minta hadiah yg akan kau berikan kalau aku sudah menepati perintahmu” Ujar Krystal.

“Belum saat nya, Kryst” Ujar Sehun. Lalu mendorong-dorong Krystal keluar dari kamar nya.

“Hei! Kenapa kau mengusir ku” Ujar Krystal tidak terima.

“Aku mau berganti baju, kau mau melihat ku mengganti baju?” Goda Sehun.

Blush

“Tentu saja tidak bodoh” gumam Krystal, lalu Sehun menutup pintu dan menguncinya. Krystal kembali berjalan ke kamar nya.

“Sekarang Sehun suka menggoda” gumam Krystal lagi. Ia mengingat-ingat saat Sehun berbisik kepadanya dan memuji dirinya tadi. Krystal pun memutus kan untuk berganti baju dan tidur untuk kesekolah besok.

–:::–

Namja itu masih ada dalam mimpinya, belum terbangun sampai suara jam weker nya berbunyi.

‘Krriiinngggg…. Krrinnggg..’

Namja itu menutup telinga nya dengan bantal nya, sambil tangan nya yang terarah untuk mematikan tombol pada jam weker itu.

“arrgg..” erang namja itu kesal, siapa lagi kau bukan Oh Sehun.

Sehun ‘terpaksa’ bangun untuk pergi bersekolah, sperti biasa ia bangun 30 menit sebelum sekolah menutup pintu nya. Ia berjalan ke kamar mandi nya. Segera mandi dan kembali keren lagi J.

Sehun membuka pintu dan berjalan menuju ruang makan keluarganya, kaya memang, tapi mereka tidak menggunakan pembantu untuk memasak, mungkin pembantu hanya untuk bersih-bersih saja, karena Ny. Oh sendiri sangat pintar memasak.

Dimeja makan, sudah tersedia beberapa sarapan, hanya untuk 2 orang.

“Eomma?” Panggil Sehun. Tidak ada jawaban, ia masuk menuju dapur nya. Hanya melihat seorang gadis berambut panjang sedikit ikal yang telah memakai seragam dibalik celemek nya. Gadis itu tersenyum begitu melihat Sehun sudah rapi.

“Eommoni dan Abeonim sudah berangkat jam 5 pagi tadi, Eommoni mengirimiku sms, aku sarapan, aku tidak mau telat pada hari pertama karena ulahmu” Ujar Krystal segera melepas celemek nya dan berjalan menuju ruang makan.

“Kau membuat nya?” Tanya Sehun.

“Emm.. aku menanyakan nya pada ibu ku semalam” Ujar Krystal sambil tetap melahap makanannya.

“Oh, aku ingat masakan ini, masakan ibu mu waktu kita kecil” Ujar Sehun sambil mengingat-ingat.

Entah ada apa, mereka kembali mengingat-ingat ciuman itu, keadaanpun menjadi canggung.

“Hei, kau sudah selesai kan? Ayo berangkat, Seoul semakin macet” ujar Sehun sambil mengambil kunci motor nya.

“Kenapa bawa motor? Kau tidak bisa menyetir mobil ya?” Tanya Krystal setengah menahan ketawa.

“Jangan begitu, Jeguk High School tidak memperbolehkan siswa nya untuk mengendarai mobil, cukup diantar atau sepeda motor saja” Ujar Sehun.

“Ah, baiklah, ayo berangkat” Ujar Krystal semangat.

“Pegangan” ujar Sehun, mau tak mau membuat Krystal memegang jaket nya karena kecepatan yang terlalu cepat membuat Krystal sedikit takut untuk tidak berpegangan.

Tidak sampai 5 menit Sehun dan Krystal sudah sampai disekolah, Sehun memang cepat. Banyak gadis-gadis yang memperhatikan mereka.

“Sehun-ah, kau terkenal ya?” Tanya Krystal bergidik ngeri melihat tingkah gadis-gadis yang ada disekolah ini.

“Emm, kau tidak lihat aku tampan? Mereka menggilaiku” Ujar Sehun dengan Pede nya.

“Pede sekali” Guman Krystal.

Seorang gadis berperawakan lebih tinggi dari Krystal sedikit, tapi kalau dilihat masih lebih cantikan Krystal sih.

“Annyeong Sehunnie~” Sapa gadis itu sambil tersenyum genit, dengan reflex Krystal memandang nya aneh. Gadis itu menoleh pada Krystal, memperhatikannya dari atas sampai bawah.

“Nugu?” Tanya gadis itu pada Sehun.

“Krystal Jung, teman kecil ku” Ujar Sehun sambil menarik Krystal yang hendak pergi dari tempatnya.

“Jung Soo Jung imnida” ujar Krystal sambil membungkuk.

“Jung Da Eun” balas Daeun.

“Danny-ah, aku antarkan krystal ke kelas dulu, dia baru disini” Ujar Sehun lalu mendorong Krystal.

“Sehun” Panggil Krystal kecil, sehun menoleh.

“Eommoni bilang, kau tidak boleh dekat-dekat dengan Daeun-ssi” Ujar Krystal. Sehun tak membalas perkataan nya. Lalu setibanya dikelas, Krystal dan Sehun mendapat 1 kelas tentu nya bersama Daeun juga.

Karena Sehun mendiaminya ia pergi dan duduk dibelakang, hanya tersisa 2 bangku memang, Sehun sudah duduk dibangku sehari-hari nya.

Kemudian seorang namja masuk dengan rambut nya yang sedikit acak-acakan. Dengan tampang malas dan tampang aneh nya, namja jangkung itu berjalan dengan kaki diseret menuju ke tempat Krsytal berada.

Jangan bilang kalau dia teman sebangkuku? Runtuk Krystal dalam hati. Dann.. tepat sekali dia duduk disebelah Krystal lalu merebah kan kepala nya pada tangan nya yang terlipat dimeja. Krystal memandang nya heran. Krystal melihat Sehun memandangnya secara tidak terima. Krystal hanya mengangkat bahu nya menandakan tidak tahu pada Sehun.

Sehun berdiri, ia berjalan sambil membawa tas nya menuju kebelakang, Krystal memandang nya penuh heran.

“Ya! Park Chanyeol ireona” Ujar Sehun sambil menggerak-gerakan kaki Chanyeol. Chanyeol terbangun dan menoleh.

“mwoeyo?” Tanya nya.

“Pindah, duduk lah disebelah Daeun” perintah Sehun.

Yap, benar sekali, Sehun duduk disebelah Daeun sehari-hari nya.

“Tidak, aku lebih suka dibelakang, dari pada duduk bersama perempuan genit itu” Ujar Chanyeol lalu merebahkan kepalanya lagi.

Sehun menarik nafas menahan amarah nya.

“Baiklah, untuk hari ini saja” Ujar Sehun lalu kembali ketempat duduk asalnya disebelah Daeun.

Memang nya kenapa sih? Kan bisa saja laki-laki yang bernama Park Chanyeol ini menjadi temanku, kenapa dia tidak suka? Tanya Krystal dalam hatinya.

Setelah itu bel pun berbunyi, ternyata memang benar Sehun duduk dengan Daeun, membuat Krystal semakin kesal saja. Jam pelajaran pun berlalu, namja disebelah Krystal langsung melesat saat bel berbunyi, Krsytal hanya menggelengkan kepala. Sehun menghampirinya, lalu mengambil tempat ditempat yang Chanyeol duduki tadi.

“kau, besok duduk lah bersamaku, Park Chanyeol-“ Kalimat Sehun menggantung, Krystal menatapnya menunggu kelanjutan kalimatnya.

“Kenapa dengan Park Chanyeol?” Tanya Krystal.

“Sedikit cabul” Ujar Sehun, Krystal terdiam, dia mengira Park Chanyeol adalah orang baik.

“Tapi sepertinya dia tidak buruk-buruk juga” Ujar Krystal saat mereka berdua sudah dalam perjalanan ke kantin.

“Terserah kau saja, dia temanku dari SD” Ujar Sehun lalu berjalan mendahului Krystal. Krystal mengejarnya.

“Kenapa kau tidak jajan dengan Danny mu?” Tanya Krystal sambil menekan kata Danny.

“Diamlah” Ujar Sehun.

“Sepertinya hari ini kau benar-benar sabar” Lanjut Krystal ketika mereka telah menduduki sebuah meja di kantin. Sehun menatapnya tajam. Krystal tanpa takut menatapnya dengan dalam, tak mau kalah itulah sifat Krystal. Sehun dengan senang hati malah membalas tatapan Krystal, tatapan nya melembut berubah menjadi tatapan kasih sayang.

Apakah mereka ada rasa?

Apakah mereka mulai menemukan cinta dihati mereka?

Siapakah orang ketiga mereka? Daeun atau Chanyeol?

~TBC~

Gimana Readers? Bagus nggak?

Jangan lupa comment ^^

33 pemikiran pada “Our Love Story

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s