Locker Boy (Chapter 2)

image

 

Judul                            : Locker Boy – Chapter 2

Author                         : Rezita Alfira

Genre                          : Fluff, Romance, Cute, Marriage Life(nanti), Comedy.

Length                         : Chaptered

Casts                            : Sehun (EXO-K) – Chorong (Apink)

Other Cast                   : EXO-K members, Kim Serin(OC//Kai’s Yeodongsaeng)

Rating                          : PG-13

 

Credit Poster: by Haruru98 – http://cafeposterart.wordpress.com

Langsung aja ya readers-deul, seperti biasa pidatonya sudah disiapkan dibawah kekeke, enjoy!

:Locker Boy:

“S-Sehun sunbae?!” wajah Chorong kini mulai merah padam, menahankan rasa malu yang kini dilanda nya. Bahkan sangat malu.

“Kenapa kau selalu memberiku cok..” 

Sunbae! Jeosonghamnida, aku…aku harus pergi sekarang, sekali lagi maaf aku telah bertindak seperti itu padamu, bukan maksudku lancang atau…ah, aku tidak mempunyai maksud apa apa tolong maafkan aku dan sekarang aku harus pergi, annyeong.” Chorong membungkukkan badannya di hadapan Sehun, berlari sekencang mungkin.

Sementara Sehun hanya memilih untuk menatap ke dalam lokernya itu. melihat sebatang coklat dengan sticknotes hijau muda. Pagi ini Sehun datang lebih cepat untuk menemui asisten dosen dan dia harus mengambil kembali revisi tugasnya. Dan ternyata, Sehun melihat pemandangan seperti itu tadi. Yang membuat dirinya benar benar shock.

:—:

“PARK CHORONG?!” Suara Chanyeol yang begitu keras membuat Sehun menginjak kakinya.

Kini, Sehun, Suho, Chanyeol, Baekhyun, Kai dan Kyungsoo berada di tempat yang mereka biasa duduki di kantin, meja yang cukup panjang berwarna biru tua dengan 8 bangku di sekelilingnya.  Baru saja Sehun menceritakan kejadian yang tadi pagi ia lihat.

“Chorong…ahh, dia gadis yang kemarin bersama adikku eoh?” Sehun mengangguk meng-iyakan sebagai tanda jawabnya dari pertanyaan yang dilontarkan Kai.

“ya Oh Sehun! kau tidak bahagia mengetahui bahwa Chorong adalah secret admirer mu? Omo…kalau aku ada di posisi dirimu, aku sudah bahagia dan terbang ke langit yang ke tujuh, hey apakah matamu terlalu sipit? Kau tidak bisa melihat bahwa Chorong itu sangat cantik”

“Aku setuju dengan ucapan namja kaya raya ini.” Kyungsoo mengacungkan ibu jarinya ke depan wajah Suho, lalu berhasil di tepis Suho karena membuatnya risih dan menghalangi pengelihatannya.

“Aku sangat beruntung eoh? Aku akui ia memang cantik, jadi…menurut kalian dia menyukai ku?” pertanyaan Sehun membuat yang lainnya memutarkan bola mata mereka, ayolah, Sehun kau bodoh sekali.

“Kau ini terlampau bodoh atau bagaimana? Apakah kepalamu kosong? Tentulah Chorong menyukaimu, apa maksud lainnya kalau begitu?” omelan dari sang ibu, atau bisa disebut Kyungsoo.

“Hehehe…” tawa kecil dari Baekhyun berhasil mendapatkan perhatian ke 5 orang namja lainnya, sedari tadi baru mereka sadari kalau Baekhyun asik berkutat dengan ponselnya.

“KAI! DIA BERKIRIM PESAN DENGAN YEODONGSAENGMU!” teriakan Chanyeol saat berhasil mengintip aktifitas apa yang sedang Baekhyun kerjakan di ponselnya dan membuat seluruh penjuru yang ada di kantin melihat ke arah Baekhyun. Oh, ini sial. Sementara Baekhyun hanya bisa menyegir terhadap yang lainnya.

“Ah mwoo, kenapa aku tidak boleh dekat dengan Serin? Eishh..” Baekhyun mengacak acak rambutnya yang tadinya rapih itu

“Selesaikan dulu tugasmu, cari uang yang mapan baru kau dekati adik cantikku itu, dasar mungil.” Ujar Kai sambil menunjuk nunjuk Baekhyun menggunakan sumpitnya itu.

“dasar hitam” ledek Baekhyun yang diujarkannya untuk Kai membuat semuanya tertawa. Tapi tawa mereka -6 orang pria itu- tiba tiba terhenti saat ada seseorang yang datang ke meja kantin mereka.

CHAGIII!!!!” HanGyul, lagi lagi, gadis gila itu datang kepada Sehun dan sekarang HanGyul meletakkan kepalanya di atas pundak Sehun.

“Ckckckck” decak Suho.

“HanGyul-ssi, mian, ak..” kata kata Sehun terpotong saat pasang matanya menemukan seorang yeoja yang sedang berdiri di pintu kantin, yeoja itu adalah Chorong. Entah kenapa, Sehun merasa tidak enak dengan Chorong, maksudnya, posisinya dan HanGyul sekarang ini.

Chorong yang menyadari itu langsung berbalik badan dan berniat untuk keluar dari kantin dan kembali ke kelas, tapi semuanya tidak berpihak pada Chorong.

“Park Chorong!” panggil Sehun dengan suaranya yang keras, semua pasang mata yang ada di kantin pun tertuju pada gadis cantik yang menggunakan sweater abu abu polos itu. begitu juga dengan Baekhyun, Chanyeol, Kyungsoo, Kai, dan Suho, mereka kaget melihat apa yang baru saja Sehun lakukan.

“Aku?” Chorong membalikkan badannya lagi sambil menunjuk dirinya dengan jari telunjuknya. HanGyul yang mendengar panggilan Sehun untuk Chorong membulatkan matanya dan menatap Chorong sinis.

“AHH! OH SEHUNN!!” HanGyul baru saja sedikit di dorong oleh Sehun, sekarang Sehun menghampiri Chorong yang ada di depan pintu kantin. Tetap, semua pasang mata yang ada di kantin memperhatikan gerak gerik Chorong dan Sehun, semuanya bingung.

“Chorong-ssi, kau harus bantu aku, eoh? Jebal.” Suara Sehun terdengar sangat pelan saat berbicara pada Chorong. Chorong yang mendengar itu langusng menautkan alisnya.

“T-tolong? Tolong apa?” Sehun menggelengkan kepalanya mendengar ucapan Chorong

“Kau harus mau eoh? 1..2..3.. tidak ada komentar darimu jadi aku anggap kau setuju.”

“S-Sunbae…tap..” Chorong menghentikan kata katanya saat pergelangan tangannya di genggam oleh Sehun secara tiba tiba. Ternyata semua orang melihat saat Sehun menggenggam tangan Chorong, begitu juga dengan HanGyul. Sementara ke 5 orang namja itu mengerti apa yang sedang Sehun ingin rencanakan dan lakukan .

Sehun menarik tangan Chorong menuju meja yang tadi ia tempati bersama teman temannya itu, dan dimeja itu masih ada HanGyul.

“Kenapa kau genit sekali menggandeng tangan hoobae kita ini? Dia hanya adik kelas yang tidak tahu dir..”

“Mian HanGyul-ssi, aku dan Chorong sudah menjalin hubungan sebelum kau menyatakan cintamu padaku. Jeongmal mianhe.” Perkataan Sehun barusan mampu membuat semua orang yang ada di kantin membulatkan mata mereka, termasuk Chorong, otak Chorong tidak berhenti untuk berfikir, sebenarnya apa yang sedang Sehun lakukan. Ini gila.

MWO?! Aku tidak percaya!” Sehun menyikut lengan Chorong, menandakan untuk berkata sesuatu.

“Y-ya…aku yeojachingu dari Sehun sun..eh Oppa..maafkan aku HanGyul sunbae.” Kata Chorong tergagap gagap. Sementara Baekhyun, Chanyeol, Kyungsoo, Suho dan Kai terus tersenyum melihat adegan HanGyul, Sehun dan Chorong.

“BUKTIKAN! AKU TIDAK MAU MENERIMA PERNYATAAN PAHIT INI OH SEHUN!”

“Apa yang harus dibuktikan lagi? Aku dan Chorong memang benar benar sepasang kekasih.” Sehun mengacak acak rambutnya frustasi menghadapi yeoja gila yang ada di hadapannya ini.

“Apa saja yang bisa kau buktikan padaku sekar..”

CHU~

Sehun berhasil memotong perkataan HanGyul dengan menarik leher Chorong secara paksa dan mencium bibir gadis itu, ya, Chorong. Yang dicium secara tiba tiba hanya bisa membulatkan matanya. Semua yang ada di kantin termasuk teman teman Sehun juga tidak percaya apa yang baru saja Sehun lakukan. Chorong tidak membalas ciuman dari bibir Sehun, sementara Sehun menandakan bahwa Chorong harus membalas ciumannya.

Sehun menginjak sepatu Chorong menandakan bahwa gadis itu harus membalas ciumannya, agar mereka benar benar terlihat sebagai sepasang kekasih. Dan Chorong melakukannya untuk Sehun.

“S-SS-SEHUN…KAU?!?!?!” HanGyul membuka mulutnya lebar lebar tidak percaya melihat perlakuan Sehun pada Chorong barusan.

Chorong yang menahan rasa malu hanya bisa menunduk kebawah.

“Maaf, aku harus kembali ke kelas duluan.” Chorong menundukkan badannya kepada semua orang yang ada di kantin itu, tapi langkah Chorong terhenti saat ia merasakan ada tangan yang menggenggam pergelangan tangannya.

Chu~ kali ini Sehun menarik pelan kepala Chorong dan mengecup dahi gadis itu. Chorong benar benar tidak mengerti apa yang dilakukan Sehun, kini pipi Chorong terlihat merah akibat perlakuan dari pria yang disukainya itu.

“Pulanglah bersamaku nanti.” Ujar Sehun dalam kebohongannya, Chorong mengerti itu.

“Gomawo.” Bisikan Sehun yang terdengar di telinga kanan Chorong pun mampu membuat gadis itu tersenyum tipis setelah mendengarnya. Chorong mengangguk dan berjalan pergi meninggalkan kantin.

Kring…Kring… bel berdering menandakan bahwa kelas mata kuliah jam ke 5 akan kembali di mulai 10 menit lagi. Kyungsoo, Baekhyun, Chanyeol, Suho, Kai dan Sehun pun langsung mengambil tas ransel mereka di meja kantin yang tadi mereka duduki,

“Bersabarlah, Yoon HanGyul…” Kai menepuk nepuk pundak HanGyul yang kini masih terduduk lemas di bangku kantin. Dan yang lain pun tertawa mendengar perkataan dari Kai untuk HanGyul barusan.

:—:

Chorong menenggelamkan kepalanya di meja yang ada di dalam kelasnya itu. bel pulang sudah terdengar, tapi Chorong tidak kunjung mengangkat kepalanya dan beranjak keluar dari kelas.

“Kau demam karena dicium dua kali sekaligus Oleh Sehun sunbae? Hahaha.” Ledekkan dari Serin yang kini bisa membuat kepala Chorong tegak dan tidak di tenggelamkan lagi di mejanya.

“Diamlah Kim Serin. Kau tahu betapa malunya aku hari ini, pertama, karena ketahuan oleh Sehun sunbae bahwa akulah orangnya dan yang kedua…AHHHH aku bisa gila lama lama dibuat oleh namja itu” Serin menggeleng gelengkan kepalanya melihat tingkah Chorong sambil tertawa terbahak.

“Bagaimana dengan Baekhyun sunbae? Kau masih berkirim pesan denganny..”

“KIM SERIN!” Teriakan seseorang berhasil memotong perkataan Chorong, dan pemilik suara itu adalah, Byun Baekhyun.

“BAEKHYUN SUNBAE!!!!! Chorongiee! Aku pulang duluan eoh hahaha, annyeong!! Jangan bersedih terus!” Chorong terkikik geli melihat tingkah sahabatnya itu. Serin berlari kecil menghampiri Baekhyun yang sudah menunggunya di depan kelas.

Sunbae kajja! Kau akan mati kalau ketahuan oleh Kai Oppa, huaaa menakutkan kajja kajja!” Serin menarik tangan Baekhyun untuk segera keluar dari kampus mereka dan pulang kerumah. Chorong melihat tingkah Serin yang belakangan ini seperti itu, ya seperti tadi.

~Haruman neowa naega hamkkehal su itdamyeon…haruman neowa naega sonjabeul su itdamyeon.. (BTS – Just One Day) ~ Ponsel Chorong tiba tiba berdering saat Chorong ingin melangkahkan kakinya keluar kelas dan segera pulang.

“Eomma, ada apa?”

“Chorongie, kau tidak perlu kembali ke rumah terlebih dahulu, kau langsung ke restaurant khas Indonesia yang ada di depan SD Wun Ji di Gangnam eoh? Teman eomma sudah ada disini, appa-mu juga sudah ada disini. Kami akan langsung memulai makan malamnya.”

“Benarkah?”

“Ne, jangan sampai tidak datang ya! ini penting untukmu sayang. Mengerti Park Chorong?”

“Ye…arraseo eomma, aku akan segera kesana sekarang. Aku tutup telponnya.”

BIP. Chorong mematikan ponselnya dan kembali menaruhnya di saku mantelnya. Lorong kampus Chorong sudah lumayan sepi, tapi Chorong harus pergi ke lokernya terlebih dahulu sebelum berangkat ke restaurant di mana tempat eomma-nya menunggu itu. Chorong harus mengambil beberapa alat tulisnya yang tertinggal di loker.

Grek…Chorong membuka lokernya yang banyak tertempel sticker dari boyband SHINee dan EXO itu, ah tidak lupa juga, di loker Chorong banyak sekali terpampang foto personil BTS, tidak kalah juga dengan dua boyband yang baru saja disebutkan.

“AH KAMJAGYO!” Chorong begitu terkejut saat ia menutup pintu lokernya dan saat lokernya tertutup, Chorong melihat wajah Sehun yang sedang tersenyum kepadanya sambil menyenderkan badannya di loker milik mahasiswa lain.

“Eh..s-sunbae kau mengejutkanku. Kalau begitu aku duluan. Permisi.” Chorong menundukkan sedikit kepalanya pada Sehun dan berlalu. Sehun yang melihat respon Chorong terhadapnya hanya bisa menghela nafasnya.

Sehun mengikuti langkah kaki Chorong.

“Tadi itu ciuman pertamamu?” hanya Sehun yang bisa melihat bahwa sekarang pipi Chorong sudah mulai memerah akibat pertanyaannya.

“Sunbae apakah kau bisa sedikit menyingkir…err..aku tidak enak kalau..”

“Kenapa kau begitu canggung? Kau menyukaiku?” pertanyaan Sehun kali ini membuat Chorong menghentikan langkahnya dan membalikkan badannya ke arah Sehun.

“Ah..begini…em..”

“Kau semakin terlihat lebih menyukaiku kalau bertingkah seperti itu. Ayo pulang bersamaku, aku harap kau menerima tawaranku. Hanya sekali, aku mohon.” Chorong menautkan alisnya mendengar perkataan Sehun. laki laki ini memang benar benar tidak bisa ditebak, batin Chorong.

“Kau diam berarti kau mau. Kau mau aku antar kemana?”

“Sebenarnya aku tidak berniat untuk langsung pulang karena aku harus menemani eommaku makan malam bersama temannya di restaurant khas Indonesia di daerah Gangam.” Sehun membulatkan matanya mendengar jawaban Chorong. Mereka kini melangkahkan kakinya bersampingan, seperti sepasang kekasih yang baru saja selesai jam kuliah.

Jinjja?! Aku juga ingin kesana! Restaurant khas Indonesia eoh? Dan aku juga dipaksa eomma-ku untuk menemaninya makan makanan khas Indonesia, katanya, dia belakangan ini mengidam idamkan kari kambing khas Indonesia, kalau begitu, kita satu arah kan? Kajja!” kini Sehun menggandeng tangan Chorong.

Entah apa yang ada di pikiran Sehun, saat Sehun tadi pagi menemukan bahwa Chorong adalah pengirim coklat batangan itu, Sehun menjadi semangat untuk lebih mengenal Chorong dari kejadian di taman kemarin sore.

Dukungan dari Baekhyun, Chanyeol, Suho, Kyungsoo, dan Kai untuk mencoba dekat dengan Chorong pun menjadi salah satu alasan untuk Sehun bahwa kali ini ia benar benar ingin mengenal Chorong lebih dekat.

“Kau mencuri first kiss-ku, Nona Park” Sehun membuka pembicaraan saat ia dan Chorong berada di dalam mobil sport bepintu dua miliknya itu. Sehun suka saat ia melihat pipi Chorong memerah akibat bercandaan atau perkataannya, gadis pemalu.

“Kau juga mencuri first kiss-ku, Sehun sunbaenim…..hhhh” gerutu dari Chorong membuat Sehun terkikik geli melihat tingkah yeoja yang duduk di sebelahnya ini. Kini Sehun dan Chorong benar benar ada di dalam momen yang sangat canggung. Keduanya saling diam tidak tahu apa yang ingin mereka bicarakan.

Gomawo.” Sehun lagi lagi memulai percakapan di dalam momen canggung mereka. Mendengar itu, Chorong langsung menolehkan kepalanya ke arah pria yang ia sukai itu.

Mianhe.” Sehun menautkan alisnya mendengar perkataan Chorong.

“Kenapa meminta maaf?”

“Kenapa sunbae berterimakasih?” Sehun lagi lagi tertawa mendengar perkataan Chorong yang terlampau polos.

“Terimakasih sudah menghabiskan uang jajanmu hanya untuk membeli sebatang coklat untukku. Dan aku ingin mengklarifikasi bahwa, setiap coklat pemberianmu itu selalu kumakan, kadang kadang, aku juga memberikannya pada yeodongsaeng-ku.”

“Woah, Sunbae, kau punya adik perempuan?” Sehun mengangguk menjawab pertanyaan Chorong.

“sekarang giliranmu, kenapa kau meminta maaf?”

“Aku sangat bodoh dan aku sangat malu melakukan caraku untuk dekat dengan sunbae lewat cara ‘secret admirer’ itu sepertinya sekarang menjijikan”

“Aniya…kau itu terlalu berlebihan. Hmmm…sekarang kita sudah sampai, ne kajja.” Sehun mematikan mesin mobil sportnya itu dan segera turun dari mobil. Berjalan berdampingan dengan Chorong memasuki restaurant khas Indonesia yang sekarang tepat berada di depan mata mereka.

Sebelum mereka memasuki restaurant tersebut, langkah kaki mereka dihentikan oleh deringnya ponsel Sehun dan Chorong masing masing.

Sehun mengangkat teleponnya…

Wae eomma?”

“Eomma duduk di meja nomor 17 ne, Sehun-aah”

“Ne eomma, aku sudah sampai, tunggu sebentar eoh”

Sementara Chorong juga mengangkat teleponnya…

“Eomma aku sudah sampai tunggu sebentar lagi aku akan masuk”

“Ah yasudah, eomma duduk di meja nomor 17 ne? Cepatlah Chorongie..”

“Ye eomma, aku tutup teleponnya.”

Bip. Chorong menutup panggilan yang ada di ponselnya.

Kini Sehun dan Chorong memasuki restaurant khas Indonesia itu dengan langkah kaki yang mungkin bersamaan, masih ada rasa canggung di hati mereka berdua.

“Eomma-mu duduk di meja nomor berapa? Aku rasa aku harus duluan, eomma ku sudah menunggu dari tadi.” Chorong mengangguk mengerti mendengar perkataan Sehun.

“Eomma dan Appa duduk di meja nomor 17 , yasudah, duluan saja sunb..”

“T u j u h b e l a s ?” Sehun mengeja kata kata nya, dia sangat Shock mendengar jawaban dari Chorong. Chorong dan Sehun kini mulai menyadari ada suatu kejanggalan…

“Itu mereka! Sehun-aah! Chorongie!” suara dari Eomma Sehun memecahkan keheningan diantara Sehun dan Chorong. Dan berhasil membuat mereka berdua membulatkan mata mereka dan sedikit tersadar apa yang sedang terjadi.

“Jadi…” ujar Chorong dan Sehun bersamaan…

 

…TBC…

Annyeonghaseyo, readers-deul. Bagaimana dengan chapter 2 nya? Hehehe karena aku sangat sadar di chapter 1 kemarin, adegan Sehun dan Chorong nya kurang banyak ya? nah disini aku banyak banget buat adegan Sehun dan Chorong. Gimana nih ceritanya? Hehehe

Untuk penambahan other casts, InsyaAllah tidak ada lagi kok hehehehe. Untuk yang minta BaekRin story, mungkin lebih lebih keliatan di chapter selanjutnya nanti (kalau diizinin lanjut) hahaha tergantung para readers.

Kalau diizinkan lanjut, chapter 3 sudah aku siapkan. Di chapter selanjutnya Sehun dan Chorong semakiin romantis, si HanGyul juga semakin gila hahaha, persiapan pernikahannya juga udah di buat di chapter 3 lho. Jadi bagaimana? Lanjut atau engga? Aku sangat harap komentarnya ya, kritik dan saran juga perlu banget loh aku beneran hehe. Terimakasih! *bow*

 

Iklan

128 pemikiran pada “Locker Boy (Chapter 2)

  1. ahciee.. sehun chorong..manis amat kayak suga(?) tp ngomong2 idol favoritku disebut2 dipart ini (re:BTS) haruman jadi nada deringnya chorong aseek.. tp, gk enak jg ya bicarain ini di web exo, tp aku juga suka exo kok, author fighting! ffnya keren lho

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s