Just You My Monster (Chapter 1)

Just You My Monster

just-you-my-monster-poster

Author             : Asih_TA

Credit Poster   :MINSWAG~ by http://cafeposterart.wordpress.com)

 

Tittle               : Just You My Monster (Chapter 1)

Main Cast        : Baek Lauren (OC)

Oh Sehun ( EXO )

Wu Kris ( EXO )

Other Cast       : Park Chanyeol (EXO), Hyorin (SISTAR), Nana (AF), Byun Baekhyun (EXO), Jung Daehyun (BAP)

Genre              : Romance, Married Life, Little Smut, Tragedy

Leght               : Multichapter

Rated               : PG 17+

Disclaimer       : Anneyong semua, bertemu lagi dengan Author dengan membawa FF kedua, sebelumnya  Author sudah pernah ngepost FF pertama yang berjudul ‘ My Boyfiend is a Wolf ‘ tapi masih berlanjut . Ini FF hasil pemikiran Author sendiri. Selamat membaca 😀 , Oh iya Komentarnya jangan lupa 😀

PLAGIATOR!! HATERS AND SIDERS? GO AWAY!

MAAF JIKA ADA KESAMAAN TOKOH DAN ALUR CERITA ITU ADALAH HAL YANG SAYA TIDAK KETAHUI, SAYA MOHON MAAF.

JANGAN LUPA KOMENTARNYA YA

Just You My Monster ( Chapter 1 )

~ Inilah Aku seorang Gangster yang jatuh cinta pada Pesonamu ~

Author POV

Seoul adalah sebuah kota dengan jumlah penduduk yang cukup banyak, semua masyarakat di Korea Selatan sangat mengagumi kota tersebut, dimana gedung-gedung besar berdiri dengan megahnya, tempat-tepat wisata dan hal menarik lainnya.

Tapi tidak dengan yeoja yang tengah termendung meyendiri di sebuah cafe langganannya dan menatapi kota kelahirannya yang menurutnya tak seindah apa yang difikirkan masyarakat disini. Sejenak yeoja itu berfikir bahwa kota ini sebagai tempatnya para gengster berkumpul, sebuah organisasi yang melakukan kejahatan berupa pengedaran obat-obatan terlarang, penculikan, pemerkosaan bahkan sampai pembunuhan. Yeoja itu mendegus berat dengan mata sayupnya entahlah apa yang difikirkan mereka hingga membuat akal sehat mereka hilang.

Kejadian 2 Minggu yang lalu masih teringat dimemory yeoja itu dimana ia dipertemukan oleh kedua orang tuanya kepada seorang Namja Pengusaha tapi yeoja itu tau siapa Namja itu, dia adalah Oh Sehun orang yang paling ditakuti dikampusnya. Namja itu mempunyai postur tubuh yang tinggi dan memiliki kulit putih pucat, ia tau persis seperti apa makluk sempurna ciptaan Tuhan tersebut dia merupakan laki-laki yang dingin, tidak bersahabat, bertingkah semaunya tidak heran jika semua orang akan meseganinya secara dia juga merupakan murid yang berprestasi dikampusnya, Nyaris Sempurna.

Baek Lauren POV

Hari ini aku kembali termenung dikafe langgananku dan menatapi salju-salju yang turun di pengujung tahun ini. Entahlah ada yang menggangu pikiranku sekarang, Namja itu, Oh Sehun Namja yang dipertemukan oleh kedua orang tuaku.  Kedua orang tuaku dan kedua orang tua Sehun membuat kesepakatan akan menikahku bersamanya. Tanpa terasa air itu jatuh lagi di pipiku, aku bukan seperti Yeoja-yeoja yang ada kampusku yang akan bahagia jika mendapatkan Namja seperti Sehun, laki-laki yang nyaris Sempurna.

Tapi dibalik kesempurnaanya ada sesuatu yang belum pernah orang lihat dari sisi lain Oh Sehun. Ia adalah Monster, Monster yang membuatku takut. Tragedi 1 Minggu yang lalu ku putar kembali dimana Monster itu membunuh seorang laki-laki yaitu adik kelasku dan semenjak itu aku tau siapa Monster itu sebenarnya dia adalah ketua gengster, sebuah orgnisasi yang paling di takuti oleh masyarakat Korea Selatan. Tidak ada yang menyadarinya kecuali aku dan beberapa teman satu organisasinya.

FLASHBACK

Aku menyusuri lorong-lorong kampusku yang sudah mulai gelap. Mencari sosok laki-laki yang tak kunjung datang menjemputku, ia adalah adik kelas terdekatku Kim Myungsoo. sampai di pertengahan jalan aku melihat sosok Myungsoo yang tengah bertekuk lutut kepada seorang Namja yang sangat familiar Oh Sehun.

“ Ampunn Jangan Bunuh aku Sehun Sunbae, aku janji aku tidak akan mengulanginya lagi. “ Myungsoo berjalan mendekati Sehun dan bertekuk lutut di depan kaki milik Sehun

Aku mengerutkan dahiku tidak percaya dengan apa yang terjadi di depanku. Seorang Kim Myungsoo bisa takluk oleh Namja Monster itu.

“ Aku muak mendengarmu berkata seperti itu terus, Lebih baik kita akhiri ini. “ Ucap Sehun dingin.

Aku langsung mengamankan diriku sebelum namja itu menyadari keberadaanku, aku kembali mengintim mereka dari kejauhan dan tiba-tiba aku menutup telingaku kencang ketika sebuah tembakan pistol terdengar.

DORRRRRRR. . . . .

Aku tidak percaya ini, aku menutup mataku dalam-dalam, Jadi selama ini Sehun lah yang  meneror Kampus ini. Orang yang di incar-incar oleh polisi seorang anggota gengster. Aku tidak tau apa motif dia membunuh Myungsoo sehingga menghilangkan akal sehatnya dan Ku lihat lagi Myungsoo yang sudah mengeluarkan banyak darah dari perutnya Mencoba meregang nyawanya dan saat itu lah aku kehilangan lagi, kehilangan orang yang mulai mencintai ku Kim Myungsoo, adik kelasku yang baru saja mulai mengisi hatiku. Lagi-lagi air mata itu jatuh lagi untuk kesekian kalinya.

FLASHBACK AND

Mengingat kejadian 1 minggu yang lalu membuatku semakin takut padanya, takut jika ia membuatku seperti yang ia lakukan kepada mangsa-mangsanya.

Drrttt . .  . Drrttt . . . . Drrtt . . . .

Sebuah deringan handpone yang berada didepanku membuyarkan lamunanku dan melihat nama yang tertera di sana ‘From Oh Sehun’ aku segera membuka pesan yang diberikannya.

From : Oh Sehun

Kau dimana? Cepat pulang

Pesan itu lagi-lagi terlihat seperti tidak suka jika aku pulang larut malam. Oh Sehun laki-laki yang akhir-akhir ini mengusik pikiranku dan laki-laki yang akan menjadi Calon Suamiku. Orang tua ku memang menyuruhku untuk tinggal satu apartemen bersama Monster misterius itu, aku tidak tau apa yang difikirkan kedua orang tuaku sampai-sampai membiarkan putri tunggal mereka tinggal bersama Namja yang bahkan belum sah menjadi Suamiku.

Oh Sehun POV

Aku masih sibuk menatap layar laptopku sesekali melihat jam dinding yang berhadapan denganku, aku menggerang frustasi, yeoja itu lagi-lagi pulang malam. Yeoja itu kenapa selalu menyusahkanku. Terdengar suara pintu perlahan-lahan terbuka, ia sudah pulang.

“ Dari mana saja kau? “ Tanyaku khawatir tapi tidak dengan ekspresi ku yang dingin.

“ Aku hanya menenangkan pikiranku.“ Ucapannya terlihat malas meladeni perkataanku.

“ Menemui Mantanmu? “ Aku kembali membuka perdebatan kecil diantara kami, mataku masih sibuk menatap layar laptopku dan dia hanya mendegus kesal.

“ Sudahlah Sehun aku tidak ingin berdebat denganmu.” Katanya selembut mungkin padaku dan berjalan lunglai menuju kamarnya dan aku hanya bisa menatap punggungnya yang semakin menjauh. “haruskah sesakit ini”.

***

Author POV

Silauan cahaya matahari pagi memasuki kamar seorang yeoja yang tegah terlap dalam tidurnya. Yeoja itu dapat merasakan sinar matahari menghalangi penglihatannya, dengan rasa ngantuk yang amat berat perlahan-lahan yeoja itu membuka matanya.

“ Huh! sudah pagi ternyata.“ Suara serak yeoja itu menggema di ruangannya yang tertutup rapat. Dengan keadaan setengah sadar yeoja itu bangkit dari tidurnya mencoba mencari sesuatu yang bisa meredakan tenggorokannya yang terasa kering.

“ Aku butuh air.” Gumam kecil yeoja itu seraya berjalan menuju dapur yang berada dibelakang ruang tidurnya. Dengan mata yang masih setengah terbuka yeoja itu menangkap sosok Namja yang baru saja keluar dari kamar mandi dan hanya terlilitkan handuk di pinggangnya ditambah lagi rambut dan tubuhnya yang masih basah.

“ YAK Sehun!!! Apa yang kau lakukan, Cepat pakai bajumu.” teriak Yeoja itu berusaha untuk tidak melihat tubuh laki-laki yang sekarang berada dihadapannya.

“ Haruskah kau berteriak pagi-pagi begini Lauren? “ Keluh Sehun seraya menutup telinganya. Lauren hanya menundukan wajahnya berusaha untuk tetap menenangkan detak jantungnya, ia kembali kepada tujuannya yaitu Dapur. Ketika ia hendak pergi dengan sigap Sehun menarik tangannya dan mendorong tubuh mungilnya kedinding kamar mandi. Lauren yang kaget dengan perlakuan Sehun mencoba memberontak namun nihil kekuatan Sehun jauh lebih besar darinya.

“ Kau lupa kita sekarang tinggal satu Apatermen jadi jangan lupakan sesuatu “ Sehun mendekatkan bibirnya tepat di telinga Lauren. Ia dapat merasakan detak jantung Lauren berdetak dengan kencang.

“ Aku seorang Namja dan Kau seorang Yeoja Baek Lauren “ dalam seketika tubuh Lauren berindik takut dan Sehun meninnggalkan Lauren dengan mimik wajah yang dingin, benar-benar dingin. “Aku bisa gila jika terus berada di rumah terkutuk ini” Gumam kecil Lauren yang masih berada di dalam kamar mandi.

Baek Lauren POV

Aku segera menghabiskan makananku dan pergi menuju Kampusku yang tak jauh dari Apartemen ini. Sehun sudah pergi sejak 5 Menit yang lalu kami memang tidak berangkat bersama karena aku tidak ingin di bully oleh fans-fans ababilnya.

Selama berjalan menuju kampusku aku melihat semua orang melihatku dengan aneh dan beberapa diantara mereka menertawakanku. “emangnya ada yang aneh ya sama penampilanku?” aku bertanya sendiri pada diriku. Sampai di ruang Teknik Komputer aku  melihat seluruh mahasiswa yang satu ruangan denganku masih diselimuti oleh wajah-wajah yang menatapku sama seperti orang-orang yang berlalu lalang tadi. Aku yang merasa risih segera keluar menuju Locker berada dan ketika aku membukanya.

BRUKKKK. . . .

Demi Tuhan apalagi ini, Seseorang telah memasukkan sampah-sampahnya ke Lockerku. Aku yakin pasti ulah kelompok wanita yang tidak jelas itu.

“ Anneyong Lauren . . . OMO!! Apa ini Lauren “ Sapa Hyorin menghapiriku dan melihat lockerku yang dipenuhi oleh sampah.

“ Hmm pasti ini ulah Nana dan kedua temannya “ Sambungnya seraya membuang sampah yang masih berada di dalam lockerku.

“ Hmm Molla aku rasa juga begitu “  Angguku Setuju.

“ Tunggu apa ini Lauren?” tanya Hyorin mengambil kertas-kertas kecil yang menempel di punggungku dan kemudian Aku melihat tulisan yang tertara di sana.

“DASAR KAU WANITA TIDAK TAU DIRI JAUHI OPPAKU”

HEH???? Aku kembali membuka kertas satu lagi.

“HEH WANITA PELACUR UNTUK APA KAU BERADA DIRUMAH OPPAKU DASAR WANITA PENGGODA”

MWO!! PELACUR? Huh ini benar-benar kelewatan aku kembali membuka kertas satu lagi.

“WANITA BODOH, TIDAK PUNYA MALU KAU TIDAK BERHAK BERADA DISAMPING OPPAKU DASAR WANITA KARATAN”

Aku merasakan aliran darahku sekarang menuju ubun-ubun rambutku, mereka benar-benar kasar dalam bersopan satun. Wajar saja semua orang melihatku. Hyorin hanya mengelus-elus punggungku mencoba memberikan kekuatan padaku untuk BERSABAR . . .

***

Selama proses Belajar mengajar aku tidak terlalu fokus memperhatikan dosenku yang tengah mengajar, karena aku mulai bosan dan kuputuskan untuk melihat kearah luar jendela ruangan dan kudapati sosok laki-laki itu, laki-laki yang aku rindukan. Park Chanyeol Sunbae.

“ Lauren dapatkah kau berkonsentrasi untuk sekarang “ Tegur Dosen Lee dan mentapku dingin, dengan cepat aku mengalihkan pandanganku kembali ke depan.

“ Mianhae Mr.lee aku sedang melamun tadi “ Aku menundukan kepalaku malu.

“ Lauren jangan membuat images mu jelek, kau juga masuk kedalam 10 mahasiswa terpintar di kampus ini, jangan lupakan itu “ Ucap Dosen Lee tegas dan aku hanya menganggukan kepalaku mengerti dan kembali pada bukuku.

Jam dinding menunjukan pukul 12.00 sudah waktunya seluruh mahasiswa untuk pulang. Aku segera merapikan buku-buku ku dan berjalan keluar ruangan dan tiba-tiba aku melihat sosok namja tinggi itu lagi.

“ Chanyeol Sunbae? “ Tanyaku terkejut melihat Namja ini sudah berdiri didepanku.

“ Mau pulang bersama?” Tawar Chanyeol sunbae padaku. Aku tidak percaya dia akan menegurku setelah kejadian 3 bulan yang lalu.

“ Hmm Ne.” Ucapku tertahan. Chanyeol sunbae langsung berjalan beriringan denganku.

Selama Berjalan kami tidak mengeluarkan sedikit katapun, ini benar-benar terasa canggung. Aku memberanikan diri untuk membuka pembicaraan kami.

“ Sunbae ada apa kenapa tiba-tiba . . . . “

“ Aku Merindukanmu.”

“ MWO!!! Sunbae apa maksudmu? “ Tanyaku heran Kemudian Chanyeol dengan sigap menarikku kedalam pelukannya.

“ Aku Mohon terima aku kembali.”

Aku langsung membulatkan mataku kaget dengan perkataannya yang tiba-tiba, tidak boleh ini tidak boleh terjadi karena aku tidak ingin mengulang kenangan menyakitkan itu lagi.

Author POV

Sudah 20 Menit mereka berjalan dan Lauren yang menyadari Apartemennya sudah mulai dekat menghentikan langkahnya dengan dususul oleh wajah Chanyeol yang heran.

“ Wae?Ada Apa? “ Tanya Chanyeol Sunbae heran.

“ Anni . . . Aku rasa cukup disini “ Jawab Lauren selembut mungkin, dia takut jika dia Chanyeol tau bahwa dirinya satu tempat tinggal bersama Monster itu.

“ Hmmm baiklah, Kalau begitu aku pergi dulu, aku mohon kau bisa kembali mempertimbangkan perkataanku tadi Lauren “ Ucap Chanyeol seraya meninggalkan Lauren yang masih binggung harus menjawab apa? Ini benar-benar rumit.

Lauren segera masuk kedalam Apartemen milik keluarga Oh itu, dan mendapati sosok Sehun yang masih sibuk dengan laptopnya lagi. Ketika ia hendak berjalan masuk kedalam kulihat lagi wajah sehun yang masih serius pada laptopnya. “ini kesempatan yang bagus” gumam Lauren kecil tapi nampaknya ia bisa mendengarnya.

“ Ada tikus yang diam-diam masuk tanpa mengucapkan salam.” Tegur Sehun dan Lauren hanya tersentak kaget.

“ Hehehe Mian kulihat kau terlalu serius dengan laptopmu makanya aku tidak ingin mengganggumu.“ Ucap Lauren Cepat.

“ Dari mana saja kau?” Tanya Sehun sinis.

“ Aku enggg . . . baru saja pulang seperti yang kau lihat.” Jawab Lauren Seramah mungkin.

“ Bersama mantanmu? “ Pertanyaan itu keluar lagi dari bibirnya, Lauren tidak suka mendengar Sehun berkataan seperti itu, Tiba-tiba sehun mendekati Lauren kemudian menarik tangannya dan melempar tubuhnya keatas sofa ruang tamu.

“ YAK!!! Sehun apa yang kau lakukan! Lepaskan aku.” Teriak Lauren sebisa mungkin karena tubuhku sudah berada di bawah tubuhnya, ia mencoba memukul kuat dada bidang yang berada diatasnya tersebut tapi dalam sekejap tangannya menangkap tangan Lauren menyuruhnya untuk berhenti.

“ Aku bukanlah laki-laki yang ramah terhadap wanita, jadi jangan sampai aku berusaha untuk memperkosa mu nyonya baek “ dalam sekejap Lauren merasakan lehernya terasa basah dan sakit ketika Sehun menciumnya dan menghisapnya kuat.

“ Akhh Sehun aku mohon lepaskan aku “ Ringis Lauren memohon ketika bibir itu mencoba membuat kissmark dimana-mana.

Kemudian Sehun mempelonggar jarak diantara kami tapi tetap dengan kontak mata yang saling berhubungan.

“ Parsiapkan dirimu Nyonya Baek untuk menjadi Istriku.” Ucap Sehun dingin dan pergi menjauhkan tubuhnya menuju kamarnya, Lauren bisa melihat jelas raut wajah Sehun terlihat kecewa ketika ia meminta Sehun untuk menghentikan aktifitasnya tadi. Lauren hanya bisa diam di tempat tidak mampu berkata apa-apa atas perbuatan Sehun yang sedikit menjamah tubuhnya.

Oh Sehun POV

Aku menarik rambutku frustasi yeoja itu lagi-lagi membuat ku cemburu berat, ini membuatku semakin tegila-gila padanya untung saja ku tahan hasratku untuk mencubu tubuhnya, sebagai seorang laki-laki tidak akan bisa tahan melihat seorang yeoja yang hanya menggunakan handuk setelah mandi, ya aku sering melihatnya keluar dari kamar mandi dan hanya terlilitkan handuk dan ini membuat hasrat ku sebagai laki-laki bangkit. Ini untuk kedua kalinya aku tergila-gila kepada seorang yeoja aneh itu ketika orangtua ku mempetemukan kami bersama.

Aku kembali ngambil sebuah buku memory ku yang tidak jauh dari tempat tidurku, aku kembali membuka lembaran itu.  “ Eun Ji aku apa kau merindukanku disana?” gumamku dan kembali manatap wajah yeoja yang tertera di foto itu, yeoja yang pernah aku cintai, yeoja yang pernah mengisi hidupku. “Aku sudah menemukan penggantimu Eun Ji, Apa kau tidak cemburu?” lagi-lagi aku bicara sendiri pada bayangan foto yang hanya dapat kulihat tapi tidak dapat kugapai, semenjak kau meninggalkanku untuk selamanya disanalah aku berubah menjadi kejam dan tidak punya perasaan kepada orang lain.

“ Semoga kau bahagia disana Eun Ji.“ Gumamku kecil seraya mengambil foto itu dan membakarnya dengan korek api yang berada didekatku. Aku tidak ingin larut dari kesedihan ini, aku harus bangkit.

Drrtt . . . Drrttt. . . . Drrrttt . . . .

Aku merasakan handponeku berdering di dalam kantung jaket yang kukenakan tadi dengan cepat aku mengambilnya dan melihat nama yang tertera disana ‘Byun Baekhyun’ kemudian menekan tobol hijau disana.

“ Yoebseo . . . “

“ Sehun ini gawat kris mulai mengetahui keberadaanmu.”

“ MWO!!! Namja itu, kenapa bisa.“

“ Aku juga tidak tau dari mana ia mengetahuinya, dan yang lebih parahnya dia mengetahui keberadaanmu bersama seorang wanita, yang aku takutkan jika ia akan memanfaatkan wanita itu untuk membalaskan dendamnya.”

“Sudah tenang Baek . . . Aku tau ini akan segera terjadi, jadi kapan dia akan pulang kekorea.“

“ Mungkin 2 Minggu lagi, lebih baik kau berhati-hati Sehun “

“ Ne aku tau terimakasih atas informasimu Baek “

BIBBB . . .

Aku mematikan handponeku dan melemparnya ke atas kasurku. Aku mendegus kesal dan menghirup oksigen dengan kasar. “tenyata sudah dimulai”

Author POV

1 Minggu setelah kejadian itu Kehidupan Lauren dan Sehun berlangsung seperti biasa tidak ada yang berubah dari mereka kecuali Sehun yang masih menampakan wajah coolnya dan membuat Kelompok fans Girl nya semakin bertambah banyak dan itu membuat Lauren sedikit risih melihatnya.

“ckckck benar-benar memalukan” Kata Lauren  seraya menyantap makanannya dan melihat pemandangan yang kurang meyenangkan yang ada didepannya.

“ Wah Lauren Lihat Nana dan lainnya Makin bertambah, Sehun benar-benar populer beruntung sekali wanita yang bisa mendapatkannya “ Hyorin menatapi pemandangan di depannya dengan kagum tidak dengan wajah Lauren yang malas. “ Aku sudah selesai makan “ Ucapku Malas.

“ Ya! Lauren kau mau kemana? “ Tanya Hyorin penasaran kepada temannya yang sudah beranjak pergi dari tempat duduknya.

“ Ke atas, Mau ikut? “ Tawar Lauren kepada sahabatnya itu. Ia langsung menggelengkan kepalanya menandakan ia menolak. “ Mian Lauren tapi hari ini Daehyun Oppa mau bicara denganku.” Senyum Hyorin dan Lauren hanya menghela nafasnya berat. “Ne arraseo kalau begitu aku pergi dulu.”

Lauren yang merasa risih dengan pemandangan yang ada didepannya menoca untuk menjauhkan pandangannya ia tidak sadar bahwa Namja itu memperhatikan gerak-geriknya.

Baek Lauren POV

Aku menghirup udara yang masih cukup segar diatas atap Sekolah, “hah sejuknya” ucapku kecil dan menatapi keadaan orang-orang yang berada dibawah.

“ Apakah segitu sejuknya? “ Suara berat yang sangat kukenal menghampiriku.

“ MWO Sehun!!! Kenapa kau kesini.” Aku membulatku mataku tak percaya Namja ini berada di hadapanku Sekarang, Tumben, biasanya dia tidak akan mau menemui ku di Sekolah kecuali di Apartemen.

“ Aku mau menunjukan Sesuatu padamu “ Ucapnya dingin sambil mengotak-atik tasnya dan meletekan sebuah foto tepat di depan wajahku. Aku langsung membulatkan mataku tidak percaya.

“ YAK!!! DASAR MESUM DARI MANA KAU DAPAT FOTO INI “ Teriakku sekeras mungkin padanya, Yang benar saja ia mendapatkan fotoku yang hanya menuggunakan handuk saat keluar dari kamar mandi dan menampakan sedikit dada dan paha ku yang mulus, ottokhe?

“ Aku mendapatkannya ketika kau keluar dari kamar mandi .” Katanya dengan ekspresi yang dingin, masih sempatkah ia menampakan wajah dinginnya itu?

“ Berikan padaku! “ Aku mencoba mengambil foto yang berada di tangan kanannya yang benar saja dia terlalu tinggi untukku.

“ Ambil saja kalau kau bisa pendek.  “ Tantangnya padaku dan tiba-tiba dengan nekat aku langsung meloncat untuk mengambil foto itu dan

BLUSSSSS. . . . . .

Foto itu jatuh terbawa angin, aku dan Sehun hanya menatapi kepergian Foto yang telah jatuh di tiup angin entah kemana.

“ Itu gara-gara kau mencoba merebutnya “ Ucapnya dingin dan dari atas mataku masih sibuk mencari dimana foto itu  berada takut jika seseorang memungutnya dan menyebarluaskannya, bisa merusak imageku.

“ Otthoke? “ Aku hampir menanggis melihat dari kejauhan tapi tidak menemukannya.

“ Mau aku ambilkan?” Tawarnya dan aku langsung menolehkan kepalaku padanya.

“ Terlambat, pasti sudah ada orang dibawah sana yang memungutnya .” Ucapku pasrah. Dengan sigap sehun meletakan satu kakinya dipinggir pagar bangunan bersiap untuk meloncat.

“ Ya!!! Apa kau gila? “ Teriakku berusaha menarik tangannya.

“ Ini jalan pintasnya .” Sehun menunjukan tangannya kebawah.

“ Ia Jalan Pintas Kematian .” Aku masih menarik tangannya dan dalam seketika Sehun langsung menarik tubuhku dan mencium bibir merahku sekilas.

“ Aku Mencintaimu Baek Lauren “ Ucap Sehun tepat didepan wajahku, aku yang masih tidak percaya dengan pengakuannya masih terpaku tidak berkutik dan ketika sehun menaikan semua kakinnya kemudian . .

BLUSSSSSSSS. . . . . .

“ SEHUNNNNNNNNNNNNN . . . . .ANDWEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEE. . . . .”

~TBC~

Wkwkwkwk Gimana? . . .

Ditunggu kelanjutannya ya 😀

Untuk FF My Boyfriend is a Wolf Chapter 6 nya agak lama dikarenakan dokumennya sempat hilang 😀

Hehe jangan lupa Komentarnya Ya 😀

Setidaknya Semangati Author terus ya 😀

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Iklan

170 pemikiran pada “Just You My Monster (Chapter 1)

  1. Annyeong,izin baca fanfic nya ya.haha padahal aku belum selesai baca yg devil of cruel tapi ngebet banget pengen baca yg ini.izin next yaa 😀 🙂

  2. Bagus thor!!! Sehunx baik tp ko dingin gt.hehe
    Oh y penasaran dgn kris. Apa hubx dgn sehun y?? Apa mrk rival? Q rasa bgt😱😱😱

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s