Arrogant Fan Girl (Chapter 2)

Arrogant fan Girl (CHAPTER II)

 

| Title : Arrogant fan Girl |

| Author : Lee shin yoo (Newseyyy) |

| Rating : PG-13 |

| Main cast : Oh Sehun, Kang Jiyeon (OC) |

| Support Cast : Kim Jong in, Lee Bora (OC), Park Chanyeol, EXO Member, and another |

| Length : chaptered |

| Genre : Romance, School Life,Comedy a little Bit |

 

Np : Sebelumnya Aku minta maaf sedalam-dalamnya buat Para Readers yang pada nggak ngerti sama alur Ceritanya, Karena Pas aku edit, aku lupa ngesave sebelum ngirim. Ya itu gara-gara terlalu semangat, Jadi aku pengen lurusin inti cerita Chapter 1.

Kang Jiyeon Dan Lee Bora ini adalah Penggemar Berat EXO mereka berdua sangat tidak tertarik dengan EXO, tetapi entah apa yang membuat mereka tiba-tiba Menyukai Boyband sejuta umat itu. Jiyeon sangat Mengidolakan Oh Sehun, sedangkan Bora mengidolakan Park chanyeol

Sampai pada suatu saat mereka berencana menonton Konser EXO, tetapi mereka Terlalu Malu untuk mengakui bahwa Mereka menyukai EXO pada teman sekelasnya Minoritas Exotic. Mereka Berdua sudah terlalu sering mencela dan menghina EXO didepan kelas.

Sampai pada akhirnya Jiyeon mempunyai Ide untuk Menonton konser EXO di Osaka Jepang, mereka berdua berfikir takkan Ada yang mengenal mereka disana. Tetapi mereka berdua salah.. Bong Minah, teman kelasnya sekaligus Musuhnya mendapatkan Jiyeon dan Bora dikonser EXO di Osaka Jepang

Terjadi sedikit incident disini, saat Jiyeon ditarik Oleh sehun naik ke atas panggung dan Lee Bora melarikan Diri meninggalkan Jiyeon saat Melihat kehadiran Bong Minah. Sampai pelariannya membawanya Di Ruang Rias Milik EXO,dan kesalah pahaman Kai menuduh Bora adalah seorang gadis penguntit dan pencuri

Saat Konser itu selesai, Minah menarik Paksa Jiyeon untuk mengambil Foto bersama Anggota EXO. Sebagai Bukti untuk teman-temannya di Seoul nanti. Tetapi Celakanya Minah juga sengaja melihat kehadiran Bora saat menyeret Jiyeon untuk Mengambil Foto bersama anggota EXO

“Gomawoyo oppadeul atas fotonya,  sayangnya Kai oppa dan Suho oppa tak ada. temanku berdua ini sangat mengidolakan kalian.. lain kali kami akan menonton konser kalian bersama di Seoul. Anyyong” Kata Minah sarkastik saat berhasil mendapatkan Foto Jiyeon Dan Bora bersama Anggota Exo

 

CHAPTER II

“Jiyeon ah? Chagiya apa yang kau lakukan disini??

 

Jiyeon Terkejut bukan main saat Suho mengenalinya

 

“ CHAGI NUGU HYUNG??? ”  Kai yang sedari tadi asik dengan game di Gatgetnya, kini mengalihkan perhatiannya dan mencari kemana arah tatapan Suho

 

Tetapi Suho mengabaikan Pertanyaan dari Kai, dia masih terfokus menunggu jawaban Adiknya itu

                                                                                                                 

Jiyeon sama sekali tak menyangka akan Berada Dipesawat dan kabin VVIP yang sama Oppanya.

 

Jiyeon terpaksa berbalik melambaikan tangan kearah Suho saat tatapan mereka bertemu

 

“ HAI JUNGMYON-ssi ”  teriak Jiyeon

 

“ aku sudah berhati-hati dan mengecek jadwal penerbangan, tetapi kenapa ini bisa terjadi ” kata Jiyeon dalam hati seraya menepuk jidatnya

 

“ Jungmyon Nugu?” Tanya Bora tak sadar bahwa nama Asli Suho adalah Kim JungMyon

 

Karena tak mendapatakan respon apapun dari sahabatnya itu, Bora ikut berdiri dan mencari siapa yang ditatap Jiyeon

 

“OMO.. Ah ani, Suho Oppa??” katanya tercengang Melihat Suho di tempat duduk yang tak jauh dari tempat mereka berdua

 

“jamkanman!! Kenapa.. kenapa Dia memanggilmu Chagi Jiyeon-a?” Tanya Bora menguncang Bahu milik Jiyeon

 

 

“ Ini akhir dari segalanya” Benak Jiyeon

 

“YAA kau ini! Aku ini Oppamu Jiyeon! Tak sopan sekali! JungMyon-JungMyon. Apa yang kau lakukan di Jepang? Kenapa kau tak Menghubungiku? Bukannya kau harus mempersiapkan Ujian Akhir sekolahmu?” berjibun pertanyaan yang langsung diutarakan Suho membuat Bora semakin tak mengerti. “APA HUBUNGAN MEREKA?” Itu pertanyaan yang baru saja terbesit di Otak Bora

 

Jiyeon Berkali-kali mengedipkan Mata, mengisyaratkan agar Suho berhenti berbicara, tetapi bukanny diam, Suho malah mengajukan pertanyaan begitu Spesifik

 

Bora dan Kai yang berada masing-masing dibalik Jiyeon dan Suho yang mengamati pembicaraan Dua kaka beradik ini dengan Ganjal

 

“Ani! Aku.. aku.. Mmm.. aku.. AH! Aku datang untuk mengobservasi Makanan Tradisional Jepang, bersama temanku.. Lee Bora. Benarkan Bora-ya?” kata Jiyeon gagap dan segera menepuk-nepuk pundak Bora dan melototinya, bermaksud menyuruh temannya itu untuk berbohong

 

“Iya, kami datang untuk tugas.. tapi, kenapa kalian?… apa jangan-jangan kau Berpacaran dengan Suho? Jiyeon-a?” jawab Bora seraya menatap Jiyeon menyelidik

 

Mendegar jawaban melegakan sekaligus memilukan dari Bora, Membuat Jiyeon mengela nafas dengan kasar.

 

 

 

“ KAU! Bukannya kau penguntit dan pencuri itu?” kata kai terkejut saat menyadari pertemuan sebelumnya bersama gadis yang berada dibelakang Gadis yang dipanggil Suho hyung dengan panggilan “CHAGI”

 

“ penguntit?? Ah benar!” seru Suho saat memperhatikan Bora yang berada dibelakang Jiyeon

 

“BUKAN BEGITU! TEMANKU HANYA BERSEMBUNYI” kata Jiyeon membela Bora 

 

Jiyeon tak menyadari bahwa dia mengatakan hal yang salah

 

“berarti kau juga berada disana?” Tanya Suho

 

“aishhh” ringis Jiyeon Skak-mat

 

 

“Tapi hyung, Dia ini siapa?” Tanya Kai yang sedari tadi diabaikan

 

“Dia Adikku” kata suho masih menatap Jiyeon tajam

 

“Hahahaha aihh kau bercanda” Bora memegang perutnya tertawa besar saat merasa perkataan Suho itu adalah Lelucon, Tetapi kemudian berhenti saat merasa tak ada yang iikut tertawa

 

“Jjinja??” seru Bora menatap Jiyeon tak percaya

 

Pov Sehun

 

Aku berbalik mencari tau ada apa yang terjadi dibelakang, seperti syuting drama jika terdengar ditelinga

 

“Hyung.. apa kalian sedang bermain drama?” tawaku seraya kembali duduk, kemudian Memasang earphone dan memeluk Pinku kesayanganku.

 

 

Skip

 

“YA!! Apa alasan mu pada eomma dan appa? Ingat ujian akhirmu tinggal beberapa hari lagi dan kau masih menyempatkan diri untuk menonton konser kami?” bentak Suho pada Jiyeon yang masih betah menundukkan wajah dikarenakan faktor ketakutannya yang sangat mendalam melihat Oppanya yang sedang marah

 

“Aku… aku.. ehmm, aku hanya menemani temanku”

 

 

“Bukannya aku sudah melarangmu untuk menyukai teman-temanku? Terutama Sehun. Kalau begini aku akan menyuruh appa untuk mengambil kartu kreditmu” Suara ancaman Suho kini mengecil saat melihat teman-temannya mendekat kearahnya dan Jiyeon

 

 

“Kenalkan ini adikku yang kedua” kata Suho memperkenalkan Jiyeon dihadapan teman-temannya

 

 

“YODONSAENG?? JONGMAL HYUNGG? Aku pikir adikmu hanya Jungsoo??” Tanggapan Baekhyun dengan ekspresi berlebihan membuat semuanya menutup telinga

 

Suho tidak bergeming, dia kemudian menyuruh adiknya untuk memperkenalkan diri

 

Jiyeon menatap Suho heran, sadar semua orang sudah menunggunya. Diapun kemudian memperkenalkan diri “ Annyong haseyo, namaku Kang Jiyeon Bangapseubnida” kemudian melakukan Bow

 

“Anyyong. Aku Kim Jong in” sapa Kai seketika menyambar tangan Jiyeon untuk berjabat tangan

 

Kai yang pertama kali melihat Jiyeon seketika terpanah melihat gadis dengan tubuh jenjang tinggi cantik ini

 

Semua orang menatap Kai seraya menggeleng-geleng, terkecuali Suho yang benar benar Kesal.

 

Cukup diketahu Kim Jongin ini adalah seorang kassanova berbahaya.

 

“kenapa marga kalian berbeda??” kata Chanyeol kebingungan

 

“Dia.. entah kenapa dia tidak mau menganggapku sebagai Oppanya, jadi dia mengganti marganya” jawab Suho dengan nada Gloomy

 

Semuanya tertawa miris mendengar jawaban lucu dari Suho tadi

 

“haha Ani, aku hanya bercanda, dia mengikuti marga Ibuku” lanjut suho seraya merangkul pundak adiknya

 

Jiyeon yang mendapatkan perlakuan itu hanya tertunduk lesuh, dia Bingung harus sedih  atau bahagia karena..

 

Alasan pertama : Sahabatnya Bora telah Marah padanya, karena Jiyeon telah                membohonginya

 

Alasan kedua : Sehun sama sekali tak tertarik padanya, meresponnya saja tidak!

 

 

Dan alasan terakhir yang sangat menyakitkan adalah Tentu saja Suho akan mengusulkan pada ibunya untuk menarik kartu kredit milik Jiyeon

 

 

 

“ Mianhae telah membohongimu, aku hanya tak ingin orang-orang tau kalau aku adik Jungmyon oppa” rengek Jiyeon pada Bora berusah menahan pintu kamar

 

“shirro!” bentak Bora segera menutup Pintu kamarnya

 

“Mianhae.. Mianataa!!”

 

Tiba-tiba saja Bora membuka pintunya dan tersenyum

 

“Baiklah, aku akan memaafkanmu. Tapi, ada satu syarat” kata bora dengan wajah penuh misteri

 

“apaa? Aku akan menurutinya!”

 

Kemudian Bora menarik Jiyeon, dibisikkannya syarat itu membuat Jiyeon mengerutkan dahinya “tapi…”

 

“kalau tidak mau… oke” potong Bora menjauhi Jiyeon dengan wajah menyebalkan

 

Terpaksa Jiyeon mengangguk menyanggupi permintaan Bora

 

 

 

Hari ini adalah hari dimana Jiyeon dan Bora akan melaksanakan Ujian akhir,

 

Hati jiyeon sedikit ragu untuk datang kesekolah karena Bong Minah, tak jauh berbeda dengan Bora yang sudah mengeluarkan keringat dingin pagi-pagi begini

 

Mereka berdua jalan dikoridor menuju kelas, mereka berdua terhenti kemudian mundur saat melihat foto mereka bersama Exo dipajang besar-besar di mading sekolah, terpampang jelas. Jadi setiap siswa yang lewat mustahil jika tak melihat foto ini

 

Dengan wajah memerah seperti udang rebus, mereka berdua berusaha merobek Foto itu, siswa lainnya hanya menggeleng tak percaya

 

Tak sampai disitu, sesampainya dikelas mereka disambut dengan tawa mengucilkan

 

 

“sabar..kau harus sabar Jiyeon-ah.. setelah ini kau takkan melihat wajahnya lagi” itulah yang ada di benak Jiyeon, dia sama sekali tak bisa berkutip kali ini dia benar-benar skak-mat.

 

 

“YAA MEMANGNYA KENAPA KALAU AKU PERGI KEKONSER MEREKA?? APA ADA MASALAH?? UANG YANG KUGUNAKAN TOH BUKAN UANG KALIAN” Bora yang tak tahan kini memukul meja dan teriak dengan angkuhnya

 

Jiyeon yang menyaksikannya hanya terbelalak dan menutup mata erat-erat

 

 

@Jiyeon Home

 

“Anyyong haseyo Paman, Bibi” sapa Bora saat meliah kedua orang tua Jiyeon sedang duduk santai di ruang keluarga

 

“EH?” Jiyeon terkejut melihat pemandangan langkah eomma dan appanya berada dirumah

 

“Ah.. Bora-ya, bagaimana kabar eomma dan appamu? Apa mereka masih melakukan perjalan bisnis?” sapa kembali oemma Jiyeon

“Begitulah Bibi, sangat membosankan” jawab Bora dengan nada kecewa

 

“kau bisa kesini jika kesepian”

 

Mata Bora kemudian berbinar-binar dan segera mengangguk semangat

 

“Aku pulang…” Bora segera berbalik berharap seseorang yang berteriak itu adalah Suho oppa yang membawa temannya, misalnya chanyeol oppa begitu..

 

Tetapi yang datang adalah Junsoo.

 

“eomma, aku ingin berenang, tolong beritahu ajhumma untuk mengantarkan jus jeruk dan cemilan eoh?”

 

“dia berada diatas, Oppamu dan temannya”

 

Jiyeon dan Bora secara bersamaat membulatkan matanya, menatap satu sama lain, kemudian pipi mereka memerah

 

“aku merasa menyesal telah memberitahumu kalau Chanyeol oppa sering bermain disini” kata Jiyeon kepada Bora saat berjalan naik menuju tangga

 

Bora hanya menyumpah menatap Jiyeon

 

Setelah memberitahu Bora bahwa chanyeol sering main disini, tiba-tiba Bora jadi rajin kerumah Jiyeon, entah dia ingin mengatakan apa, hal-hal tak penting yang biasanya hanya dibahas di sms atau telfon, kali ini dia repot-repot untuk datang kerumah Jiyeon.

 

“ah Oppa?? Annyong ha…se…y.o” sapaan Jiyeon tebata saat menangkap sosok Sehun berada di sana

 

Suho dan Chanyeol menyapa kembali, terkecuali Sehun yang tak mengenalnya begitu jelas

 

“kau membawa teman??” tanya Suho

 

“ne. Ini temanku Lee Bora yang di pesawat”  kata Jiyeon

 

“Annyong haseyo.. aku berlum sempat memperkenalkan diri waktu itu, aku Lee Bora teman sekolah Jiyeon” kata Bora dengan anggun,sopan,manis

 

Membuat Jiyeon menatapnya heran

 

Sehun yang berbaring, menatap Jiyeon kemudian tersenyum simpul

 

“hyung? Ini adikmu? Annyong haseyo aku Oh sehun”

 

Jiyeon masih terdiam disana, kemudian Bora menyenggol tangan Jiyeon

 

“ah.. ne anyyong haseyo.. aku Kang jiyeon”

 

“kalian seumur!” kata suho singkat dan segera menyuruh Jiyeon enyah dari sana

 

 

 

“DUGUN… DUGUN…” Jiyeon memegang jantungnya yang tiba-tiba berdetak 10 kali lebih cepat dari sebelumnya

 

Skip

 

“Daebakk! Chanyeol oppa sangat tampan!!!” teriak Bora seraya senyum-senyum Gaje saat masuk ke kamar Jiyeon

 

“khmm… Jiyeon-ah apa kau… sering mengobrol dengan Chanyeol oppa?” tanya Bora dengan nada menyelidik

 

“ini percakapan keduaku dengannya setelah kemarin di bandara”

 

“jinjja jongmal? Aishh aku masih tak percaya kau ini adik dari Suho oppa” kata Bora mngejek

 

 

“aku juga berharap begitu.. tapi, jangan bocorkan kepada siapapun ara?”

 

“eoh arasso!” kata Bora centil seraya mengedipkan mata

 

 

Bora pov

 

Jam sudah menunjukkan pukul 11 malam, dan supirku juga belum datang menjemputku

 

“apa aku harus menyruh Ajhussi mengantarmu?” tawar Jiyeon

 

“tak usah, aku akan naik taxi” tolakku

 

“rumahmu dimana? Mungkin kita satu arah” tiba-tiba suara yang ku yakini adalah suara Chanyeol itu mengagetkanku

 

Aku berbalik dan melihatnya sedang mengibas-ngibaskan rambutnya yang sudah setengah kering

 

Aku benar-benar tak berkutip akfbausgfiasuvg!”;??/&%$*@@

 

Aku akan pingsan!! Ah ani! Aku harus bertahan

 

“tak perlu chanyeol oppa” kataku berusaha tak gugup

 

“rumahnya di daerah sini, Blok 11 nomer 365 oppa!” aku menatap Bora tajam saat menjelaskan alamatku pada Chanyeol Oppa, aish anak itu bisa-bisanya memberitahu kepada sembarangan orang (uhuk)

 

“ah itu, aku bisa mengantarmu jika kau mau, aku juga akan lewat situ” kata Chanyeol Oppa seraya membuka pintu mobilnya dan menyuruhku masuk

 

“OMONAA jinjja! Ahhh ani!! Aku tak boleh norak seperti ini” benakku

 

“naik taxi berbahaya! Dia akan ikut oppa, Gomawoyo dan hati-hati” kataJiyeon santai dan masuk kedalam rumahnya

 

Aku menatap kepergian Jiyeon dengan nanar, bagaimana tidak? Dia sempat mengedipkan mata dari kaca jendela

 

“nappeun yeoja!” erangku

 

“apa kau akan naik?”

 

Aku segera mengangguk saat Chanyeol oppa menungguku

 

 

Jiyeon Pov

 

from : Bora

 

Dia tak begitu menyenagkan. Aku tak begitu menyukainnya

 

 

 

Itulah  pesan Bora semalam yang tak sempat aku baca, mungkin dia segera mengirimkanku pesan saat sesampainya dirumahnya.

 

Gadis ini benar-benar menakutkan

 

Author pov

 

Jiyeon memasukkan berkas-berkas pentingnya dalam tas berwarna merah maroon kesayangannya saat tiba di kampus barunya

 

“apa ingin ku antar kekelas?” tawar Suho

 

“ani! Jangan! aku akan masuk sendiri, jadi palli kha!”  perintah Jiyeon menatap Suho dari luar jendela mobil,

 

“tapi kenapa kau tiba-tiba ingin kuliah jurusan musik?” tanya suho penasaran

 

“hanya ingin” jawab jiyeon asal. jiyeon berjalan beberapa langka dan kembali untuk mengecup singkat pipi kakak lelaki yang sangat ia sayang. Kemudian pergi

 

 

Tanpa disadari, seseorang telah menyaksikan kejadian itu.

 

Jiyeon masuk kedalam Universitas art of SM yang sangat luas dan megah, berjalan dipinggir koridor, mencari kelas pertamanya.

 

Jalannya terhenti saat melihat sosok lelaki yang menyesatkan hatinya selama 2 tahun terakhir ini sedang duduk di taman kampus dibawah pohon yang rindang. Rambut bloondnya yang membuatnya semakin tampan saat angin menyapu wajah damainya

 

“sehun?” benak Jiyeon

 

Tanpa sadar, Jiyeon terus menatapnya dari jauh, hingga seorang wanita datang dan dengan akrabnya menupu wajah Sehun dari belakang. Sontak membuat Sehun berbalik

Didapatkannya wanita itu, senyum diwajah sehun kini mengembang, terpancar kebahagian disana.

 

Jiyeon tertunduk, entah mengapa hatinya sangat sakit, dia kemudian meninggalkan tempat itu

 

“kisah memilukan dikampus baru” benaknya

 

 

 

2 bulan menjadi mahasiswa dikampus ini mebuat Jiyeon sudah mengenal Sehun, berharap mereka berdua bisa menjadi teman baik setelah Jiyeon membuang jauh-jauh rasa cintanya pada Sehun. Tetapi, Sehun bersikap dingin,datar,menyebalkan membuat Jiyeon ingin segera mencekek Sehun

 

Kali ini Suho dan Jiyeon berangkat bersama kekampus, mereka berjalan dengan akrab

Dan lagi-lagi sepasang mata ini dapat menyaksikannya

 

“kau tidak bisa mengambil Suho oppa”  katanya dan segera memotret Jiyeon dan Suho

 

Dendam mendalam karena kesalahpahaman  membuat Jiyeon dalam keadaan terancam

 

Skip

 

Jiyeon Pov

 

“hari ini adalah materi Nada yang saya pikir telah kalian kuasai di SMA dulu”

 

Aku menegakkan tubuhku saat mendengar bahwa materi favoritku akan dibahas hari ini

 

Setelah Prof Han menjelaskan, dia meminta kami untuk memberi usul atau pertanyaan, tanpa pikir panjang, aku segera mengacungkan tangan

 

“Prof, bagaimana jika nada yang ingin di harmonisasikan terasa begitu mengganjal? Tetapi disisi lain kita harus mengikuti hukum buku”

 

“ah ini pertanyaan bagus. Cukup ikuti kata hati kalian, peraturan tak begitu penting saat harmonisasi nada nya tidak seirama”

 

Aku mengangguk mengerti

 

“Kau ternyata pintar dalam pelajaran ini”

 

Sepertinya pertanyaan itu di ajukan padaku, aku berbalik dan melihat siapa yang ada disana.

 

Aku berbalik melihatnya sedang menatapku

 

“OMO  ada apa denganku ini” benakku saat jantungku berdetak dengan cepat

 

“ya! Kenapa kau menatapku seperti itu?” tanya Sehun bigung

 

Aku segera tersadar “ siapa yang menatapmu? Aku memang pintar” jawab Jiyeon sinis dan angkuh

 

 

Sepertinya pipiku akan segera memerah, jadi aku hanya menunduk. tidak biasanya Sehun duduk dibelakang, biasanya dia  duduk di kursi depan tanpa pernah berbalik

 

 

Aku merogoh tas ku saat merasa getaran ponselku terasa,

“yobeoseyo?” kataku mengecilkan suara

 

“apa kau Kang Jiyeon? Bisakah kau ke atap gedung?”  terdengar suara wanita diujung telfon sangat misterius

 

“tapi ini siapa?” tanyaku penasaran dan benar-benar penasaran

 

“kau akan mengetahuinya nanti….”

 

Tit..tit..tit…

 

 

TO BE CONTINUE

 

NEXT CHAP

 

“Apa kau Kang Jiyeon? Yeoja difoto ini? Berani-beraninya kau menganggu uri Suho oppa!” kemudian Jiyeon didorong oleh keempat wanita yang tak diketahuinya

 

…….

 

“Ya! APA YANG KALIAN LAKUKAN PADA GADIS ITU? LEPASKAN!”  Sehun berlari menuju atap gedung sebelah dimana Jiyeon berada, saat menyaksikan Jiyeon dipukuli dengan Brutal

 

_

 

“eomma, appa kenalkan dia Kang Jiyeon Yeojachinguku” sehun bangkit dan menarik tangan Jiyeon mendekat kearahnya

 

Chapter 3 will come soon….

 

Note  : Aaa gimana? Sorry kalau ada typo, sekali lagi IM NOT ANGEL BUT NOT SO BAD.. komen yah readers! Beri masukan supaya aku nulisnya jadi semangat! Gomawoyo yeorobun! Anyyong^^

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Iklan

28 pemikiran pada “Arrogant Fan Girl (Chapter 2)

  1. Masih tetep bingung thor.. Keterangan tempat dan waktunya (point of view) juga kurang jelas sii..tp sungguh ide ff ini oke, cm itu saja sii.. Dan kenapa disana di tulisnya minoritas? Bukannya kalo banyak itu mayoritas.? Sepertinya author saking mumetnya smp salah ketik nih hehehehe author hwaiting ne..

  2. Hmm, sedikit membingungkan..
    Tapi tetep keren kok 🙂
    Itu siapa yang nelfon Jiyeon??
    Apa Bong Minah ???
    Kelihatannya dia-BongMinah- menyebalkan banget ya 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s