Do You Love Me? (Chapter 2)

Do You Love Me?

 

Title                       : Do You Love Me? (Chapter 2)

Author                  : @nanathjj12_

Cast                       :

– Kim Hana

– Jung Soora

– B.I aka Kim Hanbin

– Kai aka Kim Jongin

– Oh Sehun

Other Cast          :

– Byun Baekhyun

– Park Chanyeol

Genre                   : Sad, Romance, School Life

Length                  : Multichapter

Rating                   : PG-15

A/N                        : HOY PARA READERSS!!(?) I’m back again. Di sini aku sengaja tambahin suamiku yaituu….. KAI<3. Ohya, thankyou ya para readers yang udah muji sama comment di chapter sebelumya LUVLUV. Dan kalau mau tanya sama author di ask.fm (xxnathj) .Dan maaf ya kalau lama, soalnya aku di suruh konsen buat ngadepin di kursi kematian yaitu ujian. Walaupun masih TO tapi di suruh konsentrasi. Oke! Sekian note aku. HAPPY READING!

WARNING!! TYPO BERTEBARAN

***

Hana Pov

“Ne?” balas Sehun

“Sedang apa kau disini?” Aishh.. Kenapa aku jadi salah tingkah seperti ini? Pabo!

“Pabo! Tentu saja menolongmu. Karena akulah yang menabrakmu!” balas Sehun dengan ketus dan tatapan dingin. Walaupun Sehun memandang ku seperti itu , aku tetap suka padanya, dan kalau ini mimpi , aku tidak akan pernah ingin bangun. Sehun berbeda dengan yang dulu. Jika dia menabrak seseorang, dia tidak akan pernah mau menolong orang yang dia tabrak. Karena menurutnya itu bukanlah salahnya.

“Mian tadi aku menabrak mu“ kata Sehun lalu berlari. Sungguh aneh, kenapa dia jadi seperti itu?

Soora Pov

Sungguh, melihat Hana di perlakukan seperti itu oleh Sehun, aku sangat cemburu. Kenapa aku cemburu? Karena aku , Jung Soora menyukai seorang pangeran tampan yang bernama Oh Sehun, dan aku berjanji kalau aku tak akan pernah memberitahu tentang aku menyukai Sehun kepada Hana. Karena itu dapat menyakiti sahabat ku sendiri. Tunggu… Kenapa tumben sekali Sehun meminta maaf pada orang yang dia tabrak? Tak biasanya dia seperti itu. Atau jangan-jangan Sehun menyukai Hana? Ah tidak tidak.. Tidak mungkin Sehun menyukai Hana. Tapi itu bisa terjadi. Bagaimana kalau Sehun menyukai Hana? Ahhh tidak tidak. Kenapa aku ini berpikir yang tidak tidak? Pabo Sooora-ah!

“ Hey , Hana-ah. Cepat bangun atau aku akan meninggalkan mu di sini?” kataku membuatnya sadar dari lamunan.

“Ohya! Ne , aku akan bangun. Aishh , karena Sehun menabrakku , seragam ku jadi kotor seperti ini. Aishh” kata Hana

“Itu akan bersih jika kau cuci Hana-ah. Ohya Hana-ah, kau jadi tidak menceritakan sesuatu yang aku tak tahu itu kepada ku?’tanya ku.

“AH! Aku sampai lupa. Ayo jalan sambil aku menceritakan itu.”

Sehun Pov

Melihat ada Soora, aku langsung terburu-buru untuk pergi. Kenapa? Karena aku menyembunyikan perasaan ku padanya. Sebenarnya , aku juga sudah tau bahwa Soora juga menyukaiku dan aku sangat senang mengetahui hal itu. Teman-temanku sudah menyuruhku untuk menyatakan perasaan ku padanya, tapi aku tidak mau. Mengapa? Karena aku tidak mau Hana sakit hati. Aku tidak mau melihat seorang perempuan menangis hanya karenaku. Jadi orang tampan ternyata sangatlah susah.

***

17.50 KST

Hana Pov

Aku sudah menceritakan kejadian tadi pagi pada Soora, dan tentu saja dia terkejut. Soora saja terkejut, bagaimana aku yang mengalaminya?

(Sesampai di rumah)

Still Hana Pov

Aku melihat ada sepatu di depan pintu masuk rumahku. Setauku, hari ini aku di rumah sendirian. Ah! Mungkin saja oppa bolos dan membeli sepatu baru, tapi kalau oppa membeli sepatu baru, oppa pasti akan menaruh sepatu baru itu di kamarnya. Dan juga kalau oppa membeli sepatu baru, siapa yang mengantar dan menjemputnya? Mobil di rumahku ini sedang di pakai semua. Baiklah, lebih baik aku masuk.

 

“ Ya! Oppa , kau beli sepatu ini-. YA! Neo nuguya?”

Kai Pov

Aku mendengar ada yang membuka pintu.

“Ya! Oppa , kau beli sepatu ini-. YA! Neo nuguya?” ternyata Hana. Apakah dia melupakanku? Atau mungkin dia pernah kecelakaan lalu amnesia?

“Hey! Kim Hana , ini aku. Kim Jongin. Kau lupa padaku?”

‘ Apa kita pernah kenal sebelumnya? Dan bagaimana kau bisa masuk ke rumah ku?” se[ertinya dia benar-benar amnesia.

“Hey , rupanya kau amnesia ya? Aku ini sepupu mu.”

“Aku tidak mempunyai sepupu yang bernama Kim Jongin, aku mempunyai sepup yang bernama Kkamjong-“

“YA! Aku ini Kkamjong! Pabo” Kim Hana rupanya kau sangat pelupa.

“ Apa benar kau Kkamjong? YAA! Kkamjong! Aku sangat merindukan mu!!” kata Hana sambil memelukku. Tunngu, dia sekarang sangat berbeda, dulu dia sangat manja dan bawel, tetapi sekarang dia sudah dewasa dan semakin…cantik.

“ Kkk~ Aku juga merindukan mu Hana-ah.” Kataku sambil membalas pelukannya.

“Bagaimana kabarmu Kkamjong-ah?” kata Hana seraya melepas pelukannya

“Seperti yang kau lihat. Baik-baik saja. Bagaimana dengan mu?”

“Sama seperti mu. Tunggu, aku ingin ganti baju sebentar” kata Hana lalu beranjak ke kamar nya yang terdapat di lantai 2.

***

Aish.. Mengapa Hana lama sekali? Apa mungkin dia memilih-milih baju yang bagus untuk terlihat cantik di depan ku? Kkk~. Sudahlah aku bosan menunggu Hana yang sedang mengganti baju itu. Lebih baik aku ke lantai atas saja untuk melohat seluruh isi rumah yang besar ini.

Author Pov

Kai memutuskan untuk berkunjung ke lantai atas(?). Kai melihat ada pintu yang terbuka lalu dia mengintip sedikit demi sedikit dan.. ternyata itu adalah kamar Hana. Kai masuk tanpa ragu-ragu.

Kai Pov

Tunggu.. Jika Hana berganti baju, dia pasti ada di sini. Tetapi.. dimana Hana?

BYURR…

Aku mendengar suara air yang mengalir dan… ternyata itu adalah Hana yang sedang mandi. Tunggu.. pintu itu juga sedikit terbuka. TUNGGU! Sadarlah Kai. Dia itu sepupumu. Fiuhh.. untung saja aku bisa mengendalikan nafsuku. Ah! Lebih baik aku melihat-lihat seluruh isi kamar ini.

Hana Pov

Haahhh… segarnya sehabis mandi. Tunggu, mengapa pintu kamar ku terbuka? Siapa yang berani masuk- “YA! Kai-ah! Apa yang kau lakukan di sini! Cepat keluar!” aishh. Sedang apa dia disini? “ Ah uh hm. A-aku hanya melihat kamar mu saja. Baiklah baiklah aku akan keluar sekarang” kata Kai santai. Mengapa dia masih bisa santai di saat seperti ini. Sungguh memalukan.

***

Still Hana Pov

Aku memutuskan untuk kebawah untuk sepupuku yang menyusahkan ini. “Kai-ah, kau mau ku buatkan apa?” tanyaku. “Tidak, terima kasih” balas Kai dan aku tahu dia malas menjawab pertanyaanku. Karena dia adalah orang yang tak mau di tanyakan terus oleh wanita cerewet seperti ku. Ya, aku jujur bahwa aku adalah gadis yang cerewet. Tunggu, kenapa oppa ku belum pulang? Ah, lebih baik ku telpon dulu.

Tuut..

“Ne, Hana-ah ada apa?”

“Oppa, kenapa oppa belum pulang?”

“Ah ya. Oppa lupa memberitahu mu. Aku mungkin pulang agak lama karena ada urusan penting dengan kuliahku.”

“Oppa selalu mementingkan kuliah daripada ku. Yasudah kalau begitu , lanjutkan urusan mu. Annyeong!”

Tit.. tit..

Haahh.. Beginilah jika aku selama 1 minggu ke depan. Oppa selalu saja mementingkan urusan kuliah dari pada ku dan membiarkan ku tinggal bersama sepupuku ini.

Kai Pov

Tunggu aku melupakan sesuatu. “Ohya! Hana-ah. Ini aku bawakan oleh-oleh dari Jepang.’ Aku memberi nya Dream Catcher “Ya, apa ini? Benda berbulu?” tanya Hana. “Hmphh. HAHAHA” hahaha tertawa ku meledak begitu saja karena pertanyaan bodoh ini. Siapa remaja yang tidak tahu Dream Catcher? Hahahah. Sungguh lucu gadis ini. “Ya! Aku ini bertanya! Jadi jelaskan apa ini Kai-ah?” tanya nya lagi. “Ini adalah Dream Catcher. Kau ini tertinggal jaman sekali. Hahahaha” kataku yang membuatnya cemberut. “Ya! Aku ini tidak sempat untuk membuka handphone. Aku ini harus konsen untuk ujian ku sebentar lagi!” omel Hana. “Hahaha. Baiklah, lebih baik kau siapkan untuk makan malam. Sekarang sudah jam 19.30 dan meja makan pun masih kosong. Kau ini tidak menghargai tamu saja.” Kataku. “Ya! Kau ini. Aku tadi sudah bertanya mau ku buatkan apa dan kau hanya berkata tidak. Jadi aku tidak membuat apa-apa untuk mu. Dasar menyebalkan!” See? Dia berubah sekarang.

Hana Pov

Aku bersiap-siap menyiapkan bahan-bahan untuk makan malam.Tunggu, di dalam kulkas tidak ada makanan atau bahan yang tersedia untuk makan malam. Omo. Bagaimana ini? Aisshh. Hari yang paling tidak menyenangkan bagiku. Di lemari makan hanya tersisa 2 mie instan saja. Apa Kai mau kalau aku hanya membuatkannya mie instan? Ah! Lebih baik ku buatkan saja.

***

Still Hana Pov

Haahh.. Selesai juga kegiatan memasaknya. Aku sengaja tidak menambah kan telur di dalam mie itu karena di kulkas memang tidak ada telur(?). “Kai-ah! Ayo cepat makan!” teriakku pada Kai yang sedang di depan TV. Kai mulai medekati meja makan dan hanya bisa melihat 2 mie instan di atas meja makan itu dengan perasaan yang tidak bisa ku tebak. Apa dia akan marah jika aku hanya memasak mie instan? Tapi, hari sudah malam dan tidak mungkin aku ke mini market untuk membeli bahan untuk memasak jika sudah gelap.

Kai Pov

Aku melihat di atas meja makan hanya ada 2 mie instan. “Ya! Apa tidak ada makanan lain selain mie instan? Tadi siang sebelum aku datang ke apartement mu, aku sudah makan mie instan, jika aku memakan mie instan 2x dalam sehari. Usus ku akan rusak!” Jelas ku pada Hana yang hanya memandang sinis pada ku. “Jadi? Kau tidak mau memakannya? Baiklah jika kau tidak mau memakan mie instan ini. Akan ku buang saja” balas Hana sambil membawa mangkuk yang berisi mie instan itu. “Eh! Tunggu! Bailklah baiklah. Aku akan memakannya.”Jawab ku lemas. Tentu saja lemas. Bagaimana jika usus ku rusak karena makan mie instan 2x dalam sehari?.

***

Author Pov

Selesai makan, mereka kembali ke alamnya masing-masing. Hana kembali ke kamar dan bermain di depan laptopnya, sedangkan Kai asik menonton tayangan bola di depan TV. Ada rasa awkward di antara mereka berdua. Tentu saja karena sudah lama sekali mereka tidak bertemu. Tidak ada topik pembicaraan yang mengawali pembicaraan mereka. Tiba-tiba Hana merasa bosan dan turun ke lantai bawah untuk menonton film cartoon kesukaannya. Yaitu Spongebob. Sama seperti Kai yang menyukai tokoh cartoon tersebut.

Skip>>>>

Hanbin Pov

Hana tadi menelponku dan bertanya mengapa aku belum pulang dan aku menjawab aku ada urusan penting. Aku berbohong kepada adikku kesayangan ku. Sebenarnya aku ada bersama teman Hana. Tidak, bukan teman. Justru sahabatnya sendiri, yaitu Soora. Aku menyukai Soora sejak Hana membawa Soora ke apartement ku dan Hana. Ya, aku bisa di sebut jatuh cinta dalam pandangan pertama. Aku menyukai Soora karena menurutku dia adalah orang yang baik dan ramah, aku sangat berharap Soora menyimpan perasaan yang sama seperti ku. Tapi aku salah. Dia menyukai Sehun. Lelaki yang Hana juga sukai. Hati ku sakit saat mendengarkan Soora melampiaskan sakit hatinya terhadap Sehun kepadaku. “Oppa, apa kau ingin membantuku menjauhkan Hana dari Sehun?” kata Soora secara tiba-tiba. “Menjauhkan? Kau bercanda? Hana dan Sehun kan memang tidak dekat. Hahah. Kau ini ada-ada saja.” Balas ku. Omo.. dia membuatku gemas akibat tingkahnya. “Ah! Benar juga. Tapi aku ini menyukai Sehun. Dan Hana juga. Bagaimana pun caranya, aku ingin membuat Hana berpaling dari Sehun.” Kata Soora. Begitu cinta kah kau pada Sehun?

***

Soora Pov

Hanbin oppa jahat sekali. Ia tidak mau membantu ku untuk membuat Hana berpaling dar Sehun. Eh? Tunggu. Ah! Tentu saja oppa tidak mau, dia kan oppa kandung Hana. Hahaha. Ada apa denganku? Mengapa aku menjadi aneh seperti ini? Aishh. Ini karena aku terlalu mencintai Sehun. Baiklah jika oppa tidak mau membantuku. Biar aku saja  yang melakukan sendiri. Tapi bagaimana caranya? Jika aku melakukannya sendiri. Aku tidak akan pernah berhasil. Sebaiknya aku memikirkannya dari sekarang. “Aha! Oppa bagaimana jika kau hanya membawa teman mu yang tampannya sama sepeti Sehun? Dengan cara itu , Hana akan dengan cepat berpaling dari Sehun” kata ku yang membuat Hanbin melotot. Tentu saja , aku tau Hanbin oppa tidak tega melakukan ini kepada adiknya sendiri, dan aku juga tau bahwa Hanbin oppa mendukung Hana untuk mendekat pada Sehun. “Soora-ya. Segitu besarkah kau cinta kepada Sehun? Tidakkah kau tau aku mencintai sudah lama?” kata Hanbin oppa yang membuat ku terkejut. “Op-oppa maaf aku-“ omongan ku terputus. “Tapi walaupun aku mencintai mu. Aku tidak akan pernah membantumu karena sebesar-besarnya aku mencintaimu. Lebih besar aku mencintai adik kandung ku sendiri.” Hanbin oppa menatapku sinis dan tiba-tiba pergi tanpa berpamit padaku. Apa aku terlalu kejam?

***

Sehun Pov

Aku masih saja memikirkan tentang perjodohan tadi pagi. Sejak pulang sekolah aku langsung masuk kamar dan tidak ingin keluar dari kamar ku. Aku ingin berpikir betapa jahatnya orang tua ku telah menjodohkan ku dengan perempuan yang tidak ku ketahui bentuk wajah dan tampangnya. Mungkin jika wajahnya tidak seperti Soora mungkin aku tidak akan menerima perjodohan itu. Tunggu. Soora. Gadis cantik yang aku sukai. Tidak, aku tidak menyukainya, melainkan mencintainya. Tapi di sisi lain sebenarnya aku tertarik pada yeoja yang tak lain adalah sahabat Soora yaitu Hana. Ya , Kim Hana yang menyukaiku sejak lama dan aku tahu itu Karen dia sering menyatakan perasaannya pada ku tapi aku menolak nya. Sebenarnya aku kasihan karena aku selalu saja menolaknya. Dan aku ingin mencoba mendekati Hana karena menurutku dia perempuan yang menarik. Tapi aku tidak bisa karena aku mencintai Soora. Jadi, apa yang harus aku lakukan sekarang?

***

21.45 KST

( Hana’s Apartement )

Still Sehun Pov

Aku memutuskan untuk ke apartement Hana. Tentu saja untuk membuatku dekat pada nya. Aku memutuskan untuk memencet bel pintu.

Ting Tong…

Hana Pov

Tunggu. Bel pintu berbunyi dan menandakan oppa pulang! Akhirnyaa! Aku memutuskan untuk membuka pintu dan..

“Oppa! Aku sangat merindukan mu! Kenapa kau lama sekali pula-“

“Ya! Kenapa kau memelukku?!’ tunggu. Suara ini terasa familiar di telinga ku. Ini buka oppa tapi. SEHUN?! “Ya! Apa yang kau lakukan di di sini? Map tadi aku memelukmu karena aku kira yang dating adalah oppa ku” kata ku “Oh. Tak apa” kata Sehun dengan dingin lalu tiba-tiba menerobos masuk ke dalam apartement ku. “Ya . Kai-ah!” tunggu. Aku mendengar Sehun memanggil nama Kai. Apa mereka saling mengenal?

TBC

Note      : OHYEA! Akhirnya selesai juga. Gimana readers? Bagus kah? Comment pls! Butuh saran! Don’t be a silent readers. Ok! thanks sekian. Tunggu chapter berikutnya ya!

 

11 pemikiran pada “Do You Love Me? (Chapter 2)

  1. Arggh sehun sama hana aja plisss;–; duh ini kaya friendzone bukansih? Kayanya iya/? Wkwk. Ditunggu next chap nya ya thorrr! Sorry baru komen dichap ini~ fighting thorrrrr!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s