Strangers Love

 Strangers Love

Strangers Love

Title                       : Strangers Love

Author                  : Moll @TiaraSekarPrams

Cast                       : -Do Kyungsoo 21 (Kim Kyungsoo)

-Milanny James

Other Cast          : -Kim Junmyun 22 (Kim Suho)

-Wu Yi Fan 23  (Kim Kris)

-Milanny James

-Sofaya James

Genre                   : Romance, fantasy, and other

Length : One Shoot (3.308)

Rating   : PG – 13

 

Disclaimer:

EXO member milik Tuhan, dan cast lainnya milik author. Cerita ini hanya fiksi yang di buat oleh author yang agak aneh

 

Sumarry:  Di suatu Negara yang bernama Genovia, ada kerajaan yang bernama Genov. Kerajaan tersebut di pimpim oleh raja dan ratu yang sangat adil. Mereka mempunyai 3 anak perempuan bernama, Milanny James kakak tertua dengan umur 22, Sofaya James dengan umur 21, dan si bungsu Nomana James dengan umur 20.

 

A/N        : Annyeong, ini adalah ff pertama saya, ya maklum lah pemula sorry ya kalau ff nya jelek atau ada kekurangan, komen aja buat nasihatin author.

Warning: Kayaknya ada typo dikit

 

Happy Reading

 

-Author POV-

 

Miss Nomana, ayo bangun ini sudah jam 7 gurumu akan datang jam 8 miss” Sapa seorang pelayan sambil mengetuk kamar Nomana

“Baiklah bi, saya akan turun ke bawah 10 menit lagi” Jawab Nomana sambil mengerjapkan matanya.

 

Skip

 

@Dining Room

 

-Nomana POV-

 

Aku turun ke dining room dan menyapa semua yang ada disana, tapi aku bingung tidak ada father di meja makan. Akhirnya aku putuskan untuk menanyakan kepada mother kemana dad pergi

 

Mom, di mana dad? Apakah ia masih terlelap?”tanyaku sambil mencari dad dengan mataku yang melihat ke penjuru ruangan

 

“Tidak sayang. Tadi dad pergi ke kerajaan lain karena ada urusan” jawab mom sambil memberiku sebuah roti yang telah dioleskan mentega

 

“Oh, begitu.”

 

Setelah kami semua selesai sarapan, kami semua kembali ke kamar masing-masing. Sambil menunggu guru privatku datang aku memutuskan untuk membaca buku pengetahuan ku.

 

Skip

 

Waktu belajar ku selesai jam 5 sore, setelah guruku pulang aku langsung mandi dan langsung melesat ke taman untuk mengadakan tea party dengan dua saudariku.

 

Sis, bagaimana jika kita di jodohkan dengan orang yang tidak kita kenal?” Tanyaku dengan sedikit termenung

 

“Kalau aku sih, harus tetap bertingkah layaknya proper princess.” Jawab Milanny dengan sangat santai

 

“Sebenarnya sih aku tidak terlalu mementingkan itu, aku yakin aku bisa mencintai laki laki tersebut.” Jawab Sofaya sambil menyeruput tea nya yang hampir dingin.

 

“Aku agak ragu, aku takut orang yang akan di jodohkan pada kita itu ingin merenggut kekayan kerajaan ini.”Jawabku dengan nada yang agak serius.

 

“Nom, sepertinya kamu terlalu sering menonton drama deh, ayolah sis itu tidak mungkin terjadi. Kita tidak akan dijodohkan lah.”Jawab Milanny sambil memegangi pundak Nomana

 

“Iya Nom, just calm down” Jawab Sofaya

 

Waktu dinner telah tiba aku turun dan langsung duduk di tempatku, dan aku senang dad sudah kembali dari kerajaan lain.

 

We Dad miss you so much!” Sapa kami bertiga sambil memeluk daddy

 

Girls, proper princess don’t scream too loud”J awab mom sambil menunjukan wajah kesal tapi lembut.

 

“Sorry mama” kata ku sambil menundukan wajah karena malu

 

Dad, tadi anda mengurus urusan apa?” Tanya Sofaya

 

“Tentang perjodohan. Dad tadi mengurus tentang perjodohan kalian dengan keluarga Kim. Mereka dari Korea, jadi kalian akan belajar berbahasa Korea besok dengan guru kalian.” jawab dad dengan santai.

 

What?!” (tersedak) Kami bertiga sangaat lah kaget tentang itu. Dan kami langsung meminum air untuk mengatasi tersedak ini.

 

Aku tidak pernah bisa membayangkan bahwa dad menjodohkan kami. Padahal saat tea party tadi, Milanny sudah meyakinkan kami bahwa kami tidak akan di jodohkan. Tapi kenyataanya?

 

Semua itu hanyalah harapan yang tidak tercapai. Mom and dad memang keterlaluan

 

“Besok kalian akan bertemu dengan calon pasangan kalian.” Jawab mom dengan tatapan lembut.

 

“Can we discuss it first? come on sis let’s go to my room” jawab Milanny dengan kata kata yang bisa di bilang tidak sopan.

 

“Ok” jawab dad yang dari tadi memasang muka flat.

 

Arghh aku benci perjodohan. KENAPA MOM AND DAD TIDAK MEMENTINGKAN KEBAHAGIAAN KAMI? TAHAN EMOSIMU NOMANA. Aku harus bertingkah layaknya proper princess, saat kami di kamar Milanny kami sudah tak tahan menjadi proper princess. Kami langsung terisak atas ketidak adilan ini. Percakapan dimulai dari Sofaya

 

“Nom, sepertinya kamu benar,perjodohan memang hal yang tidak menyenangkan.” Kata Sofaya sambil menyeka air mata

“Tenang Sof, Nom kita pasti  bisa melakukan ini.” Milanny sedari tadi diam tapi sekarang dia mulain membasahi pipinya tersebut.

“Mengapa ini terjadi? Aku tidak setuju!” (Air mataku semakin hebat)

 

Karena kami semua kelelahan menangis, kami ketiduran di satu kamar. Kami tidur di closet Millany yang sangat besar. Di situ ada tiga sofa besar yang empuk, jadi kami putuskan tidur disitu. Tanpa sadar mom and dad dari tadi menguping kita, sampai akhirnya kita tertidur, sebenarnya aku mengetahui itu tapi aku abaikan.

 

Morning after

 

-Author POV-

 

Salah satu dari pelayan Nomana mengetuk pintu kamar Nomana. Tapi Nomana tidak ada di tempat itu. Pelayan tersebut mulai panic dan mencari keberadaan Nomana. Namun hasilnya nihil. Karena putus asa, pelayan tersebut pun mengadaukan kejadian ini kepada ratu.

 

“Nyonya! Nyonya! Ms. Nomana tidak ada di kamarnya!” kata pelayan dengan  wajah pucat karena panic.

 

“Bi, tenang saja mereka semua tertidur di kamar Milanny semalam.” dengan wajah tersenyum melihat tingkah pelayannya

 

“Syukurlah, nyonya.” sambil mengelus dadanya.

 

 

Nomana POV

aku terbangun dari tidur ku. Aku kaget saat aku berada di dalam closet milik Milanny. Dan oh ya, aku baru teringat bahwa semalam aku tertidur disini habis menangis. Aku merapihkan diriku dan aku membangunkan kedua sister ku yang sangat pemalas.

 

 

Skip

 

Setelah semuanya rapih kami menuju dining room, saat kami di dining room kami disapa dengan senyuman hangat mom. Kami senang, karena kami bisa melihat senyum mom pagi ini. Tapi kami kaget saat mom bertanya pertanyaan yang sangat tajam.

 

“Bagaimana menangis nya semalam? Mata kalian terlihat sangat bengkak dan  sembab sayang.” sapa mom sambil melihatkan senyum yang aku suka

 

“Ya, kami sudah memutuskan. Kami tidak akan menolak permintaan mom and dad karena kami tidak mau membuat kalian kecewa.” saat aku menjawab pertanyaan  itu. Ibu tersenyum lega. Tapi bagaimana dengan kedua saudariku? mereka membulatkan mata mereka. Dan membisikan aku sesuatu.

 

“Heh! Kenpa kau berbicara seperti itu di depan mom?!”

“Aku hanya mencoba menjadi proper princess yang seperti kau katakan.”

“Baiklah. Kami akan mencoba. Sepertinya kami sudah ikhlas.”

 

Aku hanya tersenyum mendengar perkataan dua saudariku tersebut.

 

Mommy kapan keluarga Kim datang?” Tanya Sofaya penasaran

 

“Nanti malam sayang. Nanti, setelah sarapan, kalian akan belajar berbahasa Korea dengan guru kalian ” Jawab mom dengan senyum yang terpasang di wajah nya

 

“Baiklah,” Jawab kami serempak

 

Sesampai nya diruang belajar, kami memulai belajar dengan guru kami.

 

Morning, all. Hari ini kalian akan belajar berbahasa Korea standar. Pertama, saat kalian bertemu calon kalian, panggilah mereka dengan kata oppa. Mengapa kalian memanggil dengan sebutan itu? Karena saya percaya mereka lebih tua dari pada kalian. Yang kedua adalah ‘annyeong haseyo’ kata ini untuk menyapa seseorang. Untuk Sofaya dan Milanny, jika kalian dipanggil ‘noona’ dengan calon Nomana. Itu untuk panggilan laki laki ke perempuan lebih tua. Blablablablablablablablablablabla.

Sepertinya itu saja. Jika kalian tidak mengetahui apa yang mereka bicarakan, telfonlah saya.”

 

“Terimakasih miss!” Jawab kami sermpak karena senang tahu bahasa asing yang baru.

 

Skip

 

Malamnya kami sudah bersiap siap di kamar kami. Aku memakai dress selutut berwarna ungu dihiasi dengan mahkota warna putih, Milanny memakai dress di atas lutut dengan warna hitam pekat dan dihiasi mahkota soft pink, dan Sofaya memakai dress di bawah lutut dengan warna kuning dan mahkota kuning juga. Kami bertiga memakai kalung bintang potongan yang jika di sambung dengan kalung Sofaya dan Milanny bisa tersambung jadi satu. Di belakang kalung itu tertulis inisial nama kami yaitu M, S, N. Saat kami di bawah kami menyapa keluarga Kim dengan ramah. Kami memperkenalkan diri kami satu satu .

 

Nomana Pov

“Annyeonghaseyo, je ileum Nomana James imnida.” Kataku dengan gugup di depan salah satu pemuda bermata besar.

“Annyeonghaseyo, je ileum Kim Kyungsoo imnida.” Perkaannya sangat lah lancar aku kagum

 

Milanny pov

“Anyyeong, my name is Milanny James><.”  Oh tidak aku kebablasan memakai bahasa inggris! aku sangat maalu dengan hal ini sampai sampai semburat merah keluar dari pipiku. tapi pemuda di depan ku hanya tersenyum dan memperkenalkan dirinya.

 

“Annyeonghaseyo, Kim  Kris, my lady.” OMG GOD YOU BE KIDDING ME HE WAS SO HANDSOME!

 

 

Sofaya POV

 

“Anyyeong, This is Sofaya  James.” akh aku sangat gugup malu dan terbata bata. God help me pleaseeee

“Annyeonghaseyo, my name is Kim Junmyoon you can call me Suho.”

 

author pov

 

setelah selesai makan malam, mereka semua berbincang di ruang keluarga.

 

Girls, ajaklah pemuda ini ke kamar kalian.” sapa mom

 

“Yes mom we will.” jawab mereka serempak.

 

@KamarNom

 

“Jadi namamu Kyungsoo?” Tanyaku sangat gugup.

“Ya” jawabnya sangat singkat, padat, dan jelas.

“Kyungsoo oppa, apakah kau mau di jodohkan seperti ini?”

“Aku mau mau saja. Bagaimana denganmu?”

“Aku mau mau saja kok”

 

situasi saat ini sangatlah canggung. Aku rasa Kyunsoo adalah orang yang dingin, aku tidak tau harus berkata apa aku seperti dianggap angin lalu olehnya. Sepertinya aku sudah muak dengan perjodohan ini.

 

“Janganlah menganggap situasi ini awkward. Aku bukan orang yang dingin. Dan aku juga tidak menganggapmu seperti angin lalu. Aku hanya sedikit susah beradaptasi dengan orang baru.”

 

“Kyungsoo oppa, bagaimana kau bisa tau isi hatiku?” tanyaku dengan reflek aku padahal tidak mau mengucapkan kata kata ini.

 

“Aku bisa itu karena keturunan keluargaku. Nomana, apa kau percaya kita bisa mencintai orang asing? Kamu dan aku kan orang asing. Sama sama baru mengenal” katanya dengan memperlihatkan senyuman yang sangat manis.

“Aku tidak tahu oppa, aku sedikit ragu. But I believe that.” jawabku gugup dengan senyumku yang dipaksakan

 

“Aku juga yakin aku bisa mencintai mu Nomana”

 

“hm”

 

“Apa pelajaran kesukaanmu?”

 

“Matematika! Bagaimana dengan oppa? Apa oppa adalah kutu buku? Apa oppa suka belajar?” beberapa pertanyaan aku tujukan untuk Kyungsoo

 

“Aku juga suka pelajaran matematika! Aku juga kutu buku! aku menghabiskan waktuku untuk belajar.”

 

“Kita sama!” Karena aku terlalu senang tiba tiba aku memeluk Kyungsoo oppa tanpa perintah dari otaku dan dia juga membalas pelukanku.

 

“Maafkan aku oppa aku tidak sengaja.” kataku malu malu dan tiba tiba wajahku memerah. Lebih tepatnya pipiku yang memerah seperti udang rebus.

 

“hehe tidak apa” sepertinya muka kyungie oppa juga merah.

 

“Oppa, apakah kau mau ke taman belakang?” tanyaku dengan penuh harap.

 

“hm… baiklah” jawab kyungie oppa sambil menarik tangan ku. Aku merasakan hangat, nyaman, dan jantungku kurasa berdebar-debar.

 

@TamanBelakang

di sini sangatlah sepi. Aku dan Kyungie oppa memejamkan mata dan merasakan angin yang menerpa lembut pipi kami. tanpa sadar Kyungie oppa merangkul pundak ku. aku langsung merasakan debaran jantungku lagi. Aku tidak tahu apa ini. Apakah aku jatuh cinta? Oh tidak Nomana janganlah berfikir yang tidak tidak. Dalam rangkulannya aku berkata “Oppa, apakah kau bisa…..” kata kataku terhenti saat mom memanggil kami dari taman dan aku langsung berjalan beriringan dengan oppa sambil memegang tangannya.

 

“Wah! Sepertinya ada yang sudah akrab nih!” sindir mom sambil sedikit tertawa

 

“hehehe iya mom” jawabku sambil malu malu.

 

“eomma, kapan pernikahan ini dilaksanakan?” tanya kyungie dengan penasaran

 

“iya, ahjuma kapan pernikahan ini dilaksanakan?” tanyaku dengan sangat penasarang

 

“Tadi kami telah berdiskusi tentang ini. Jadi, pertunangan ini dilakukan satu bulan lagi.

di hari pertama, pasangan yang bertunangan adalah kakak pertama kalian. Yaitu, Milanny James dengan Kim  Kris. Lalu hari kedua kakak kedua kalian. Yaitu Sofaaya James dan Kim Suho. Dan hari terakhir adalah kalian. Kyungsoo dan Nomana. Pernikahan juga di lakukan dengan tahap yang sama. Apakah kalian semua mengerti?”

Kami pun hanya ber-oh ria. Tapi ada rasa sedikit kecewa, karena kami menikah paling terakhir. Lalu pertanyaan aneh pun di lontarkan oleh aunty. dia bertanya “apakah kalian sudah mendapat first kiss kalian?” Tanya ahjumma dengan sangat penasaran. Lalu Milanny dan Sofaya mengangguk, tapi aku dan Kyungsoo  menggeleng dengan sangat cepat.

 

“Kenapa kalian tidak melakukan first kiss kalian?”

“Menurut kami sepertinya kami masih terlalu muda. Tapi kami tadi hanya berpelukan sebentar. Tidak apa kan?” jawab ku dengan ragu ragu

 

“Iya eomma, umur kami saja masih di bawah 22 jadi, kami tidak sepatutnya melakukan hal itu.” Jawab kyungie dengan sangat mantap.

“Oh, baiklah jika itu kemauan kalian. Eomma terima. Tapi mulai sekarang, Milanny, Sofaya, dan Nomana harus memanggil kami berdua dengan kata eomma dan aboeji.  Bagaimana?” tanya aunt, dengan senyumannya. Dan mom juga menambahkan satu hal lagi yaitu. “Untuk, Kris, Suho, Dan Kyungsoo panggil kami dengan sebutan mom dan dad.” Dan diakhiri oleh anggukan ketiga saudara tersebut. “Oh ya, dan kalian bertiga anatarkan mereka ke kamar mereka. Milanny antarkan Kyungsoo, Aunty dan Uncle ke kamar mereka. Sofaya, antarkan Kris ke kamarnya. Dan Nomana antarkan Suho ya.” Perintah mom sambil mendorong kami.

 

“Suho-ssi, maaf maksudku Suho oppa apa pendapatmu tentang kakak ku?” Tanyaku memecah keheningan diantara kami.

 

“Menurutku dia anak yang pendiam tapi perhatian.” jawab Suho dengan sanagat santai.

 

“Oh kau mengenal baik tentang kakak ku. Tapi kalau menurutku kakak ku adalah orang yang sangat ceria di hadapan teman teman nya. Mungkin dia merasa canggung jika bertemu denganmu.” jawabku panjang lebar memberitahunya.

 

“Apa menurutmu tentang dongsaengku?” tanyanya menghadapku.

 

“hmm, awalnya aku kira dia orang yang pendiam, dingin, dan mengangggapku seperti angin lalu saat aku bertanya. Tapi saat kami mengenal lebih dekat aku rasa dia orang yang baik, dia berkata pada ku bahwa dia orang yang susahberadaptasi dengan orang baru.” jawabku panjang lebar.

 

“Oh begitu.”

 

“Ah! Ini dia kamarmu. Biar aku beri instruksi. Di samping kanan mu adalah kamar Kris oppa, Di sebelah kiri mu adalah kamar Kyungsoo oppa. Di depan kamarmu itu adalah kamar orang tuamu. Jika kamu ingin mengunjungi kamar kakakku atau aku, datanglah ke lantai atas dan langsung tanyakan saja pada pelayan ku. Oke?”

“Oke terimakasih ya, Nomana!” katanya sambil mengacak pelan rambutku

 

“Baiklah aku akan ke kamarku, aku mau istirahat. Jika kau butuh apa-apa, bunyikan bel dan pelayan akan datang.”

 

“Fine thank’s for your instructions my lady.” sambil membungkukan badannya. Aku juga membalas bungkukannya.

 

Morning after

‘tok tok tok’ bunyi pintu kamarku. ‘SIAPA SIH PAGI PAGI UDAH RIBUT!’ Gerutuku dalam hati. Dalam keadaan kusut aku membuka pintuku dengan malas.

 

“Siapa?” tanyaku sambil membuka pintu

 

“Hai’ Sapa pemuda tersebut, dengan senyumannya dan suaranya yang sedikit berat. Aku mencoba untuk membuka mataku yang masih seikit terlelap.

 

“Kau jelek sekali habis tidur” jawab orang tersebut sambil tertawa. Aku baru menyadari bahwa itu adalah Kyungie oppa.

 

“HEH BABO! MANA ADA ORANG BANGUN TIDUR LANGSUNG MENJADI CANTIK!” jawabku marah

 

“Janganlah marah Princess ku. Nanti cantikmu hilang.” Jawabnya sambil mengelus pelan rambutku.

 

“Ada apa oppa datang ke sini?” Tanyaku sambilbersandar di pintu kamarku yang tertutup.

 

“Aku ingin mengajak mu olahraga. Ayo cepat ini sudah  jam 6 sayang” Jawabnya sambil mendorongku ke closet ku untuk berganti baju.

“Baiklah kau tunggu di bawah nanti aku akan menghampirimu.” jawabku sambil sekilas mencium pipinya

 

“Oke!” jawabnya sambil berjalan keluar dari kamarku

 

SKIP

Kyungsoo POV

Aku turun sambil menyiapkan minuman dan sedikit bekal untukku dan Nomana. Sebenarnya aku sedikit kaget saat Nomana membentaku. Tapi tidak apa lah. Saat ku lihat dia turun dar kamarnya, aku sangat terpesona. Wajahnya yang natural tanpa menggunakan make-up, rambutnya yang di kuncir kuda, dan memakai baju polos berwarna ungu, dan training yang sama. sangatlah cantik.

 

“Ayo Nomana kita berangkat” Kataku sambil menggandeng tangannya.

“Sebentar aku akan bilang ke pada pelayan ku bahwa aku pergi. Sebentar ya.

 

@Gelanggang olahraga

Aku dan Nomana bermain badminton. Ternyata di sisi dia anak yang kalem, halus dan pendiam, dia adalah anak yang suka dengan olahraga. Aku suka perempuan yang seperti itu. Terkadang manis dan terkadang tomboy. Dan akhirnya permainan diakhiri dengan aku yang menjadi pemenang. Dengan skor yang sangat tipis yaitu 15-14.

 

“Oppa jahat tidak mau ngalah sama perempuan!” katanya memukul lenganku pelan

 

“Sudahlah itu kan hanya permainan. Kau lapar kan? Ini tadi aku membawa ini untuk

mengisi perut.” kataku sambil menyodorkan roti padanya.

 

“Oh ya oppa hari ini kita akan memilih baju untuk pernikahan. Aku lupa memberi

tahumu semalam.”

 

“Aku sudah tau dari kakakmu” jawabku singkat. “Ayo kita pulang aku igin mandi!” Kataku sambil menarik tangannya.

 

Skip

Author  Pov

@Butik Madam de Borke

 

Hello, Nomana, Milanny, Sofaya. Can I help you?” Sambut Madam Bosche dengan ramah.

 

“Yes mam, we need a outfit for our wedding.” kata Milanny tiba tiba

 

Yes mam, can you show us you’re wedding outfit collection?” Kata Nomana dengan pelan.

 

Setelah mereka berkutat selama 1 jam akhirnya mereka menemukan pakaian yang pas

laki laki semuanya mengenakan jas . Kalau untuk perempuan mengenakan pakaian yang bberbeda beda sepeti, Milanny memakai gaun panjang yang pinggang sampai kakinya mengembung seperti ini:

 

 

 

Sofaya mengenakan dress dengan lengan. Tapi, dress miliknya tidak mengembung sama sekali seperti ini:

 

 

 

 

 

 

 

Nomana mengenakan dress selutut dengan lengan. Dress miliknya menggembung seperti ini:

 

Setelah semua urusan sudah selesai, dan mereka semua sudah memiliki kerajaan masing masing, hari pernikahan mereka pun terlaksanakan.

 

Nomana POV

 

Aku sangat lah gugup menghadapi hal ini saat aku di gedung pernikahan, kedua kakak ku langsung menyuruh aku untuk tenang.

 

“Sis, santai saja, tidak perlu terlalu tegang. mukamu menjadi pucat tuh” kata Milanny sambil mengelus punggungku.

 

“Bagaiman aku mau tenang 15 menit lagi acaranya di mulai!’” kataku sedikit emosi

 

“Tarik nafas dalam dalam dan keluarkan lagi.” kata Sofaya menenangkanku.

 

Saatnya dimulai. aku sangat gugup akan hal ini. Aku menatap pemuda di depan ku dengan senyuman. Setelah kami mengucapkan janji suci, kami melakukan first kiss kami.

 

Setelah acara selesai kami kembali ke rumah untuk beristirahat. Acara selesai sekitar jam setengah sebelas malam. Setelah kami sampai di kamar, aku langsung duduk di sofa, keheningan menyelimuti kami lalu Kyungsoo memecah keheningan kami.

 

“Acara yang melelahkan tapi menyenangkan ya.” aku dengar suaranya sangat pelan. Sepertinya dia kecapean.

 

“Iya, oppa silahkan kau mandi duluan, sebentar ya aku siapkan air hangat.”  kataku sambil beranjak menuju kamar mandi.

 

“Tidak usah. Aku bisa sendiri.” Jawabnya sambil masuk ke kamar mandi.

 

“Baiklah jika tidak mau. Aku akan turun sebentar ya.”

 

“……”

 

@Diningroom

Ibu ini adalah hari yang sangat melelahkan. heels yang kupakai sangatlah membuatku sakit.” Kataku memelas

 

“My daughter, you are a woman now not a girl anymore. Stay strong ya.” Kata mom memberi semangat.

 

“Mom, aku mau air hangat.” kataku manja

 

“Baiklah mom akan minta pelayan untuk membasuh kaki mu”

 

@The same time but different place

 

Kyungsoo pov

 

Dimana Nomana padahal dia kan kecapean ingin mandi, sekarang di mana yeoja kecilku itu? Tanyaku dalam hati. Saat aku ingin keluar aku melihat seorang pelayan di depan kmarku dan aku putuskan untuk menanyakan di mana Nomana

 

“Bi dimana Nomana?”

 

“Nomana ada dibawah tuan, saya mau membasuh kakinya yang sakit. Apakah tuan hendak ke bawah bersama MS. Nomana?”

 

“Baiklah bi, saya akan ke bawah. Apakah saya bolehmembasuh kaki saya juga?” Tanyaku penuh harap.

 

“Boleh tuan muda.”

 

sambil menikmati kakiku yang di basuh, aku membuka percakapan dengan Nomana

 

“Nom, kemana kita berbulan madu?”

 

“We’re going to Dutch hon.”

 

“Oh. ok, fine”

 

skip

 

saat di kamar aku dan Nomana langsung terlelap karena sudah terlalu capek. Kami berdua tidur memunggungi satu sama lain karena risih. Paginya karena aku merasa terganggu akhirnya aku mencoba membuka mataku. Dan aku melihat tangan mungil melinkar di pinggangku. Aku melihat Nomana yang badanya menggigil lalu saat aku mencoba memegang dahinya, terasa sangat panas. sepertinya di sakit aku langsung berlari ke bawah untuk mengambil air dingin untuk mengompres dahinya. Setelah urusan itu selesai aku memnggil dokter kerajaan untuk memeriksa nomana.

Lalu dokter berkata “Sepertinya Nomana hanya terlalu capek. Saya pastikan dia tidak apa apa jika meminum obat dengan rutin.” Ujar dokter sambil member obat.

 

“Terimakasih dok.” Kata Ku dengan muka yang terlampau pucat karena cemas

 

“Tuan, anda tidak perlu terlalu cemas. Jika anda terlalu cemas, anda akan sakit juga.” Kata dokter sambil berlalu dan membungkukan badanya. Aku hanya membalas itu dengan senyuman.

 

Setelah dokter pergi aku langsung membangunkan Nomana yang tertidur untuk makan dan segera minum obat.

 

“Nomana, ayo bangun. Kamu harus makan untuk minum obat.” Kataku pelan sambil mengguncan pelan bahu Nomana.

 

“Oppa, aku pusing sekali. Aku tidak ingin makan…” jawabnya memelas dan sangat pelan seperti berbisik

 

“Ayolah, jika kamu tidak mau, kamu akan sakit terus terusan.” kataku sambil menyodorkan bubur. Dia telah memakan lima suap bubur. Tapi dia langsung mengelak dengan beralasan sudah kenyang. Setelah minum obat dia langsung tertidur. Setelah dia tertidur aku langsung ke bawah untuk sarapan.

 

“Mom, aku sudah memutuskan, aku akan pergi ke Dutch bersama Nomana” Kataku sambil makan

 

“Baiklah bagaimana kalian pergi ke sana liburan musim dingin?”

 

“Oke mom”

 

-THE END-

 

Maaf ya ff nya nge gantung. thx udh baca. sorry some typos

 

 

Iklan

14 pemikiran pada “Strangers Love

  1. Perhatian! Nama di ff ini ada yang salah, yang main cast nya itu harusnya Nomana James sama Do Kyungsoo, bukan Milanny James sama Do Kyungsoo

  2. Kyaaa >.< So sweet ih cuma sayang banget ngegantung …. Sequel dong thor :))
    Itu ceritanya Nomana asal mana thor?
    Aku gak first comment ih 😦
    Terus berkarya ya thor !

    • Makasih yaa udah mau baca…. Author tadinya bingung pada suka gak ya? Ff ini tadinya author gak mau kirim, tapi coba coba dulu lahh

  3. Anyyeong aku temn almayuka eon.. dia yg suruh aku bacaff ini.. keren lhoo… unnie req poster yaa ke aku perantara unnie almayuka yg judulnya new parents hehehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s