Geurae Wolf !!! Naega Wolf !! (Chapter 4)

GEURAE WOLF!!! NAEGA WOLF!!(CHAPTER 4)

EXOOOOO

Author : @aauliawaw / hyemi jung

Title : geurae wolf! Naega wolf!!

Main cast :

Kim hyun ji(as you)

Exo-m kris

Exo-k Kai

Exo-k Sehun

Exo-m luhan

Support cast :

Park ji neun (sahabat hyun ji)

All members exo

Genre    : supranatural, fantasy,romance, school life,family

Length   : multichapter (tergantung readers sih sebenernya J)

Rating   : PG – 17 (untuk kata-kata kasar dan kata kata yang kurang pantas diucapkan)

Duh maaf ya .. Ini baru bisa update, sebenarnya ini udah dari bulan mei awal selesainya tapi karena alasan klasik, yaitu tugas dan ulangan yang baru selesai pada bulan juni ini… mainhaeyoo readers 😦

Disclamire : annyeong yeorobunnn.!! Semoga kalian suka dengan ff saya ini tepuk tangan pake kaki .. Jujur ini ff pertama aku, dan aku terinspirasi banget sama exo-wolf,this is a favorite song.. Hehehe. Oke langsung aja deh daripada kelamaan. Maaf ya updatenya kelamaan dikarenakan beberapa alas an, aku memutuskan untuk menjadikan ff ini menjadi freelance.

Aku memang author baru yang masih amatiran, tapi ku harap kalian semua menyuKai ff.ku ini , sekali lagi gomawo buat admin exo fanfiction yang sudah membantuku untuk mempublish ff.ku ini, dan pastinya untuk para readers tercinta ❤

Sebelumnya aku mau bilang aku pernah nge-publish ff ini di salah satu blog fanfiction exo, tapi hanya chapter 1 saja dan tidak dilanjutkan. Untuk chapter selanjutnya aku lanjutkan di sini dan juga blog peribadiku Kaiaulia17.wordpress.com

 

Maaf ya kalo updatenya lama banget t.t… udah 2 bulan gak update T.T

duh maaf kebanyakan bicara nih aku,, okay langsung aja ne…

 

 

 

 

 

—————————++—————–

 

 

FULL OF AUTHOR POV

 

Chapter 4 begin…

 

Author pov

Kai yang tak sengaja melewati dapur ketika ingin ketoilet, ia melihat Hyunji yang sedang kesusahan mengambil gelas diatas lemari. Senyum dibibirnya pun melebar. Kai berusaha menghampiri Hyunji bermaksud untuk membantunya,

Tapi ketika selangkah lagi mencapai Hyunji Kai dikagetkan dengan suara ledakan tepat di sudut ruangan yang membuatnya kaget setengah mati, sama halnya dengan Hyunji. Ia pun reflex berjongkok dan tanpa Hyunji sadari, gelas- gelas diatas lemari berjatuhan menimpa dirinya.

Kai dengan sigap berlari menghampiri Hyunji, membawa Hyunji kedalam pelukan tererat yang tak pernah ia berikan pada siapapun.

*tingg..

Sepersekian detik tubuh mereka berdua menghilang begitu saja entah kemana. Kai sendiri tak yakin ia membawa tubuhnya dan Hyunji,  yang penting Hyunji selamat.

Ya ..dan untuk kedua kalinya dia berteleport demi Hyunji-nya.

 

 

——————————————-

Author pov

Entah apa yang terjadi, kenapa tiba-tiba ada ledakan di apartemen Hyunji. Yang jelas, ledakan ini sungguh aneh, bagaimana tidak, jika ada ledakan otomatis akan membuat hancur bangunan disekitarnya, tetapi ini, bahkan para tetangganya pun berkata bahwa mereka hanya mendengar suara seperti barang jatuh dari kamar apartemen sebelahnya.

Aneh bukan?

Yah.. Kita bisa melihat dua alasan untuk kejadian satu ini. Yang pertama adalah bisa saja tembok yang dibuat diapartemen ini sangat lah kuat, sehingga kebal terhadap suara ledakan apapun(?) *adakah yang percaya itu?

Alasan kedua adalah sudah jelas ini trick kotor yang dipaKai para komplotan serigala itu. Komlpotan serigala licik yang sukanya hanya membuat kekacauan disana-sini. Mungkin ini adalah trick gabungan kekuatan mereka. Kalau benar ini adalah ulah mereka, berarti mereka telah mengetahui keberadaan Hyunji, dan pastinya Hyunji  dalam bahaya sekarang ini.

———————————–

Oke lupakan sejenak berbagai asumsi tentang kejadian ini, sekarang kita kembali ke tokoh kita yang satu ini, yaitu oh Sehun. Oh, rupanya Sehun ketiduran diruang tamu karena terlalu lama menunggu temannya itu.

Selang beberapa detik, matanya mengerjap lucu lalu Sehun menguceknya (?) , khas orang baru bangun tidur. Headphone yang terhubung dengan Ipodnya masih setia bertengger pada telinganya, sepertinya ia tak mendengar suara ledakan apapun dari dapur sana, bagaimana bisa semua ini terjadi? -.- #authorikutbingung-.-

 

“duh.. Kenapa Kai dan Hyunji lama sekali sih didalam, aku jadi penasaran apa yang mereka lakukan saat ini.. Kekekeke”

Sambil mengumpulkan nyawa karena baru bangun tidur, Sehun pun berjalan perlahan menuju dapur, dengan headphone yang sekarang bertengger dilehernya.

  1. .

“duh, kenapa perasaanku tiba-tiba tak enak seperti ini ya, Kaiii-ahh.. Hyunji-ahhh apakah kalian didalam??”

“sigh.. Heol..bau apa ini, seperti benda yang hangus, dan tunggu, aku mencium bau lain.. Shit!! Ini bau serigala licik yang satu itu. Ohh.. Astaga.. Jangan jangan Kai dan Hyunji…”

 

Setelah menyadari sesuatu yang aneh, Sehun pun berlari menuju dapur dan mematung seketika dengan keadaan dapur yang bisa dibilang apakah ini layak disebut sebagai dapur. Berantakan!! Seperti baru saja dijatuhi sebuah bom atom yang sama untuk meluluhlantakan kota hirosima pada perang dunia kedua saat itu.

Matanya pun sekarang tak kalah sama besarnya dengan punya kyungsoo, (re: teman seperguruan(?) Sehun yang biasa dipanggil D.O). mulutnya menganga, entah apakah ada lalat yang masuk kesana.

Kakinya maju perlahan mendekat kedalam dapur. Mata tajamnya senantiasa menelusuri setiap bagian dapur mencari kedua temannya tersebut.

“Kai-ahh, Hyunji-ahh, apakah kalian bisa dengar aku?”

Tanya Sehun dengan sedikit bergetar. Bermacam-macam asumsi negative berhinggapan masuk kepikirannya. Seperti apakah baru saja ada serangan teroris atau serigala licik itu mendadak diapartemen ini? Dan mereka menculik Kai dan Hyunji. Dan sebagainya, pertanyaan terbesar Sehun adalah mengapa ia sama sekali tak mendengar suara ledakan apapun dari ruang tengah?? Padahal terjadi something yang besar disini??

“Kai-ahh, hyun—–“

 panggil Sehun sekali lagi hanya ingin memastikan apakah kedua temannya masih disini atau tidak. Sebelum sebuah bantingan keras pada pintu utama mengagetkan Sehun seketika.

Brakkk…

“Hyunji-ahh, apakah kau dida—-. Sehun apa yang—yang kau lakukan disitu? OHH ASTAGA DAPURKU?? APA YANG SEBENARNYA TERJADI DISINI!!!!”

Kris datang dengan wajah yang menurut Sehun seperti ingin memakan manusia saja, seram sekali.

“hyungg.. Ak—aku juga tidak tahu, akan kujelaskan sepengetahuan saja ya hyung”

Jawab Sehun terbata-bata, jujur saja ia agak takut dengan kris saat ini(re: saat kris sedang marah tentunya)

“oke.. Tapi dimana Hyunji saat ini?”

Sergah kris mencoba menenangkan dirinya yang masih sedikit shock dengan keadaan dapurnya itu. Ia pun melonggarkan sedikit dasinya yang sempat membuatnya tercekik beberapa saat lalu, sambil menuju keruang tengah untuk mendengarkan penjelasan Sehun tentang kejadian ini.

Sehun pun menjelaskan semuanya pada kris, mulai dari dia datang kesini dan kaget melihat penampilan Hyunji yang sedikit berantakan, dengan sudut bibirnya yang sedikit berdarah, lalu saat Kai bilang ingin ketoilet, dan beberapa selang waktu kemudian saat Sehun menuju kesana, dapur sudah seperti kapal pecah. Ia bahkan tak bisa menemukan kedua temannya itu disana. Ia jadi panik sendiri dengan kondisi saat ini sampai akhirnya kris datang. Ia juga menceritakan bahwa sekilas ia mencium bau serigala lain yang sangat kuat didekat dapur tadi.

 

“dugaan kuat ku saat ini adalah ada yang mencoba bermain-main dengan kita dengan melibatkan Hyunji sebagai umpannya hyung, tentang menghilangnya Kai dan Hyunji jelas Sehun pada kris.

“tapi bagaimana dengan Hyunji dan Kai saat ini hun?”

“bisa saja Kai membawa Hyunji berteleportasi hyung, sudahlah lebih baik kita hubungi Kai terlebih dahulu, untuk memastikan Hyunji aman bersamanya”

Dan saat itu juga Sehun dan kris mencoba menghubungi handphone Kai dan Hyunji berulang kali, untuk memastikan keadaan mereka saat ini.

 

———————————————————

 

 

Back to Kai dan Hyunji.

 

Sesosok gadis yang tampaknya tertidur pulas mulai menggeliat, merasa tak nyaman dengan tubuhnya saat ini, seperti dipeluk posesif oleh seseorang. Gadis itu pun mengerjapkan matanya perlahan, mencoba menyesuaikan cahaya yang masuk dengan lensa matanya. Khas seperti orang baru bangun tidur.

“heol … oh.. Apakah aku mimpi ? Atau aku sudah mati sekarang? Kenapa ada malaikat dihadapanku ini? “

“oh Tuhan… kalau ini mimpi, tak apa seperti ini, asalkan aku bisa memandangnya setiap hari sepuasku. Aku berharap tak bangun dari tidurku”

Gumam Hyunji seraya melihat pemandangan menakjubkan dihadapannya sekarang ini, seorang pemuda bak malaikat dengan rambut brighty young grey (*rambut Kai Overdose era)  dengan kulit tan selembut kapas yang tak kalah jauh darinya, bibirnya yang tebal merah menggoda, dan jangan lupakan garis rahangnya yang tegas dan menakjubkan ini.

Siapa yang tak terpesona bila mahkluk seperti itu ada dihadapanmu?

Butuh waktu yang cukup lama untuk Hyunji mengagumi mahluk buatan sang pencipta yang sangat tampan ini. Tapi kenapa ia merasa sangat familiar dengan namja malaikat dihadapannya ini?

Sepersekian detik kemudian mata namja malaikat-nya pun terbuka perlahan juga. Mencoba melakukan apa yang dilakukan Hyunji saat terbangun tadi,

Kai mengerjap perlahan, tubuhnya membeku melihat Hyunji yang sedari tadi memandanginya terpana itu. Untuk pertama kalinya ia melihat Hyunji dengan jarak yang amat sangat dekat ini, bahkan Kai bisa merasakan hembusan nafas Hyunji tepat diwajahnya. Setelah puas saling mengagumi satu sama lain, Kai tersadar bahwa posisinya saat ini sangatlah tidak nyaman. Tangannya mulai bergerak resah. Otaknya berkata bahwa jauhkanlah tanganmu dari tempat yang seharusnya tidak kau sentuh itu.

Seakan sadar sepenuhnya Kai melepas pelukannya pada Hyunji dan reflex menjauh dari Hyunji. Sama seperti halnya Hyunji ia pun agak terlonjak kaget dengan perbuatan mendadak Kai tadi. Keduanya saling tertunduk malu di pinggir tempat tidur, sampai sebuah dering handphone dari salah satu milik mereka berdering dengan kerasnya.

Kai bergegas berdiri mengambil handphonenya yang ternyata berbunyi dan berjalan menuju ke arah pintu. Menyisakan tanda tanya penuh pada Hyunji yang sekali lagi masih mencoba mencerna apa yang terjadi padanya saat ini.

“yeobeoseo??” 

“…..”

“mianhae hyung.. Ia dia—– bersamaku sekarang”

Kai melirik Hyunji sebentar lalu kembali melanjutkan perkataannya pada orang disebrang sana.

“……”

“aku juga tak tahu apa yang terjadi hyung, apa Sehun masih bersamamu?”

“……”

“arra..arra.. Aku akan menjelaskannya nanti hyung. Ia dia aman bersamaku..ini sudah malam hyung.. beristirahatlah..hmm annyeong”

Kai pun memutuskan sambungan dan menatap Hyunji kembali. Sebenarnya ia takut sekali kalau kalau gadis ini memintanya menjelaskan apa yang terjadi sebenarnya, Kai rasa ia belum terlalu siap sepenuhnya sekarang..

Sebenarnya sedari tadi Kai menjawab telepon, Hyunji pun bertanya-tanya kenapa ia bisa berada dikamar yang menurutnya asing baginya. Setahunya tadi berada didapur apartemennya ingin membuatkan minum untuk kedua tamu yang tak diundangnya sebelum suara ledakan–

“—- ohh… astagaa.. Benar suara ledakkan itu“ gumam Hyunji pelan.

“bagaimana aku bisa berakhir dikamar ini dan saat aku membuka mata, aku melihat sosok malaikat tampan, yang tak lain adalah Kai, teman sekelasku dan kami– ..kami bedua saling berpelukan.. Ohh astaga..”

Wajah Hyunji mendadak memerah karena mengingat kejadian satu itu, tapi bukan itu yang harus ia pikirkan sekarang.

“gwaenchanayo Hyunji-ah?”

Tanya Kai sambil menepuk pelan pundak Hyunji.

“ oeh??” Hyunji menatap Kai ragu.

“oh.. Itu kris hyung, yang menanyakan kabarmu”

jawab Kai ragu-ragu sambil menggaruk belakang kepalanya yang tidak gatal itu. Hyunji hanya menganggukan pelan kepalanya.

“ohh,, dan ini adalah kamarku Hyunji” tambah Kai. Hyunji terlihat mengerutkan dahinya dan menaikkan sedikit alisnya.

“ bukankah tadi kita diapartemenku Kai?” Tanya Hyunji ragu

“ ummm… iya “

“bagaimana—“

 

  1. .

Hyunji menegang dan membeku sempurna setelah mendengar kata kris dan kamar yang terlontar dari mulut Kai. Ya benar sekarang Hyunji dapat mengingat semuanya, ia benar benar tak sedang bermimpi tadi. Kai dan Sehun berkunjung keapart–—oh.. bagaimana ia bisa membawaku ke kamarnya dalam waktu yang singkat, kecuali kalau dia—

“jelaskan padaku Kai” cicit Hyunji dengan suara gemetar dan takut.

apa maksudmu Hyunji-ah??”

“ aku rasa ada yang aneh pada dirimu..siapa kau sebenarnya?? bagaimana bisa kau—kau membawaku pergi  berpindah tempat secepat itu?”

Tanya Hyunji sekali lagi dengan wajah gemetar dan ketakutan seperti habis melihat hantu, bahkan ia sampai meneteskan air matanya. Dan ketika Kai ingin menyentuh pundaknya Hyunji menepis dan mundur beberapa langkah menjauhi Kai. Kai menghela nafas berat.

apa maksu—“

“ JANGAN PURA PURA BODOH KAI..!! AKU TIDAK  CUKUP BODOH UNTUK MENYADARI SESUATU YANG ANEH DISINI, BAHKAN SEMENJAK ORANG CHINA ITU DATANG KAU BERUBAH KAI!!! SEBENARNYA SIAPA DIRIMU DAN APA MAU MU PADAKU HAH!! KATAKANLAH!!

Hyunji pun meledak, marah entah pada siapa. ia bahkan tak tahu apa yang ia katakan sekarang ini, ia hanya mencoba mengungkapkan isi hatinya yang akhir-akhir ini campur aduk akibat kejadian aneh yang menimpanya.

 “china? Maksudmu luhan?. Hyunji, tenanglah.. kita bisa membicarakan ini dengan kepala dingin”

bujuk Kai pada Hyunji, sebenarnya Kai tahu bahwa kejadian seperti ini akan terjadi, hanya saja ia tak menyangka bahwa Hyunji akan meledak seketika seperti ini.

“ PERSETAN DENGAN SIAPA NAMANYA!! ..TENANG KATAMU??? BAGAIMANA AKU BISA TENANG DENGAN SEMUA INI!! “

“OH TUHAN, JELASKAN PADAKU SATU HAL YANG MEMBUAT SEMUA INI MASUK AKAL KAI, JUJUR SAJA AKU MERASA SEPERTI ORANG GILA SAAT INI YANG BERTERIAK UNTUK SESUATU DILUAR NALAR MANUSIA NORMAL SEKALIPUN UNTUK DIBENARKAN KEABSAHANNYA!!!”

kini Hyunji terus mundur hingga punggungnya menabrak tembok dibelakangnya.

 

“ oke.. Hyunji aku akan menjelaskan semuanya, kuharap kau mengerti. seperti yang kau pikirkan bagaimana bisa aku berpindah tempat seperti ini—-“

Kai menghentikan sejenak perkataannya, karena ia mencoba berteleportasi lalu muncul lagi tepat 5 meter dihadapan Hyunji sepersekian detik kemudian.

 “—-dalam waktu yang bahkan tak sampai satu detik, karena aku sebenarnya adalah seorang manusia serigala yang mempunyai kekuatan berteleportasi, Hyunji. Aku dan kelompok ku mempunyai kekuatan yang berbeda untuk melindungi diri dari musuh dan tentunya melindungimu dari tangan-tangan jahat Hyunji-ah”

Jelas Kai penuh harap pada Hyunji, semoga saja Hyunji tak pingsan dengan pengakuannya barusan. Kai terus saja menunggu respon dari Hyunji saat ini yang tetap diam seribu bahasa dengan mata melebar sempurna.

Apakah kalian tahu bagaimana reaksi Hyunji saat ini?? Ohh.. jangan ditanyakan lagi, Hyunji mendadak seperti manusia yang diambil secara paksa nyawanya oleh malaikat pencabut nyawa.

Hyunji membeku seketika ditempat, ia lupa bagaimana cara bernafas untuk saat ini dengan Mata dan mulutnya melebar sempurna, keringat sebesar biji jagung mulai mengucur didahinya. Untung saja ia tak terkena serangan jantung mendadak saat ini. Bahkan menurutnya ini lebih mengerikan daripada ketika kau dikutuk menjadi es oleh ratu es difilm Narnia. Hyunji mencoba sekuat mungkin mengembalikan kesadaran dirinya saat ini.

“melin—lindungiku apa??  kk–Kai.. a-apakah KAU TIDAK WARAS KAI!! Ohh apa aku yang sebenarnya sudah gila?”

Hyunji benar- benar meledak saat ini. Bahkan disaat seperti ini ia masih mencoba bertanya pada Kai dengan sisa- sisa kekuatan(?) yang ia punya

“ tak ada yang gila disini Hyunji, kau tak gila begitu pula aku. ini nyata okey.. mungkin akan sulit diawal untukmu menerima kenyataan ini tapi—“

 

“ Apa maksud mu Kai? Kau kira aku percaya dengan semua omong kosongmu itu? Serigala? Teleportasi?? Melindungiku dari tangan jahat?? Cih.. Darimana kau belajar trik dan membual seperti itu Kai??”

Hyunji lagi-lagi menyela perkataan Kai dengan kilatan marah dimatanya. Tapi kali ini sedikit tenang.

“ apakah aku terlihat seperti orang yang membual nona??”

 tanya Kai dengan wajah yang meyakinkan, sangat meyakinkan

“IYA!! KAU PEMBUAL GILA MENURUTKU KAI.” Teriak Hyunji pada Kai

“ Kk-Kau—oh ayolah aku bukan anak kecil yang percaya akan hal ini. Apa kau terinsprasi pemikiran gila para penulis scenario film Hollywood untuk membuat omong kosong ini!!!. yang sering kali membuat film bertema manusia asing yang mempunyai kekuatan asing yang ingin menghancurkan bumi dan membuat kalian sebagai penguasa nomor satu atas bumi ini. Menjadikan manusia sebagai budak yang tak segan-segan diancam akan dimusnahkan peradabannya hanya karena tidak menuruti perintah. Oh ayolah ini sama. Sekali. Tidak . lucu . Kai!!!”

Hyunji benar-benar memberi penekanan pada setiap kata kata yang ia lontarkan pada Kai, terutama pada bagian terakhirnya.

Kai yang sedikit merasa geram terhadap perkataan gadis didepannya ini, tak bisa menahannya. Lihat bahkan kepalanya sudah mengeluarkan asap imaginer yang mengepul. Ia pun menghampiri Hyunji bermaksud untuk membuat gadis ini berhenti mengoceh.

“ kau terlalu banyak menonton film Hollywood sehingga merusak pemikiran normalmu nona”

mata Kai berubah menjadi merah seketika, dan ini bertanda tidak baik. Kai berteleportasi mendekat kearah Hyunji. Ketika sudah sampai tepat 10cm dihadapan Hyunji, Kai menggenggam tangan kurus Hyunji dan menatap mata Hyunji dengan tajam. Hyunji hanya bergidik ngeri menatap Kai.

“ pemikiran normal?? Kau yang tak normal Kai..!! lepaskan aku Kai.”

“tidak akan sebelum kau berhenti berbicara yang menyakiti hatiku seperti itu Hyunji-ah, percaya padaku oke, tidak akan terjadi sesuatu yang buruk aku jamin, kami akan melindungimu”

Mata Kai kembali kewarna semula,yaitu hitam, bertanda bahwa sekarang ia sudah tidak terbawa emosi lagi dan sedikit memohon pada Hyunji untuk mencoba percaya padanya.

“ Okee…okee..baiklah Aku akan mencoba percaya padamu.?? Tapi lepaskan aku dulu Kai.. ini sedikit sakit kau tahu!! “

Akhirnya Hyunji luluh juga, walaupun suara Hyunji masih menciut dengan pandangan mematikan yang Kai berikan pada Hyunji beberapa menit lalu. Kai pun melepaskan genggaman tangannya pada tangan Hyunji.

“ apa kau perlu bukti nona agar percaya padaku?”

Kai sempat mengela nafas lega sebelum Kai menyeringai penuh makna, hyunji mengerutkan keningnya,belum sempat Hyunji membuka mulut ingin membalas perkataan namja didepannya ini, Kai pun memeluk erat Hyunji dan membawanya berteleportasi,  mereka berdua tiba-tiba saja menghilang tanpa jejak sedikit pun, hanya menyisakan hembusan angin yang bergesekan dengan tubuh mereka sebelum mereka berteleportasi beberapa saat lalu.

*tinggg…

(#backsound teleportasi yang gagal -.-)

Keadaan cuaca malam menjelang pagi di kota seoul memang sedikit berangin dan mendung. berhembus angin yang lumayan kencang disebuah atap salah satu sekolah menengah atas ini. tiba tiba saja muncul sosok dua manusia yang sedang berpelukan entah apa yang sedang mereka lakukan disana, di jam segini, dan di cuaca seperti ini. Ya .. itulah Kai dan Hyunji sudah berhasil menginjakkan kaki mereka kembali ke lantai sebuah atap gedung sekolah mereka. Hyunji masih saja memeluk erat pinggang Kai, seperti takut kehilangan namja didekapannya saat ini.

“ kita sudah sampai nona, buka matamu, dan lihatlah ke sekelilingmu?” seru Kai yang mencoba melepaskan pelukan erat yang membuatnya sedikit sesak nafas ini menurutnya.

Hyunji melepaskan pelukannya dengan kasar dan melihat lingkungan sekitar yang cukup membuat rambut serta seragam sekolahnya tertiup hembusan angin kencang (oh jangan lupakan Hyunji masih memakai seragam sekolah sedari tadi kawan). Sebelum akhirnya terdengar suara teriakan khas perempuan yang membuat sakit telinga namja disebelahnya.

“AAAAAAAAaaaaaaaaaaa…. KITA DIMANA KAI? OKE KAU BENAR-BENAR TAK WARAS KAI!! JADI INI BUKTI YANG KAU MAKSUD? BAIKLAH.. AKU PERCAYA DAN CEPAT BAWA AKU PERGI DARI SINI SEKARANG JUGAAA!!! AKU INGIN PULANG KAI”

sebenarnya Hyunji tak bermaksud berteriak, tapi mengingat betapa shocknya dia.

“ okeee.. baiklah, bisa kah kau tidak berteriak seperti itu?? Aku tidak tuli tahu!! Aku senang kau akhirnya percaya, walaupun butuh perjuangan untuk membuatmu percaya. Sini mendekat kearah ku Hyunji?? Aishh.. angin ini benar benar menggangu, coba ada sehun!”

“sehun?? Apa hubungannya sama dia??”

Tanya Hyunji sambil memegang bagian bawah rok sekolahnya agar tidak tersingkap karena terbawa angin.

“ehh..tidak Hyunji, sudahlah sini mendekat padaku”

Kai pun mengulurkan tangannya meraih pergelangan tangan Hyunji, kembali memeluk Hyunji dan berteleportasi kembali, pergi dari tempat berangin (?) ini.

 

————@@@@@@@@@@@————

 

“kyaa.. jangan cari kesempatan untuk memelukku setiap kau berteleport Kai, dasar laki-laki”

Hyunji pun menjauh dari Kai sesampainya ditempat tujuan (?) mereka. Kai diam dan hanya mendengus kesal, sejujurnya ia lelah beradu mulut dengan Hyunji

“tunggu dulu… kenapa kita kekamarmu lagi Kai, aku ingin pulang Kai!! Pulang kerumah ku..

rengek Hyunji pada Kai. Kai hanya memutar matanya kesal dan mencoba bersabar dengan sikap Hyunji yang labil seperti ini. Bagaimana bisa bahkan beberapa puluh menit lalu ia meledak seperti bom atom dengan berteriak-teriak pada Kai, dan see.. lihat sekarang ia merengek seperti anak kecil yang memaksa ingin pulang kerumah. Untung saja Kai mencintainya, kalau tidak. Habislah kau Hyunji.

“ kau tak lihat jam berapa sekarang Hyunji?  01:30 AM?? , sudahlah tidur disini saja dulu”

Kai mengacak rambutnya frustasi,lalu Kai menunjuk jam dinding disudut kamarnya, Hyunji pun mengikuti arah tangan Kai melihat jam berapa sekarang ini.

“tapi, kau hanya tinggal berteleportasi dan ting, kita sudah sampai diapartemenku” sela Hyunji sambil menjentikkan jari didepan wajahnya.

“ aku lelah, kekuatanku sudah habis karena terus berteleport sejak pagi tadi, kris hyung juga bilang kau harus menginap disini karena apartemenmu tak aman untuk sekarang ini nona. “

baru saja Hyunji ingin membuka mulutnya lagi, Kai sudah mencelanya sambil mengambil bantal serta selimut cadangan didalam lemarinya

“Oke jangan bertanya lagi. Aku benar benar lelah sekarang. Akan aku jelaskan semuanya sejelas-jelasnya bersama kelompokku yang lain besok pagi, aku yakin kau sudah sebagian besar mengenal kami. Kau bisa tidur disini dan aku akan tidur disofa depan, jika perlu kedapur tinggal belok kanan saja. Jaljjayo”

Kai menutup pintu kamar setelah menyelesaikan kalimat terakhirnya.

Hyunji hanya menggangguk patuh pada perintah Kai, mungkin karena tubuhnya juga sudah lelah. Lebih baik ia istirahat, dan untung saja besok sekolah libur, itu artinya ia akan punya akhir pekan yang tenang, setidaknya sebelum mengetahui siapa Kai sebenarnya. Hyunji pun terlelap begitu pula Kai yang sudah tertidur pulas disofa karena kelelahan mungkin.

————————————-

 

Keesokkan paginya.

Sinar mentari pagi bersinar terang menembus cela gorden kamar yang sekarang ditiduri oleh seorang gadis manis yang masih tertidur pulas. Merasa ada secerca (?) cahaya masuk menerpa wajah manisnya, gadis ini pun mengedipkan matanya sedikit dan menggeliatkan tubuhnya. Mencoba meregangkan otot otot tubuhnya yang sedikit kaku, khas orang bangun tidur.

Mata sipitnya menjelajahi setiap bagian interior kamar yang menurutnya asing ini.

“eughhhh..…” gadis ini menghela nafas berat karena menerima kenyataan bahwa kejadian semalam bukanlah mimpi.

Tokk tokk tokk

Tiba tiba terdengar suara ketukan pintu dari luar sana. Hyunji bangkit dari tempat tidurnya dan berjalan menuju pintu bermaksud untuk membukakan pintu. Ia tak menyadari penampilannya sekarang ini. Hyunji terlihat seperti orang dengan setengah nyawanya yang belum terkumpul karena berjalan sempoyongan menuju pintu. Hyunji membuka pintunya dan disana sudah terlihat kai yang tersenyum manis sambil membawakan makanan dan pakaian ganti untuk hyunji. Tapi senyumannya luntur seketika digantikan dengan mata bulat kyungsoo pada mata kai, kai langsung membalikkan tubuhnya membelakangi hyunji.

“ kau kenapa kai, ada yang salah denganku?”

Tanya Hyunji memiringkan kepalanya bingung melihat kelakuan kai. Kai masih saja membelakangi hyunji, ia sedikit menelan salivanya kasar, dan bingung apakah ia akan menjawab pertanyaan hyunji satu ini yang membuatnya errr kalian pasti lebih tahu.

“bajumu..”

jawaban singkat kai membuat dahi hyunji berkerut. Matanya pun melihat baju— yang dimaksud kai tadi. Matanya melotot seketika dan memandang horror keadaan bajunya saat ini.

“aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa…….”

Teriak hyunji sambil menutup kembali pintu kamar kai. Dan mengancingkan kembali tiga kancing atas seragamnya yang ternyata terbuka itu. Ia mengutuk dirinya sendiri yang begitu bodoh untuk terlambat menyadari hal itu. oh– bagaimana ia bisa lupa bahwa dan tentunya ia mengutuk kebiasaan tidurnya yang memalukan itu. hyunji suka membuka kancing atas  kemejanya secara tidak sadar karena ia akan merasakan sesak pada lehernya ketika ia tidur. Ia merasa sangat malu pada kai ,yang secara tak sengaja menegur hyunji atas kancing bajunya.

“ bagaimana ini.. aishhh.. kau sangat bodoh hyunji .. bagaimana jika kai melihat— ohh bahkan itu sudah tiga kancing, sudah jelas kai melihat— aishhh.. aku harus bagaimana sekarang ini

gumam pelan hyunji yang sedikit frustasi menjambaki rambutnya dan berjalan bolak balik di dapan pintu itu.

“ hyunji.. apakah kau baik-baik saja??.. ah—tenang saja aku tak melihat apapun kok. Ini sarapan dan pakaian ganti aku taruh di depan pintu ya. Aku akan kedapur untuk menyiapkan yang lainnya”

seru kai yang sedikit tersenyum penuh makna itu, ia tahu hyunji sedang kebingungan didalam sana. Bohong jika kai tidak melihat sedikit disana, tapi ia tak mau ambil pusing dan membuat hyunji tak nyaman disini. Kai pun meninggalkan kamarnya menuju kedapur,dan menyiapkan sedikit cemilan untuk teman-temannya yang sedikit lagi datang untuk menjelaskan semuanya pada hyunji. Mereka sepakat untuk membicarakan ini di rumah kai pada siang ini.

Hyunji perlahan membuka pintu kamar, setelah memastikan langkah kaki kai menjauh dari sana. Lalu ia mengambil nampan yang berisi penuh roti gandum dan baju ganti perempuan dibawah pintu. Hyunji mengerutkan keningnya dan berpikir bagaimana kai bisa memiliki pakaian perempuan dirumahnya,mengingat bahwa kai adalah seorang laki- laki, seakan tak mau ambil pusing, hyunji membawa masuk semua itu dan memakan beberapa roti dengan ragu sebenarnya, mengingat sekarang ia sudah tahu bahwa kai adalah seorang werewolf, ia berpikir apakah makanannya sama seperti manusia pada umumnya. Tapi cacing-cacing di perutnya tak bisa lagi diajak untuk berpikir dan terus saja meronta didalam perut hyunji.

 

Setelah menghabiskan beberapa roti, hyunji memutuskan untuk pergi mandi membersihkan dirinya yang lengket ini. Air pancuran shower mengucur membasahi tubuh hyunji. Sambil memikirkan perkataan kai tadi bahwa kai akan menjelaskan semuanya bersama kelompok serigalanya saat ini. Hyunji membayangkan rupa teman-temannya kai yang memiliki otot besar dan badan yang penuh dengan bekas luka.. ihh kurang lebih seperti para preman diluar sana. Tapi kai bilang ia mengenal beberapa dari mereka. Merasa penasaran hyunji pun dengan cepat menyelesaikan acara mandinya dan segera memakai baju pemberian kai tadi.

 

———————-

Hyunji keluar kamar dan menuju ke dapur untuk mengambil minum, ia sebenarnya masih sangat malu dengan kejadian kancing seragam tadi pada kai. Tapi rasa haus yang membakar kerongkongannya sejak tadi tak tertahankan.

“oww.. kau mengagetkan ku hyunji. kau sudah selesai hyunji, ahh.. kubilang juga apa. Baju noonaku sangat pas kan untukmu.. kajja bantu aku bawa ini keruang tamu, mereka akan datang sebentar lagi…”

Setelah meminum segelas air es dari kulkas kai, hyunji diminta kai untuk membawakan kue kering keruang tamu. Kai jalan didepannya dan hyunji mengekor dibelakangnya. Ahh benar ini baju noonanya

“ masih canggung denganku hyunji?”

Tanya kai setibanya sampai diruang tamu, menaruh cemilan diatas meja yang tersedia disana dan duduk santai di sofa milik kai.

“ sedikit”  hyunji mengangguk pelan dan berucap disela anggukannya itu.

“ tenang saja, aku tak seperti makhuk yang kau tonton difilm Hollywood-mu itu” kata kai sedikit mengejek sambil mengacak lembut rambut hyunji. Hyunji hanya mendengus kesal mendengar perkataan kai

Hening untuk sepersekian detik

“umm.. kai tentang teman temanmu.??”

Tanya hyunji memecah keheningan diantara mereka

“ ahh.. benar mereka akan sampai lima menit lagi, kau tidak berpikir bahwa mereka memiliki rupa seperti preman diluar sana kan??”

Degg

Hyunji pun membeku mendengar perkataan kai, semua asumsi di otak hyunji tentang teman-teman kai seakan di baca sangat jelas oleh kai. Oh apakah kai juga pintar membaca pikiran orang lain?. Hyunji bergidik ngeri memikirkannya

“ tenang hyunji.. aku tak membaca pikiranmu.. mereka semua tak terlihat seperti itu kok.. bahkan kau sudah sangat.. sangat mengenal salah satu dari mereka dengan baik”

kata kai memutus fantasi hyunji. Bukankah sudah jelas kalau kai membaca pikiran hyunji kalau berkata seperti itu-.-

 

Ting tong.. ting nong…

 

  terdengar suara bel, menandakan bahwa teman teman kai sudah sampai disini

“wohoo kaii.. apakah kami datang terlambat, aku merindukanmu kkamjong!!”

teriak seorang laki-laki berperawakan tinggi melebihi rata-rata dengan senyum sejuta watt yang tak lepas dari bibirnya, memeluk kai dengan penuh persahabatan

“ lama tak jumpa hyung..” kata kai sambil membalas pelukan orang ini

“kai.. bagaimana keadaan hyun—“  lagi lagi seseorang berperawakan tinggi tak jauh beda dengan orang yang tadi memeluk kai datang dengan tergesa gesa dari arah pintu. Perkataannya terpotong karena dia sudah menemukan gadis yang ia cari. Seseorang ini sangatlah familiar bagi hyunji. Gadis ini tersentak dan segera bangun dari duduknya dan melotot tajam pada orang satu ini.merasa tak percaya karena orang dihadapannya ternyata adalah manusia serigala seperti kai. Orang yang selama tiga tahun ini hidup dengan hyunji. Dan orang itu adalah..——

 

 

 

“kris oppa..—?”

 

 

 

TBC…

 

 

————————————————————————–

Wohoooooo….. finally selesai juga nih chapter.. maaf ya lama banget nge-publishnya… padahal ini udah selesai dari bulan mei kemarin.. tapi karena ada beberapa perombakan dan editan jadinya baru bisa ku publish sekarang deh.. jeongmal mianhaeyo dan terima kasih buat semua readers yang masih setia nungguin kelanjutan fanfic ini.. makasih banget ya semuanya  🙂

Kalau kalian mau Tanya tentang kelanjutannya bisa mention ke @aauliawaw gomawo udah mau baca ff abal-abalku ini 🙂 . satu lagi kalau misalnya kalian masih bingung tentang id comment.ku yaitu kaiaulia17, makasih 🙂

 

Sampai ketemu di chapter selanjutnya—salam xoxo author :*

 

Iklan

26 pemikiran pada “Geurae Wolf !!! Naega Wolf !! (Chapter 4)

  1. Wah jd penasaran nih pengenx baca smpe tamat. So next ppalli thor smoga aja idenya sllu siap didepan mata sprti teleportasi kai. Tinggg…kan cepat publishx.

  2. Woaaa… akhirnya ketauan deh.. kekeke.. gmna ya reaksinya hyunji? Dia bsa nerima mereka gak ya? Cpet di next ya thor.. uda gak sabar nih.. kekeke ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s