How Can I? [Chapter 1]

New Picture (1)

Tittle: How Can I? | Rating: 15 | Lenght: Chapter 1- END | Genre: Friendship, Romance, Crack, Angst(?) | Main Cast: Kim Jun Myeon & Park Chan Yeol (EXO) & Hwang Jin Ri (OC) | Support Cast: Lee Hye Jin (OC), Bella Aelfwine (OC), etc.

Disclaimer: Maaf kalo kesannya agak curhat dikit(?) dan maaf kalo banyak kata-kata yang ga enak dibaca karena ini FF pertamaku. Jangan jadi silent reader yah^^ [!] Don’t copy-paste, translate, or posting my FF without my permission. Thankyou.

.

.

.

.

“JIN RI!” teriak gadis jangkung itu, yang dipanggil malah terus berjalan.

“HWANG JIN RI!” teriaknya lagi.

“KAMPRET!!” teriakan yang ini lebih keras dan membuat subjek yang dipanggil gadis itu menoleh.

Mwo? BELLA!” ucap Jin Ri sambil berteriak lebih keras lagi. “Ya dari mana saja kau?!” ucap Bella ngos-ngosan lalu mendaratkan pukulannya ke kepala Jin Ri. “Aww” ringisnya, “Mianhae. Aku ga denger kamu tadi!” sergah Jin Ri sambil meringis kesakitan.

“Eh, itu Suho sama Yeollie!” ucap Bella menyadarkan Jin Ri “Arra! Biarin aja suruh mereka dateng sendiri kesini.” balas Jin Ri kesal. “Kamu kenapa? Marahan lagi sama Suho? Kamu diapain? Bilang sama Bella!” tanya Bella sambil berjalan ke arah Suho. Sedangkan Jin Ri hanya tersenyum masam ke arah Chanyeol.

“Bella!” sapa Suho sambil menyenggol Bella. “Kau apakan Jin Ri?” tanya Bella tanpa basa-basi pada Suho. “Wowowowowo. Tunggu sebentar ada apa ini? Jin Ri? Kau kenapa?” Lah, bukannya menjawab pertanyaan Bella, sekarang Suho malah berbalik bertanya ke Jin Ri?

Ya Jin Ri-ah, kau kenapa? Aku?” tanya Suho lagi di hadapan Jin Ri. Sekarang Jin Ri malah membentuk bibir seperti bebek dengan melipat kedua tangannya. “Menurutmu?” akhirnya Jin Ri menjawab sekaligus bertanya lagi. “Ya Jin Ri kau.. hahaha lucu sekali bibirmu seperti itu. Aku ingin mencu…” tangan Suho bergerak menuju pipi Jin Ri bermaksud mencubitnya, tapi dengan refleks Jin Ri langsung menahan tangan Suho, “Pulang sekolah kemarin kau kemana? Kau tau ada orang yang menunggumu kemarin?” ketus Jin Ri sambil menggamit lengan Bella. “Kajja, Bella. Kita pergi saja, ngapain ngurusin orang yang lupa janji. Chanyeol-ah aku duluan!” sindir Jin Ri sekaligus meninggalkan Suho dan Chanyeol.

Anjrit pake lupa segala! Jin Ri tau gak ya kemarin? batin Suho.

“Jun Myeon?” ucap Chanyeol sambil melambai-lambaikan tangannya di depan muka Suho. “Kajja, ke kelas! Mau Kau dimarahin Mrs. Gong?” tanya Chanyeol sambil bergidik. Suho cuma bisa menggeleng dengan tatapan kosong.

“Jin Ri! Ceritakan dulu masalahnya padaku, aku tak mengerti. Kau kenapa sih sering sekali marahan sama Suho….” Bella melepaskan tangannya dari Jin Ri, matanya menatap Jin Ri meminta penjelasan.

“Bell.. Suho udah punya cewek la… gi.” jawab Jin Ri sambil tersendat.

Mwo??!! Apa?! Kau, dia apa!?” seru Bella tak percaya.

–flashback–

Kemana sih si Jun Myeon? Katanya pulang bareng, dia gak tau apa perutku udah sakit nahan lapar? gerutu Jin Ri sambil menyenderkan badan ke gerbang sekolah. Chamkkaman! Itu Suho? Dia sama siapa? tanya Jin Ri dalam hati sambil tetap memperhatikan dua orang itu.

Oppa, kita mau kemana? Jangan membuatku penasaran.” tanya yeoja itu.

Just wait and see.” balas namja itu dengan senyum tipis. Sesuai yang Jin Ri duga, Suho!

Mereka kayak orang pacaran, bagaimana bisa Suho tak memberitahuku tentang yeojachingunya itu? Ah andwae, pasti itu bukan yeojachingunya, pasti bukan. Umpat Jin Ri dalam hati. Bak mata-mata Jin Ri mengikuti mereka, matanya memfokuskan kepada dua orang itu, Ia ingin tahu apa yang akan mereka lakukan. Bukan mereka. Tapi Suho.

“Hye Jin, hmm.. disini saja ya?” tanya Suho pada gadis itu. Hye Jin cuma mengangguk pelan dan tersenyum manis kepada Suho.

“Sebenarnya ada yang ingin kubicarakan kepadamu.” Suho menatap Hye Jin serius.

Mwo? Kau ini kenapa oppa, bicara saja. Biasanya juga bicara gak pakai permisi….” kata Hye Jin sambil membuka M&M’s miliknya.

“Haha ani, aku serius Lee Hye Jin!” Suho tertawa paksa, jantungnya berdegup kencang.

“Yasudah katakan saja, ppali!” ujar Hye Jin tak sabar sambil memasukkan beberapa butir M&M’s ke mulutnya.

Pfft, kok aku jadi deg-degan gini?! Suho mau bilang apaansih sampai segitunya, apa jangan-jangan….. Jin Ri memegang dada sebelah kirinya. Aku rasa aku mau jantungan, pekiknya lagi.

Johahae.” Kata-kata itu keluar dari mulut Suho dengan ekspresi datar, mata Jin Ri melebar.

Mwol?” tanya Hye Jin dengan ekspresi tak percaya.

“Kamu.” Suho menjawabnya dengan senyuman.

Nugu?” tanya Hye Jin dengan mata tak berkedip.

“Aku suka sama kamu, Lee Hye Jin…. Maukah kau menjadi pacarku?” Suho memperjelas. Mata Jin Ri panas. Sangat panas!

Op.. oppa… serius?” Hye Jin balik bertanya.

“Serius. Hye Jin-ah… kau mau kan?” jawab Suho sambil meyakinkan Hye Jin lagi.

Mianhae…..” ujar Hye Jin pelan. Jin Ri masih memperhatikan mereka.

Mwo?” Suho langsung menatap Hye Jin, Suho tak yakin dengan jawaban Hye Jin.

Mianhae, aku tak bisa……. menolakmu Oppa” jawab Hye Jin diiringi ketawanya kemudian. Jantung Jin Ri berdegup kencang lagi, apa Ia tak salah dengar?

Saranghaeyo, Hye Jin!” seru Suho tiba-tiba sambil mengacak-ngacak rambut Hye Jin.

Nado!” balas Hye Jin dengan semangat. “Nado saranghae, Oppa!” ulang Hye Jin.

Sepasang mata yang masih memperhatikan mereka mulai perih. Sangat perih. Sekarang sepasang mata itu mengeluarkan air mata.

Sepasang mata itu milik Hwang Jin Ri.

–flashback end–

“Jin Ri, kau bisa tahan air matamu dulu tidak? Kita harus ke kelas, sekarang pelajarannya Mrs. Gong.” Bella berusaha menenangkan sahabatnya itu. “Setelah pelajarannya selesai, kau bisa cerita padaku semuanya. Ok?” lanjutnya lagi sambil mengangkat jempolnya, Jin Ri hanya mengangguk pelan sambil mengusap air matanya. “Kajja!” seru Bella sambil menggamit lengan Jin Ri.

“Sekarang kau bisa ceritakan semuanya padaku.” ucap Bella sambil mengunyah permen karet Big Bubblenya. Jin Ri hanya menatap Bella kosong, menggerakkan kepalanya ke arah pintu. Bella mengerti, dia melihat Suho disana, seperti menunggu seseorang. “Kayaknya dia nunggu kamu tuh.” tebak Bella sambil melihat gerak-gerik Suho. “Iya kali. Aku kesana ya?” Jin Ri menyadarkan Bella. “Bel, duluan ya…” ucap Jin Ri lagi. “Iya, hati-hati” balas Bella.

“Hai…” sapa Suho pada Jin Ri sambil melambaikan tangannya.

“Juga.” balas Jin Ri tanpa ekspresi.

“Pulang bareng yuk?” tanya Suho tanpa basa-basi lagi, Jin Ri cuma mengangguk pelan.

“Jadi….” Suho membuka percakapannya dengan Jin Ri. “Aku mau minta maaf yang kemarin, aku…….. Lupa.” jelas Suho sambil terbata-bata. Jin Ri mengahadapkan kepalanya ke subjek bicaranya.

“Kau yakin lupa?” sindir Jin Ri sambil tersenyum simpul.

Ha, dia tahu jangan-jangan? batin Suho.

“Kau tahu ini Jin Ri-ah?” kata Suho sambil menatap lawan bicaranya.

“Tahu apa?” tanya Jin Ri lagi sambil membuang tatapannya dari Suho, berusaha menahan tangis.

Piuww, untung dia tidak tahu. Suho bernafas lega.

“Tahu apa?” Jin Ri mengulang kalimatnya lagi.

“eh.. eh.. ani, Jin Ri….” ucap Suho gugup.

“Sekarang kau mencurigakan, Jun Myeon Kim.” Jin Ri menatap Suho sambil menyipitkan matanya.

Mwo? Kau ini kenapa sih! Masa tampang ganteng seperti ini dibilang mencurigakan?” ujar Suho sambil tertawa, Jin Ri menatapnya tanpa ekspresi. Itu tidak lucu, pekiknya dalam hati.

“Kau sepertinya sedang menyembunyikan sesuatu dariku, Suho.” selidik Jin Ri sambil menatap ke arah jalanan. Aku tidak boleh menangis, ucapnya dalam hati.

Glek, Suho menelan ludahnya sambil menatap Jin Ri.

Ani… Tidak ada yang aku sembunyikan darimu kok!” jawab Suho yakin sambil mengangkat jari telunjuk dan jari tengahnya bersamaan. “Suer!” jawabnya lagi dengan ekspresi datar.

Cih, umpat Jin Ri dalam hati.

“Lalu Lee Hye Jin itu, siapa?” tanya Jin Ri langsung. Mata Suho membelakak, Suho lalu berdeham. “Bukan siapa-siapa.” jawab Suho ragu.

“Hm?” gumam Jin Ri sambil memberi tatapan kepada Suho, Jin Ri meminta penjelasan. Suho menatapnya datar.

“Mau jujur atau tidak nih?” tanya Jin Ri lagi sambil mengembangkan senyum palsunya. “Kau ini bicara apa sih, Jin Ri?” alis Suho terangkat sambil menatap Jin Ri. “Jawab saja, aku tidak apa-apa.” pinta Jin Ri sambil menahan tangis. “Jin Ri, jangan menangis.” ucap Suho sambil menatap Jin Ri. “Memang kau melihat aku sedang menangis?” seringai Jin Ri sebal. “Cepat katakan.” pinta Jin Ri lagi. Suho menghela nafas yang kesekian kalinya, matanya menatap Jin Ri dengan gugup.

“Iya.” jawab Suho pelan sambil menundukkan kepalanya.

“Iya apa?” Jin Ri balas menatapnya dengan bingung.

“Iya dia pacarku.” tukas Suho sambil menatap Jin Ri.

Gimana? Hehe maaf ya kalau ceritanya ga jelas, terus maaf Chanyeol-nya disini belum terlalu dimunculin hehe, tunggu di chapter selanjutnya ya!

4 pemikiran pada “How Can I? [Chapter 1]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s