The Wolfman (Chapter 1)

The Wolfman ( Exo Version ) chapter 1 : The Prodigal Son Returns

Title                 : The Wolfman ( Exo version ) chapter 1 : The Prodigal Son Return

Genre              : horror , mystery , thriller , romance

Rating             : 15

Length             : Chaptered

Main Cast        :  Oh Sehun

Support Cast   : other exo member and Jung Krystal

Author             :  John Woo and May Lisa Byun

 

 

‘ There is no cure for this curse , forever this cure will be part of him ‘

 

Gwangju Forest

Seorang pria terlihat sedang berjalan di bawah terang bulan purnama dengan membawa senter dan senapan di tangan nya , pria itu yg tadi melihat sekilas mahluk besar berbulu berlari ke arah hutan . Untuk memastikan , orang itu mengikuti mahluk itu sampai ke hutan , dengan perasaan sedikit takut ia mengikuti mahluk itu . Sesampainya di hutan ia mendengar suara gesekan daun kering di balik semak – semak . “ Siapa kau ?! tunjukan dirimu ! “ tidak ada jawaban , saat orang itu berbalik tiba – tiba muncul sosok menyeramkan yg besar dan bertaring panjang . Perut dari pria itu tiba – tiba di cakar dan wajahnya di cabik oleh mahluk itu , darah mengalir dari perut pria itu dan ia pun berlari untuk menyelamatkan nyawanya . Pria itu berlari tak menentu arah sampai ia terjatuh di sebuah makam , pria itu merangkak kesakitan dan apa dayanya bila ia dikejar oleh mahluk menyeramkan itu .

“ Tolong !! tolong !! jangan bunuh aku !! aku mohon !! “ apa gunanya bila kita berbicara pada binatang.

“ AAAARRRRRRGHHHHHHH !!!!!!!!! “ 

London Grand Theatre , London

“ Alas , poor yorick, i knew him , Horatio a fellow of infinite jest , of most exellent fancy “ ucap seorang pria berkulit putih berwajah dingin di atas panggung teater megah bergengsi di London. Seorang wanita berwajah asia sedang melihat pria itu dari lantai atas menngunakan teropong seperti ia mengenal orang itu atau ia sedang mencari orang itu .

Saat acara Tetater selesai , wanita asia itu berjalan dan menanyai seseorang . “ may i know , where Sehun Oh’s  room ? “ , “ It’s at the corner of this floor young lady , who are you may i know ?” tanya pria itu kepada wanita berwajah asia itu . “ Iam Krystal Jung , Iam his friend “.

“ Oh Sehun !! “ .

“ Krystal ?? “ terlihat wajah Sehun yg bingung karena keberadaan nya di London untuk menemui nya

“ Utuk apa kau kemari Krystal ?? “ , saat ia hendak menjawab atas kedatangan nya menemui Sehun , Krystal terlihat sulit untuk menjelaskan nya . “ Sehun-ah , kau tahu kakakmu Oh Sohyun , ia menghilang selama 1 bulan ? “ .

“ I- ia menghilang? bagaimana ia bisa menghilang ?”

“ Ia menghilang bukan dalam keadaan wajar ,  bahkan saat di hari ia menghilang , penduduk sekitar juga ada yg meninggal dan secara misterius “ Jelas Krystal dan terlihat Sehun kebingungan atas penjelasan Krystal tadi .

“ Kau tidak mau ke Gwangju untuk menjenguk ayahmu dan mencari  saudaramu Sohyun  ?” . Sehun tampak berpikir sejenak “ Krystal aku ada kontrak dengan teater terkenal ini selama 5 tahun kedepan , tidak mungkin  aku tinggalkan karirku “ .

“  Aku akan pergi ke amerika besok untuk melakukan pertunjukan teater lagi , aku tidak bisa pulang dan membantu kalian , mianhae “ ucap Sehun sambil membuka pintu untuk mempersilahkan Krystal keluar dari ruanganya .

“ Dia kakak mu , aku tahu kau mungkin tidak akrab dengan nya , tapi dia tetap kakakmu , apakah kau tidak merasa iba ?”

“ Good Night Mrs. Krystal “ jawab Sehun sambil menunggu Krytal keluar . “ It must be a wonderful luxury , doing battle with imaginary demons , Mr.Sehun , Mine right now very real ! “ ucap Krystal dan iapun langsung keluar dari kamar Sehun dengan perasaan kecewa . Sehun pun berpikir sejenak , apakah ia harus pergi untuk melihat keadaan keluarganya yg berantakan itu .

South Korea .

Sehun terpaksa harus menaiki kereta dari Seoul ke Gwangju karena pesawat arah ke Gwang ju ada sedikit masalah . Saat di kereta Sehun tertidur sambil memegangi foto ibunya . Tiba – tiba foto itu terjatuh dan di ambil oleh seorang pria tua dengan tongkat berkepala serigala dari perak . “ Ini foto ibumu anak muda ?” tanya pria tua itu dan membuat Sehun terbangun dengan sedikit kaget “ Ya “ ucap Sehun dengan sedikit tersenyum , “ Ingatan terahkir aku dan ibuku saat kita mengumpulkan anggur di perkebunan anggur kakekku , itu adalah taman eden bagiku “ cerita pria tua itu dan dijawab Sehun dengan anggukan pelan . “ Apa kau datang untuk menemui ibumu ?” .

“ Tidak , ibuku telah lama meninggal setelah foto ini di buat “ jawab Sehun dengan rona wajah yg sedikit sedih . “ Ayah ku dan Hyung ku tinggal di Gwangju “ jawab Sehun lagi .Pria tua itu terlihat sedang mengelap kepala serigala perak yg ada di tongkatnya itu ,” Seorang pria tampan sepertimu membutuhkan tongkat yg bagus dan elegan , aku membeli tongkat ini saat aku di Gevaudan dulu sekali “ jelas pria itu sambil menyerahkan tongkat itu ke Sehun .

“ Tongkat itu di buat oleh ahli pembuat barang perak , jika kau mau , aku akan merasa terhomat bila kau mau memiliki tongkat itu “ kata pria tua itu . Sehun terlihat sedang mengagumi tongkat itu dan ia memutar kepala serigala perak itu , ia tarik dan terlihat sebilah pisau perak dari dalam tongkat itu .

“ Kau terlalu baik tuan , tapi , aku takut aku harus menolak ini .” kata Sehun sambil mengembalikan tongkat itu , “ Baiklah kalau kau tidak mau “ pria tua itu pun tersenyum dan Sehun pun melanjutkan tidurnya karena perjalanan masih panjang .

Stasiun kota Gwangju , Stasiun Kota Gwangju ‘

Sehun pun terbangun karena ada informasi bahwa kereta telah sampai di Gwangju , ia pun bangun dan bersiap untuk keluar kereta , tetapi ia melihat sebuah tongkat berkepala serigala perak . Ya , tongkat itu milik seorang pria itu yg menawari tongkat itu tadi .

Sehun pun mengambil tongkat itu “ Pria tua tadi terlihat sedikit aneh atau terlalu baik , ia memberikanku tongkat yg mahal dan mungkin langka di dunia ini , tapi mungkin ini takdirku memiliki tongkat ini “ Sehun pun turun sambil membawa tongkat itu . Sehun pergi ke rumahnya dengan menaiki limousine keluarganya dan ia dijemput oleh supir pribadinya menuju ke ‘ Mansion Keluarga Oh ‘ atau disebut dengan ‘Oh family hall ‘ Keluarga Sehun adalah konglomerat dari Gwangju , sejak ia lahir ia memang berada di keluarga yg sangat kaya  .

Oh Family Hall , Gwangju , 16.30

Sesampainya di depan mansion nya , ia berpikir sejenak dalam hati ‘ semakin lama mansion ini terlihat suram dan menyeramkan saja , aiish ‘ , ia pun memutuskan untuk masuk dengan sedikit ragu – ragu . Saat pintu di buka , mansion normal biasanya akan terlihat terang dan mewah jika kita memasuki nya , dan akan terlihat sangat luxury tempatnya , lain dari mansion milik Sehun .

Tempatnya gelap dan menyeramkan , memang tetap terlihat mewah tetapi terlihat sangat menyeramkan karena gelap dan banya pajangan hewan – hewan di awetkan di tembok dan terdapat senapan berburu yg di pajang di tembok sebelah kiri lorong masuk . Tiba – Tiba ada anjing german sheperd mengejarnya dan ingin menggigitku “ Aisssh sial , sudah selama ini anjing ini tetap galak padaku !! hussh hussh pergi !! “ teriak Sehun .

“ Samson!! Berhenti !! “ suara sesorang telah menghentikan anjing itu untuk menggigit kaki berharga Oh Sehun . Sehun melihat ke tangga dan terlihat seseorang di kegelapan mengarah kepadanya dan mengacungkan Double Barrel yg biasa nya untuk berburu binatang mengarah ke Sehun .

“ Sehun , apa kau itu Oh Sehun anakku ?” tanya pria itu yg ahkirnya menampakkan wajahnya dari kegelapan . Wajahnya sudah kelihatan tua dan dengan wajah yg dingin , ya mungkin wajah Sehun yg dingin diwariskan dari ayahnya itu . “ Anyeong appa , lama tidak bertemu “ sapa Sehun dengan membalas dingin ke arah appanya .

“ Anakku yg sudah menjadi artis terkenal  , ahkirnya kembali dari perjalanan yg panjang nya “ kata sang appa kepada Sehun . Sehun melihat heran ke arah appanya karena appanya membawa senjata di tangannya . “ Ooh kau bertanya kenapa aku membawa senjata , ahkir – ahkir ini tidak banyak tamu dan aku takut tamu tak di undang selain manusia masuk ke sini “ ucap sang appa dengan seringaian nya .

“ Kau tampak sehat ayah “

“ Kau kemari untuk melihat kakakmu ?”

“ Ne appa – Krystal pergi ke London menemui ku dan bilang kalau Sohyun Hyung hilang dan ia bilang kalian membutuhkan bantuan “ jelas Sehun kepada appanya

“Ya , ide yg bagus Sehun , tapi terlambat kurasa ,karena hyung mu ditemukan meninggal di makam keluarga kita dalam keadaan seperti di cabik – cabik binatang buas “

Sehun terlihat kecewa dan terpukul atas keadaan yg diterima oleh hyung nya , mati secara tak wajar dan tercabik – cabik . “ Apa kau membawa baju untuk pemakaman besok “ tanya sang appa

“  Tuan Jin Pyo !! “ sapa seorang pelayan yg datang dan Sehun langsung mengenal wajah pelayan itu , tentu !! itu pelayan yg merawat Sehun dari kecil , pelayan yg berasal dari inggris dan sudah mengabdi ke keluarga Oh selama 20 tahun .

“ Alfred apa kau masih ingat Sehun anakku yg tampan ini ? “ tanya appa Sehun kepada pelayan itu .

“ Tuan Sehun , senang bertemu dengamu tuan Sehun “ ucap Alfred sambil memberi hormat kepada Sehun.

“ Alfred , apakah Krystal ada di sini ? “

“ Ya tuan Sehun , ia ada di kamarnya “. Terdengar suara appa Sehun memainkan piano Moonlight Sonata dan ia memaikan dengan nada yg menyeramkan .

“ Di mana mereka menyimpan tubuh Sohyun Hyung ?” tanya Sehun kepada Alfred

Gwangju General Hospital ,Gwangju 17.00

Dengan di antar menggunakan limousine dan ditemani oleh Alfred , Sehun pergi ke rumah sakit Gwangju untuk melihat mayat hyungnya , saat ia masuk ruang mayat , ia melihat tubuh yg ditutupi oleh kain yg menutupi seluruh bagian mayat itu . “ Tuan Jin Pyo mengatakan kalau  Sohyun akan di kubur dan barang – barang ini akan di kubur bersamanya “ ucap sang penjaga ruang mayat sambil menunjukan barang milik Sohyun . Sehun melihat sebuah kalung dengan gambar seorang santo dan Sehun memakai kalung itu , Sehun berpikir ia ingin melihat wajah hyungnya untuk yg terahkir kalinya .

“ Tu- tuan Sehun , aku tidak akan melihat hyung anda bila aku menjadi anda “ ucap sang penjaga ruang mayat itu sambil terlihat sedikit ketakutan.

“ Aku merindukan nya selama ini , sudah 10 tahun aku tidak bertemu denganya . “ ucap Sehun yg menggubris kata – kata sang penjaga itu . Dengan perlahan ia membuka kain yg menutupi wajah sang kakak dan Sehun terkaget melihat keadaan kakanya yg tubuhnya sudah mengering dan wajah terlihat seperti zombie . “ Hyung , apa yg membuat mu seperti ini dan siapa dia yg membunuhmu “ ucap Sehun yg disertai tangisan pelan dan air matanya mengalir dari ujung matanya .

To be continued

 

 

 

 

Iklan

13 pemikiran pada “The Wolfman (Chapter 1)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s