I’m Sorry, Because I Love You (Chapter 5)

“I’m Sorry, Because I Love You.. (Chapter 5)

 

Author : Park Eunjun (@EunjunWirlwinds)

 

Main Cast :

 

Kim JongIn/Kai (EXO)

 

Park Jihyun (OC/You)

 

And Other support cast..

 

Genre : Sad, Romance, Marriage Life, Friendship, School Life and little bit comedy

 

Rating : PG-13

 

Length : Chaptered

 

A/n :  Anyeonghaseyo! Chap 5 ini udh aku edit sebaik mungkin, semoga memuaskan. Okeh dari pada banyak omong, Let’s Check This Out..

 

Happy Reading~

 

 

 

 

Jihyun POV

 

 

Mataku masih menerawang langit-langit kamarku ini. Aku terlalu lelah hanya untuk bangkit dari kasur yang benar-benar terasa empuk ini. Diluar sana benda putih yang ringan dan kukenal bernama Salju itu melayang indah menutupi seluruh kota sepenuhnya, angin sejuk yang dingin itu menerpa para pejalan kaki dijalan raya. Hampir semua aktivitas diluar diberhentikan. Suhu diluar sana mencapai 0 derajat celcius. Untung saja musim dingin tiba setelah Ujian kelulusan sudah selesai, hanya selama 5 hari.

Terlalu dingin untuk meranjak dari kasur ini, terlebih ketika selimut bergambar Doraemon seolah menggulungku erat.

 

Aku hanya gadis biasa yang selalu mencoba meraih Cinta dari seorang pria tampan yang bernama Kim JongIn. Terlalu lelah.

 

Bahkan aku hampir melupakan semua kenangan indah yang pernah ada dalam hidupku. Hingga aku malas hanya untuk membahas pemberian dari kai ini. Ya, selimut ini adalah barang pemberian Kai hanya untukku.

 

FLASHBACK ON

 

Malam itu tepat pada pukul 00:00. Dimana aku berulang tahun yang ke -16. Kai datang dengan peluh yang menghiasi keningnya. Dia masuk kedalam kamarku melalui jendela dengan memanjatnya.

 

Dia masuk. Mengecup bibirku bertubi-tubi sebanyak mungkin hingga pasukan udaraku menipis.  Tidak lucu bukan kalau aku mati hanya karena dicium oleh kekasihku?

 

Aku bangkit lalu mencubit perutnya kencang, dia meringis. Lalu dia mencium bibirku perlahan. Aku bahkan harus mencubitnya kembali baru ia melepaskan bibirnya dari bibirku.

 

“Kai-ah, Jangan bermain – main denganku.” Aku memejamkan mataku kembali dan mulai berbaring dikasurku. Dia masih tetap menggangguku.

 

“Ayolah sayang, aku membawakan hadiah untukmu.” Aku bangkit dan memeluknya erat.

 

“Yey!” Aku tersenyum. Kami berdua akhirnya tertawa. Dia memberiku sebuah  yang hadiah yang ukurannya lumayan besar.

 

“Kira-kira isinya apa?” Aku membuka kertas kado itu perlahan, melipatnya dan menyimpannya didalam laci meja lampu tidurku.

 

“Buka saja.” Dia berbaring dikasurku. Aku dengan cepat membukanya.

 

“Yey!! Doraemon!” Aku menjerit keras melihat sebuah selimut bergambar kartun kesukaanku, Doraemon.

 

“Gomawo, Oppa!” Aku memeluknya erat dengan tubuh yang berbaring. Dia membalas pelukanku.

 

“Aku menginap disini.” Aku hanya berdehem. Perlahan kelopak mataku mulai menutup.

 

Kami berbaring dengan punggung kami yang saling bertolak belakang.

 

Aku mulai memasuki alam bawah sadarku dan aku merasa sepasang tangan kekar memeluk pinggangku dari belakang. Dan aku yakin itu adalah kai.

 

 

FLASHBACK OFF

 

Kalian tau? Hal itu adalah sebuah kejadian yang tidak akan pernah aku lupakan.

 

Hanya karena sebuah mobil yang tidak bertanggung jawab membuat Kai harus kehilangan ingatannya. Selama ini apa yang aku lakukan 2 tahun belakangan ini hanya sebuah sandiwara. Sungguh aku tidak tahan ketika tau kalau Kai harus pergi dengan gadis lain dan bukan bersamaku. Aku selalu berkelakuan kekanakan dihadapannya, karena itulah yang ia minta sejak dulu.

 

Sejak itu, Kai selalu memperhatikan seorang gadis yang bernama Nam Soora, mereka bahkan pernah berciuman dihadapanku. Siapa wanita yang tidak merasa sakit hati kalau melihat pria yang ia cintai harus bersama wanita lain.

 

Aku bahkan harus menahan sakit itu setiap harinya. Dan untung saja gadis itu sadar.

 

Hanya karena sebuah pita.

 

Yap! Itu adalah pita rambutku. Dan kai lah yang membelinya. Kai mem-fotonya dan memajang foto itu dikamarnya. Dia memang tidak menyebutkan namaku sebagai gadisnya tapi karena pita itu terjatuh dan gadis itu yang mengambilnya membuat kai mendekatinya. Aku sudah begitu banyak memberitahunya kalau aku lah pemilik pita itu tapi ia bahkan tidak percaya sama sekali dan tetap mempercayai gadis itu. Ia hanya menganggapku seorang gadis yang manja.

 

Dan aku bahkan sudah terlalu lelah untuk mengejarnya kembali.

 

 

Author POV

 

 

Kai beberapa kali menatap wanita yang bahkan sudah hilang dari pandangannya.

 

“Kai oppa, Ayo pulang.” Krystal menarik tangannya, Kai masih diam.

 

“Ppalli Oppa!” Krystal sedikit membentaknya, membuat Kai hanya mengangguk.

 

“Arra.”

 

Krystal dan Kai berjalan meninggalkan Mall, dan kai mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang melewati salju yang dingin.

 

 

&&&&

 

Jihyun bangkit dari kasurnya yang empuk dan hangat itu. Dia sangatlah haus.

 

“Sebotol Air mineral atau ah ya! Secangkir coklat panas.. Emmm” Jihyun berjalan dengan membayangkan betapa nikmatnya secangkir coklat panas yang meleleh di udara yang dingin seperti sekarang.

 

“Jihyun-ah.” Chanyeol tergopoh-gopoh menghampiri Jihyun dengan peluh keringatnya, hari sudah malam dan Oppanya itu masih saja berkeringat. ‘Permainan apa yang ia mainkan tadi?’
“Bermain basket, biasa Baekhyun dan Sehun mengajak taruhan.”

 

“Bermain Basket dimusim dingin.. kurasa kau sedikit aneh. “

 

“ Aish, baumu menjijikkan Oppa, pergilah mandi.” Jihyun berjalan melangkahi anak tangga.

 

“Arraseo!” Chanyeol mulai melangkah menuruni anak tangga. Tapi ketika kaki tunjangnya hendak melangkah satu anak tangga lagi, Chanyeol berhenti. Kemudian dia berbalik menatap Jihyun.

 

“Besokkan libur, dan besok kau harus bangun awal. Karena..” Chanyeol menggigit bibir bawahnya.

 

“Karena apa?”

 

“Karena besok adalah hari pernikahan mu.”

 

“…” Jihyun diam tanpa sepatah katapun yang keluar dari bibirnya.

 

Chanyeol berjalan mengampiri Jihyun. Dia mengelus rambut Jihyun lembut penuh kasih sayangnya. Bahkan ia tidak menyangka adiknya yang sudah tumbuh dewasa. Jihyun memeluk Chanyeol erat. Dirinya terisak pelan, dia sangat menyesali keputusan orang tua mereka yang menjodohkannya dengan Kai yang bahkan sekarang ia sudah lelah hanya untuk memanggil namanya sekarang.

 

“Malam ini, aku mau tidur bersamamu Oppa.” Jihyun mengangkat wajahnya. Senyum manis sudah terisirat dalam ekspresinya sekarang. Dan Chanyol merasa adik kecilnya yang manis sudah kembali.

 

&&&

 

Kebahagiaan yang tidak terduga kembali Jihyun rasakan. Tidur dalam dekapan Oppa yang sangat disayanginya walau Chanyeol sering membuatnya kesal tapi Oppanya tetaplah yang paling ia sayangi.

 

Ya, tentunya selain

 

Kai

 

Nama itu masih tergiang sejak malam tadi hingga pagi ini.

 

Jam 6 pagi Jihyun bahkan sudah berada di salon pengantin yang merupakan salon milik Mertuanya.

 

Para Stylish sibuk mendandani dan membentuk rambut ikalnya. Jihyun hanya bisa diam duduk membeku membiarkan para Stylish itu mengutak atik rambutnya dan wajahnya. Dan hasilnya

 

Beginilah,

 

Jihyun berdiri di kaca besar yang panjang menatap dirinya bingung.

 

“Apakah ini aku?”

 

Jihyun menatap Eommonim yang tersenyum menatapnya bersama dengan eommanya mereka tersenyum sambil menangis terharu.

 

“Sayang, kau benar-benar cantik.”

 

Jihyun tersenyum membalas senyuman mertuanya dan eommanya.

 

Appa Jihyun datang, tangan Jihyun sekarang sudah tergandeng dilengannya. Mereka berjalan dengan pelan.

 

Kriett..

 

Pintu gereja itu terbuka menampilkan Jihyun sebagai pengantin wanitanya.

 

Tangan Jihyun menggenggam erat lengan Appanya itu, dia benar – benar merasa Nervous, sangat. Kakinya melangkah satu demi satu jalanan di altar dengan perlahan.

 

“aku serahkan putriku, JongIn-ah. Aku percaya padamu.” Kai mengambil tangan kiri Jihyun.

 

“Ne.” Kai mengangguk. Dia dengan tuxedo hitam itu benar-benar membuatnya tampak gagah menunggu Jihyun didepan altar. Dengan rambut yang ditatap sedemikian rapinya membuat Kharisma kai semakin menguar.

 

“Kim JongIn apakah saudara meresmikan perkawinan ini sungguh dengan ikhlas hati?”

 

“Ya sungguh.”

 

“Bersediakah saudara mengasihi dan menghormati istri saudara sepanjang hidup?”

 

“Ya, Saya bersedia.”

 

“Park Jihyun apakah saudara meresmikan perkawinan ini sungguh dengan ikhlas hati?”

 

“Ya sungguh.”

 

“Bersediakah saudara mengasihi dan menghormati suami saudara sepanjang hidup?”

 

“Ya, Saya bersedia.”

 

“Saya minta saudara menyatakan kesungguhan hati saudara dihadapan umum?”

 

“Saya, Kim JongIn, menyatakan bahwa saya meresmikan pernikahan ini dengan ikhlas hati. Saya bersedia mencintai dan menghormati istri saya sepanjang hidup.”

 

“Saya, Park Jihyun, menyatakan bahwa saya meresmikan pernikahan ini dengan ikhlas hati. Saya bersedia mencintai dan menghormati suami saya sepanjang hidup.”

 

“Kenakan cincin ini pada jari isteri saudara sebagai lambang cinta dan kesetiaan.”

 

Kai kini memasangkan cincin bermata berlian di jari manis tangan kanan Jihyun.

 

“Kenakan cincin ini pada jari suami saudara sebagai lambang cinta dan kesetiaan.”

 

Jihyun memasangkan cincin bermata berlian yang sama di jari manis tangan kanan Kai.

 

“Mempelai pria dipersilahkan membuka selubung mempelai wanita”

 

Mata elang milik kai kini menatap Jihyun, dia perlahan mendekatkan wajahnya menyentuh bibir cherry milik Jihyun. Dia melumat bibir Jihyun dan melepaskannya dalam 5 detik.

 

Para hadirin bertepuk tangan dengan meriah, Eomma Kai dan Eomma Jihyun menangis terharu melihat anak mereka sudah menikah dan mereka menjadi besan.

 

“Akhirnya kita bisa berbesan Kwon Yuri-ya.”

 

“Nde,Aku sangat terharu Park Jaerin-ah .”

 

Appa Kai dan Jihyun pun kini sudah tersenyum dan berpelukan senang.

 

Kai sempat terdiam. Dia seperti mengingat sebuah kenangan. Dan kepalanya bahkan sedikit sakit. Bibirnya meringis mengetahui kepalanya pusing.

 

Jihyun hanya memandang Kai aneh, lalu ia tersenyum ketika tau kalau para hadirin telah berbaris.

 

Para hadirin berbaris memberi selamat dan salam bagi pengantin pria dan wanita. Jihyun kini sudah terlihat letih, terlalu jelas dimatanya yang sayu sekarang.

 

“Chukkae Jihyun-ah. Aku bahkan tidak tau kalau kau bisa secepat ini menikah.” Eunjun dan Jihyun berpelukan.

 

“Salahkan Appa dan Eommaku.”

 

“Ah ya, bukan kah besok kita lulus? Aku bahkan tidak menyangka kalau kita sudah harus lulus. Bukan kah besok kalian akan pergi berbulan madu? Sepertinya aku akan mengambilkan Ijazah kalian.”

 

“Gomawo.” Jihyun tersenyum. Eunjun mulai bersalam pada Kai.

 

Sehun menatap Jihyun lalu berkata,

 

“Berikan kami keponakan yang banyak, oke!”

 

“Cih, dasar!” Jihyun mencibir ketika melihat Smirk yang Sehun tunjukkan padanya.

 

“Dan kau kai, jangan lupakan malam pertamamu ini.” Sehun berbisik terlalu keras membuat pipi Jihyun bersemu merah mendengar ucapan Sehun. Kai hanya diam.

 

“Ya! Sehun!” Jihyun menjitak Sehun membuat pria itu meringis pelan.

 

++

 

“Aish,” mereka mulai berjalan meninggalkan jihyun dengan mata yang sayu karena kelelahan. Lingkaran hitam mulai terbentuk dibawah kantung matanya.

 

“Apakah masih lama lagi?” Jihyun mengeluh kesal. Dia masih berdiri tegak diatas High Heels tingginya mencapai 14 cm.

 

“2 orang lagi dan selesai.” Kai menyahuti ucapan Jihyun. Diapun sama letihnya.

 

“Yey! Sudah!” Jihyun berseru ketika sudah melihat 2 orang yang lainnya pulang.

 

“Ayo Pulang.”

 

Kai menggelengkan kepalanya melihat kelakukan Jihyun.

 

&&&

 

“Siapa dia?” wanita itu menatap beberapa lembar foto pernikahan milik Jihyun dan Kai. Tangannya menujuk wajah Jihyun dengan spidol warna merah lalu mencoret – coretnya. Nama lengkapnya Nam Soora, mantan kekasih Kai yang pertama.

 

“Cari identitas yeoja ini, dia adalah duri yang harusku hilangkan.”

 

Segenap anak buahnya mengangguk patuh.

 

“Sebentar lagi, kau akan menjadi milikku lagi kai.” Dengan sebuah senyuman yang berarti dalam itu membuat sekretaris nya itu merinding karena bulu kuduknya yang berdiri.

 

 

 

 

TBC/To Be Continue..

Akhirnya! Aku sudah menyelesaikan Chapter 5 ini, sebab tanggal 9 juni aku bakalan ujian kenaikan kelas. Oh ya, aku ini 00 lines. Kalian boleh manggil aku adek atau apa gitu,jangan author deh soalnya aku gagal jadi author yang baik. Kosa kataku belum terlalu banyak jadi sedikit segan aku ngirim ff ini. Dan juga aku sedikit sedih dengan berita tentang Kris sekarang. Sumpah aku nangis pas tau kalau Kris menuntut SM Entertaiment.. Hiks.. Semoga saja Kris tidak keluar dari EXO. Yaudah..RCL-nya ditunggu okeh! ^^ Saranghae… 😀

 

We Are One! Stay Strong..! Always Support You! Exo Saranghaja! ❤ :’-)

 

Ttd. Park Eunjun.

 

Iklan

12 pemikiran pada “I’m Sorry, Because I Love You (Chapter 5)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s