How Can I? (Chapter 3)

Tittle: How Can I? | Rating: 15 | Lenght: Chapter 3- END | Genre: Friendship, Romance, Crack, Angst(?) | Main Cast: Kim Jun Myeon & Park Chan Yeol (EXO), Hwang Jin Ri (OC) | Support Cast: Lee Hye Jin (OC), Bella Aelfwine (OC), etc.

Disclaimer: Maaf kalo kesannya agak curhat dikit(?) dan maaf kalo banyak kata-kata yang ga enak dibaca karena ini FF pertamaku. Jangan jadi silent reader yah^^ [!] Don’t copy-paste, translate, or posting my FF without my permission. Thankyou.

.

.

.

.

Sore itu langit kota Seoul tampak mendung, persis seperti hati Jin Ri. Pembuat ‘kemendungan’ hati Jin Ri yang tak lain adalah Suho. Ya! Pria itu! Pria itu bisa membuatnya berada dalam keceriaan tingkat paling atas dan  bisa saja langsung membuatnya berada dalam kemurungan sampai tingkat paling bawah. Bagaimana bisa Suho mencium kening Hye Jin di depan seorang Hwang Jin Ri? Meskipun hanya kening, itu membuat hati Jin Ri hancur berkeping-keping. Tapi entah kenapa, meski Suho sudah sering kali membuat hati Jin Ri hancur berkeping-keping tetap saja Jin Ri tak bisa lepas dari pria bernama Kim Jun Myeon itu. Sepertinya memang benar hipotesa dari kakak laki-laki Jin Ri, kakaknya itu bilang bahwa Jin Ri tidak akan mungkin bisa lepas dari Suho sampai kapanpun. Kakaknya Jin Ri juga pernah bilang, mungkin saja suatu saat mereka bisa berjodoh(?) waktu itu Jin Ri tertawa terbahak mendengar pernyataan kakaknya tentang Suho. Tapi sekarang Ia malah ingin menangis mengingat-ingat pernyataan kakaknya itu. 

“Jin Ri!” panggil suara cempreng itu. Tanpa perlu menoleh, Jin Ri sudah tahu siapa pemilik suara itu. Bella.

Bella menatapnya aneh, “Kamu kenapa?” sambil mengernyitkan dahinya. Subjek bicaranya hanya tersenyum tipis, “Kenapa Bel? Aku aneh? Oiya katanya mau cerita….” sambar Jin Ri, enggan menceritakan masalahnya lagi dengan Suho, Ia takut Bella bosan mendengar ceritanya.

“Ah ya! Aku mau cerita! Tapi enggak disini dong….” jawab Bella penuh semangat sambil memperhatikan orang disekitar. “Mana Suho?” tanya Bella setelah sadar objek yang dicari tidak ada disekitarnya. Jin Ri menghela nafas lagi, “Bel…..” “Suho udah punya cewek, jadi…”

“Jadi….?”

Jin Ri menatap Bella malas, harusnya Bella sudah tahu jawabannya. “Udah lupa sama kita. KALI.”

Mata Bella menyipit, Jin Ri membuang tatapannya pada Bella.

“Ah yaudah, entar sore ya! Di kantin! Ini penting banget….” celetuk bella memecah suasana ‘kecanggungan’ itu. Jin Ri cuma mengangkat jempolnya sambil tersenyum tipis.

“Jin Ri.” Chanyeol menghampiri meja Jin Ri sambil tersenyum, Jin Ri menatapnya aneh.

Demi melihat tingkah laku Chanyeol yang tak biasanya, tawa Jin Ri meledak. Chanyeol menatapnya tak suka, tapi kemudian ikut terbahak juga(?)

“Ya, Chanyeol-ah… kau kenapa….” tanya Jin Ri sambil mengatur nafasnya, Chanyeol masih tertawa. “He? Ehm.. ehm…” Chanyeol langsung menghentikan tawanya, mencoba serius. “Eh Jin Ri…” ujar Chanyeol lagi. “Apa sih?” jawab Jin Ri sambil memasukkan barangnya ke tas. “Eh, aku ngomong sama kamu lho.” sindir Chanyeol yang otomatis membuat Jin Ri segera menoleh, “Iya, iya, iya. Apa?” Jin Ri menopang dagunya di atas meja sambil menatap Chanyeol manis.

Chanyeol merapihkan bajunya, “Gini, ehm.. aku mau ngomong sama kamu.”

“Euh! Kukira apa!” seringai Jin Ri sebal, tapi sepertinya Jin Ri teringat sesuatu, “Eh tapi…”

“Kenapa?” tanya Chanyeol, raut mukanya berubah.

“Aku mau ngomong dulu sama Bella. Dia mau cerita apa gitu, di kantin. Bentar doang kooookk!” Jin Ri menatap Chanyeol berbinar, “Kantin?” tanya Chanyeol linglung. “yaudah kita ngomong di kantin aja.” lanjut Chanyeol lagi. Jin Ri terlihat meninmbang-nimbang, “Yaudah ayo.”

Ha? Jin Ri kesininya sama Chanyeol? Gimana bilangnya? batin Bella sambil memperhatikan mereka berdua.

“Bel, biarin yak ini tiang ikutan juga. Sekalian ada yang mau aku obrolin juga sama dia.” terang Jin Ri tanpa diminta. Bella mengangguk lantas menggelengkan kepalanya. “Eh Jin Ri, coba aku mau ngomong sama Chanyeol dulu.” Jin Ri menatap mereka berdua, “Emang kalian mau ngomongin apa?” tanya Jin Ri penasaran. “Habis ini dikasih tahu kok.” Bella nyengir canggung.

“Eh yeol, tau gak niat gue disini sama Jin Ri?!” tanya Bella sambil berkacak pinggang.

“Enggak, ngapain? Jangan bilang lo mau ngebilangin rahasia gue ke Jin Ri.” Chanyeol menjawabnya malas.

“Justru itu! Gue mau ngasih tau!” ketus Bella, lalu Chanyeol menutup mulut Bella. “Bego entar kedengaran!” seringai Chanyeol. “Lo mau ngomong apa sama Jin Ri?” tanya Bella sambil melihat ke arah Jin Ri, takut-takut terdengar. “Gue?? Eh, ehm…” Chanyeol membetulkan posisi berdirinya. “Sebagai seorang gentleman, gue mau nembak Jin Ri, sekarang juga.” Bella melengok ke arah Chanyeol secepat mungkin, lalu memijat lehernya yang sakit.“Ha?? Sekarang?? Serius??” pekiknya.

“Jadi… kita butuh rencana…” Chanyeol mengalungkan lengannya pada Bella, lalu berbisik-bisik serius.

“Jin Ri…” Bella mengambil nafas, “Suho… kamu?” tanya Bella tidak beraturan, dahi Jin Ri berkedut demi mendengar nama Suho. “Gak usah bahas dia deh, Bel…” sela Jin Ri. Bella menatap Chanyeol linglung, kode untuk mengalihkan pembicaraan barangkali?

“Mending kita main jujur-jujuran.” ajak Chanyeol tiba-tiba. Bella bernafas lega. Jin Ri menatap Chanyeol aneh, “tumben.”

“Mau gak?” tanya Chanyeol lagi, Jin Ri menatap Chanyeol enggan. Tapi akhirnya mengangguk juga. “Bell, you duluan ah.” Kata Jin Ri sambil merapihkan rambutnya.

“Nggg… yaudah! Pokoknya ini jujur ya, gak boleh ada yang disembunyi-sembunyiin.” Ucap Bella lantang. Chanyeol memegangi telinganya yang sakit karena suara dahsyatnya Bella, lalu Jin Ri menyeringai sebal. Demi melihat tatapan-tatapan itu, Bella tertawa kecil.

“Nih ya, Yeol… lo lebih suka gue atau Jin Ri?” tanya Bella sambil tertawa. Jin Ri menatap Bella penuh ancaman(?)

“Suka apanya? Hadoh.” jawab Chanyeol malas.

“Bukan perasaan bego! sifat.” ujar Bella menjelaskan, Chanyeol sibuk ber-oh. Jin Ri menatap Chanyeol kaku.

“Jin Ri lah, Bella mah paan wkwkwkwk.” jawab Chanyeol sambil tertawa paksa, Jin Ri ikut terbahak. Bella melipat tangan, “fine!” ketusnya.

“Sekarang lo ya, Jin Ri…” Bella memasang senyum evilnya, “jangan tanya macam-macam.” seringai Jin Ri. “Idih, galak amat lo. Lagi PMS ya?” selidik Bella, “Lo masih suka sama Suho?” tanya Bella lagi. Jin Ri menepuk dahinya, merasa frustasi.

Jin Ri memberi tatapan pada Bella, are you serious giving me a question like this in front of Park Chanyeol? alis Jin Ri terangkat, Bella cuma bisa nyengir tak berdosa. Jin Ri menghela nafas lagi. Chanyeol menatap kedua gadis itu berulang kali, bingung.

“jawab aja kali.” ujar Chanyeol membuyarkan lamunan Jin Ri. “Yaudah, tapi lo gak usah kasih tau si Jun Myeon.” Jin Ri memelas pada Chanyeol, Chanyeol menatapnya kasihan lalu mengangguk cepat.

“Iya. Masih.” jawab Jin Ri singkat, Bella berdeham. Chanyeol menatap Jin Ri, “sejak kapan?”

Jin Ri balik menatapnya risih, “7 tahun yang lalu.” Jin Ri mengambil jeda, “Lupakan.” tukasnya lagi. “Udah ah, ganti pertanyaan lain! Gue ya!” ujar Jin Ri berusaha mencairkan suasana.

“Kok pada diem sih?!” Jin Ri menatap Bella dan Chanyeol bergantian. “Yaudah ah aku balik nih.” ketus Jin Ri sambil mengangkat kakinya keluar dari bangku kantin, tapi tangan Chanyeol mencegahnya. “Eit, aku belum ngomong sama kamu lho.”

“Ih paansih. Lepasin tangan gue.” Jin Ri menarik tangannya. Chanyeol melongo parah. Gue?

“Iya, iya. Maaf.” Jin Ri meraih tangan Chanyeol, “Ngomongnya sambil jalan aja ya?” tanya Jin Ri kemudian. Chanyeol mengangguk pelan, menatap Jin Ri tanpa berkedip.

“Bel, duluan.” pamit Jin Ri, “ohya, ntar malem aku ke rumah kamu ya.” sambungnya. Bella mengacungkan jempolnya.

“Jadi….” ucap Chanyeol dengan gugup, Jin Ri menatapnya malas, “Iya aku tau, aku tau kamu mau ngomong apa.” sambar Jin Ri.

“Emangnya…. aku mau ngomong apa coba?” tanya Chanyeol, merasa bodoh karena Jin Ri bisa ‘membaca’ pikirannya.

“Udah cepet bilang aja.” Jin Ri nampak sok kalem, padahal kalau Chanyeol tahu hati Jin Ri sedang berdebar-debar tidak karuan(?)

“Gini ya Jin Ri….” Chanyeol berusaha mengatakannya, “Kita sahabatan udah lama kan nih ya, terus muncul perasaan baru. Perasaan lebih dari sahabat. Kamu ngerti kan?” sambung Chanyeol, Jin Ri lalu menatapnya.

“Terus mau kamu, apa?” tanya Jin Ri, Chanyeol menatapnya dengan muka murung. “Gak ngerti juga yah kamu?”

Dahi Jin Ri mengernyit, “Ngerti kok. Kamu tahu ‘to the point’ gak Yeol?”

Chanyeol tersenyum tipis, meraih tangan Jin Ri. Lalu menatapnya dalam-dalam.

“Jin Ri-ya, maukah kau menjadi pacarku?”

Seketika tenggorokan Jin Ri tercekat, ingin rasanya tertawa saat ini juga. Apa? Park Chanyeol benar-benar menembaknya? Seorang Hwang Jin Ri jadi kekasih Park Chanyeol?

Gak nyangka ternyata Chanyeol yang lawak bisa romantis juga, haha. gumam Jin Ri sambil menatap ke sekitar. Senyumnya mengembang, seperti mendapat pencerahan.

Jin Ri balas menatap Chanyeol penuh arti, lalu mengangguk sambil tersenyum manis. Chanyeol membalas senyuman itu, dan membuka kedua tangannya lebar-lebar. Jin Ri tertawa melihatnya, lalu segera menghampiri Chanyeol.

Chanyeol memeluk Jin Ri erat, “Saranghae.” Jin Ri mendongakkan kepalanya, lalu balas memeluk Chanyeol lebih erat. “Nado saranghae, oppa.

tbc

Gimanaaa? Maaf ya gak rame di part ini dan mageeeeeerr banget chapter 3 ini, jangan jadi silent reader okey!

3 pemikiran pada “How Can I? (Chapter 3)

  1. Nahlo koq serius aku jadi rada bingung deh,
    koq jin ri nrima chanyoel gt aja ?? bknnya dy suka sama suho kan??
    tapi sumpah kocak, chan-chan disini koq keliatan konyol and pabo ya hahaha (maaf chan-chan ku, bercanda koq, hehe XD)
    chap yang ini koq dikit sih??? dikit banget malah
    ditunggu next chapternya ya 😀

  2. aduh.. Mau dong dipeluk yeoliie…. :3
    Yeollie so sweet :3
    tapi thor, bhasanya yg dipake tolong diperbaiki ya? Kurang enak bcanya kalo pake bahasa gaulnya org indonesia, soalnya kebiasaan baca ff yg bhasanya formal.. Mianh ya thor.. 🙂 keep hwaiting!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s