Life Nothing Perfect (Chapter 3)

Life Nothing Perfect (Chapter 3)

life-nothing-perfect

Judul           : Life Nothing Perfect

Author          : Dino

Cast            :

  • Oh Sehun
  • Jang Hyunmi
  • Nyonya Han as Halmeoni Hyunmi
  • Tuan Han as Harabeoji Hyunmi
  • Nyonya Oh as Halmeoni Sehun

Genre : Hurt, sad, family, marriage life

Poster art     : By DWTMHRN (http:www.yooraartdesign.files.wordpress.com)

Annyeong readerdeul, mian update lama. 2 bulan kemarin author lagi banyak kegiatan sekolah dan urusan keluarga. Jadi tak sempat untuk mempublis ff abal ini.

Maaf kalo author mengecewakan. Aithor sudah berusaha untuk ff abal ini publis secepatnya.

 

 

Happy reading~~~

 

Preview last chapter

 

“Halmeoni, apa yang teradi? ada apa dengan harabeoji ? kenapa harabeoji bisa di bawa ke rumah sakit halmeoni? ” pertanyaan beruntun terucap begitu saja oleh hyunmi yang ditujukan untuk halmeoninya yang sedang duduk di kursi tunggu ruang operasi.

” Begini Ny. Han saya langsung pada intinya saja. Kau tahu bahwa suami ku telah mendonorkan jantungnya pada suami mu. dan itu berarti kau telah memiliki hutang budi pada keluarga ku. jadi begini, sebelum suami ku meninggal ia berwasiat akan mendonorkan jantungnya kepada yang membutuhkan. ” Ujar wanita paruh baya itu sambil menatap langit yang kala itu bertabur bintang yang indah dan berkelap-kelip.

” Halmeoni langsung pada intinya saja sehunnie, sebenarnya hal ini akan di beritahukan padamu saat pembacaan wasiat Harabeoji mu oleh pengcara choi lusa nanti. Tapi halmeoni ingin kau tahu lebih dulu dari halmeoni langsung. “
Nyonya oh tampak menghela nafasnya ia sedikit pusing.
Takut menerima penolakan dari sehun.

Aku sungguh tak ingin ini terjadi, tapi jika aku tak menuruti wasiat dari harabeoji bisa-bisa aku akan selalu dihantui rasa bersalah pada harabeoji.

Harabeoji akan merasa kecewa padaku di atas sana.

” Haahhhh, Ini benar-benar membuat ku gila “

 

Author P.O.V

~At Oh’s Family House.

Sehun saat ini sedang berada di kamarnya. Ia masih memikirkan tentang apa yang ia dengar dari halmeoninya.

Hal ini benar-benar menyita pikiran sehun. Sampai ia sulit tidur seperti ini padahal waktu telah menunjukan pukul 23.00 KST.

” Harabeoji, aku harus bagaimana? Tapi ini semua adalah wasiat mu dan aku tidak mungkin untuk tidak menjalankannya. Harabeoji semoga aku dapat menjalankan wasiat mu itu dengan baik.”

Setelah sehun mengatakan itu seolah-olah harabeojinya ada di hadapannya saat ini, sehun segera mematikan lampu nakas dan ia bergegas tidur karena dia ingat besok ia akan menemui salah satu investor penting bagi perusahaannya.

~At the Morning.

Krriiinnnggg kkkrrriiinnggg

Suara alarm memekan telinga sehingga membuat orang yang kini masih membungkus tubuhnya dengan sehelai selimut yang begitu tebal terusik tidurnya oleh suara alarm tersebut.

Sehun segera mematikan alarm ponselnya dan bergegas pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri.

~At Hospital.

Hyunmi sedang membantu halmeoninya menyiapkan baju ganti untuk harabeojinya.
hyunmi hari ini tidak bersekolah karena ia ingin tetap menjaga harabeojinya, halmeoni hyunmi sudah membujuk hyunmi agar ia sekolah tetapi hyunmi tetap keras kepala dan ia tetap ingin menemani halmeoni untuk menjaga harabeojinya.

” Hyunmi, sudahlah kau lebih baik bersekolah jika kau tidak sekolah kau akan tertinggal pelajaran.”
Halmeoni berkata sambil ia meletakan pakaian harabeoji di nakas samping tempat tidur harabeoji.

“Tidak halmeoni, aku akan tetap menjaga harabeoji. Dan untuk masalah pelajaran halmeoni tak perlu khawatir.” Hyunmi tersenyum pada halmeoni dalam hati ia sedang bepikir hari ini ada mata pelajaran jang seongsaenim dan itu adalah mata pelajaran kimia. Sialnya hari ini jang seongsaenim akan membahas bab baru setelah hyunmi ingat bahwa guru bertubuh pendek itu mengatakannya minggu lalu, bab sebelumnya saja hyunmi masih kurang mengerti.

” Hufftt…”
Hyunmi hanya bisa menghela nafas walaupun seperti itu ia akan tetap menemani halmeoni untuk menjaga harabeojinya.

Halmeoni berjalan mendekati hyunmi yang sedang terduduk di sofa di dalam ruangan itu. Harabeoji hyunmi masih tertidur, mungkin efek dari obat yang diminumnya tadi sehingga halmeonie memutuskan untuk nanti saja menggantikan pakaian harabeoji.
“Hyunmi ada yang ingin halmeoni sampaikan padamu.”

“Ya Halmeoni, apa itu ?”
Halmeoni merasa takut dan bingung untuk memberitahukan ini kepada hyunmi. Halmeoni takut hyunmi menolaknya, sebenarnya halmeoni tak mau melibatkan hyunmi pada hutang budi ini tapi mau bagaimana lagi ini merupakan wasiat dari sang pendonor.

“Hyunmi, begini harabeoji mu selamat berkat ada seorang dermawan yang rela mendonorkan jantungnya kepada harabeoji mu padahal beliau pun sedang meregang nyawa.”

“Ne halmeoni, beliau begitu baik mau mendonorkan jantungnya pada harabeoji. Huuufft aku tak tahu apa yang akan terjadi seandainya harabeoji tidak selamat.” Wajah hyunmi berubah sendu. Ia menatap harabeojinya yang terbaring lemah di ranjang rumah sakit.

“Lalu, siapa beliau yang telah mendonorkan jantungnya pada harabeoji halmeoni? ” Hyunmi kembali menatap halmeoni yang berada di sebelahnya.

“Pendonor itu bernama Tn. Oh. Beliau sangat berhati mulia hingga mendonorkan jantungnya pada harabeojimu. Dan sebelum Tn. Oh meninggal, Ny. Oh istri dari Tn. Oh memberitahukan kepada halmeoni bahwa Tn. Oh mempunyai sebuah wasiat untuk kita sebagai penerima donor.” Halmeoni menatap hyunmi dalam, ia sudah yakin akan mengatakan ini pada hyunmi.

“Jinjja? Wasiat apa itu halmeoni? Kenapa Tn. Oh sampai memberikan wasiat kepada keluarga kita ?”
Hyunmi memasang wajah bingungnya, ia sungguh-sungguh tak mengerti. Dalam pikirannya apakah keluarganya akan mendapat sebagian warisan dari si pendonor atau mereka mendapatkan rumah mewah atau bahkan paket berlibur ke pulau jeju, hyunmi segera menepis pikiran anehnya.

Halmeoni menarik nafas, sungguh ia benar takut akan akibat dari keputusannya ini.
“Wasiat yang diberikan Tn. Oh kepada keluarga kita adalah jika penerima donor mempunyai anak atau cucu laki-laki maka akan diangkat sebagai bagian dari keluarga Oh dan jika penerima donor mempunyai anak atau cucu perempuan maka akan..”
Halmeoni menghentikan pembicaraannya, halmeoni kembali menatap dalam hyunmi.

Hyunmi terlihat bingung, dalam benaknya kenapa halmeoninya begiti berat sekali hanya untuk mengatakan wasiat itu.
“Ada apa halmeoni? Katakan saja!”

“Baiklah, jika penerima donor mempunyai anak atau cucu perempuan maka dia akan di… dijodohkan dengan cucu tunggal dari Tn. Oh”
Halmeoni memperhatikan ekspresi hyunmi yang terlihat kaget tetapi kemudian hyunmi mengubah ekspresinya menjadi tersenyum dan menatap halmeoni dalam.

“Benarkah halmeoni, aku akan dijodohkan dengan cucu Tn. Oh. Jika memang seperti itu aku akan melakukannya, lagi pula ini merupakan sebagai rasa terima kasih keluarga kita kepada keluarga Tn. Oh bukan begitu halmeoni. Jadi aku akan melakukannya halmeoni”
Hyunmi mengatakannya sambil tersenyum kepada halmeoni, seolah dia memang benar-benar menerima perjodohan itu. Walaupun sebenarnya hyunmi masih sangat ragu dengan keputusannya itu, tetapi hyunmi memikirkan kembali tentang harabeojinya, jika tak ada Tn. Oh bagaimana nasib harabeojinya.
Masih beruntung dia dijodohkan dengan cucu Tn. Oh dan tidak dijadikan pembantu atau apapun itu. Walaupun hyunmi dijadikan pembantu dan itu cara untuk membalas hutang budi kepada keluarga Oh dia akan melakukannya.
Dan kenyataannya ia sekarang diminta untuk menjadi calon istri untuk cucu tunggal mereka, ini merupakan suatu hal yang terhormat bagi diri hyunmi sendiri.

“Benarkah itu hyunmi? Kau sungguh-sungguh tak keberatan jika kau dijodohkan dengan cucu dari Tn. Oh?” Halmeoni sungguh kaget, bisa-bisanya hyunmi mengatakan semua itu dengan mudah.
Padahal halmeoni berpikir pasti hyunmi akan menolak tetapi kenyataannya berbanding terbalik dengan apa yang dipikirkan halmeoni.

“Ne halmeoni, aku akan menerimanya. Lagi pula masih bagus aku dijadikan menantu mereka bagaimana kalau aku dijadikan pembantu. Apa halmeoni tega melihat cucu mu yang cantik ini kelelahan mengurus rumah Tn. Oh yang sudah pasti sangat besar Itu.”
Hyunmi mengerucutkan bibirnya sambil memeluk halmeoni.

“Ne gomawo hyunmi-ah, tidak mungkin halmeoni rela cucu halmeoni satu-satunya yang paling cantik ini dijadikan pembantu. Sekali lagi halmeoni sangat berterima kasih atas pengertian mu cucuku.”
Halmeoni memeluk hyunmi sambil mencium puncak kepala hyunmi dan mengusap lembut rambut hyunmi, halmeoni terlihat bahagia mengetahui respon hyunmi yang menerima perjodohan ini.

~Kediaman keluarga Oh.

Nyonya besar dari keluarga itu yaitu nyonya Oh Sun Mi atau halmeoni dari pemuda tampan yang sudah sukses diusia muda yaitu Oh Se Hun sedang merawat kebun bunga Mawar Putih yang terdapat di halaman belakang rumahnya.

Beliau begitu mencintai bunga-bunga itu hingga ia sendiri yang turun tangan untuk merawatnya.

Seorang maid menghampiri nyonya oh dan memberitahukan bahwa ada yang menelpon nyonya besar.
“Permisi nyonya, maaf mengganggu nyonya.”

Nyonya oh yang mendengar ada yang memanggilnya segera saja berdiri dan menghadap maid yang memanggilnya itu.
“Ya, ada apa min hee?”

“Nyonya mendapat telepon, dia berkata kalau dia ingin berbicara dengan nyonya dan si penelepon menyampaikan bahwa dia dari keluarga penerima donor mendiang tuan besar, nyonya”
Mendengar kata penerima donor nyonya oh langsung terkejut, ia segera masuk ke dalam rumah dan menerima telepon tersebut.
“Hallo?”

~Nyonya Han side.

Sedangkan di tempat nyonya han berada, ia sedang harap-harap cemas menunggu telepon yang akan diterima nyonya oh.
Sampai saat ini pun ia masih sangat ragu untuk mengatakannya dan lagi ia masih bingung dengan cucunya yang dengan mudahnya mau menerima perjodohan ini.
Padahal nyonya han berpikir kalau hyunmi akan menolaknya.
Beruntunglah nyonya han yang mempunyai cucu yang penurut seperti hyunmi.

“Halo” terdengar suara diseberang sana, dan nyonya han yakin ini adalah suara nyonya oh.
“Halo, Nyonya oh?”

Nyonya oh mendengar suara dari telepon dan ia meyakini jika suara ini adalah dari nyonya han.
” Halo, Langsung saja. Bagaimana apa cucu mu bersedia ku jodohkan dengan cucuku?”

Nyonya han di seberang sana tampak gugup untuk mengatakannya.
” Aa.. ye nyonya oh. Cucuku.. dia bersedia untuk dijodohkan dengan cucu anda nyonya.”
Setelah mengucapkan itu nyonya han tampak menghela nafasnya, Ia merasa lega telah mengatakannya.

Sedangkan keadaan nyonya han, tanpa sadar iya melengkungkan senyum tipisnya. Ia merasa senang akan hal ini.
“Baiklah, Lusa ajaklah cucumu ke rumahku. Kita akan makan malam bersama dengan cucu dan keluarga besar ku, dan satu lagi aku akan mengirimkan orang ku untuk membelikan kalian baju dan make up. Aku tidak mau calon besan dan calon cucu menantuku terlihat kumuh saat makan malam nanti.”

Nyonya han terkejut dengan apa yang dibicarakan nyonya oh, dan pada akhirnya nyonya han hanya bisa menuruti perkataan nyonya oh
“Baik nyonya, saya mengerti”.

Setelah itu, sambungan telepon pun diputus secara sepihak oleh nyonya oh.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

~At Hospital, Harabeoji Hyunmi room’s.

Hyunmi P.O.V

Huffft ~~~ Bagaimana ini, aku akan dijodohkan dengan cucu pendonor harabeoji.

Apakah dia akan menyukai ku? Ah itu tidak mungkin. Tidak dia tidak akan mungkin menyukai yeoja jelek seperti ku.
Apakah dia sangat tampan? Ah itu pasti, pasti dia sangat tampan seperti pangeran di dongeng-dongeng.

“Hyumi-ah”
Aku terkejut saat ada yang memanggil namaku.Dan ternyata itu halmeoni.
Huffttt membuat ku terkejut saja.
“Ya halmeoni..”

“Kau melamun? Melamunkan apa cucuku.”
Halmeoni menghampiriku dan mengelus rambut ku.

“Ani, aku tak melamunkan apapun halmeoni.” Aku tersenyum pada halmeoni.

“Hyunmi, halmeoni ingin memberitahu mu sesuatu.”
Aku terheran, kira-kira apa yang akan halmeoni beritahu kepada ku.
Apa ini masalah perjodoha itu?
Hahh kenapa jantungku berdebar kencang seperti ini.
“Ya, halmeoni ingin memberitahukan tentang apa?”

“Begini hyunmi-ah, baru saja halmeoni menelepon Nyonya oh untuk memberitahuka bahwa kau menerima perjodohan ini. Dan beliau bilang kita akan melakukan makan malam bersama cucu dan juga keluarga besarnya.”

Mwo.. ohh jinjja. Eotteohkae? Halmeoni sudah memberitahukan kepada Nyonya oh dan lusa aku akan bertemu dengan calon suami ku itu.
Hahh aku takut sekali dia tidak bis menerima ku. Harabeoji eotteohkae..

“Ba.. baiklah halmeoni. Lalu bagaimana dengan harabeoji kalu nanti kita tinggal untuk makan malam dirumah nyonya oh?”

“Tenang saja, halmeoni sudah meminta tolong suster disini untuk menjaga harabeojimh dan akan menghubungi kita jika terjadi sesuatu pada harabeoji mu. Dan nyonya oh bilang beliau akan mengirim orang suruhannya untuk mengurus keperluan kita saat datang ke makan malam itu hyunmi-ah.”

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~Night day of Dating With Oh’s Family.

Author P.O.V

Malam itu pun tiba, Malam yang sangat ditunggu bagi Nyonya Oh dan keluarganya tapi sekaligus malam yang ingin dihindari oleh hyunmi.
Bukan karena hyunmi tidak mau dijodohkan, lebih tepatnya ia takut sekali untuk menemui calon suaminya itu. Ia takut jika cucu keluarga oh menolak dan tidak menyukainya, ia takut mengecewakan halmeoninya.

“Silahkan turun nyonya. Anda akan diantar oleh kepala maid shin yang berada di depan pintu sana. Beliau akan mengantarkan anda ke dalam.”
Supir suruhan nyonya oh itu membuka pintu mobil yang ditumpangi Nyonya Han dan Hyunmi.

“Gamsahamnida”
Nyonya oh dan hyunmi berterima kasih sambil membungkukkan badan mereka.

Saat ini hyunmi terlihat sangat cantik dengan balutan dress selutut berwarna gold dengan aksen renda berwarna senada di bagian dada dan pita yang melingkar dipinggang rampingnya, ia juga menggunakan sepatu high heels berwarna senada dengan dress nya.
Rambut sebahunya ia biarkan tergerai dengan memakai jepit pita berwarna gold di samping atas rambutnya, ia hanya menggunakan make up tipis dengan sedikit menambahkan lipbalm pada bibir cherrynya.
Hyunmi benar-benar menjelma menjadi seorang bidadari yang sangat cantik malam ini.
Ini semua berkat Nyonya Oh.

Di depan pintu itu Kepala maid shin telah menunggu kedatangan Hyunmi dan Nyonya han
“Anda sudah tiba nyonya han. Mari saya antar ke dalam. Nyonya besar dan keluarganya sudah menunggu di meja makan.”

“Baik, gamsahamnida tuan shin”
Nyonya han dan hyunmi mengikuti kepala maid shin dari belakang.

Setelah berjalan cukup lama dan akhirnya mereka sampai di depan pintu ruang makan kediaman keluarga oh.
Hyunmi terus merutuki jantungnya yang sejak tadi berdebar sangat kencang, ia bahkan tidak sempat melihat sekeliling rumah keluarga oh yang sangat besar dan dipenuhi barang-barang serta fasilitas yang super mewah karena ia sibuk mengurusi detak jantung yang berdebar tidak normal.

Nyonya oh yang tahu bahwa nyonya han dan hyunmi telah tiba langsung menyapa mereka.
“Hah, neo wasseo Nyonya han. Ayo kemari. Kau membawa cucumu kan?”

”Ya nyonya saya membawa cucu saya. Hyunmi-ah perkenalkan dirimu!”
Nyonya han menyuruh hyunmi sambil tersenyum penuh arti, ia tahu bahwa cucunya saat ini sedang gugup dan takut. Dengan senyuman dan tatapan itu nyonya han berharap kegugupan hyunmi menghilang sedikit.

“Ne halmeoni. Annyeonghaseyo, Jang hyunmi imnida Aku cucu dari halmeoni han, bangapseumnida”
Hyunmi mengatakan itu dengan nada yang bergetar. Kentara sekali bahwa ia sangat gugup.

Di meja makan itu bukan hanya ada Nyonya oh dan cucunya sehun, melainkan keluarga besarnya. Disana ada Appa dan eomma sehun yang jauh-jauh datang dari london dan mereka baru sampai tadi pagi.

“Nah sehun-ah sekarang giliranmu. Ayo perkenalkan dirimu!”
Nyonya oh menatap tajam sehun yang tampak tidak berminat akan acara makan malam ini.

“Annyeonghaseyo Oh sehun imnida. Aku cucu tunggal keluarga oh bangapta.”
Sehun hanya menundukan kepalanya, tidak ada senyum sama sekali yang terpatri di bibir tipis itu. Yang ada hanya wajah angkuh dan dingin yang sudah menjadi ciri khas seorang oh sehun.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Makan malam hari itu berjalan lancar, sesekali hyunmi menjawab pertanyaan yang dilontarkan oleh eomma sehun. Berbeda dengan sehun yang hanya diam menikmati makanannya.

Ia pun sama sekali tak melirik kea rah hyunmi, sungguh ia benar-benar tak berminat dengan acara makan malam kali ini.

Tiba-tiba nyonya oh menegur sehun yang dari tadi hanya diam menikmati makanannya.

“Sehun-ah, kenapa kau diam saja. Bukankah hyunmi ini cantik sekali. Kau seharusnya berterima kasih padaku karena tekah memilihkan calon istri secantik dia.”

Hyunmi tersipu malu saat mendengar nyonya han memujinya, tapi itu hanya sekejap setelah ia mendapatkan tatapan tajam dari sehun. Hyunmi kembali focus pada makanannya dan tak berani melirik kearah sehun.

 

Hyunmi P.O.V

 

Huft sudah kuduga pasti dia tak akan menyukai ku. Dia sangat dingin dan kaku.

Walaupun begitu dia memang sangat tampan seperti pangeran di negeri dongeng.

Bibirnya yang tipis, rambut blondenya yang ia biarkan acak-acakan itu sangat membuatnya terlihat sexy dan juga cool. Apalagi dia menggunakan kemeja putih yang lengannya ia gulung sampai siku.

Haahh dia benar-benar sempurna, tak akan pernah cocok dengan aku yang jelek ini.

Author P.O.V

 

Nyonya Oh terlihat serius sekarang, ia seperti akan membicarakan hal terpenting dari acara makan malam hati itu.

“Baiklah, Kita akan langsung membicarakan tentang pernikahan kalian. Pernikahan akan dilangsungkan bulan depan. Semua persiapan telah aku urus. Gaun,tuxedo,undangan,gedung dan lainnya sudah aku persiapkan. Jadi tinggal persiapkan diri kalian saja oh sehun dan jang hyunmi”

Nyonya oh menatap sehun dan hyunmi bergantian, sedangkan sehun hanya diam mendengarkan. Ia sudah pasrah dengan semua hal yang akan diatur oleh halmeoninya.

Hyunmi pun terlihat sama pasrahnya dengan sehun, mau menolak pin sudah terlambat. Dan kehidupan barunya akan segera dijalani.

Entah kehidupan yang bahagia atau sebaliknya.

 

 

T.B.C

 

Aaaa mian ffnya masih kurang panjang, mian update lama, mian mengecewakan readerdeul lagi. Chapter depan sehyun akan menikah. Dan bagaimana kehidupan setelah pernikahan mereka. Tunggu aja yahh.

Gomawo udah mau baca ff abal ini.

bye

*BOW

Iklan

26 pemikiran pada “Life Nothing Perfect (Chapter 3)

  1. Daebak thorrr!!!!
    Sehun dingin amat -,,- jgn dingin ntar si hyunmi ada yg ngambil #sok tau lu -,-
    Next secepat a thor,, penasaran sama part selanjut a :3

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s