Last Message (Chapter 1)

                             LAST MESSAGE (chapter 1)

CYMERA_20140731_170501

 

Genre : Sad, friendship, romance

Author : Han Seung Young (twitter : @Ranti_tegar)

Main cast : Baekhyun & Chanyeol exo , MinAh Girls day.

Suport Cast : Sulli f(x), Jihyun (OC).

Lenght : mutiChapter

 

~Happy Reading~

 

“GOOD BYE BABY..”

 

Min Ah POV~

Byun Baekhyun, sebuah nama yang terdengar sederhana namun membawa kebahagiaan yang luar biasa. Dia adalah sosok yang begitu sempurna dimata banyak orang. Bukan hanya karena wajahnya yang tampan, tapi juga sikapnya yang sopan. Ia selalu bersikap baik pada siapa pun, termasuk orang yang menganggapnya musuh. Itulah alasan, mengapa aku begitu mencintainya.

Baekhyun, panggil saja dia begitu. Dia adalah pria yang selalu menemani hari-hariku, menemaniku saat aku sedih, susah, gembira, dan sebagainya. Tak terasa sudah 1 tahun kami bertunangan dan merajut kasih berdua. Namun sayang sekali, ia belum juga melamarku, mungkin karena dia masih sibuk dengan pekerjaannya.

Baekhyun adalah seorang Direktur di sebuah perusahaan elektronik terkenal, jadi wajar jika setiap hari ia sangat sibuk. Tapi kesibukannya itu bukanlah penghalang bagi hubungan kami. Buktinya Ia selalu aktif menelpon dan mengajakku makan malam seminggu sekali. Dia sangat baik bukan ?

*****

 

Hari ini adalah hari dimana Baekhyun biasanya mengajakku makan malam.

Aku sudah mempersiapkan segala sesuatu untuk makan malam nanti. Mulai dari gaun, Restoran tujuan, dan lainnya.

 

Selesai menyiapkan semua itu, aku pun segera menelponnya.

 

” Halo ?” Sapanya ramah.

” sayang .. nanti malam kita jadi makan malam kan ?”

Ia tiba-tiba terdiam cukup lama.

“Sayang ?”  Tegurku.

” ah iya sayang, maaf tadi aku sedang berbicara dengan sekretarisku …”

“Kau tidak mendengar pertanyaanku tadi ya ?”

“Maaf, pertanyaan apa ?”

“Huft ..  nanti malam Nanti malam kita jadi makan malam atau tidak ?” Ulangku sedikit membentak.

“Ah maafkan aku sayang … aku tidak bisa, malam ini aku harus berangkat ke Beijing untuk menemui client. Jadi bagaimana kalau kita tunda dulu makan malamnya ?”

“Seharusnya kan clientmu yang datang menemuimu !”

“Tidak bisa begitu sayang … aku harus pergi menemuinya, karena client ini sangat penting bagiku terutama perusahaanku “

“Jadi kau lebih mementingkan clientmu daripada aku ?”

“Bukan begitu sayang, aku hanya—“

“Ah baiklah, semoga behasil !”

Belum selesai baekhyun bicara , aku langsung saja menutup telponnya.

 

Akhir-akhir ini dia begitu menjengkelkan. Ia sudah mulai jarang menelponku bahkan jarang bisa diajak bertemu. Aku tidak tau alasannya itu benar atau tidak, tapi aku hanya bisa berharap ia benar.

 

******

 

Di suasana seperti ini, aku biasanya akan pergi menemui Chanyeol, sahabatku sekaligus sahabat baekhyun juga.

 

“Tok tok tok … Tok tok tok …”

 

“Ne, sia___”

Belum selesai Chanyeol bicara, aku langsung saja menerobos masuk.

 

“Yakk nyonya byun ! Sampai kapan kau akan menganggap rumahku layaknya rumahmu sendiri ?”

Aku tak menghiraukan omelannya, dan langsung saja menuju meja makan.

 

” aku sangat stress , beri aku makanan !” Ujarku.

 

Chanyeol memanglah sahabat yang baik, walaupun sedikit mengomel ia tetap menuruti keinginanku.

 

“Hanya ada ini ! Itupun sisa sarapanku tadi ..”

 

Ia meletakkan sepiring roti bakar dan segelas jus melon.

 

” ah baiklah, tidak apa-apa”

 

Jika sedang stress, aku akan memakan makanan apapun yang ada di sekitarku.

 

“Kau stress kenapa ?”

“Aku sedang kesal dengan Baekhyun ! Dia lebih mementingkan clientnya daripada aku !”

Entah mengapa, Chanyeol malah tertawa mendengar ucapanku.

 

” kenapa kau tertawa ?”

” Yak minAh-ssi , baekhyun itu jauh lebih mementingkan dirimu daripada siapapun .. termasuk aku ! Dia begitu karena dia ingin sukses, dan jika dia sukses , maka dia bisa segera menikahimu ..” bela Chanyeol bijaksana.

 

Aku mencoba untuk mencerna kata-kata chanyeol, dan kurasa ia benar, baekhyun melakukan semua itu untukku.

 

“Someone call the doctor nalbutjapgo malhaejwo..

Sarangeun gyeolgkjungdok overdose..

Sigani jinalsurok tongjedo himdeureojyeo…

Jeomjeom gipsugi ppajyeoganda … “

 

” ah ponselku berdering, tunggu sebentar yaa ”

 

Chanyeol meninggalkanku dan segera mengangkat telepon yang masuk.

 

Tidak lama kemudian, ia kembali. Namun ada apa dengannya ? Ia menangis, dan terduduk lemas.

 

“Chanyeol-ah .. kau kenapa ?”

 

Ia lalu menatapku sedih.

“Minah-ssi … ”

“Hem ?”

“Pesawat yang ditumpangi Baekhyun kemarin malam, mengalami kecelakaan di daerah perbatasan … dan Baekhyun dinyatakan sebagai salah satu dari korban tewas”

“Kau bercanda kan ?” seruku tak percaya.

” aku tidak bercanda minah-ssi …”

 

“Tidak, tidak mungkin ! kemarin semuanya masih baik-baik saja yeol …. ini tidak mungkiiiinnn !!!” Teriakku histeris.

 

Melihatku seperti itu, chanyeol pun memelukku dan kembali menangis.

 

*****

Author POV~

 

24 maret 2014 …

Tepat di hari jadi hubungan Baekhyun dan Minah yang ke 1 tahun, jasad Baekhyun dikremasi. Air mata tak henti-hentinya mengalir dari mata orang-orang yang menyayangi Baekhyun. Seperti kedua orang tuanya, kakak perempuannya , minah, serta para sahabat Baekhyun lainnya.

 

Selesai acara pemakaman, Jihyun, kakak Baekhyun datang mengajak Minah berbicara empat mata.

 

“Sebenarnya apa yang membuat unnie ingin bicara denganku ?” Tanya Minah, dengan suara yang masih berat.

 

” maaf MinAh-ssi, seharusnya aku tidak mengatakan hal ini disaat-saat seperti ini.. tapi karena aku harus segera kembali ke Jerman malam ini, jadi aku harus segera menyampaikan pesan ini !”

“Pesan apa unnie ?”

Jihyun menarik nafas panjang sejenak.

 

“Dulu .. saat Baekhyun baru bertunangan denganmu, ia bercerita padaku jika ia sangat takut melukaimu. Dan dia berpesan padaku, apabila dia tidak bisa menikahimu suatu hari nanti … maka dia ingin Chanyeol yang menggantikan posisinya”

 

Minah terlihat bingung, mana mungkin ia bisa mencintai sahabatnya sendiri, apalagi chanyeol juga bersahabat baik dengan mendiang Baekhyun.

 

“Aku juga sudah memberi tau Chanyeol tadi, tapi dia takut jika kau tidak bisa …”  lanjut Jihyun penuh harap.

Minah tetap diam, ia harus benar-benar berpikir keras untuk hal ini.

 

“Maaf unnie, untuk saat ini .. aku belum bisa menjawabnya, jika aku sudah menemukan jawabannya .. aku akan segera menelponmu”

“Baiklah, aku mengerti … aku yakin kau bisa mengambil keputusan yang terbaik ”

 

Mereka lalu berpelukan, dan itu membuat Minah kembali teringat pada Baekhyun sehingga ia kembali menangis.

 

“Sudah .. jangan menangis lagi, Baekhyun akan sedih jika melihatmu seperti ini”

Ucap Jihyun sambil menepuk-nepuk punggung Minah.

 

TBC

 

 

Iklan

7 pemikiran pada “Last Message (Chapter 1)

  1. kaget. kenapa Baekhyun jdi meninggal? 0_0 alur ceritanya cepet. soal ceritanya jga sangat jelas. ga berbelit2 dan langsung ke inti cerita. cuman ya masalah spasi yg kurang enak dilihat… kurangin atu aja spasinya liatnya lebih enakan dikit. kek gini : “Aku sedang kesal dengan Baekhyun! Dia lebih mementingkan clientnya daripada aku!” gitu doang sih. hehe. terus klo ini “Ne, sia___” lebih bagusnya klo kya gini “Ne, sia—“

    cuma mau ngasih tau aja sih biar tulisannya lebih rapih lagi. sorry klo ga suka x_x keep writing!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s