Overdose ( Chapter 5 )

New Picture (1)

OVERDOSE

AUTHOR KIM SISKA

GENRE: ROMANCE, SCHOOL LIFE, & COMEDY

RATING: 16 ( akan bertambah XD )

LENGTH : CHAPTERED

MAIN CAST:

KIM HANA

WU YIFAN/ KRIS

OH SEHUN

SUPPORT CAST :

ALL MEMBER EXO & BTS

WU ANGEL

Bila ada kesamaan cerita tolong maafkan author, dan cerita ini murni dari otak berkarat author jadi tolong jangan PLAGIAT ya chingu J

AKAN KUBUKTIKAN KALAU

BUKAN HANYA AKU YANG MELAKONI

TOKOH ANTAGONIS

DALAM TAKDIR INI

WALAU SUATU SAAT NANTI KENYATAAN YANG SEBENARNYA

AKAN MELUKAIMU LAGI

.

.

.

.

OVERDOSE

AUTHOR POV

                “ cukup Sehun … jangan pukuli ia lagi.” Hana berteriak sambil mencoba mencegah Sehun memukul Jungkook.

                “kenapa Hana, ia mencoba memperkosamu.” Sehun berdiri dari atas tubuh Jungkook dan melepaskan jaketnya menutup tubuh Hana yang terlihat karena bajunya yang robek disana-sini.

                “ aku baik2 saja Sehun, ia tidak sempat melukaiku.” Jawabnya dengan suara serak.

                Hana menatap Jungkook yang masih mengatur nafasnya, nampaknya pukulan Sehun membawa dampak besar bagi tubuhnya, lihat saja sekarang wajah yang lebam disana sini, darah yang keluar dari sisi mulutnya. Sungguh pemandangan yang buruk bagi tuan muda Jeon Jung kook.

                “ada apa denganmu sebenarnya Jungkook, ini bukan dirimu?” tanya Hana sambil mengusap pipi Jungkook lembut mencoba mengajak pria itu bicara.

Sehun membuang pandangan tidak suka.

                “ aku hanya merasa gila karna kau menjauh dariku Hana, aku ingin kau memaafkanku dan kita kembali lagi seperti semula.” Jungkook menangis dan air mata itu membasahi tengan Hana yang mengusap pipi Jungkook.

                Air mata Hana juga keluar, ia merasa sakit melihat mata orang yang ia cintai itu menangis.

                “ aku sudah memaafkanmu Jungkook-ah…. Aku sudah merelakan semuanya tapi aku sudah tidak bisa bersamamu lagi maaf.” Hana berdiri dari sisi Jungkook lalu menelpon seseorang.

                “ oppa kemarilah Jungkook tengah terluka, jemputlah dia dirumahkku.” Setelah memutuskan telponnya Hana menuju kamarnya dan keluar dengan penampilan yang berbeda dengan yang tadi.

                “ kenapa kau ganti baju?” tanya Sehun

                “ aku tidak iingin anak2 bts melihat pakaianku, dan kondisi Jungkook seperti ini dan Sehun cepatlah pergi dari sini, aku tidak ingin anak BTS salah sangka.” Hana lalu mendorong Sehun dari rumahnya dan menutup pintu.

                “ MOOYA …. Apa aku diusir, YYAAAKKK aku sudah menolongmu Hana.” Teriaknya di depan pintu. # POOR SEHUN   XD

                Anak2 BTS pun satu – persatu datang ke rumah Hana dan menanyakan kenapa keadaan Jungkook begitu menggenaskan. Hana menceritakan kebohongan yang tidak masuk akal tapi ia terpaksa berbohong karna itu demi kebaikan Jungkook. Lalu mereka pamit permisi dengan Hana sambil membopong Jungkook pergi. Ia memandang sederetan mobil mewah itu keluar dari perkarangan rumahnya yang sederhana.

                “ maaf Jungkook.” Air mata itu keluar bagaikan riakkan air sungai yang lembut membasahi pipinya, ia mencintai Jungkook sangat. Tapi, apa yang dapat ia lakukan lagi ini sepenuhnya bukan kesalahan Jungkook, bila saja ia tidak dipindahkan ke EXO HS mungkin sampai saat ini tidak akan ada kejadian ini.

TIDAK SADARKAH

BAHWA SEMUA INI DIRENCANAKAN SEBAIK MUNGKIN

OLEHNYA

.

.

.

OLEH SESEORANG YANG MENJADIKAN DIRIMU CANDU BAGINYA

AT SCHOOL

                “ ini….” Hana menyodorkan sebuah kotak persegi empat berwarna pink pada Sehun.tapi yang diberi hanya memandang kotak itu sekilas lalu menghadap kedepan lagi mengacuhkan Hana. “ ini apa.? Tanyanya.

                “ untuk malam itu, terima kasih banyak, maaf aku menyuruhmu pulang.” Ucapnya lalu mengganti posisi berdirinya hingga menghadap Sehun.

                “ ohh.. aku tenang saja, aku tidak marah hanya saja aku tidak pernah DIUSIR.” Sehun memberi penekanan pada kata ‘usir’ lalu mengalihkan pandangannya ke samping.

                Hana yang masih keras kepala lalu berpindah posisi lagi ke samping. “ yaaakk kau marah.” Ia menyimpan kotak itu lalu menatap Sehun dengan mata bulatnya yang besar.

                “ cantik.” Batin Sehun, tapi ia masih ingin menggoda Hana, Sehun lalu membalikkan lagi posisinya menghadap belakang.

                “ yakkk aku lelah harus kesana-kemari Sehun.” Teriak Hana .

                “ tidak ada yang menyuruhmu untuk berpindah posisi untuk menggikutiku kan.” Ia menutup mulutnya menahan tawa, dapat ia bayangkan bagaimana wajah jengkel gadis idamannya itu saat ini.

                Hana menekuk mukanya sebal lalu mengambil kotak itu lagi dan menyodorkannya secara paksa pada Sehun. “ terima.” Ucapnya. “ tidak.” Balas Sehun.

                “ terima.”

                “tidak.”

                “ terima.”

                “tidak.”

                “ TERIMA INI OH SEHUN.” Ucap Hana berteriak, jujur Sehun kaget tapi ia menyeringai. “kemajuan yang bagus.” Batinnya

                “ tidak …. T.i.d.a.k …. Tiii…dddaaa….kkkk” Ia semakin semangat menggoda Hana dan tidak memperdulikan semua siswa yang menatap mereka bingung hingga ……

                “ yaaaaa …. “ teriak Hana pada seseorang yang mengambil kotak itu yang ternyata Kim Jongin dan Huang Zi Tao yang mengangkat tinggi2 kotak itu lalu memperhatikan dengan serius.

                “ apa ini isinya bom sampai kalian berdua main dorong2an dengan benda berwarna menjijikan ini.” Ucap Tao menatap Sehun dan Hana secara bergantian.

                “ coba buka saja ge.” Ucap Kai di sebelahnya

                “ wahhhhh.” Ucap keduanya berbarengan “ ini BUNGEOPPANG & DELIMANJOO harum sekali.” Ucap Tao lalu memakan satu. “ wahh ini enak kau coba Kai.” Kai menggambil satu dan memakan kue itu sekaligus.

“ wuaahhh ….. ASHCGDXYRH.” Ucapnya dengan mulut penuh yang sama sekali tidak dimengerti oleh Tao, Hana dan Sehun.

                “ Hana boleh ini untuk kami, lagipula Sehun menolak.” Tanya Kai padanya.

                “ YAAAA ini dibuatkan khusus untukku.” Sehun tidak terima Tao dan Kai memakan kuenya.

                “ tadi kan kau menolak.” Jawab Tao yang masih mengambil kuenya.

                “ tadi …. Aish.” Ucapan Sehun terpotong lalu ia berpikir dan KRES KRES …. Idenya terpotong dan ia berpikir lagi …. NYAM NYAM …. Lagi2 idenya terpotong dan ia berusaha keras berpikir sampai menutup matanya dan mengerutkan kening menjadi pose yang lucu bagi Hana, tapi hal baru bagi Tao dan Kai yang masih mengunyah kue.

                Ia berpikir semakin keras hingga sedikit ide mulai tersusun …. Sedikit lagi ide itu hampir selesai sampai sebuah suara mengganggunya

KRES KRES NYAM NYAM ……

“ YAKKKK KALAU MAKAN JANGAN BERISIK.” Teriaknya pada Tao dan Kai yang sedang memakan kue buatan Hana. Keduanya terdiam dan makan dengan pelan .

                “ kalian tau kenapa aku menolak kue buatannya … ituu karenaaaaa….. “ Sehun menggantung ucapanya lalu mendekatkan dirinya dengan Tao dan Kai yang terlihat berhenti memakan kue dan memperhatikan Sehun.

                “ ia menabuhkan racun kedalamnya.” Bisik Sehun dan membuat Hana membelalakkan matanya kaget sedangkan Kai dan Tao membulatkan matanya dan tanpa sengaja kotak kue itu terlepas dari tangan Tao yang langsung disambut dengan cepat oleh Sehun dan membawanya kabur.

                “ hahaha …. Kalian tertipu.” teriaknya di koridor kelas dan berlari entah kemana Meninggalkan Tao dan Tai yang kesal. Tao langsung menghadap Hana dan itu sontak membuatnya terkejut.

                “ lain kali buat lagi, dan yang banyak ya.” Ucapnya lembut lalu pergi bersama Kai. Hana yang masih tidak percaya hanya membuka mulutnya seperti orang bodoh. Tapi tiba2 ia merasakan hawa panas dan seluruh tubuhnya merinding, ia melirik ke sekitar dan menemukan tatapan tajam para yeoja yang seakan memakannya hidup2.” apa salahku?” batin Hana.

                “ Bagaimana keadaan Jungkook oppa?”

                “ ia tidak apa-apa, tapi sepertinya ada perubahan pada Jungkook Hana-ya. Ia sering menggigau “ maaf” dan jarang berbicara pada kami.” Rapmon mendesah pelan di teleponnya.

                “ kalian sudah memeriksakannya ke dokter?” tanya Hana lagi

                “ tentu saja, malam ketika kami membawanya pulang dari rumahmu kami langsung memanggilkan dokter pribadi keluarga nya, kami mencoba menawarkan terapi psikolog beberapa hari yang lalu tapi ia marah dan berkata kalau ia tidak gila.” Rapmon terdengar begitu menggebu-gebu sedangkan Hana memutar bola malas.

                “ anak ini, siapa yang tidak marah kalau di perlakukan seperti itu.” batin Hana.

                “ jenguklah dia Hana, kami tau kalau kau masih marah, tapi kami mohon jangan siksa dia lebih dari ini.” Kali ini suara Jin yang terdengar.

                “ mianhe oppa.” Suara Hana kembali terdengar pedih di telinga Jin, inilah yang paling tidak ia sukai rasa sakit hati Hana seakan merusak ke dalam dirinya. Ingin rasanya ia memukul lagi Jungkook tapi ia masih hyung yang menyayangi adiknya.

                “ maaf … Hana-ya mungkin saat ini kau masih belum dapat memaafkannya, tapi kau perlu tau ia begitu rapuh saat ini.” Suara lembut ini sekarang milik Suga, Jin memberikan teleponnya pada Suga karena ia tidak ingin kehilangan kontrol lebih dari ini.

                “ ne oppa.” Hana mematikan telepon dan tubuhnya melemas dan ia jatuh ke bawah menangisi kebodohan serta kelemahannya saat ini.

                “ mianhae Jungkook-ah mianhae ……. “

                Hana berdiri kembali lalu menghapus air matanya “ kau harus bertahan kim Hana, HARUS.” Ia mengepalkan tangannya ke udara lalu pergi menuju koridor sekolah. Tanpa ia sadari ada sepasang mata yang menatap pedih punggung kecilnya.

                “ maaf …. Aku terpaksa melukaimu Hana.”

OVERDOSE

                Jam pelajaran olahraga pun tiba. Dimana semua anak murid mengganti pakaiannya di ruang ganti. Hana membuka lokernya tapi beberapa detik kemudian ia terlihat panic dan mengacak-acak lokernya dengan kasar(?).

                “ dimana?” ia berbicara sendiri, ia tidak mungkin bertanya dengan Angel karena yeoja itu masih sibuk dengan kata-kata ‘ini tidak mungkin-nya’ sedari tadi. Bahkan ketika saem bertanya kenapa ia melamun ia malah menjawab “ ini tidak mungkin kan saem?” dengan wajah sangat-sangat cantik itu malah membuat guru setengah baya itu merona ditatap malaikat HS EXOTIC tersebut.

                Hana berjalan kembali ke kelasnya tapi ia tidak melihat beberapa yeoja bersiap-siap menyiramnya dari lantai dua.

                BYUURRR …..

genangan air berwarna coklat itu menjatuhi dirinya dan membuat seluruh seragamnya basah serta kotor. Ia menatap ke atas dan melihat beberapa gadis saling high-five ria.

                “ hiks … ottoke?” ia meratapi nasibnya karna tidak bisa mengikuti ujian praktek olahraga yang sangat penting dan lagi keadaan yang menggenaskan(?).

                “ kenapa dengan penampilanmu koala?” Hana membulatkan matanya mendengar suara berat yang sekarang sangat ia kenal sebagai hal bahaya NO 1.

                “ ini tidak apa-apa sunbe.” Ia berusaha pergi tapi Kris menahan tangannya dan menarik Hana hingga sejajar dengan dirinya dan menatap mata yeoja itu tajam.

                “ oh tidak jangan mata itu , aku bisa terpesona lagi.” Ia membatin dan menundukkan kepalanya.

                “tell, why do you look like this?” tanya Kris dengan aksen inggrisnya yang fasih.

                “ tadi aku disiram oleh sekelompok yeoja dengan air berlumpur dan ketika kegiatan olahraga seragamku hilang.” Ia masih menunduk menjelaskannya. Kris mendengus kan nafasnya lalu menarik Hana .

                “ kita kemana sunbe?” tanya Hana takut-takut

                “ just follow me.” Ia membawa Hana ke ruangan yang dulu pernah Hana masuki.

                “ kenapa kita kesini.” Ia memperhatikan Kris yang membuka lemari pakaian.

                “ lepas blazer mu.” Ucapnya datar. Hana dengan cepat menyilangkan tangannya di dada. Melihat hal itu Kris menghentikan kegiatanya mengobrak abrik lemari dan berjalan mendekati Hana dengan pelan, otomatis yeoja itu berjalan mundur “ mau apa sunbe.” Tanyanya tapi Kris masih tetap mendekatinya sampai akhirnya jalan Hana terhenti karena membentur pintu.

                Wajah Kris semakin mendekat jarak keduanya pun hanya beberapa senti, karna terlalu dekat Hana memejamkan mata erat takut Kris akan mengulangi perbuatannya dulu.

                KLEK …. Suara pintu terbuka menyadarkan Hana ia membuka matanya dan melihat Kris dengan meminjam ekspresi DO = O.O.

                “ mandilah.” Hanya itu yang ia ucapkan lalu meninggalkan Hana yang masih kaget. Hana lalu menatap ke belakang ternyata pintu tadi adalah kamar mandi, ia masuk dan mengagumi dekorasi serta keindahan kamar mandi itu. “ wah ini sungguh luas, bahkan kamar ku saja kalah besarnya.” Ia berbicara sendiri.

                Hana yang masih mengagumi kamar mandi tadi dikagetkan oleh lemparan handuk dan pakaian olahraga. Ia menatap si pelempar dengan ekspresi ‘ ini untuk apa?’ diwajahnya.

                Belum sempat Hana bertanya Kris sudah angkat bicara. “ mandi dengan cepat, dan ganti dengan bajuku. Bukankah kalian masih ada praktek hari ini.” Ia lalu menutup pintu itu kembali.

                “ untung aku belum membuka baju.” Ucap Hana lalu ia segera mengunci pintu dan mandi.

OVERDOSE

                “ Bagaimana hyung?” tanya J-Hope pada Suga.

                “ aku sudah berhasil menjebak gadis itu.” semua anggota BTS merapat pada Suga.

                “ lalu.” Tanya Jin

                “ ia disuruh seseorang.” Jin menghela nafas pelan, ia kembali melihat Jungkook yang sedang tidur di ranjangnya. “ bukankah kau memiliki kesempatan lagi untuk mendapatkan ia kembali Jungkook-ah.” batinnya

                “ bagaimana caramu menjebaknya hyung?” tanya Jimin

                “ hanya memberikan foto terlampau seksinya dan aku mengatakan akan menyebarkan di sekolahnya kalau ia tidak mau berkata jujur, so …. “

                “ siapa orangnya hyung?” tanya Jungkook yang memotong perkataan Suga.

                “ kapan kau bangun?” tanya V tapi tidak dijawab oleh Jungkook.

                “ jadi siapa hyung?” tanyanya lagi

                “ Oh Sehun, namanya Oh Sehun. Pria yang sudah menyuruh gadis itu merayumu dan merusak hubungan kalian berdua.”

                “ ingggg tapi kenapa?” J-Hope mencoba berpikir.

                “ gadis itu tidak tahu pasti, tapi katanya Sehun terobsesi pada Hana.” Jelas Suga lagi

                “ ciihh dasar pengecut.” Suara Rapmon terdengar tajam

                “ Oh Sehun, aku akan membalasmu ….. “ geram Jungkook

OVERDOSE

                “ kenapa kau terlambat Hana?” tanya saem yang sepertinya mulai menilai murid lain yang sedang memasukkan bola basket ke ring.

                “ maaf saem tadi saya ketiduran.” Jawabnya seadanya, tapi ada sedikit raut penasaran di wajah saem itu.

                “ dari mana kau dapatkan baju itu Hana?”tanya saem.

memang penampilan Hana sangat menarik perhatian saat ini yang ia gunakan adalah seragam olahraga laki-laki dan yang sangat penting semua orang kenal dengan pakaian itu. Karna semua anak exo memiliki keunikan di seragamnya. Misalnya saja baju seragam olahraga yang biasa bertuliskan ‘ EXOTIC INTERNASIONAL HIGH SCHOOL’ di belakang dan warna baju kuning dengan kerah berwarna hijau lumut.

SEDANGKAN kaus yang ia pakai saat ini berwarna hitam serta garis-garis merah di samping celananya tidak memakai kerah tapi V neck yang keren sama dengan yang dipakai Kai, Sehun dan Tao. Di belakangnya bertuliskan EXO dan nama leader EXO siapa lagi kalau bukan KRIS yang di jahit tangan dengan warna benang berwarna merah darah.

                “ ini dipinjamkan seseorang saem.” jawab Hana dengan suara yang amat kecil. “ ya sudah siap-siap sana.” Hana lalu ikut berbaris tapi ia didatangi Kai, Tao dan Sehun.

                “ yaaa ha na dul set, dari mana kau dapatkan pakaian olahraga ini?” tanya Tao to the poin.

“ ini dipinjamkan Kris sunbe.” Kai yang mendengarnya seakan tidak percaya, tapi ia berpikir lagi, seragam Kris hanya ada di tempat berkumpul mereka. Sedangkan Sehun, ia sedari tadi diam saja seraya memperhatikan raut wajah Hana, dan berjalan meninggalkan yeoja itu bersama Kai dan Tao.

                Tiba giliran Hana untuk praktek, ia sekarang sendirian dilapangan basket dan menggenggam bola basket ditangannya, ia harus memasukkan paling tidak 15 bola untuk mendapatkan nilai A+.

                Tapi itu merupakan hal tersulit karena ia tidak pernah bermain bola basket apalagi baju Kris yang kebesaran di tubuhnya, sampai ia harus beberapa kali membenarkan baju itu yang melorot dan menampilkan bahunya.

                Kai yang melihat hal itu hanya meneguk liurnya kasar, otak yadongnya tidak dapat diajak kompromi. Sedangkan Tao yang berada disampingnya malah terlihat memandang seorang gadis yang duduk sendirian di bangku aula kelas dengan buku di tangannya. Sehun, jangan ditanya ia sudah pergi entah kemana.

                Hana mendapatkan F dan itupun F-. sungguh memalukan baginya, tapi itu pantas karna tidak ada satupun bola yang dapat masukkan

                Akhirnya jam olahraga berakhir. Hana yang sedang melap keringatnya berjalan mencari Angel yang ia tidak tau kemana. Hingga beberapa orang yeoja menghalangi langkahnya.

                “ yak… kenapa kau memakai seragam Kris oppa?” tanya seseorang diantaranya.

                “ ia meminjamkannya padaku.” Ucap Hana datar.

                “ kau bohong.”

                “aku tidak bohong… AUUU” Hana menjerit saat yeoja yang terlihat paling garang itu menarik rambutnya.

                “ kau pasti merayu Kris oppa atau mungkin memberikan tubuhmu lalu mencuri pakaian ini diam2 untuk memamerkan pada semua orang … cihh dasar jalang.” Yeoja itu berteriak di wajah Hana.

                “ ya jaga ucapanmu siapa yang kau bilang jalang, brengsek.”

PLAK… Hana ditampar oleh yeoja itu sampai jatuh terjrungkup ke tanah.

                “ eonni kita ambil baju Kris oppa, aku tidak sudi yeoja ini memakainya.” Ucap seseorang lagi dan diangguki oleh yang lainya. Mereka melepas paksa pakaian Hana untung saja gadis itu memakai pakaian dalam tapi itupun masih terlalu terbuka. Hana menangis dan memeluk dirinya sendiri, ia merasa sangat malu tubuhnya dilihat orang lain. Apalagi terdengar siulan2 dari arah koridor sekolah.

                “ nah sekarang celananya.” Mereka mulai mendekat lagi.

                “ ANDWEEEE…” Hana berteriak dan berusaha menahan tangan mereka , tapi malah tendangan dan pukulan yang ia dapatkan sampai sudut bibirnya pecah dan mengeluarkan darah.

                “APA YANG KALIAN LAKUKAN.” Suara berat dan keras itu menghentikan kebrutalan mereka menggeroyok Hana, Kris yang saat itu sedang lewat terbelalak melihat Hana dengan ehmm… tubuh setengah terbuka tengah dipukul habis-habisan langsung naik pitam. Ia mendorong kasar salah satu yeoja sampai terduduk ke tanah.

                Kris langsung membuka seragamnya dan memasangnya kepada Hana serta mengacingnya sembarangan, bahka ia tidak perduli kalau saat ini ia telanjang dada dan di foto oleh beberapa yeoja yang hidungnya disumpal tisu oleh darah yang keluar dari hidung. Kris menggendong Hana bridal style dan membawanya pergi entah kemana.

                Setelah Kris pergi, Luhan si playboy sekolah mendatangi yeoja2 itu ditemani Xiumin dan Chen. Ia lalu mengambil seragam Kris dari yeoja yang melihat kedatangan ke3 pria tersebut.

                “ kalian yeoja yang sangat cantik dan manis.” Ia mengeluarkan rayuannya yang tidak mungkin dapat ditolak oleh wanita. Yeoja2 itu merona dan tersenyum centil.

                “ tapi hati dan kelakuan kalian busuk.” Setelah mengatakan itu Luhan pergi sedangkan Chen dan Xiumin menatap kelompok itu jijik.

OVERDOSE

                “ AUU APPO … pelan-pelan sunbe.” Teriak Hana pada Kris yang mengusap kapas beralkohol ke bibirnya yang robek.

                “ kau ini bodoh, kenapa tidak melawan.” Kris malah membentaknya

                “ mereka terlalu banyak sunbe.” Hana seakan mengadu padanya.

                “ aiss bodoh.” Ia mengumpat sambil mengganti kapas beralkohol itu denagan kapas baru ynag diberi antiseptic.

                “ ini salahmu sunbe.” Hana menatap Kris tajam.

                “ MWO.” Kris menghentikan kegiatanya untuk menempelkan kapas ke sudut bibir Hana.

                “ kalau saja kau membiarkanku saat itu dan tidak meminjamkanku baju, mungkin saat ini aku baik2 saja AUUU YA APPO.” Kris menekan kapas antiseptic dengan kuat dan kasar ke sudut bibir Hana lalu bangkit berdiri.

                “ itu salahmu sendiri, kenapa kau terlihat seperti anJing jalanan yang terlihat kotor dan tersesat aku jadi kasihan.” Ucapnya dingin.

                “ mwo …. Sunbe harusnya kau membiarkanku sendiri saja.” Ucapnya tidak mau kalah.

                “ membiarkan kau sendirian dengan wajah semanis itu, mana bisa.” Kris berucap lagi

10%

20%

30%

40%

50%

60%

70%

80%

90%

100% akhirnya Hana selesai berpikir. #lola ya*abaikan

“ kau bilang apa tadi sunbe.” Hana mencoba menatap Kris lagi Tapi pria itu diam dan berbalik menatap Hana.

Hana lagi-lagi terpesona dengan onix biru keabuan itu. ia terperosok ke dalam telaga biru tapi ditutupi oleh asap keabuan seakan menghisap sang pemuja seperti hipnotis yang menghilangkan kesadaran sedikit demi sedikit. Dan itu benar- benar terjadi.

Sampai mata onix itu tertutup, Hana baru sadar kalau Kris tengah menciumnya, ia berusaha memberontak tapi Kris malah menahan kedua tangannya dengan tangan kiri dan tangan kanan yang menahan tengkuk Hana.

Ciuman itu bukan dikatakan ciuman lembut apalagi singkat, Kris menciumnya dengan kasar dan terkesan bernafsu. Ia bahkan hanya memberikan sedikit ruang bagi Hana untuk bernafas, apalagi bibir Hana yang masih terluka. “ perih.” Batinya.

Kulit Kris yang tidak tertutup apapun menjadi kehangatan yang mendebarkan hati Hana kencang, ABS halus namun terbentuk itu membuat ia mengerti kenapa wanita menggilai tubuh pria yang bagus. Tubuhnya bergetar merasakan gesekkan kulit Kris yang semakin merapat pada tubuhnya, ia bahkan berpikir akan meledak sebentar lagi.

Ciuman itu diakhiri dengan deru nafas keduanya yang memburu seakan lari marathon tapi kelihatannya Hana yang paling lelah.

Kris berdiri dari ranjang UKS dan membuka pintu ruangan itu.

“aku harus pergi, aku tidak ingin orang berpikiran macam-macam karna kita terlalu lama di UKS. Oh ya kau langsung pulang saja, kau tidak punya seragam kan.” Lalu Kris berlalu pergi.

“ apa sunbe itu gila, apa dia pikir menciumku bukan perbuatan macam-macam, aisshh aku memberikannya kesempatan lagi untuk menyentuhku.” Hana mengacak rambutnya dan berbaring lagi di ranjang UKS sampai ia tertidur.

“ brengsek.” Ucap seseorang yang menyaksikan apa yang Kris dan Hana lakukan.

“ kenapa harus dia ……

“ ini kesalahan mu KIM HANA.”

Tbc

Part 5 ini nyambung sama oneshoot author CAKE CHOCOLATE. Author nga tau udah dipublis nga sama Adminnya XD #pasrah

anak-anak EXO udah mulai OOC dari image awalnya, hueehh Q.Q author minta maaf tidak bermaksud sungguh, ini hanya terjadi karena ide author tidak sampai ke tahap yang KEREN ? di beberapa bagian author ada mengambil sedikit adegan di THE HEIRS, adakah yang sadar ???? YAP tinggalkan coment ya chingu XD, jangan jadi silent readers J

Salam istri Wu Yi Fan #plak :3

Iklan

34 pemikiran pada “Overdose ( Chapter 5 )

  1. Kris nafsu bgt sih sama hana
    Penasaran yg liat kris sama hana di uks siapa ya ??apa sehun ??molla
    Keep writing aja ya thor ceritanya makin menarik jadi makin suka ff ini ^_^

  2. hayanaaaaaaaaaaaaaaaah krissss yadong ahahahah itu siapaaaa siapaaa mungkin sehun,… ngga…. mungkin angelkan… angel itu saudaraan sm kriskan ya wu angel and wu yi fan hah iyakah entahlaaaah pusying hahahah

  3. Kriss bsa brsikp mnis bgt ama hana, jdi ikutan melting nihh,,
    Pnsaran ma yg liat mreka d uks, q rasa itu sehun.
    Jdi tkut sma yg bkal d lkuin sehun k kris,
    Moga yg q tkutin g trjdi coz kriss khan hyungx sehun dan lgi kris lbih tjir d bnding sehun..

    Oh ya thor ktax ada oneshootx angel ma DO, blh donk thor, pnasaran ma ff mreka

    Fighting thor

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s