I’m In Love

I’m In Love

@diantrf | Kim Jongdae (Exo), Han Hyunna (OC) | Fluff | G | Drabble

0o0

 

Menatap dari kejauhan bukanlah suatu hal yang buruk. Itulah yang biasa Han Hyunna lakukan setiap harinya—memandangi seorang pemuda satu angkatannya yang sedang bermandikan peluh yang dengan sangat menawan menggiring bola itu di lapangan. Gayanya, pesonanya, dan semua hal lain yang entah mengapa Hyunna suka dari pemuda itu. Segala hal tentang pemuda itu selalu menari-nari dengan cantiknya di dalam benaknya. Sungguh kenyataan yang tak bisa ia pungkiri lagi.

Namanya Kim Jongdae, murid kelas tetangganya yang sebenarnya tergolong biasa saja. Jongdae bukanlah sang jenius sekolah, bukan juga atlet olahraga yang selalu dibanggakan sekolah. Jongdae hanyalah seorang Jongdae, murid biasa yang mampu memikat hati Hyunna hanya dalam satu kali percakapan. Mereka tak saling kenal satu sama lain sebelumnya, hanya pernah bertemu wajah beberapa kali ketika melewati kelas masing-masing. Takdir yang tak dapat berdusta, tatapan mereka bertemu di suatu hari yang cerah.

Kala itu Hyunna yang sedang membersihkan ruang kesehatan seorang diri terlihat menyapu dengan santai dalam sebuah ritme yang teratur. Ia hanya diam, terfokus dengan pergerakan tangannya yang masih terus menggerakkan sapuan di lantai. Matanya menunduk ke bawah, sama sekali tak melihat siapa orang yang kini hendak masuk di ruangan sebelah—ruang Dewan Siswa. Namun bagai dua jiwa yang memiliki hubungan, jantung Hyunna terasa berdebar tak karuan tanpa sebab. Ia menegakkan pandangannya, dan betapa terkejutnya ia saat menoleh ke samping. Dia, Kim Jongdae.

 

 

Oh, hai kakak petugas. Rajin sekali.”

 

 

Senyuman manis khas Kim Jongdae benar-benar membuat Hyunna tak bisa berkutik. Otaknya terlalu terbawa suasana hanya untuk sekedar memberi perintah membalas sapaan tadi dengan sebuah senyuman kecil. Setelah beberapa detik terdiam, akhirnya Hyunna balas tersenyum—yang tentunya berkali-lipat lebih manis dari yang biasanya. Jongdae pun masuk ke dalam ruangan, meninggalkan Hyunna dengan debaran aneh dalam jantungnya yang tak kunjung berhenti. Napasnya sedikit melambat.

 

 

“Aku kenapa? Apakah aku.. Jongdae..”

 

0o0

 

Lagi-lagi ruang kesehatan bernuansa white pale itu menjadi saksi bisu tatapan yang saling terkait. Hanya dengan mata yang saling bicara satu sama lain, dunia terasa menunjukkan cara kerjanya saat ini. Hyunna yang sedang melamun di depan pintu ruang kesehatan dikagetkan dengan sebuah suara manis yang baru-baru ini merambati indera pendengarannya dan terus berputar bagaikan film di otaknya. Jongdae tepat berada di sampingnya, kembali menunjukkan senyum dengan kedua matanya yang menyipit. Sangat lucu.

 

 

“Sendirian? Kenapa melamun?”

 

 

Wajahnya yang seperti bayi, senyumnya yang menawan, entah apa lagi yang menjadikan Jongdae begitu terlihat istimewa di mata Hyunna. Ia tersadar dari lamunannya dan melihat sekilas tunjukkan jarum jam di dinding ruang kesehatan. Jam lima sore, dan sekolah sudah mulai sepi. Hanya menyisakan beberapa siswa yang sedang berlatih basket dan anggota Dewan Siswa yang baru saja selesai rapat. Jongdae masih setia berdiri di samping Hyunna, mungkin untuk menunggu sebuah jawaban—ya setidaknya seperti itu.

 

 

“I-iya, maaf aku melamun. Sepertinya sudah sore, lebih baik aku pulang—“

 

“Pulang bersama denganku bagaimana?”

 

 

Deg!

 

 

Jiwa yang merindu seakan disiram oleh rintikan air kebahagiaan. Bagai kaktus hijau yang semakin segar meski harus bertahun hidupnya di tengah hamparan gurun yang hampa. Hyunna seperti menemukan tambatan hatinya yang hilang—jiwa kembar yang kini dipersatukan oleh sebuah hal ajaib nan manis bernama cinta. Cinta? Apakah itu yang Hyunna rasakan saat ini? Apakah benar Jongdae orangnya?

 

 

Ehm, Hyunna? Bagaimana?”

 

“Kau..tahu namaku?”

 

 

Bukannya menjawab, Jongdae justru tertawa kecil—dengan matanya yang menyipit manis. Hyunna mengerutkan keningnya karena bingung. Suasana kembali hening saat Jongdae telah menghentikan tawanya, menyisakan tatapan lembut yang hanya terfokus pada satu objek cantik dalam lingkup perspektif lurusnya. Garis lurus takdirnya, atau mungkin dapat masuk dalam kehidupnya.

 

 

“Mustahil jika aku tak mengetahui nama gadis yang aku sukai.” Jongdae langsung salah tingkah setelah mengucapkan hal itu. Berbeda dengan Hyunna yang kini tertawa melihat wajah Jongdae yang memerah. Pemuda satu ini sungguh lucu.

 

 

Eum-itu-ayo kita pulang.”

 

 

Jongdae berusaha kembali bersikap biasa dan kembali mengajak Hyunna untuk pulang. Hyunna menghentikan tawanya dan tersenyum cerah kepada Jongdae. Seperti melihat bidadari yang bersinar menghalangi indahnya mentari senja. Sinar pesona seorang Hyunna lebih sedap dipandang oleh Jongdae yang sedang jatuh cinta. Hyunna mengambil tasnya di dalam ruang kesehatan dan mengunci pintu. Jongdae sudah hendak berbalik jika saja Hyunna tak memanggil namanya.

 

 

“Jongdae! Eum, selamat ulang tahun.”

 

 

Hyunna menundukkan wajahnya. Pipinya bersemu merah, dan Jongdae kini terpaku di tempatnya. Ulang..tahun? Bahkan Jongdae melupakan hari lahirnya saat ini. Dan Hyunna tahu hal itu? Jongdae tersenyum bahagia dan mengacak rambut Hyunna. Gadis manis itu tertawa canggung dan setelahnya Jongdae mengambil jemari lentik Hyunna dan menautkannya dengan miliknya. Tangan yang bertaut, angin senja yang bertiup lembut dari timur dan gedung sekolah nan luas yang menjadi saksi kedekatan mereka. Akankah berlanjut semakin baik? Hanya mereka yang dapat memutuskan akhir bahagianya sendiri.

 

 

“Terimakasih, Hyun.”

 

 

FIN

34 pemikiran pada “I’m In Love

  1. whaaa daebak thor sweet banget,waktu adegan yang pertamanya persis cerita real aku tapi kebawahnya beda banget. keep writing! di tunggu ff seanjutnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s