EXO SERIES – A Heart To Chen

EXOSERIES – A HEART TO CHEN

 chen

KIM JONGDAE // YURI Oc

FLUFF, SONGFIC, AU!

PG 13

WINNIESULASTRI’S STORY, DON’T PLAGIARISM CAUSE STORY BELONG TO ME!!!

 

 

Exo series yang pertama aku publis, dan semua member bakal kebagian punya cerita masing – masing di A HEART To, untuk jongdae selamat ulang tahun! Jangan lupa buat berkunjung ke BLOG pribadi aku yaaaJ

 

Winniesulastri.wordpress.com

 

 

 

 

I could stay awake just to hear your breathing, watch you smile while you are sleeping, while your far away and dreaming.

Jongdae masih terjaga malam itu, sementara detik jam terus berputar seiring bumi memutar pada rotasinya.

Lelaki itu masih menatap wajah damai didepannya, mata indah gadis itu tertutup sempurna, bahkan jongdae tak bisa berhenti tersenyum jika sesekali gadis itu menarik napas panjangnya saat ia terlelap.

Jongdae masih setia menatap wajah itu, entahlah apa yang dimimpikan gadis itu yang ia tahu, bibir gadis itu tersenyum disela – sela tidurnya.

Jongdaepun tidak dapat menahan tangannya yang saat ini mengelus wajah gadisnya sayang, “hey, mimpi indah?” Ucapnya berbisik karena takut gadisnya terganggu.

I could spend my life just to sweet surender, I could stay lost in the moment, forever.
Everymoment spent with you is the moment I treasure

Jongdae membiarkan malam istirahatnya berlalu seperti itu saja, tentu saja dia lelah bahkan dia baru saja menginjakan kakinya dinegeri tempatnya lahir ini, tapi metanya enggan menutup ketika ia mendapati dirinya terus mengangumi sosok yang saat ini memeluknya.

Jongdae rela kehilangan apapun untuk mendapatkan moment seperti ini, bahkan dia tidak masalah bila salah satu bebek koleksinya hilang, sungguh menikmati wajah Yuri kekasihnya dan mendengar deru napas gadis itu adalah list teratas favorit jongdae.

Selamanya, jongdae ingin selama dapat menatap wajah gadis itu, sebelum dia menutup mata dan saat ia membuka mata, hanya Go Yuri, kekasihnya saat ini.

I don’t wanna close my eyes, I don’t wanna fall a sleep cause I’d miss you babe, and I don’t wanna miss a thing.

Gadis itu menggeliat, dan perlahan membuka matanya ia mendapati kekasih hatinya saat ini menatapnya.

Yuri mengerjapkan matanya berkali – kali, dia menggerakan tangannya di sekitar bibirnya, sungguh ia mengira bahwa saat ini dirinya mengeluarkan air liur dan membuat kekasih hatinya tidak nyaman.

“Ada apa hm?” Tanya yuri dengan suara khas orang bangun tidur.

“Tidak ada apa – apa, dan apa yang kau lakukan?” Jawab jongdae dengan nada lembut, kau tidak akan pernah mendengar suara selembut itu karena hanya yuri yang berhak mendengatnya.

“Tidak ada, apa aku mengeluarkan liur terlalu banyak sampai kau belum tertidur?”

Jongdae sedikit tertawa, dia mengecup bibir kecil gadisnya, semntara yuri masih diam dengan aksi tiba – tiba kekasihnya. “Hey yuri, bahkan bila kau berliurpun aku akan tetap memandangmu cantik, dan jangan mengusap kasar pada bagian itu, nanti bibirmu terluka biar aku yang membersihkannya” selepas jongdae mengucapkan kalimatnya lelaki itu mendekatkan wajahnya kearah wajah gadis cantik itu, lalu menjilat sekitar bibir kecil itu dengan lidahnya secara lembut.

Lembut.

Itu yang Yuri rasakan ketika mendapatkan perlakuan seperti itu, “tidurlah” ucap yuri setelah jongdae selesai dengan kegiatannya.

“Nanti saja”

“Tapi besok kau harus menyelesaikan setumpuk schedulemu jongdae”

“Biarkanlah, aku malas menutup mataku, aku tidak ingin tertidur untuk malam ini aku benci merindukanmu”

Gadis itu diam.

Perlahan yuri mendekap erat tubuh jongdae, mencari posisi nyaman dalam pelukan pria yang saat ini dia cintai itu, “kita akan bertemu dimimpi sayang, istirahatlah” meskipun suara yuri tak begitu jelas, tapi jongdae masih bisa mendengar.

Then I wanna kiss your eyes thank god we’re together.

I just wanna stay with you in this moment forever, forever and ever.

Jongdae mencium kedua mata gadisnya “tidurlah, aku masih ingin melihat wajah teduhmu dan mendengar alunan napasmu, biarkan malam ini aku menikmati pahatan sempurna tuhan pada dirimu, karena esok aku harus kembali tersenyum untuk mereka disana, jadi biarkan aku tersenyum malam ini karena kau”

Jongdae mencium kening gadisnya, mengusap punggung gadis itu lembut.

Ya jongdae mengabaikan rasa kantuknya malam itu demi memotret setiap gerakan gadisnya saat ia tertidur, karena jongdae terlalu merindukannya.

“Hey lihat! Lingkaran mata jongdae akan mengalahkan tao!” Ucap xiumin, dan diiringi tertawaan member exo lainnya.

Jongdae hanya diam, ya dia tahu hari ini lingkaran matanya lebih hitam dari yang dimiliki tao, bahkan make upnya pun harus tebal dari biasanya demi menyembunyikan lingkaran itu.

Tapi tidak masalah untuknya meskipun dia telah meminum 2 americano pagi hari, setidaknya jongdae puas dan bersyukur dapat menikmati wajah cantik yuri tadi malam, dan dia tidak hentinya bersyukur…

Karena Jongdae lebih memilih terjaga dan lelah demi terus memeluk kekasihnya, daripada bermimpi indah tanpa melihat senyuman gadisnya.

5 pemikiran pada “EXO SERIES – A Heart To Chen

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s