Unconditionally (Chapter 3)

UNCONDITIONALLY [Chapter 3]

(My Love Grow Together With Time)

unconditionally1

 

Title             :  Unconditionally [chapter 3]

Author          : NuAmaliah

Cast             : -Lee Gakyung        a.k.a Gakyung

-Kim Jong In          a.k.a Jong In (Kai EXO-K)

-Choi Minhwa         a.k.a Minhwa

-Byun Baekhyun      a.k.a Baekhyun (Baekhyun EXO-K)

-Kim Taeha           a.k.a Taeha

-Park Chanyeol       a.k.a Chanyeol (Chanyeol EXO-K)

-Byun Young Ah      a.k.a Young Ah

-Xi Luhan              a.k.a Luhan (Luhan EXO-M)

-Kim HyunKi          a.k.a Hyung Ki

-Kim Joonmyun      a.k.a Suho (Suho EXO K)

Pairing         : -InKyung,BaekHwa,YeolHa,HanAh,JoonKi

Genre           :  Romance,School life,

Length          : Chapter

Rating          : PG-17

Warning        : Typo dimana-dimana.

Summary       : Fanfic ini mengisahkan tentang gaya pacaran ala anak remaja yang berbeda beda tapi tetep romantis kokk,pertengkaran tak jarang menghiasi hari bahagia mereka. Lantas seperi apakah kelanjutannya.??

Dont forget to Follow me @Nuamaliah *plttaakk*

 

Chapter 3

Festival musim panas akan segera dilaksanakan. Semua persiapan matang. Sore ini akan digelar geladi bersih untuk memastikan semuanya siap untuk dipentaskan. Seorang namja jangkung tampak sangat sibuk bolak balik kesana dan kemari tanpa memperhatikan sedikitpun perkataan dari yeojanya.

“Kenapa kau begitu panik Chanyeol ah ini kan hanya geladi ?” kata Taeha berteriak pada Chanyeol

“Aniya Taeha yah kau tak tahu apa yang sedang aku rasakan.?” Kata Chanyeol tanpa memperhatikan Taeha sedikitpun

“Tentu saja aku tahu Chanyeol ah.. semua akan mengadakan pementasan tapi tak ada yang sepanik dirimu” kata Taeha sambil memperhatikan Chanyeol yang mondar-mandir di hadapannya.

“malam ini aku akan naik ke panggung itu dan membuktikan kalau aku bisa. Benarkan Taeha” kata Chanyeol sambil menunjuk panggung yang megah itu

“BABO..” kata Taeha frustasi

Park Chanyeol memang tak seperti orang lain,namja ini akan sangat panik jika diberikan tanggung jawab sedikit saja. Ini memang hal yang wajar tapi tidak jika berlebihan seperti Park Chanyeol. Bahkan kim Taeha saja kini tak bisa menghentikan langkah namja ini.

Taeha termenung saat menyaksikan tingkah laku Chanyeol yang tetap sama seperti sebelumnya. Bolak balik tak jelas dan entah apa yang sedang ia cari. Taeha baru saja tersadar saat Chanyeol tiba-tiba berteriak keras tepat di samping telinganya. Chanyeol meneriakkan sebuah nama yang mampu membawanya mendapatkan jawaban atas segala pertanyaannya.

“MINHWA yah” gadis itu langsung menoleh dan menghampiri Chanyeol

“Mian,,aku terlambat aku–” kata Minhwa sambil merapikan rambutnya yang kusut akibat angin

“Mian Chanyeol ah.. aku terlambat menjemputnya.” Potong Baekhyun

“ahhh kwenchana..”Kata Chanyeol

Taeha kembali menaruh rasa ingin tahu yang sangat besar tentang hubungan Byun Baekhyun dan Minhwa. menurutnya jika seorang namja dan yeoja yang selalu datang dan pergi bersama mustahil bagi mereka jika tak menjalin hubungan yang special. Jadi Taeha memutuskan untuk menanyakannya langsung pada Minhwa. namun jawaban yang dia dapatkan tak sebanding dengan harapannya. Saat Taeha bertanya mengenai sejauh mana hubungan Minhwa dengan Baekhyun,Minhwa dengan santainya menjawab kalau itu akan menjadi urusannya dengan Baekhyun saja lalu tertawa tanpa ada rasa bersalah sedikitpun.

Minhwa dan Baekhyun akhir-akhir ini terlihat sangat dekat. Baekhyun akan mengantar Minhwa kemanapun dia ingin pergi,menuruti semua keinginan Minhwa tapi sayang tak satupun dari mereka yang berani mengungkapkan perasaan suka. Entah Baekhyun takut jika cintanya ditolak ataukah Baekhyun takut jika setelah menyatakan perasaannya Minhwa akan semakin menjauh. Jadi Baekhyun memutuskan untuk menjalin hubungan seperti ini terhadap Minhwa. Baekhyun tak akan meminta hal lebih,Baekhyun hanya ingin selalu bersama dan tetap di sisi Minhwa dimanapun yeoja ini berada. Minhwa adalah prioritas utamanya sekarang.

Tak hanya Minhwa,Baekhyun,Chanyeol dan Taeha yang ada di lokasi tersebut. Dua pasang yang lainnya tiba di tempat itu kemudian. Gakyung dan Jong In serta Luhan dan Young Ah berjalan berdampingan dan sanggup membuat siapa saja menjadi iri.Bagaimana tidak Young Ah dan Luhan memiliki banyak sekali fans yang mendukung couple mereka,sementara Jong In yang ditunjang oleh wajahnya yang sexy berdampingan dengan yeoja yang tak kalah sexynya pula dari dirinya. Meskipun di balik hubungan mereka sering terjadi percekcokan tapi perasaan sayang keduanya tak mampu dibandingkan dengan semua pasangan yang ada.

Saat tiba di sana mereka langsung disambut oleh Minhwa,Baekhyun,Chanyeol dan Taeha,Gakyung langsung menhgampiri Minhwa yang tepat di depannya. Gakyung tampak menyerahkan sebuah kotak pada Minhwa.

“ Igo boeyeo..??” kata Minhwa datar

“ Ini untukmu Minhwa ya.” Kata Gakyung tersenyum sambil memberikan kotak itu pada Minhwa. Minhwa membuka kotak itu. Betapa kagetnya Minhwa saat melihat isi kotak itu. Sebuah gaun dan weages sederhana.

“Ini untukku.. kenapa kau berikan ini untukku Gakyung ah” Gakyung akhirnya menceritakan semua tentang Baekhyun pada Minhwa

“ini semua atas permintaan BaekhyunMinhwa yah. Baekhyun datang ke rumahku malam itu setelah ia mengantarmu pulang. Dia memelas.. hahaha “ tawa Gakyung di sela sela perkataannya

“Memelass???” Minhwa jijik mendengar kata – kata itu

“Nee,, dia memelaas padaku Minhwa yah.. dia meminta bantuanku untuk merancangkan sebuah gaun yang cocok untukmu. Dia bukannya ingin merubahmu Minhwa yah. Namja ini hanya ingin agar kau terlihat tak kalah cantiknya dengan yeoja yang akan hadir malam ini.” Minhwa tampak terdiam

“sekarang bukalah hatimu untuk BaekhyunMinhwa yah..” lanjut Gakyung. Minhwa masih terdiam,tangannya terus meraba gaun serta weages yang ada di pangkuannya sekarang.

Tak lama waktu berselang dari kejauhan tampaklah dua orang namja yang berparas sangat berbeda. Jong In dan Baekhyun berusaha menemukan yeojanya masing masing. Gakyung berteriak memanggil Jong In saat ia melihat Jong In yang mungkin mencarinya. Sementara Minhwa hanya terdiam dan menunduk saat melihat Baekhyun

“Oppa.. yeogi.” Kata Gakyung sambil melambaikan tangannya. Gakyung segera bangkit dari posisinya dan menuju Jong In

“Minhwa yah,aku pergi dulu yah. Kau coba saja dulu gaunmu” kata Gakyung sambil meraih tas kecilnya.

“oppa.. “ Jong In tampak berlari ke arah Gakyung diikuti langkah Baekhyun dari belakangnya. Gakyung sempat berbicara dengan Baekhyun sebelum pergi bersama Jong In

“Baekhyun ah.. kau hampiri saja Minhwa. Dia telah menerima bingkisan dari mu” Baekhyun menggaruk tengkuknya yang tak gatal dan tersenyum lalu menghampiri Minhwa yang terdiam memperhatikan detil gaunnya.

Baekhyun langsung mengambil posisi di samping Minhwa dan mulai membuka percaakapan di antara mereka.

“Minhwa yah,,” kata Baekhyun gugup

“Byun Ah bukankah rancangan Gakyung sangat sempurna” kata Minhwa mengalihkan pembicaraan

“Ne,, dia memang hebat. Dia mampu menciptakan gaun yang cocok untuk mu” kata Baekhyun kecewa

“Gomawoyeo byun ah…” kata Minhwa tanpa berbalik pada Baekhyun

“Mwo..?” kata Baekhyun heran

“Gomawo karena kau mau berusaha demi aku. Aku belum pernah diperlakukan seperti ini oleh namja” kata Minhwa tersenyum

“Haahahah… kwenchana Minhwa yah”

 

++++Malam festival

Dari kejauhan tampaklah sepasang kekasih yang telihat manis. Young Ah dan Luhan,Luhan tampak sibuk membantu Young Ah dalam memamerkan Lukisan lukisannya. Young Ah memakai baju yang diberikan Luhan pada hari itu. Warna yang sangat manis semakin membuat Young Ah tampak seperti anak kecil. Ditambah lagi dengan senyum yang hangat di setiap sela kata-katanya.

Luhan sangat menyayangi Young Ah meskipun usia mereka terpaut jauh. Namun tak masalah toh Luhan juga memiliki wajah yang tak kalah manisnya dengan Young Ah.

“Luhan ah.. gomawoyeo” kata Young Ah mengecup pipi Luhan

“Mwo.. untuk apa.?” Kata Luhan menatap yaung ah heran. Tak biasanya Young Ah melakukan itu padanya. Young Ah selalu malu untuk mengungkapkan perasaanya

“karena Luhan telah membantuku untuk mengurus pementasan ini dari awal sampai terakhir”.

“chinja..?” kata Luhan sambil merapatkan tubuhnya dengan Young Ah. Young Ah membalasnya dengan anggukan. Luhan dapat melihat jelas jika saat ini Young Ah tengah gugup akibat ulahnya.

“kalau begitu aku harus mendapatkan hadiah ku” lanjut Luhan seraya mendekatkan wajahnya dengan wajah Young Ah. Baru saja bibir mereka akan bertemu,namun semua itu batal ketika seorang yeoja datang dan menanyakan lukisan Young Ah.

Keduanya saling bertatapan,tersenyum dan berdehem untuk menetralkan suasana yang sempat tegang akibat ulah mereka berdua.

++++

Sementara di tempat lain karpet merah sepanjang delapan meter digelar. Tatanan panggung yang begitu megah dapat menggambarkan betapa glamornya busana yang akan di tampilkan malam itu. Lee Gakyung yeoja yang merencanakan itu semua dari awal sampai saat ini. Sekarang ia tengah berdiri di samping panggung sambil mengawasi jalannya fashion show. Wajahnya tampak begitu tegang. Keringat bercucuran dari dahinya yang sempit. Matanya tampak fokus memperhatikan setiap langkah dari modelnya. Serta bibirnya yang tak henti-henti memanjatkan doa agar pementasan ini berjalan sesuai keinginannya.

Berbeda dengan Young Ah,Gakyung saat ini hanya sendiri dan tak ditemani oleh Jong In. Hal itu dikarenakan Jong In akan segera naik ke panggung utama untuk mempertunjukkan kemampuan bergerak dari setiap inci tubuhnya. Jong In memang seorang dancer yang diperhitungkan. Di usianya sekarang ia bahkan menjadi trainee di salah satu lebel ternama.

Gakyung berbalik saat mendengar teriakan dari para yeoja yang menyorakkan namjanya. Gakyung tersenyum kecil dan kembali melanjutkan aktifitasnya.

Saat Jong In selesai, namja ini segera menghampiri Gakyung di ruang wardobe. Saat ini Gakyung sibuk merapikan kembali baju rancangannya yang telah dipentaskan. Jong In datang ke tempat Gakyung tak lain untuk mengganti bajunya dengan baju yang telah dirancang yeojanya itu. Begitu Jong In datang semua model tampak meninggalkan lokasi tanpa alasan. Mereka mengerti jika pasangan ini butuh waktu berdua.

“Gakyung ah..” panggil Jong In dengan nafas yang terengah-engah

“Oppa.. anjeo” Kata Gakyung sambil memberikan sebotol air mineral dan mengipas Jong In yang tampak sangat lelah.

“Oppa lelah..” lanjut Gakyung

“Mmmm neomu.” Gakyung tersenyum memperhatikan Jong In yang masih mengatur nafasnya. Beberapa menit kemudian nafas Jong In akhirnya stabil. Gakyung tampak berlari menuju lemari dan mengambil sebuah setelan jas. Jas itu untuk Jong In yang ia design. Dengan telaten Gakyung memakaikan baju itu pada Jong In.

“Nan neomu chalsinggesseoyeo Chagi..” kata Jong In memuji dirinya sendiri

“Eohh..??” Gakyung gelagapan mendengar Jong In. Tanpa persetujuan dari GakyungJong In mengecup ringan pipi Gakyung dan berjalan meninggalkannya. Gakyung tampak mematung dan memegangi pipinya. Jong In kembali menggoda yeojanya

“kenapa kau seperti itu kyungie ah,,ini bukan pertama kalinya aku melakukan itu padamu kan ?” kata Jong In meledek Gakyung. Gakyung berlari ke arah Jong In,namun kakinya tersandung akibat heels setinggi 18 cm yang harus ia pakai. Jong In yang kaget segera menghampiri Gakyung.

“kenapa kau pakai yang ini kyung ah,bukankah kau tak boleh memakai heels yang begitu tinggi atau kesehatanmu terganggu”

“aniya .. aku harus menyesuaikan diriku dengan tinggi oppa” Jong In tampak membantu Gakyung bangkit dari posisi awalnya. Namja ini merangkul pinggang ramping yeojanya sehingga ia dapat menopang Gakyung kapanpun.

“ Gomawo oppa” kata gakyung lalu mengecup bibir Jong In. Jong In pun mematung sesaat tak menyangka jika gakyung akan seberani itu melakukannya

++++

Alunan musik serta suara yang merdu menjadi tontonan yang sangat spektakuler pada acara malam itu. Chanyeol dan Baekhyun sekarang yang mementaskan karya mereka. Baekhyun tak henti – hentinya memandang ke arah Minhwa sementara Minhwa hanya menunduk dan memandang Baekhyun sesekali. Saat mata mereka bertemu keduanya akan saling melemparkan senyuman.

Sementara Chanyeol dengan suaranya yang dalam malam itupun turut bernyanyi. Taeha takjub dan memandangi Chanyeol tanpa mampu berkedip sedikitpun. Taeha tak menyangka jika Chanyeol mampu mengeluarkan nyanyian yang begitu menentramkan hatinya. Taeha masih saja mematung saat Chanyeol kini tepat di sampingnya.

“Taeha yah.. kwenchana.??” Kata Chanyeol khawatir. Taeha bergeleng kuat dan langsung memeluk Chanyeol. Taeha menangis dan tak mampu berkata-kata. Chanyeol berusaha menenangkan Taeha yang terus meminta maaf padanya

“Mianhe Chanyeol ah.. mianhe mian.” Kata Taeha di sela isakannya

“Shhhhtt,… sshhtt kwenchana Taeha yah. Katakan padaku apa yang salah” Taeha mendongakkan kepalanya. Mata mereka terkunci. Taeha mulai membuka suaranya.

“Chanyeol ah…” panggilnya lirih

“Nee uri Taeha..” kata Chanyeolyang menyeka air mata Taeha.

“seharusnya aku membiarkan mu panik sore tadi. Bukannya melarangmu,aku tahu kenapa kau begitu gugup. Pertunjukan yang kau berikan sangat bagus Chanyeol ah.”

“itu semua ku lakukan hanya untukmu Taeha yah” kata Chanyeol mengecup puncak kepala Taeha

Sementara Minhwa dan Baekhyun yang tampak berdampingan pun saling melempar senyuman malam itu

“suaramu bagus Baekhyun ah” puji Minhwa

“Ne gomawo.” Balas Baekhyun

++++

Keempat pasangan ini saling berkumpul di depan panggung utama,setelah menyaksikan pertunjukan dari kelas teater. Tak ada yang tampak lelah malam itu. Bahkan Gakyung yang sering mengeluh tak sedikitpun mengeluarkan keluhan dari bibirnya.

Mereka berkumpul untuk menyaksikan pelepasan lentera dan kembang api tanda mengakhiri musim panas. Cuaca malam itu boleh dibilang sangat dingin mengingat malam itu adalah malam terakhir musim panas. Keempat namja ini tampak memberikan kehangatan pada yeojanya. Mereka berkumpul membentuk sebuah lingkaran berbincang dan sesekali tertawa. Jong In yang merengkuh pinggang Gakyung, Chanyeol yang merengkuh bahu Taeha, Luhan yang menggenggam tangan Young Ah serta Baekhyun yang terus mendekatkan diri pada Minhwa tampak sangat antusias. Dalam perbincangan mereka tampak seorang yang tak asing baginya. Suho,namja itu datang bersama seorang yeoja

“Hyung,, apa dia yeoja yang kau ceritakan” kata Jong In

“Nuga oppa..” tanya Gakyung pada Jong In

“Dia Kim Hyung Ki. Benarkan hyung???” kata Jong In

“Nee.. Anyeong Kim Hyung Ki imnida” dengan wajahnya yang datar sambil membungkuk.

“aku baru saja menjemputnya dari jepang siang tadi”

“Aku harap kita bisa akrab” lanjut Gakyung

Tanpa terasa semua lentera telah dilepaskan kembang api menghiasi langit malam SOFA malam itu. Para yeoja mendongakkan kepala menikmati keindahan langit malam. Sementara para namja menikmati bintang yang begitu dekat dengan mereka yaitu yeoja mereka masing – masing tak terkecuali Baekhyun yang tetap bahagia bersama Minhwa.

++++

Acara puncak selesai. Mereka berhasil mengadakan festival yang sangat briliant. Mereka memutuskan untuk merayakannya.

“hyung ayo ikut bersama kami” kata Luhan antusias

“hahaa kwenchana,kalian pergi saja. Aku harus pulang cepat besok Hyung Ki ada letihan bela diri.”kata Suho menatap Hyung Ki yang saat ini duduk manis dalam mobilnya.

“ne arasseo..” kata Luhan

Young Ah tampak berjalan mendekat ke mobil Suho. Yeoja ini memang mudah mendapatkan teman karena pribadinya yang terbuka.

“Hyung Ki ssi.. aku harap kita bisa bertemu lain waktu nee” kata Young Ah menggenggam tangan Hyung Ki

“Nee.. keurom” balas Hyung Ki dengan wajah yang sama datarnya

Suho mengemudikan mobilnya menuju rumahnya. Sementara yang lainnya menuju restoran untuk merayakan keberhasilan. Hanya ada satu toko yang terbuka malam itu. Mereka menjual soju. Baekhyun seketika menghentikan motornya. Semua namja tampak heran terutama Minhwa. yang sedari tadi bersama baekhyun

“Hahhahahah.. kita akan makan di sini” kata Baekhyun

“mwo.. neo michosseo.?” Jawab Minhwa

“tentu saja tidak. Ini hanya satu satunya toko yang masih terbuka”

“tapi Baekhyun ssi. Luhan tidak bisa minum soju.” Balas Young Ah

“benar lagipula ini sudah malam” jawab Gakyung menatap Jong In ketakutan. Jong In memberikan seringainya

“Ania,, menurutku ini tempat yang cocok. Kita akan minum oneshoot sebagai tanda kemenangan kita.” Jawab Chanyeol

Setelah berdebat mereka akhirnya memutuskan untuk makan di tempat tersebut. Para namja memamerkan kemampuan minum mereka. Sementara yeoja,tak banyak dari yeoja yang menikmatinya kecuali Gakyung. Gakyung terbilang yeoja yang kuat dalam hal menkomsumsi minuman beralkohol. Gakyung sering menggunakan minuman untuk menghilangkan stres saat bekerja.

Diantara keempat namja,Baekhyunlah yang paling kuat minum. Sementara Chanyeol yang sudah ngawur sedari tadi. Begitupula dengan Minhwa yang semula tak ingin minum terpaksa harus bergabung karena tak ingin kalah dari Baekhyun.

“Byun ah.. kau sangat manis. Kau sangat tampan aku menyukaimu Baekhyun ah.”kata Minhwa yang sekarang sedang mabuk. Sementara Baekhyun yang terus menopang tubuh Minhwa.

“byun ah.. bukankah malam ini aku cantik” kata Minhwa sambil memegangi dirinya sendiri

“Omo.. Minhwa yah,” Gakyung tampak kaget

Sementara Chanyeol yang terus menceritakan hal yang tak semestinya ia katakan.

“Yeorobeun.. kalian tahu. Aku punya seorang yeoja yang sangat cantik.” Taeha tersipu mendengar perkataan Chanyeol

“Tapi,, yeoja ini selalu memaksaku untuk membelikannya gaun yang mahal”

“apa maksudmu Chanyeol ssi??” Tanya Luhan kemudian

“hahahah.. kau lihat gaunnya malam ini. Itu gaun yang sangat mahal. Gaun itu dirangcang oleh sepupunya,seharusnya dia tidak perlu membeli itu. Di bisa meminta sepupunya kan..??? benarkan apa yang ku katakan..” Gakyung langsung memotong perkataan Chanyeol saat melihat ekspresi Taeha.

“tapi Chanyeol ssi. Ku dengar sepupu Taeha sudah tidak mau merancangkan gaun untuk Taeha lagi” kata Gakyung berbohong

“bukan itu masalahnya. Aku memang ingin membelikannya gaun. Tapi saat itu aku tak punya uang” Taeha seketika berbalik dan merasa bersalah. Taeha lalu menggenggam tangan Chanyeol kuat

Sementara Jong In yang tak banyak bicara hanya tertidur di pelukan Gakyung. Sesekali Jong In muntah dan tak mengeluarkan apapun di sana. Gakyung nampak sangat panik melihat Jong In seperti itu, Gakyung takut jikalau Jong In akan berbuat yang tidak tidak pada dirinya..

Sementara Luhan dan Young Ah adalah satu satunya pasangan yang tak terkontaminasi alkohol malam itu. Mereka hanya tertawa jika menyaksikan teman-teman mereka yang lain yang sudah tak sadar sedari tadi.

Tak lama kemudian Young Ah angkat bicara“Luhan ah. Sebaiknya kita pulang,aku takut jka terlalu malam mereka akan berbahaya terutama Jong In dan Gakyung” kata Young Ah khawatir

“Arasseo..”

“Baiklah kita akhiri sampai di sini dulu. Aku dan Young Ah ingin pulang.” Mendengar perkataan tersebut merekapun beranjak dari posisi mereka. Baekhyun tampak kesulitan membopong Minhwa yang terasa semakin berat karena sekarang yeoja ini tak lagi sadar. Sementara Gakyung yang berjalan di belakang Jong In terus memperhatikan langkah sempoyongan namjanya itu. Semua pasangan memutuskan untuk pulang kecuali Chanyeol dan Taeha. Taeha memutuskan untuk menunggu Chanyeol sadar. Namun namja ini tak kunjung sadar sampai toko di tutup. Taeha kesal

Baekhyun mendudukkan Minhwa di motornya. Lajunya benar benar pelan. Baekhyun takut Minhwa terjatuh saat pegangannya terlepas. Baekhyun melingkarkan tangan Minhwa ke perutnya dan mencengkram kuat tangan yeoja itu. Saat tiba di rumah Minhwa masih saja mabuk. Omma Minhwa meminta Baekhyun untuk mengantarkan Minhwa ke kamrnya sementara omma Minhwa menyiapkan air madu. Saat tiba di kamar Minhwa tiba-tiba saja menangkup pipi Baekhyun dan mencium bibir namja di depannya. Baekhyun tampak shok,baru saja Baekhyun akan membalasnya namun Minhwa kini tertidur dengan damainya. Tanpa menyadari kehadiran orang asing di kamarnya itu.

Luhan dan Young Ah tiba dengan selamat di rumah masing masing. Luhan memberikan ucapan selamat malam dengan mengecup ringan bibir Young Ah. Begitulah cara mereka mengekspresikan cinta masing-masing.

Sementara Gakyung yang tampak kesulitan menopang tubuh Jong In kini bersusah payah agar mereka dapat pulang seperti yang lainnya. Jong In muntah malam itu. Gakyung sempat menatap lama Jong in dan memutuskan untuk mengemudikan sendiri mobil namjanya

“Oppa berikan kuncinya padaku.” Kata Gakyung sambil meraba saku Jong In

“Oppa tak bisa mengemudi jika seperti ini” Gakyung mendudukkan Jong In di sampingnya. Dengan telaten Gakyung mengemudikan mobil Jong In dengan begitu pelan. Sementara Jong In yang hanya terdiam dan memperlihatkan wajah tidur yang damai. Setengah jam kemudian Dalam perjalanan menuju rumah Jong In tiba-tiba ponsel Gakyung berdering. Tertera nama Young Ah di sana.

“Young Ah yah.. ada apa..?” tanya Gakyung

“Gakyung ah,sekarang kau di mana”

“aku masih dalam perjalanan ke rumah oppa”

“Begini Taeha baru saja menelfonku kalau Chanyeol belum juga sadar dan tokonya sudah di tutup. Taeha tak bisa mengemudikan mobil Chanyeol. Bisa kau tolong jemput dia” pinta Young Ah pada Gakyung

“Nee tentu saja,katakan padanya untuk menungguku eoh”

“nee”

Saat Gakyung memutar arah, Jong In tiba tiba terbangun namun belum sepenuhnya segar kembali.

“Gakyung ah kau mau kemana” Gakyung kaget saat mendengar Jong In berbicara

“Omona,, oppa mengagetkan aku”Jong In tersenyum

“Aku harus kembali ke toko tadi,Chanyeol masih belum sadar dan Taeha tak bisa mengemudi”

“benarkah, biarkan aku yang mengemudi kyung ah”

“oppa yakin..?”

“ tentu.. kau tahu aku seperti apa bukan.?”

“Ne” Gakyung kemudian mengehtikan laju mobil dan bertukar tempat dengan Jong In. Seperti itulah mereka berdua. Jong In akan sangat cepat mabuk namun akan cepat tersadar kembali. Sementara Gakyung yang tak cepat mabuk akan sangat sulit untuk menghilangkan rasa mabuknya ketika ia minum berlebihan.

Beberapa saat kemudian mereka tiba di toko tadi. Chanyeol benar benar mabuk saat itu.Taeha tampak berdiri tepatnya mematung di samping Chanyeol yang terus menyandarkan dirinya pada Taeha.

“Taeha yah..” teriak Gakyung

“Huftt untuk kalian datang. Kalau tidak aku mungin akan tidur di sisni. Hahha” canda Taeha

“Jong In ah Gomawoyeo” lanjut taeha kemudian

“Ne cheonmanyeo.” Jong In tampak turun dari mobilnya dan mengambil alih kemudi di mobil Chanyeol.

“chagi aku akan membawa mobil Chanyeol. Kau yang bawa mobilku eohh.” Kata Jong In

“Ne.. oppa hati-hati” kata Gakyung khawatir. Bagaimana tidak namjanya baru saja tersadar 30 menit yang lalu dan dia sudah harus mengemudikan mobil seorang Park Chanyeol yang penuh dengan modifikasi.

“Selalu chagi.” KataJong In dan mengecup puncak kepala Gakyung

“khaja Taeha..”

Gakyung mengemudikan mobil Jong In sementara Jong In mengemudikan mobil Chanyeol tepat di belakang mobil yang dikemudikan Gakyung untuk memastikan yeojanya baik-baik saja. Sesekali mereka tampak memberi isyarat lampu memastikan keadaan masing-masing. Tak lama kemudian mereka tiba di rumah Chanyeol. Taeha mengantarkan Chanyeol masuk ke kamarnya. Saat akan beranjak dari kamar ChanyeolTaeha di cegah oleh Chanyeol. Chanyeol memegang tangan Taeha.

“Taeha yah.. jangan pergi.” Taeha tampak memandangi omma Chanyeol dan mendapat anggukan tanda setuju. Taehapun menginap di rumah Chanyeol malam itu. Taehapun menelpon gakyung dan menyuruhnya pulang lebih dulu bersama Jong In.

TBC,

Gimana readers,, kalo habis baca jangan lupa like and coment nya yahh. Gomawoyeo

Iklan

4 pemikiran pada “Unconditionally (Chapter 3)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s