DESTINY (Prolog)

wpid-picsart_1407826217553

DESTINY (Prolog)

Tittle :

DESTINY (Prolog)

Author :

Ha Hoon (@arsyilahnf)

Cast :

  • Byun Baek Hyun
  • Jung Soo Jung
  • Oh Se Hoon

  • Suho (OC)
  • Byun Baek Hee (OC)

Genre :

Sad, Romance

Length :

Chaptered

Rating :

T

Disclaimer :

FF ini murni imajinasi author.Di setiap chapter genre akan berubah dan cast akan bertambah. DON’T PLAGIAT! Tokoh milik Tuhan dan Orang Tua cast masing-masing.

*Author’s Note :

Annyeong readers! Ini FF pertama author. Lebih jelasnya FF pertama dari sekian banyak FF yang author buat yang di post buat umum. Maaf ya kalau jelek, gak jelas, alurnya aneh dan typo dimana-mana. Happy reading guys!

AUTHOR POV

Matahari mulai bersinar menembus kaca jendala kamar Soojung. Ya, sudah hampir sebulan  Soojung hanya berdiam diri di kamar dan menangis. Bahkan Soojung keluar hanya untuk makan atau minum. Soojung juga jarang berinteraksi dengan orang-orang di sekitarnya, termasuk keluarganya. Soojung sangat terpukul dengan kepergian suaminya, Byun Baek Hyun.

Flashback.

 

Setelah mengucapkan janji suci dan bertukar cincin di altar, Baekhyun dan Soojung diperbolehkan untuk berciuman seperti acara pernikahan pada umumnya. Baekhyun mendekatkan wajahnya pada Soojung. Soojung merasakan hembusan nafas Baekhyun yang menyapu wajah cantik Soojung. Lalu, bibir mereka menyatu. Baekhyun mulai melumatnya pelan dan Soojung pun begitu. Saat Soojung merasa pelukan Baekhyun di pinggangnya mulai melonggar, Soojung melepas tautan bibir mereka. “oppa.. gwechanha?” Tanya Soojung sambil menatap wajah Baekhyun yang pucat. “g-gwechan..” BRUUK! Baekhyun jatuh pingsan tepat dipangkuan Soojung. “BAEKHYUN IREONAA… BAEKHYUN!!!” teriak Soojung sambil memeluk Baekhyun erat.

Flashback End.

SOOJUNG POV

“Soojung-ah” panggil seseorang dari balik pintu kamarku. Pasti itu eomma mau menyuruhku makan lagi. “Eomma.. aku sedang tidak berselera untuk makan”  teriakku menjawab panggilan eomma. “Soojung-ah ini aku Baekhee”. Ha? Baekhee eonnie? Sudah kuduga past dia akan menemuiku, karna sudah lama aku tidak masuk kerja. “masuklah eon” ucapku menyambut Baekhee  sambil membuka pintu.

“sudah sebulan ini kau tidak masuk kerja, keadaan perusahaan semakin hancur saja” ucap Baekhee sambil duduk ditepi ranjangku dengan nada kecewa. “aku tau itu eon” jawabku lirih sambil ikut duduk disebelahnya. Baekhee menghembuskan nafasnya kasar. “jika kau terus seperti ini, Baekhyun pasti akan sedih melihatnya” ucap Baekhee. Tak terasa cairan itu mulai mengalir dari mataku. “eon.. aku merindukannya” ucapku sambil terisak. Lalu Baekhee memelukku dan mengelus punggungku lembut. Jujur usapan ini hampir sama dengan usapan Baekhyun. “aku tau kau merindukannya, tapi tolong jangan seperti ini terus, Baekhyun bisa sedih jika melihatmu terus seperti ini” ucap Baekhee menenangkanku. “tapi eon aku tidak bisa menerima kepergiannya” jawabku terisak. “Soojung-ah, kau harus bisa menerima itu. Jangan terus seperti ini, kembalilah seperti dulu. Mana Soojung yang kukenal? Soojung yang selalu ceria. Jika kau mau Baekhyun bahagia di sana, kau juga harus bahagia walau tak ada Baekhyun di sisimu” ucap Baekhee sambil menahan tangisnya. Dan aku semakin terisak, Baekhyun oppa… aku merindukanmu.

OTHER SIDE (BAEKHYUN POV)

Apakah sebegitu terpuruknya Soojung tanpaku? Sungguh, aku sangat tidak tenang di atas sini jika melihat Soojung begitu terpuruk dan hancur. Jika saja aku bisa mengulur waktu, aku akan mencoba bertahan dengan penyakit sialan yang ku derita. Ya aku meninggal karna kanker otak stadium 4. Tapi aku tidak pernah memberi tau Soojung, karna aku takut dia khawatir. Soojung baru mengetahui penyakitku setelah aku pingsan di acara pernikahanku dan Soojung.

“Baekhyun” panggil seorang malaikat disini yang bernama Suho. “wae hyung?” jawabku lirih. Lalu dia duduk di sebelahku dan merangkulku. “aku akan memberikamu kesempatan menjaga Soojung sampai dia mendapatkan penggatimu” ucap Suho. Ha? Apa ini tidak salah? Suho yang terkenal sangat tegas menjadi lembut seperti ini?. “apa kau tidak salah bicara?” jawabku terkejut. “aku tidak sedang bercanda Baekhyun. Aku kasihan melihatmu begitu gelisah dengan keadaan Soojung yang begitu terpuruk. Aku akan memberikanmu waktu untuk turun ke bumi dan menjaga Soojung sampai dia menemukan penggantimu. Jika sudah, kau harus segera kembali dan tidak akan pernah bisa menemui Soojung untuk selamaya” jelas Suho. “tapi bagaimana caranya? Aku sudah tidak ada, wujudku hanya roh jika aku turun ke bumi” ucap Baekhyun dengan nada kecewa. Suho tampak berpikir mendengar jawaban Baekhyun. “bagaimana kau mencari namja yang bisa kau percayai untuk menjaga Soojung dan kau pinjam tubuhnya, lalu dekati Soojung sampai dia mau menerima namja penggantimu” jelas Suho. Iya juga ya?… “okay.. aku terima tawaranmu” jawabku mantap. Walalupun sebenarnya aku belum rela jika Soojung memiliki penggantiku. Tapi ini semua demi kebahagiaan Soojung.

“kapan aku bisa turun ke bumi?” tanyaku pada Suho. Suho memutar bola matanya kesal, “ sekarang, mau kapan lagi? Ingat! jika Soojung sudah menemukan penggantimu dan dia bisa mencintainya, kau harus segera kembali” tegas Suho padaku. “siap kapten!” jawabku semangat.

. . . . . . . . . .

2 pemikiran pada “DESTINY (Prolog)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s