This is What I Feel (Chapter 4)

THIS IS WHAT I FEEL (Chapter 4)

Author: Himeponchan3789

Genre: Humor, Hurt, Romance

Cast : Ryu Hye Ju (as: Jung Se hyeon)

Oh Sehun

J.E.H (Huang Chae Rin)

Kris/Kevin Wu

Other member EXO

(A/N: sorry lama…disibukkan dengan pendaftaran S.M entertaiment dan tugas-tugas dari guru-guru berdarah dingin itu saya jadi lama update tapi akhirnya ada hikmatnya juga karena sedikit-sedikit saya bisa merampungkan seluruhnya)

Seorang gadis berjalan sambil memegangi alamat ditangannya, wajahnya yang agak lonjong karena dagunya kelebihan sedikit(silahkan lihat dagu Sehun) kulitnya cream terang, pipinya agak chubby dengan hidungnya yang tidak mancung namun tidak pesek yah sedenglah dengan bingungnya menelusuri Seoul seperti salah alamat (?) (sori author lagi gila jadi teringat lagu ayu ting ting karena ngeliat salah alamat) “cuih mau sampai kapan aku jalan udah mau malam lagi, sampai kapan aku akan mencari alamat ini bahkan aku tak tau jalan di Seoul” sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal “lagian tulisannya keriwil begini papi jelek amat tulisannya..” sambil ngeliat tulisan papanya yang keriting keriting meski masih layak dibaca tetap saja tulisannya terlihat tidak manusiawi apalagi bagi yang matanya minus/plus. akhirnya gadis itu berinisiatif untuk duduk didekat pintu gerbang apartemen “nona..” tak ada jawaban

“nona” panggil orang itu lagi

‘apakah benar ada yang memanggilku nona, mustahil …tapi mana tau itu pangeran berkuda putih sungguhan yang akan membantuku mencari alamt ini’ gadis itu membuka mata dan pangeran berkuda putih itu adalah “kotak?” gadis itu membuat ekspresi (.__.) “hey nona apa ada yang bisa kubantu?”tanya orang itu lagi “ahahahah iya tuan kotak..!!” teriak gadis itu ‘kotak’ pikir lelaki berwajah kotak itu “bisakah kau bantu aku mencari alamat ini??” kata gadis itu sambil mengeluarkan kertas yang nampaknya sudah tidak manusiawi laki sudah lebih mirip dengan onigiri gagal, si pemuda berwajah kotak itupun membuka kertas tersebut dengan lembut agar tidak robek dan ketika terlihat tulisan itupun wajahnya berbentuk 0.0 sama seperti D.O derp face “kenapa? kenapa?” tanya gadis itu antusias “nona, kita bahkan sudah sampai ditempat itu” ucapnya “ahh benarkah.. ehehehe maaf” dan lelaki berwajah kotak itu hanya menghela nafas panjang

“kalau begitu kita masuk saja, lagipula kita sudah sampai tidak baik diluar begini apalagi sudah akan malam” ajaknya “benar, ayo pergi tapi” ucapan gadis itu terhenti” dan laki-laki itu menatapnya dan berkata “apalagi?” gadis itu berkata “aku tak tau nomer apartemennya” dan GUBRAKK!

Sekarang mereka sedang berada didalam lift “nona siapa namamu?perkenalkan aku Jong Dae atau kau bisa panggil aku Chen kalau kau mau..” ucap Chen ” aku Jenny, terima kasih ya sudah menolongku” ucap Jenny “ah tidak lebih jelasnya kau memang sudah sampai disinikan aku hanya memperjelas saja” ucap Chen “kalau tak ada kau aku tak akan pernah masuk kemari” dan seketika Chen sweatdrop … merekapun keluar dari lift dan berjalan menuju entah apartemen siapa rencana Chen sih biar tidak repot ajak keliling dulu, dan kemudian rencana itu terhenti karena mereka melihat sosok makluk yang berusaha membawa lebih tepatnya menyeret 2 kantong besar berisi sampah yang terlihat berusia 3 minggu bersemayam didalam apartemennya dan dia adalah “kakak!!” refleks makluk yang dikenal Se Hyeon menghempaskan kantong berisi sampah itu lalu memeluk Jenny “Jenny!!!” teriak Se Hyeon.. “kau tak bilang padaku kau kemari” protesnya “aku mengirimu e-mail dan inbox pada fbmu sekitar 30x lebih apa kau tak melihatnya kak?” tanya Jenny sambil merenggangkan pelukannya…Chen yang sedaritadi menonton aksi drama ibu dan anak yang baru bertemu itu hanya membatu ditemani 2 kantong besar yang baunya luar biasa “Se Hyeonie kenapa kau belum selesai juga hanya membuang sampah lama sekali” teriak temannya yang dipanggil Chae Rin itu sambil menongolkan kepalanya keluar pintu sedikit “omo…!” Chae Rin keluar dan mendekat kedua insan yang habis berpelukan “perkenalkan Chae Rin ini adik sepupuku yang tinggal diIndonesia itu” jelas Se Hyeon “wah, perkenalkan aku Chae Rin” ucapnya sambil cengengesan dan kira-kira hampir setengah jam mereka berbicara melupakan Chen yang daritadi berdiri membatu layaknya botol yang ditemani dengan 2 kantong berisi parfum yang baunya luar binasa sampai orang bisa pingsan kalau menciumnya “ehem” si manusia yang merasa dicampakan itu berdehem dan menyadarkan ketiga gadis yang seperti ibu-ibu tukang gosip “ohh ya kak Se Hyeon kak Chae Rin ini yang tadi membantuku menemukan tempat ini Chen” jelas Jenny heboh ‘aku tak membantumu aku hanya memberi pencerahan padamu dodol’ pikir Chen sambil cengengesan “kalau gitu aku mau mengambil sesuatu diapartemenku permisi” ucap Chen

“ikut” si Jenny angkat bicara “aku ingin tau yang mana rumahmu…” ucap Jenny lagi “kau sudah menemukannya, rumahku tepat berada disebelah rumah nona Se Hyeon ini” ucap Chen “aku duluan ya” dan dia menutup pintunya “oh ya Se Hyeon kapan kau akan membuang 2 karung sampah terlantar itu?” sambil menunjuk kearah 2 karung sampah yang terletak dengan tidak elit “ahh iya…kalian masuklah dulu aku akan mengurusi ini” ucap Se Hyeon dan menyeret kedua kantong itu dengan tenaga ekstra “benar kata Chae Rin aku harus rajin membuang sampah agar tidak ada kejadian begini” dan diapun menghela nafas

~meanwhile~

Xiumin memasuki Cafe yang ia janjikan dengan Park Bom …terlihat Park Bom sedang duduk manis, dengan rambut pirang ikal-ikal lengkap dengan make up diwajahnya kira-kira beginila… karena saya stress mau ngenyiri-nyiriin gimana

Xiuminpun menyapanya “Bom…” lalu Park Bomo tersadar akan panggilan tersebut dan “oh Min Seok kau datang kupikir kau tidak akan datang” ucap Bom mengejek “tentu saja tidak Bom kaukan temanku dari TK bagaimana aku melakukannya” ucap Xiumin “haha mana tau karena kau tak suka apa yang kulakukan jadi kau pura-pura membuat aku menunggu disini sampai tengah malam” ejeknya lagi, gadis ini adalah Bos YG ent (dicerita doang) “kau ini Bom aku bukan tipe orang seperti itu” ucap Xiumin sambil tersenyum “karena kau sudah disini mau pesan apa?” tanya Bom ramah “tidak-tidak usah” ucap Xiumin “tidak seru, karena aku yang mengajakmu kesini dan membuatmu duduk disana kau sekarang harus makan bersamaku” ucap Bom kolot “Pelayan” dengan suara nyaringnya itu Pelayan pun setengah berlari kearahnya “iya nona pesan apa?” tanya pelayan itu “aku pesan 2 steak ayam sausnya dengan jamur ya lalu 2 kopi mocca + air gula ya” ucap Bom, lalu Xiumin tersenyum ‘inilah Bom, tidak pernah berubah selalu pemaksa..tapi syukurlah’ pikir Xiumin “kau tak seharusnya melakukan itu..” ucap Xiumin “tidak apa aku yang bayar koq” ucap Bom sambil mengedipkan satu mata “hah kau ini, jadi tentang SH entertaiment sekarang, kau harus memberitahuku kenapa kau tiba-tiba ingin kerja sama dengan perusahaan yang dulu adalah bebuyutan dengan perusahaan ayahmu?” Xiumin langsung to the point ke hal yang seharusnya mereka diskusikan “iya, aku hanya ingin damai saja…lagipula jika kedua perusahaan memiliki ikatan dan saling menolong bukannya itu lebih baik?” ujar Bom panjang lebar “bukaan karena Kim Joon Myeon si Suho itu?” tanya Xiumin mendetail “i-itu” Bom tergagap “ternyata benar nggapanku sahabatku ini masih mencintai orang itu” ucap Xiumin sambil tersenyum, bukannya iri tapi Xiumin ingin menyemangati Bom karena sedari dulu dia pernah kacau sampai membuat hidup Xiumin mengalami pusing kepala berat karena sahabatnya ini…

“aku tidak…”

“tidak usah mengelak tenanglah aku tak apa koq tentang ini” ucap Xiumin sambil tersenyum penuh arti

“makanan datang” ucap pelayan, Bom menyeruput kopinya dan menatap Xiumin “aku tidak mau kau memikirkan hal seperti ini Min Seok” ucap Bom “kau mencintainyakan Bom” tanya Xiumin lagi karena merasa pertanyaannya diabaikan “entahlah…” ucap Bom “seharusnya kau bisa mendapatkannya kan Bom” ucapp Xiumin, seorang Park Bom ditolak oleh Kim Joon Myeon dan bahkan Bom mengatakan bahwa dia akan membayarnya menjadi pacar ‘itu gila’ ya benar tentu saja gila namanya juga Park Bom dia mempunyai sifat bersikeras, ‘dia sombongkah?’ tidak dia tidak sombong sama sekali dia bahkan terlalu royal sampai semua temannya hanya memanfaatkannya untung dia memiliki sahabat seperti xiumin kalau tidak…. yah begitulah.. dia jatuh cinta pada Kim Joon Myeon ‘saya udah tau ga usah ulang terus’ iye iye, rasanya Kim Joon Myeon itu juga hanya memberi harapan palsu pada Bom dia baik, sopan, selalu membantu, rajin dan tampan itu first impression dari Bom dan dia mencintainya tapi ketika Bom menyatakan perasaannya sia-sia dan bahkan ditolak mentah-mentah. “aku merasa tak ada harapan lagi Min Seok untuk sekarang aku hanya ingin menjadi seorang teman baginya, aku tidak berharap lebih dari itu” ucap Bom “baiklah jika itu maumu syukurlah aku tak tahan dengan ceramahanmu setiap hari Bom” ucap Xiumin “kau mengejekku…” (O^O) “oey! Bom” dan terlihatlah manusia tinggi bak tiang listrik berlari kearah Bom dan dengan tangannya membawa seperti map “Bom nih laporannya Wih ada minum” dan dia meminum kopi mocca yang dipesan Bom

PLACK!! “dasar adik tidak tau malu sudah memanggilku dengan tidak sopan meminum minuman orang sembarangan dasar tidak tau malu” bentak Bom karena kesal akan kelakuan adiknya yaitu Park Chanyeol yang sekarang mengelus kepalanya sambil menggerutu “nih laporannya masih mending aku berusaha mencari tau tentang jadwal tuan Kim Joon Myeon katanya itu masih bisa berubah” ucap Chanyeol tak rela lalu mengambil tempat duduk disebelah Xiumin “hyung apa kabar” sapa Chanyeol ramah “iya sepertinya aku melihatmu dirumah makan sushi kemaren” dan sesaat Chanyeol sweatdrop ‘kacau aku ketahuan’ ucap Chanyeol “kebetulan sekali tapi akuu tak melihatmu hyung” bohong Chanyeol ‘ufh.. hampir saja ketahuan’

“pelayan aku pesan jus jeruk dingin dengan chicken katsu! Bom yang bayar” teriak Chanyeol “dasar kau Park Chanyeol kau mencari gara-gara denganku!!” bentak Park Bom kesal “apanya aku hanya pikir kau harus balas budi, aku susah payah mencari informasi tentang jadwalnya agar kau bisa tau waktu yang tepat untuk mengadakan pertemuan tidakkah kau mengasihaniku?! dasar kau Bompret!” balas Chanyeol “seenaknya saja Chanyeol, ini belum apa-apa tahu aku yang selama ini berusaha keras agar kau menjadi manager di perusahaan ayah…” dan pertengkaran kedua Parkpun dimulai “aku ingin jadi ROCKER asal kau tau bukan MANAGER-MU Bomprett” bentak Chanyeol “pantas saja kau tak punya pacar bentukmu saja begini tak ada manis-manisnya” lanjut Chanyeol “apa katamu! aku ini memang sedang ingin JOMBLO coret itu…aku bingung bagaimana Sandara bisa jatuh pada orang yang mirip monyet sepertimu!” bentak Bom kesal “apanya yang mirip monyet, kalau aku monyet berarti kau orang utan yang banyak hidup di Kalimantan sana, dan lagipula aku inikan tampan” bentak Chanyeol tak kalah kerasnya “apa katamu aku orang utan tidak level aku ini mirip Barbie!! HUEEEKKK kau tampan mimpi apa aku semalam kau itu monyet nyasar tau” dan itu berlangsung sampai kira-kira setengah jam Xiuminpun menghela nafas panjang ‘tetap sama…’ sambil tersenyum

“kalian berdua berisik sekali tolong diam” pinta pemilik toko dan mereka berdua terduduk dikursi dan diam “ini minumannya tuan” minuman Chanyeol pun datang sepertinya pending karena pertengkaran tadi “nona ini ada bonus makan dikafe ini karena memesan 2 steak” ucap pelayan sopan “ah benarkah kenapa tidak bilang daritadi?” tanya Bom riang “iya jadinya potong harga nona maaf saya hanya tak ingin mengganggu tadi itu” ucap pelayan lagi “ahhh tenang saja saya tak akan marah koq kalau kau bilang ada bonus, dan kebetulan aku haus bisa tolong tambahkan kopiku” ucap Bom riang “baik…”

“akhirnya bonus makan!!” teriak Bom riang ‘memalukan sekali seorang boss YGE’ pikir Chanyeol “bagus sekali Bom, kau adalah Bos yang paling menganggumkan” sindir Chanyeol tapi mungkin karena otak Bom pe’a jadi “benarkan aku bos yang baik dan sopan….dari dulu sudah kubilang” ucap Bom sambil cengengesan “apa kau tak sadar” Chanyeol menatap Bom sambil sweatdrop Xiumin tersenyum

~meanwhile~

Terlihat laki-laki yang tampaknya frustasi melihati tv yang menayangkan spongebob & patrick yang sedaritadi ia harap mati daritadi tidak mati-mati dan dia galau dan si galau itu adalah

OH SEHUN yang terlihat dari wajahny masa kecilnya tidak bahagia. Tak lama setelah itu masuklah kakaknya yang manis berbanding terbalik dengan Sehun dia duduk tepat disebelah Sehun yang nyantai dikasurnya sambil melototin tv “Sehun kau kenapa?” Tanya Luhan sambil tak menatap Sehun “aku frustasi hyung dari jaman aku orok spongebob yang udah pernah lepas kulitnya/ jatoh dari tebing/otaknya dipindah-pindah tidak juga mati hyung aku muak sudah” sambil mengeluarkan unek-unek yang membuat orang mau muntah “lagian hyungkan sudah bilang jangan nonton spongebob percuma kamu nonton dari awal sampai kiamatpun mungkin kita sudah mati dia masih hidup di bikini bottom kota tercintanya, kan hyung sudah bilang jangan nonton cartoon terus kenapa kau tak nonton yang lebih bermanfaat Sehun diumurmu yang ke-21 kenapa kau tidak mencari pacar kau itu tampan Sehun (seketika Sehun memasang wajah cengengesan) tidak perlu perlihatkan wajah badakmu yang itu (lalu wajahnya kembali stoic) tak usah sok ganteng begitu… tadi sampai mana..oh iy kalau kau mau aku akan mencarikannya untukmu” dan disaat itu ucapan Luhan terpotong “NO!!” teriak Sehun membuat Luhan cengo “aku sudah punya pilihanku sendiri kau tak perlu susah payah mencarinya hyung, lagipula aku bosan mendengarkan ceramahan hyung” ucap Sehun “dasar kau adik payah” ucap Luhan “Hey patrick, I’m quite hungry” terdengar suara spongebob dari tv “hyung makan yuk aku lapar” ucap Luhan “ayo kemana?” Tanya Luhan “kita ketempat Lay hyung saja aku ingin makan cake” ucap Sehun sambil mengambil jaket tebalnya “ajak yuk..si Baozi” kata Luhan tiba-tiba ” ah tidak hyung, dia sedang ada janji” ucap Sehun memasang wajah kesal “jadi itu alasannya wajahmu kusut gitu” tanya Luhan “tentu saja tidak hyung” ucap Sehun tambah kesal “ohh, ayo..”

mereka berduapun bergegas pergi ketempat yang mereka berdua maksud

Tbc

🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s