You Are Miracle [PART 1]

PosterFFEXO-You Are Miracle

JUDUL FANFICTION:You Are Miracle (Chapter1)

AUTHOR:Sasarahni

CAST:

Lee Ji Eun(IU) 17th

KIM JONGIN (KAI) 17th

Park Chanyoel (OC) 19th

LENGTH:Chaptered

RATING:PG-14

GENRE:Family, Romance, Sadness, and School life

DISCLAIMER : FIRST FANFIC lohh! Dengan skenario yang penuh dengan imajinasi tanpa campur tangan orang lain dah hasil karya penulis sendiri. NO PLAGIAT!

Author Notes:Sangat menyukai musik dan mengeluarkannya melalui sebuah tulisan. Semoga senang membacanya kritik dan saran silahkan saja dilanturkan chingu

Song:

  • IU(아이유) _ Friday(금요일에만나요) (Feat. Jang Yi-jeong(장이정) of HISTORY(히스토리)
  • EXO-K – Don’t Go (나비소녀)

Bahagia itu sederhana hanya karena melihat senyuman yang terukir indah dari keluarga, sahabat, dan orang yang disayangin tersenyum indah karena kita.

 

Rumah yang sangat sederhana terlihat sebuah keluarga yang harmonis banyak kebahagian yang tersirat didalam keluarga tersebut. Matahari yang sudah muncul disudut jendela kamar IU tersebut memintanya untuk segera mempersiapkan pergi kesekolah untuk berangkat beraktifitas seperti biasa waktu menunjukan jam 07.00pagi. Suara terdengar dari bawah tangga kamar IU

“IU apakahkausudahrapi?”

suara yang selalu IU dengar ketika setiap hari memasuki senin. IU menjawab dengan sangat santai

“Iya..Eomma aku sudah rapi” Dengan tersenyum indah didepan cermin karmarnya.

Ibu IU pun sudah menyiapkan roti panggang diatas meja makan untuk anak kesayangannya satu-satunya. IU yang segera turun dari kamarnya melalui tangga sambil berbicara

“Apakah Appa sudah berangkat kerja Eomma?”

Ibu menjawab dengan cepat dan ringan

“Sudah. Sekarang kamu cepatlah sarapan nanti telat berangkat kesekolahnya” IU pun sambil menjawab dengan oh singkat pada Ibunya. IU sudah memakan roti satu tangkap dan beranjak dari bangku meja makan IU pun langsung mencium pipi Ibunya untuk pergi berangkat kesekolah sambil berjalan menuju pintu luar rumah IU mengatakan

“Aku berangkat sekolah dulu Eomma.Lafyu!”

Ibunya pun menjawab “Hati-hatiya!IU”

Ibu IU bernamaLee Eun dan Ayahnya bernamaKim Suho. IU dilahirkan dengan keluarga yang begitu sederhana dan penuh kasih sayang. Ibu Lee yang selalu ada untuknya disaat IU membutuhkan sesuatu Ibu Lee selalu ada dan Ayahnya pun selalu bekerja keras untuknya hingga selalu pulang larut malam dan selalu pergi keluarkota karena tugas dari pekerjaannya.Hingga saat dimana IU ingin sekali Ayahnya mengetahui bahwa IU sangat merindukan Appanya.Saat IU masih kecil Appa selalu ada untuknya meskipun hanya sebentar sajadengan meluangkan waktu untuknya bermain bersamaselalu Ayah Kim lakukan.Dan sekarang saat IU meranjak sekolah menengah atas IU sudah jarang sekali merasakan kasih sayang Ayahnya.

IU sangat menyayang iIbunya apapun akan IU lakukan demi membuat Ibunya bahagia, tersenyum lepas karena IU tidak mau melihat orang yang ia sayangi sedih karenanya. Itu adalah salah satu prinsip yang selalu IU pegang.

Disaat IU berjalan menuju sekolahnya selalu ada seorang pria yang menunggunya didepan gerbang sekolahnya yaitu KAI. KAI dan IU sudah berteman sejak ia berdua memasuki sekolah menengah atas dengan kelas yang sama pula. KAI seorang pria yang begitu rendah hati, baik, selalu tersenyum karena KAI merasa hidupnya lebih berarti karena adanya IU yang selalu membuat dirinya sangat indah disetiap harinya. Hingga KAI berkeinginan selagi masa-masa dia masih bisa bernafas KAI ingin hidupnya berharga dimata perempuan yang ia sayangi dan perempuan yang selalu mengisi hari-harinya perempuan itu adalah IU. Dari kejauhan IU menanggil pria yang sudah menunggunya untuk bersama memasuki gerbang sekolahnya.

“Ya.KAI aneaseyyo”dengan senyuman yang sangat membuat hati KAI bahagia. Sesampainya IU mendekati KAI dan IU pun menerusi omongannya

“Kenapa kamu tidak menghubungiku sebelum mau berangkat.Aku kan tidak mau kau menunggu ku seperti ini Ya.KAI!”

KAI hanya tersenyun melihat IU yang masih pagi sudah menggerutu karena hanya melihat KAI menunggunya didepan gerbang. KAI pun langsung merangkul IU untuk masuk kekelas bersama-sama sambil berbicara

“IU aku tidak bermaksud seperti itu. Hanya saja aku ingin lebih cepat sampai darimu”

KAI tertawa melihat IU masih cemberut karena IU terlihat sangat lucu dengan rambut yang diikat duanya itu.Setiap harisenin memasukisekolah IU selalu lebih dahulu datang karena menurut IU hari senin itu adalah hari yang sangat IU nantikan ataupun sukai dan KAI mengetahui itu.Hanya karena semalamnya IU merasakan sakit diperutnya dan paginya IU telat untuk bangun lebih pagi.

“KAI apakah hari ini kau ada waktu?”Sambil berjalan memasuki kelas IU bertanya. KAI menjawab dengan singkat

“Tidak.Kenapa memangnya?” sambil menengok kearah IU.

IU menjawab sambil melirik KAI dengan muka lucunya itu “Maukah kau menemaniku pergi untuk bermain gitar bersama Hyung Chanyoel nanti sepulang sekolah”

IU tahu pasti KAI akan menjawab ia hanya untuknya

“Ia..IU aku mau” sambil tersenyum dan berkata lagi

“Asalkan kau mau menemaniku juga untuk belajar dirumah nanti”

IU pun menjawabnyasambil lari untuk menjauhi KAI

“Dengan senang hati Kkamjong”

sambil tertawa karena meledek KAI pun lari mengejarnya. Kkamjong adalah sebutan nama kesayangannya IU untuk KAI yang artinya kulit tannya yang kecoklatan dan KAI selalu hanya tersenyum paksa saat iadipanggil IU dengan sebutan Kkamjong.

IU sangat senang dengan apapun yang KAI jalani setiap harinya.IU pun merasa kalau hidup KAI itu menjadikan dirinya lebih baik.Karena KAI juga orang yang selalu bisa mengerti perasaannya.Mereka berduapun sudah sampai memasuki kelas.KAI seorang ketua kelas.KAI murid yang sangat pintar makanya anak-anak sekelas memilihnya menjadi ketua kelas dikelasnya.

Pelajaran pun sudah selesai bel bertanda istirahat sudah tiba.IU pun belum beranjakdari bangkunya.Padahal teman sebangkunya sudah mengajaknya untuk makan bersama dikantin yaitu Seyi.

“Ya.IU ayo kita kekantin”

IU menjawab dengan santai”Aku tidak laparSeyi kau duluan saja”

Seyi memandang IU dan beranjak dari bangkunya kemudian berkata

“Yasudah”.

KAI yang baru saja dari ruang guru dan memasuki kelas ia melihat IU yang lagi asik mendengarkan lagu dihandphonenya menggunakan earphone. KAI mendapatkan muka IU yang entah kenapa berubah menjadi murung. KAI pun mendekatinya dan tepat duduk disamping IU dan berkata

“Ya.IU kau tidak pergi kekantin untuk makan?Memangnya tadi dirumah sudah sarapan?”KAI mengalih ketatapan muka IU.

IU menjawabnya”Aku tidak lapar KAI.. Sudah dengan roti”

KAI melihat keluar jendela kelas yang tempat disampingnya sambil berkata

“Kau sedang memikirkan sesuatu pasti”dengan sekilas melihat wajah perempuan itu.

IU pun menaruh kepalanya dipundak KAI secara tiba-tiba dan berkata “Aku merindukan Appa ku KAI”

KAI sangat memahami IU dan sebaliknyapun begitu. KAI hanya terdiam seketika ia melihat kepala IU berada tepat dipundaknya. IU pun meneruskan omongannya.

“Aku sangat merindukan Appa ku saat aku masih kecil Appa selalu meluangkan waktunya untukku walaupun hanya sebentar”

dengan wajah yang sangat murung tanpa KAI bisa melihatnya tetapi KAI merasakan perempuan yang sangat lembut ini menaruhkan kepalanya dipundaknya.

“Aku mengerti IU dengan perasaanmu. Yasudah kalau begitu aku akan tetap disini menemanimu”

IU pun langsung menjawabnya dengan sambil tesenyum simpu dipundak lelaki yang selalu memahami perasaannya

“Terimakasih KAI..terimakasih”.

KAI pun ikut tersenyum meskipun dia sendiri memiliki masalah yang lebih rumit dalam hidupnya tetapi hanya karena IU lah dia bisa bertahan pada hidupnya.

Istirahat pun berakhir KAI dan IU menyudahi kebersamaannya dan KAI pun beranjak dari bangku yang tepat berada disamping IU untuk pindah ketempat duduknya bersama Sehun.

Disetiap pelajaran sampai detik bel pulang berakhir KAI selalu menatap IU yang sangat ia sanyangi dengan penuh harapan ia ingin membuatnya tersenyum kepadanya. IU pun menyadari bahwa KAI sudah tidak focus pada pelajaran karena IU berfikir didalam hatinya KAI pasti memikirkan perasaanku saat aku mengatakan kalau aku merindukan Appaku.

Dan akhirnya pelajaran pun berakhir.IU langsung beranjak dari bangkunya dan menghampiri KAI yang sedang memasuki bukunya kedalam tasnya.

“Ayo KAI..kau lama sekali sih” dengan menyodorkan kepalanya dihadapan muka KAI. KAI menjawab “Iyaa..Kau ini bawel sekali sih IU”

IU pun tertawa karena ia melihat untuk kedua kalinya muka KAI seperti itu padanya.

“Aku sudah lama tidak menemui Hyung Chanyoel.Dan aku merindukan gitar kesayangku karena aku meninggalkannya ditempat Hyung” IU berkata pada KAI sambil berjalan menuju kedepan pintu gerbang sekolah.

“Ia aku tahu.Aku juga merindukanmu IU” KAI menjawab omongan IU dengan asal.

“YA!YA. KAI” IU menjawab dengan nada yang tinggi tapi masih terihat sangat lembut

“Aku tahu aku ini memang selalu dirindukan” sambil mengedipkan matanya didepan muka KAI.

KAI pun tertawa dengan sangat lucu karena melihat muka IU yang tiba-tiba centil kepadanya.IU pun ikut tertawa.

Mobil didepan gerbang sudah menunggu untuk menjemput KAI pulang.KAI berkata kepada IU “Kita perginya naik mobil ku saja ya IU” IU pun hanya menganggut padanya.

KAI meminta supirnya untuk pergi kesuatu tempat terlebih dahulu sebelum kembali pulang kerumahnya.“ Pak, antarkan saya dan IU ketempat Perguruan Musician dahulu ya”

Supirnya pun menjawab “ Baik Tuan muda”

KAI dilahirkan dengan keluarga yang sangat berbeda dengan IU.KAI memiliki keluarga yang berkecukupan.Hidupnya pun sangat dijaga sekali oleh kedua orang tuanya. Sangat memperhatikan KAI dalam hal apapun itu seperti makanan, minuman, pergaulan, pendidikan, dan satu hal yang paling dijaga oleh kedua orang tua KAI yaitu adalah kesehatan KAI anak satu-satunya itu. Dan menurut IU senangnya hidup seperti KAI. Meskipun terkadang IU melihatnya terasa aneh karena KAI selalu menutup dirinya dalam bergaul sama siapapun bisa dibilang anaknya tidak banyak omong hanya berbicara sepenuhnya jika penting tetapi lain cerita kalau ia berada didekat IU.

Diperjalanan IU berbicara “KAI sebelum kita ke tempat Hyung Chanyoel bagaiman kita makan dulu hihi..aku sangat hungry KAI”

“Oke” KAI menjawab sangat singkat sambil menarik hidung IU.

KAI dan IU pun makan diresto yang tidak jauh tempatnya pada Perguruan Musician.

KAI memesan dua porsi makanan dan minuman untuk mereka berdua. IU pun cepat mengambil tempat duduk untuk ia dan KAI duduki. KAI langsung menghampirinya.

“Aku sudah memesan makananya”

“Terimakasih Kkamjong kau memang pria yang sangat aku sukai” sambil meledek KAI.KAI pun menjawabnya “Aku tahu” dengan senyuman paksanya.

“Hyung Chanyoel apakah dia tahu kita akan menemuinya” KAI bertanya pada IU. IU pun menjawab dengan singkat

“Tidak. Aku sengaja ingin datang padamu secara tiba-tiba”

KAI pun langsung menarik hidung IU sambil berkata

“Kau ini jahil sekali YA.IU..gimana kalau misalkan Hyung tidak ada disana”

IU langsung menjawab dengan santai “Pasti ada tenang saja Kkamjong kuuu” KAI pun kaget dengan perkatan IU yang memanggilnya dengan menyebutnya Kkamjong ku.

Makanan dan minumannya pun sudah datang.Ia berdua langsung memakannya.

KAI dan IU memang terlihat sangat dekat satu sama lain tetapi ada sesuatu yang KAI sembunyikan rapat-rapat pada IU. Karena KAI tidak mau perempuan yang selalu berjalan bersamanya mengikutinya, melihatnya, dan memahaminya itu tahu bahwa sesungguhnya dibalik semua tawanya KAI sangat rapuh.

Sudah sampai sini dulu ya ceritanya nanti akan aku lanjutkan lagi hehe… semoga cerita Part1 bisa membuat kalian tersenyum-senyum dan heran dengan kelanjutnya ceritanyaaa.

Kenal lebih dekat dengan author @sasarahni & LINE ID:sasarahni gomawo^^

Kira-Kira apa ya hubungan IU dan KAI sama Hyung Chanyoel hahaha aku akan beri kejutan di Part2 nanti ChinguJ

Maaf chingu jika masih banyak yang masih janggal.SARAN dan KRITIKnya mohon dilanturkan chingu..:)yak!gasamhamnida..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s