Comeback to me (chapter 1)

comeback-to-me

Tittle : comeback to me

Author : Erlina Park

Length : Chapter

Main cast  : Park Chanyeol (EXO) || Kim Minjung (OC)

Add cast : -Kim JoonMyeon (EXO) || Byun Baekhyun (EXO) || Oh Sehun aka Kim Sehun (EXO)

Genre : Romance, Sad, Hurt/Comfort, Married-life

Rating : PG 15+

Disclaimer : EXO milik orang tua nya, saya hanya meminjam Nama nya saja. Kim Minjung itu juga bukan punya saya, saya hanya memakainya dalam ff yang saya buat. Maaf jika ada kesamaan tokoh yang saya buat. Maaf juga banyak typo yang saya tebar.

Credit >> Poster by Jungleelovely@Poster Channel

Happy Fun.

.

.

.

Summary : “mungkinkah kita suatu saat akan bertemu lagi dan memulai kehidupan yang lebih indah bersama seperti dulu lagi?” –Park Chanyeol

.

.

Sungai Han 2014~  

Berawal dari seorang namja kecil yang sedang asik memakan ice cream yang baru dibelikan oleh Appa nya yang bernama Park Chanyeol. Ia senang membelikan ice cream untuk anak semata wayang nya itu, Park Yun. dia baru berumur 4 tahun itu. Dan Yeol ingat betul tentang kejadian 4tahun silam yang menimpa dirinya dan juga sang gadis yang amat dia cintai itu, tetapi Yeol sekarang tidak tau gadis yang dicintai itu berada dimana karna setelah dia melahirkan Yun dia dibawa pergi oleh Keluarga Kim diluar negeri entah dinegara mana Yeol tidak tau. Tapi baginya kehadiran Yun cukup perarti bagi hidupnya.

#Flasback#

2010 –Chanyeol Prov—

Aku dan gadisku sekarang tengah berada di apartemen milik ku karna aku baru saja pulang dari Perusahaan milik Keluarga Park tersebut dan Aku sedang menjabat sebagai CEO menggantikan posisi Appa tersebut. Bukan kah itu suatu pekerjaan yang begitu berat untuk seorang laki laki berumur 23 tahun, tetapi untung pekerjaan hari ini tidak terlalu berat bagi ku karna aku ditemani oleh seorang malaikat yang jatuh di bumi dan dia adalah Kim Minjung kekasih ku, ya meski umur kami terpaut 2 tahun tapi hubungan kami berjalan 3 tahun. Kutatap punggung Minjung dari sofa tampaknya dia sedang ingin memasak untukku.

“Oppa apakah kau sudah makan malam ini’
“ belum, memangnya kenapa?’
“ahh tidak, aku hanya ingin memasak untuk oppa”

Akhirnya Minjung memasak untuk ku walau hanya nasi goreng kimci. Setealah 15 menit Minjung memasak dan menyiapkan makanan untuk ku aku berpura pura tidur untuk mengerjain Minjung ku itu.

“Oppa.. kemarilah makanan nya sudah siap”
“..”
“Oppa apakah kau tidak lapar setelah seharian bekerja huh?” dari meja makan.
“..”
“Oppa bisa tertidur dengan perut kosong seperti ini. Aiss” gerutu Minjung pada ku tersebut.
“Oppa. apakah kau tidak mencium wangi yang begitu lezat di hidung mu?” bisik Minjung pada ku yang masih bisa kudengar.
“Oppa?” panggil Minjung sekali lagi sambil menunjuk pipi ku. Dan aku masih berpura pura tertidur
“Yasudah kalo oppa tidak mau bangun aku pergi saja dari sini”

Setelah Minjung hampir mendekati Pintu keluar, aku langsung mengejarnya dan memeluknya dari belakang.
“Apakah malaikat ku sedang marah?” sedikit menggelikan tapi begini lah aku
“..”
“Ayolah Minjung, aku hanya ingin mengerjai mu. Maaf kan oppa mu in ya?”
“Suruh sapa oppa menyebalkan sekali, setelah aku memasak untuk mu kau malah pura pura tidur untuk mengerjai ku. Oppa menyebalkan sekali” protes Minjung pada ku.
“Maafkan lah Oppa mu ini sayang” tampang ku memelas kasih pada Minjung.
“ehmm baiklah kalu gitu. Ayo kita makan nanti keburu dingin”

Akhirnya aku dan Minjung menikmati masakan yang Minjung buat untuk ku tadi.

“ahh, masakan mu enak sekali chagi” dengan mulut penuh ku ini
“Makasih opaa” senyum Minjum pada ku.

“Aku kenyang sekali chagi”
“begitu enakkah masakan ku Oppa?”
“Iya sayang ku” sampil meralih pada sofa ku yang empuk itu.
“Apakan Oppa tidak lelah malam ini? Padahal kan Oppa mengerjakan banyak tugas hari ini?” tanya Minjung yang saat ini berada disebelah ku.
“ Lelah sekali Chagi. Tapi untung ada dirimu aku tidak terlalu memikirkan rasa lelah ku tersebut” jawab ku sambil memegang pipi Minjung.
“Yasudah sekarang oppa tidurlah. Aku akan segera pulang”

Ucap nya dan segera mengambil tas nya yang berada di dapur tadi. Tanpa menunggu lama akhirnya aku menahan lengan nya dah berkata.
“Temani aku untuk malam ini?” ucapku penuh ketegasan.
“aku harus plng Oppa. Pasti Appa sekarang sedang mengkhawatirkan ku” sambil melepaskan genggaman ku dia berjalan meuju pintu keluar.

Hanya 5 langkah dia meninggalkan ku. Dan tanpa menunggu lama lagi akhirnya aku menarik Minjung membuat Minjung terkejut setangah mati/

“Apa yang op—“

Aku membungkam bibirnya menggunakan bibirku sendiri karna aku tau nantinya dia akan keras kepala agar aku tidur malam ini. Aku sengaja tidak melumatnya aku hanya menempelkanya saja karna aku merindukan bibir berwarna ceri Minjung itu, kupikir itu cukup lama akhirnya aku melepaskan tautan bibir ku dari bibir Minjung dan membenturkan dahi kita masing masing.

“Saranghae Kim Minjung” ucapku pada Minjung
“Nado Oppa” seulas senyum dari bibir Minjung untuk ku.

Akhirnya aku menempelkan bibirku kembali pada bibir ceri Minjung tetapi kali ini berbeda karna sensasi liar telah memasuki diriku. Dan aku menggendong Minjung ala bridal style memasuki kamar ku dengan bibir yang masih menempel. Tepat malam ini aku akan meniduri Minjung dan sialnya Minjung malan ini sungguh menggoda untuk dicoba.

“bolehkah aku mencobamu? Aku berjanji akan menanggung akibatnya” tanya ku tepat pada daun telinganya.

“lakukanlah sesukamu Oppa” ucap Minjung sebelum aku membuka dress yang Minjung pakai

Chanyeol end—

#Flashback end#

Author—

Malam itu menjadi malam dimana Chanyeol baru melakukan hal yang tidak wajar yang dilakukan oleh sepasang kekasih yang belum terikat dalam sebuah janji suci. “hahhh” Chanyeol membuang nafasnya dengan kasar karna Chanyeol saat ini sedang merindukan ibu dari Park Yun itu dan menatap anaknya dengan iba karna sudah hampir 4 tahun Park Yun tidak bertemu dengan ibu nya itu begitu pula dengan Chanyeol.

“Tenanglah Park Yun appa mu ini akan mencari keberadaan eomma mu. Agar kau tau bagaimana mempunyai ibu seperti teman teman mu yang lain” ucap Chanyeol menatap anaknya yang sedang asik dengan dunianya sendiri. Chanyeol melangkahkan kaki nya menuju anak nya yang sedang bermain ayunan didekat Sungai Han.

“Pasti akan Appa lakuan untukmu Park Yun” Yun yang mendengarkan Appa nya itu hanya melihat dengan tatapan tak mengerti dan seketika itu Chanyeol menitihkan air matanya tepat untuk pertama kali. Pria dengan sifat dingin itu kalah dengan rasa rindunya terhadap ibu dari anaknya itu dan membuat Chanyeol menjatuhkan harga dirinya tepat didepan anaknya.

Kemudian Chanyeol duduk disamping ayunan tempat Yun bermain hingga kejadian itu masih teringat di memori otak Yeol saat ini. Dan bagaimana Minjungnya itu melahirkan Yun karna Yeol juga menemani Minjung saat oprasi persalina tersebut, sebenarnya Minjung juga ingin memiliki seorang anak dan mempunyai Keluarga kecil dari kekasihnya itu Park Chanyeol. Awalnya keluarga Kim menyetuji atas kehamilan Minjung dan Chanyeol akan bertanggung jawab. tetapi Keluarga Kim terlalu malu untuk mengetahui kebenaran itu maka dia membawa Minjung ke luar negeri. Ahh ralat, tapi sebenarnya Minjung tidak benar benar berada di luar negeri. Kim Minjung saat ini tengah berada di Rumah nenek nya diBusan karna Minjung tidak ingin meninggalkan Korea dan juga 2 orang yang berharga untuk dirinya tersebut jadi Minjung bersembunyi dirumah neneknya selama 4 tahun ini. Dan sekarang gadis itu tengah memandang langit biru yang indah serta mengingat masa lalu nya.

–Minjung Prov—

Aku baru saja terbangun dari tidur ku karna kicauan burung, Ahh sungguh mengganggu tidur sore ku untuk kali ini. Aku pun beralih keluar kamar karna tenggorokan ku sangat kering saat ini. Setelah aku berada didapur aku melihat nenek sedang bersama adik ku yang bernama Kim Sehun umur ku dan adik ku hanya terpaut beberapa menit saja, karna yang terlahir terlebih dahulu adalah aku maka otomatis aku adalah kakak dari adik ku ini

“Oh noona sudah bangun?”
ku anggukan kepala ku sebagai jawaban “iya”
“Apa noona tidak lapar?”
“Sebenarnya iya Sehun-si tapi apakah nenek sudah masak?” tanya ku pada Sehun dan juga nenek ku.
“Nenek sudah memasak nya Minjung-si segeralah makan”
“Ahh, nanti saja nek” ucapku

Aku berjalan keluar menuju pekarangan rumah dari nenek ku ini dan mulai mengingat kejadian 4 tahun yang lalu. Dimana aku sedang berjalan jalan dengannya dan pergi kekantor nya bersama, meski mendapatkan tatapan sinis dari karyawan tempat nya pekerja. Sungguh membuat ku Rindu akan hal itu.

#Flasback#

Aku dan Yeol saat ini sedang berada didalam mobil menuju tempat kerjanya, dan Yeol menjadi CEO di usia mudanya betapa bahagianya aku bisa menjadi kekasihnya Park Chanyeol sebagai seorang CEO perusaan atas nama Tuan Park ini. Dan pandangan ku pun tak lepas dari sosok nya yang berada dihadapan ku saat ini.

“aku sudah tau kalau aku ini memang tampan” ujarnya membuat ku tersadar dari lamunanku.
“tinggi sekali kepercayaanmu tuan Park” sindir ku.
“lalu untuk apa kau memandang ku seperti itu? Membuat ku takut pada mu”
“Cihh dasar tiang listrik”
“kajja kita sudah sampai”
“baiklah”

Aku dan kekasih ku kini ada diperusahaan tuan Park, tetapi setelah aku dan Yeol masuk karyawan mun mulai membungkung mengucapkan salam kepada CEO nya tersebut. Tapi aku? Aku disuguhkan oleh tatapan tatapan sinis dari karyawan wanita disana.

“dia siapa? Apakah dia pacar dari Direktur kita?”
“siapa dia? Beraninya bersama Direktur?”
“dia lebih cantik dari ku”
“beruntung sekali wanita itu bisa bersama CEO perusahaan kita. Aku juga mau”

Yah begitulah ucapan ucapan yang dapat aku dengar dari karyawan wanita disana.

Apakah mereka iri karna mereka tidak bisa memiliki lelaki seperti kekasihku ini apa mereka tidak ada kerjaan terus menerus mengeritik ku dan Yeol? Cihh dasar tidak tau malu. Sindir ku dalam hati.

“tidak usah mendengarkan mereka. Ayo masuk” Apa Oppa juga mendengarkan mereka semua?
“emm baiklah”

Setelah masuk ke ruangannya tiba tiba pintu itu terbuka dan masuklah lelaki dengan perawakan tidak terlalu tinggi tapi terlihat keren. Aishh apa yang kau katanya Minjung kau itu sudah ada Oppa.

“Sajangmin, ini ada berkas yang harusa anda tanda tangan” ujarnya
“tidak perlu seformal itu tuan Byun panggil aku Chanyeol. Park Chanyeol. Kau lebih tua dari ku” oh jadi marga nya Byun.
“Baiklah Yeol”
“kenapa sebanyak ini? Padahal aku tidak ingin pulang malam kali ini” Chanyeol melihat berkas yang ada ditangan tuan Byun itu, ah aku kasian sekali dengan pacar ku itu
“apakah kau tidak ingat? Kita ada proyek baru diBusan”
“oh,baiklah aku akan kerjakan ini semua”
“apakah aku boleh pulang sekarang? Aku tidak mau mengganggu mu Oppa? tanya ku saatmereka berdua berbincang. Lancing memang tapi aku tidak ada pilihan lain
“tidak Minjung! Setelah makan siang kau boleh pulang. Arraseo?”
“baiklah”

Dan aku berakhir dengan hanya duduk disofa kerja pacar ku itu padahal aku sudah mati bosan saat ini dan aku ingin tidur dari pada harus melihat Chanyeol oppa mengerjakan proyeknya itu sungguh bosan.

“kalau kau ingin tidur, bukalah pintu disana” bagai mana dia bisa tau kalau aku ingin tidur?
“bagaimana Oppa bisa tau kalau aku ingin tidur?”
“terlihat dari tingkah lakumu Minjung-ya. Ka!” aku tidak menjawab karna aku ingin sekali tidur sekarang ini.

Apalagi ini? Kenapa kamar ini begitu besar seperti kamar yang ada diHotel? Ahh aku lupa kalau keluarga Chanyeol Oppa kaya. Tak menunggu lama aku langsung mendarat kan tubuh ku dikasur besarnya Chanyeol Oppa.
Sudah berapa lama aku tertidur dan apa ini seperti ada tangan yang melingkar dipinggangku. Ku beranikan untuk menoleh dan ternyata itu Chanyeol Oppa apa dia lelah sehingga tidur seperti ini?? Wajah nya tenang sekali seperti anak kecil yang berumur 5thn dan ternyata aku memiliki namjachingu yang tampan dan dewasa dariku dan aku beruntung sekali aku.

“sudahlah, untuk apa kau menatap wajah ku seperti itu?” skak mat! Aku ketauan olehnya.
“a..hh tidak a..ku hanya ingin bangun dan ternyata ada Oppa dan juga aku lapar” jawab ku dengan gugup
“tunggu lah 15 menit aku ingin seperti ini dulu”
“baiklah. Oppa apakah kau lelah?”
“aku tidak terlalu lelah karna ada dirimu” maksudnya apa
“memangnya apa hubungan nya dengan ku Oppa?”
“sudah diam saja” ku memajukan bibir ku karna jawaban ku tidak dijawab.

Ini sudah 15 menit tapi kenapa Oppa malah diam saja. Aku kan lapar.

Dengan diam2 dan hati2 ku angkat tangan nya dari pinggangn ku dan berhasil Chanyeol Oppa tetap tertidur dengan pulas. Aku keluar dari ruangan Direktur Chanyeol Oppa tapi aku harus kemana? Kantin saja aku tidak tauhu letaknya dimana huhh sungguh menyebalkan. Karyawan yang berbaik hati tolonglah pacar dari CEOmu ini aku sungguh kelaparan –gerutuku dalam hati. Ohh ayolah aku sungguh lapar aku harus melawati beberapa lorong disini.

“Haii, nona apakah kau perlu bantuan?” sapa dia sepertinya aku pernah melihatnya.
“Nugu?” tanyaku.
“Belum tetap 1hari kita bertemu kau sudah lupa. Perkenalkan Namaku Byun Baekhyun imnida”
“Apakah kau tadi yang berbicara bersama Chanyeol Oppa saat diruangan Direktur?”
“Iya, benar itu aku. Ternyata kau sudah lupa. Siapa namamu Nona?”
“tidak usah memanggilku seperti itu. Namaku Kim Minjung dan lebih muda jadi formallah Oppa” ya aku memanggilnya Oppa karna Tuan Byun lebih tua dari aku.
“bailah Minjung. Kau perlu bantuan?”
“iya. Dimana letak kantin disini?”
“kau lapar? Akan aku tunjukan pada mu”

Aku hanya mengekorinya dari belakang karna Tuan Byun lah petunjuk arah dan tau letak dari kantin dikantor ini.

“Kita sudah sampai Minjung?”
“Baiklah, terima kasih Oppa. Lebih baik lanjutkan saja perkerjaanmu”
“kau tidak mau seseorang menemanimu?”
“tidak, aku lebih suka makan sendiri. Gomawo Oppa Byun”
“nde. Kalu begitu akan aku tinggal”

Flasback END

Aku tersadar dari lamunan masa lalu ku itu karna ada seorang yang menepuk bahu kanan ku saat ini, ku dongak kan kepalu untuk mencari tau. Oh ternyata dia seorang Direktur salah satu perusahaan di Busan. Nama Kim JoonMyeon aku biasa memanggilnya SuHo dia sepupuku tapi untuk apa dia datang kesini?

“ada apa Oppa?” tanya ku to the poin.
“lama tidak bertemu Minjung-ya”
“sepertinya iya. Tapi untuk apa Oppa kesini?” tanya ku lagi pada nya

“baiklah Nyonya keras kepala” tutur Joonmeon melanjutkan pembicaraannya.
“apakah kau tidak bosan selalu menemani nenek mu untuk bekerja dipasar?” maksud SuHo Oppa ini apa?

“tidak, karna aku senang ketika membantu nenek ku disaat dia sedang lelah” jujur ku padanya.
“apakah kau tidak mau bekerja layaknya adik mu itu?”
“Maksud mu SeHun?”

Aku lihat SuHo Oppa hanya menganggukan kepalanya “iya”

“apa hubungannya?” tanya ku lagi.
“aku ingin kau menjadi skertaris ku di perusahaan ku karna skertaris ku yang lalu sudah keluar”
“aku tidak tau. Karna aku masih ingin membantu nenek” jujur ku.
“ayolah Minjung-ya. Aku tau kau dulu kuliah dibidang Bisnis jadi kau pasti cocok denagn perkerjaan itu?” jawabnya panjang lebar.

Tapi apakah tidak apa kau aku tinggal nenek sendirian dipasar bagaimana kalau nenk lelah dan tidak ada yang membantunya(?)

“Baiklah, aku terima penawaranmu Oppa” tegasku pada sepupuku itu.
“baguslah Minjung-ya dan mulai besok akau boleh masuk kerja” jawabnya.

“baiklah Oppa”
“berangkatlah bersama SeHun karna aku tau kau tidak tau letak perusahaan”

Ya.. SeHun bekerja diperusahaan tempat SuHo Oppa bekerja tapi SeHun hanya karyawaan biasa karna dia tidak mau memiliki jabatan tinggi karna dia adalah sepupu dari Direkturnya itu.

“beristirahat jangan terlalu lama berdiam diri” katanya pada ku.
“baiklah, apakah kau tidak mau bertemu dengan nenek?”
“sudah menemuinya tadi”
“kalu begitu aku pulang dulu Minjung-ya”
“Nde, hati-hati lah dijalan Oppa”
“Arraseo”

Tidak terasa hari kini telah berganti dengan cepat. Dan hari ini aku pergi bekerja besama SeHun adik ku itu. Tentang itu(?) aku sudah berbicara pada nenek ku dan nenek ku sudah tau karna dia mendengar langsung dari SuHo Oppa dan SeHun dia terkejut karna aku akan bekerja bersama nya dan SeHun tidak lagi kesepian ketika berangkat bekerja.

Aku hanya memakai pakaian ala kadarnya karna kata SeHun tidak perlu tampil cantik karna aku ini sedah cantik dari dulu juga tatanan rambutku aku hanya menalinya dengan asal tapi tetap cantik dimataku. Aku segera keluar kamar karna aku ingin sarapan bersama adik ku dan nenek ku.

“wahh, nona kau tampil cantik sekali. Aku sungguh kagum pada mu nona”
“kau terlalu berlebihan SeHunnie”
“makanlah dulu setelah itu kalian berangkat”
“baik nek” ucap kamu secara bersamaan.

Aku dan Sehun kini tengah berada didalam Bus yang aku membawa kami berdua kePerusahaan tidak lama kamu sudah berada di depan gedung perusahaan itu. Wahh tinggi sekali perusahaan ini. Dan apa nama perusahaan ini dan katanya ini adalah perusahaan cabang dan pusatnya berada diSeoul tapi apa(?)

Sudah lah lupakan nanti aku akan tau dari SuHo. Baru saja aku masuk kenapa tatapan sinis yang aku terima? Ada apa, apakah mereka berpikir kalau aku ini pacar dari SeHun HEII Sehun itu adikku.

“Nona, aku akan mengantarkan mu ke ruangan SuHo hyung”

“Nde SeHunnie”

AUTHOR—

Toktoktok

SeHun mengetuk pintu Direkturnya itu atau sepupunya itu. Ada sahutan dari dalama sana “silahkan masuk”

Mereka berdua masuk kedalam ruangan itu secara bersama-sama.

“Hyung? Aku membawa nona karna aku berfikir kalau dia tidak tau ruanganmu” kata SeHun kepada Direkturnya dengan kata Hyung

“nde, itu benar sekali” Minjung membenarkan.

“baiklah, SeHun-si kau boleh melanjutkan tugasmu sekarang”

“Nde, sajangmin” SeHun memanggilnya dengan sebutan itu karna menurutnya itu lucu

“Minjung, tugasmu menjadi skertarisku tidak lah susah. Kau cukup menulis jabwal ku dan mengikutiku kemana pun saat pertemua” SuHo member tahu tugas Minjung dengan detail karna takut bahwa sepupnya itu tidak tau.

“nde, itu tidak terlalu sulitkan. Jadi apa tugasku untuk kali ini Sajangmin?”

“sekarang, ada pertemuan dikantor Pusat yang ada diSeoul jadi kita harus kesana pagi ini”

“apakah tidak terlalu mendadak? Aku barusaja bekerjas disini Oppa” Minjung tidak yakin dengan tawaran sepupunya itu. Karna benar Minjung baru disini.

“menurutku tidak. Kajja kita berangkat” kata SuHo terburuburu karna pertemuan dimulai pukul 11 dan sekarang baru pukul 8 masih banyak waktu.

Mereka keluar dari ruangan bersama dan Minjung sempat melirik adik tersayang nya itu dan SeHun juga melihatnya meraka –Minjung dan SeHun- mengucapkan kata Fighting bersama-sama. Dan akhirnya mereka –Minjung dan SuHo- tiba dimana SuHo memarkirkan mobilnya.

“Oppa? apakah kita hanya berdua keSeoul? Perjalanan nya cukup jauh”

“tidak Minjung, masih ada waktu 3 jam untuk kita berangkat” kata SuHo membenarkan dan tidak perlu ragu mereka anak terlambat.

“hmmm, baiklah”

Mereka berangkat dengan sangat tenang dan tidak ada kemacetan karna sekrang sudah masuk jam kerja. Minjung tertidur didalam mobil karna perjalanan nya yang cukup jauh, SuHo hanya melihatnya geli karna muka Minjung yang polos juga cantik. Perjalanan yang melelahkan kiin mereka sudah berada didepan perusahaan Park Company.

Minjung yang melihatnya hanya takjup melihat perusahaan ini. Dan sepertinya Minjung tau perusahaan ini? Tapi apakah Minjung memang tau perusahaan ini. Akhirnya Minjung bertanya kepada SuHo.

“Oppa? apakah ini perusahaan pusatnya? Sepertinya aku tau perusahaan ini” kata Minjung pada Suho.

“benar ini kantor pusat tempet kita bekerja Minjung”

“APA??! Tidak mungkin”

DEG!

Minjung tibatiba menyentuh jantungnya yang berdetak tidak karuan. Heii itu benar Minjung kau sekarang tengah berada didepan kantor seorang yang Kau Cintai. Sadar lah kau akan bertemu dengan nya SADARLAH!!

“Minjung ayo masuk. Kau tidak mau masuk” suara SuHo mengagetkan Minjung.
“baiklah Oppa”

.

.

.

.

.

Tebece

.

.

.

Gimana nih bagus gk? *gk. Ini pertama kalinya aku bikin ff. jangan lupa tinggalkan jejak ya J mksh

Saya gk tau kalau ff ini pernah publis ditempat lain apa gk. Tapi yang pasti ini sudah pernah publis diWp pribadi saya.

14 pemikiran pada “Comeback to me (chapter 1)

  1. Baru baca ff ini.. Bgus bnget loh Thor, oenni, kak, atau apa lah bngung manggil apa hihi.. Tp keren kak.. Suka bnget. Lanjut ke chapter 2 dlu hihi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s