Can I love you ? (Chapter 2)

Author: Choi Jungli (@glxyysnww)

Length: chaptered

Genre: romance,married life

Main Cast:

Kris / Wu Yifan (Exo M)

Krystal / Jung Soojung (F(x))

Other Cast:

Lay / Zang Yixing (Exo M)

Dll^_^

Annyeong yeorobun,author jungli disini,bagaimana dengan chapter pertamanya?

Disini bakalan lebih seru lagi jangan lupa RCL ^^

——–can I love you?——–

Setelah mengusap air matanya Krystal melihat jam di handphonenya ’11:30′ apa bisa ia membawa Kris ke pesta unninya?apa ia sempat?

Apakah Kris lembur?

Pertanyaan itu berputar terus menerus dikepalanya,eottokaji?

Can I love you ?

Krystal Pov

Aku ingin menelpon Kris oppa tapi aku takut mengganggu,aku bingung haruskah aku mengajaknya?

Nada tunggu sudah terdengar setelah berdebat dengan diriku sendiri aku memutuskan untuk menelponnya.

“Yeoboseyo,ada apa Krystal”tanya Oppa diseberang sana

“Oppa apa kau sedang sibuk,apa aku mengganggu?”

“Tidak juga aku sedang menandatangani beberapa berkas ada apa ?”

“Apa oppa sibuk malam ini?”Tanyaku,aku tidak bisa berharap banyak aku takut kecewa

“Aku tidak sibuk akhir-akhir ini tidak terlalu banyak masalah yang terjadi,aku bisa pulang sore ini”

“Ahh syukurlah kalau begitu ikutlah denganku ke pesta unni ia sedang merayakan kebahagiaannya menjadi seorang ibu”

“Benarkah? baiklah,aku akan singgah ke toko untuk membeli beberapa bingkisan untuk orangtuamu,hyung dan noona juga”

“Aku tutup yah sampai ketemu oppa”.

Kris pov

Harusnya aku senang akan hal ini tapi kenapa mendengar bahwa Jessica noona mengandung membuatku iri,apa aku mulai menyukai Krystal aku berharap begitu.

Aku tidak membenci atau menyukainya terkadang itu membuatku merasa bersalah ketika mengingat hal apa saja yang telah dia lakukan untukku.

Aku ingat kejadian tadi pagi ketika dia harus membangunkanku lalu menyuruhku untuk mandi seperti biasanya,dan saat keluar dari kamar ia akan selalu menyambutku dengan pelukan hangat disertai kata ‘Morning oppa’ yang dibubuhi dengan senyum manisnya itu mengingat itu sukses membuat ku tersenyum.

‘Tok,tok,tok’

Suara ketukan pintu dari luar,membuyarkan lamunanku.

“Hyung bolehkah aku masuk?”Suara yang tidak asing,manusia yang paling sering kudengar suaranya di kantor ini Lay.

“Hmm masuk saja”

“Aku tidak akan lama hanya akan memberitahu ada rapat mendadak sore ini”

“Tapi tidak bisakah itu ditunda? Hari ini aku ada acara keluarga Lay-ah”ucapku memelas kuharap ia bisa menunda atau manggantikanku dalam rapat ini

“Maaf sekali sajangnim tapi berhubung rapat kali ini sangat penting kau tidak bisa tidak hadir apalagi digantikan olehku,arrasseo?”Ia tersenyum dan memamerkan lesum pipinya sekilas,lalu keluar tanpa ada kata-kata lagi.

Author pov

Krystal ingin tampil cantik malam ini walaupun hanya pesta sederhana setidaknya ia tidak akan terlihat jelek .Ia memang sangat memperhatikan penampilannya ia selalu tampil modis di segala musim.

Krystal mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang menuju salon langganannya sekitaran daerah cheondamdong,namun tiba-tiba ada mobil truk yang melambung mobilnya, saat ingin menghentikan laju mobilnya,entah kenapa rem itu tak berfungsi.

Seperti gerakan lambat,Krystal perlahan menutup matanya tak tahu apa yang harus ia lakukan, ia hanya bisa menerima kemungkinan terburuk yang akan terjadi.

Krystal sudah tak sadarkan diri,beberapa orang yang melihat kejadian itu segera berkumpul di tempat kejadian.

Beberapa dari kumpulan orang itu mencoba untuk memanggil Krystal yang sudah tak sadarkan diri,dan sebagian dari yang lain memanggil ‘119’ yang digunakan untuk panggilan darurat seperti saat ini.

Tidak lama kemudian mobil ambulance datang dan segera melarikan Krystal ke rumah sakit.

Kris pov

Seperti hari biasanya lagi-lagi rapat mendadak,aku tak yakin bisa hadir ke pesta Jessica noona.Sebaiknya kukabari Krystal dulu agar ia tak menungguku karna kemungkinan rapat ini akan berlangsung lama,andai saja Lay bisa menggantikanku hhh.

Nada tunggu ke ponselnya berbunyi tandanya ponselnya aktif, tapi kenapa tidak diangkat sudah 2 kali aku mencoba menghubunginya tapi tak ada jawaban,tidak biasanya ia seperti ini.

Aku mencoba menghubunginya untuk yang ke 3 kalinya dan ternyata diangkat

“Yeoboseyo,Krystal ahh kenapa lama sekali kau menjawabnya”

“Yeoboseyo apa ini kerabat atau keluarga dari nona Jung Soojung?”Terdengar suara berat seorang pria diseberang sana

“Iya benar,apa yang terjadi?”Aku panik,aku sangat khawatir padanya kenapa seorang pria yang mengangkat telponnya pasti ada sesuatu

“Nona Jung Soojung terlibat dalam kecelakaan lalu lintas, ia menabrak truk dan sekarang ia dilarikan ke Seoul Unyversity Hospital ia berada di instalasi gawat darurat saya harap anda bisa segera ke sini untuk mengurus biaya administrasi karena nona ini membutuhkan pertolongan segera”

“Baiklah saya akan segera kesana”

Apa kecelakaan? Dan melibatkan Krystal aku tak bisa berpikir tenang saat ini.

“Lay,eodisseo?”Aku berteriak mencari Lay diruangannya tapi kosong saat keluar aku melihatnya sedang melintas menuju lift,aku segera berlari sebelum ia terlanjur masuk

“LAY”kali ini aku berteriak lebih kencang yang akan memekakkan telinga,untunglah ia mendangarnya.Aku mendekatinya dan memberitahu padanya apa yang terjadi nafasaku masih tersengal karna berlari,aku juga menyuruhnya menggantikanku dirapat kali ini,meski mungkin rapat ini penting,Krystal yang terlibat kecelakaan adalah hal yang lebih penting dan kini aku sangat khawatir padanya.

Mobil yang kukendarai sudah berada pada kecepatan diatas rata-rata namun kenapa rasanya lama sekali untuk sampai ke rumah sakit untunglah tidak ada kemacetan yang terjadi di jalan,sehingga melancarkan perjalananku.

Aku segera memarkirkan mobilku dan berlari secepat mungkin menuju ruang instalasi gawat darurat,entah kenapa aku sangat panik.

“Bagaimana keadaannya?Apa dia baik-baik saja?Kenapa ia bisa menabrak truk itu?” Aku tak bisa tenang saat ini, walau bagaimanapun dia itu… Istriku.

“Tenanglah tuan dokter sedang menanganinya didalam sana,sebaiknya anda mengurus terlebih dahulu administrasinya agar dapat diambil tindakan selanjutnya”jawab polisi itu dan berlalu.

Aku kembali berlari menuju bagian administrasi,aku tidak terlalu lama menunggu karena mungkin yang didahulukan adalah pasien darudat,entahlah.Nafasku kembali tersengal dadaku naik turun dan bulir keringat mulai keluar dari pori-pori kulitku meski begitu hanya satu hal yang ku pikirkan saat ini yaitu keselamatan Krystal aku tak bisa menahan perih jika harus kehilangannya.Lagi-lagi aku mengingat kejadian-kejadian yang hampir setiap hari dilakukan Krystal itu membuatku merasa bersalah,ada apa denganku? aku begitu merasa ketakutan sekaligus khawatir saat ini.

Tidak lama kemudian lampu operasi dipadamkan,dokter dan beberapa perawat keluar dari ruangan itu.

“Bagaimana keadaannya dok?apa dia baik-baik saja ?”Cecarku pada dokter itu

“Tenang saja tuan,nona itu tidak mengalami luka dalam yang serius hanya di beberapa bagian,dan hanya luka ringan sedikit memar di bagian lengan kanannya akibat benturan serta beberapa goresan kecil akibat pecahan kaca,ia belum sadar sampai saat ini karena keadaannya yang masih berada dalam keadaan shock”kata dokter itu sambil tersenyum,ia mungkin berusaha meyakinkanku bahwa Krystal dalam keadaan baik-baik saja,

“Ahh syukurlah,kalau begitu bisakah aku melihatnya?”

“Anda bisa melihatnya jika sudah dipindahkan ke kamar rawat,geurom..”dokter itu menundukan kepalanya sebentar lalu pergi.

Aku senang tak ada apa-apa yang terjadi padanya,syukurlah.

Author pov

Krystal sudah dipindahkan ke kamar rawat, kulitnya yang putih berubah menjadi pucat begitu pula dengan wajahnya.Kris hanya bisa berharap agar Krystal segera membuka matanya,ia ingin melihat senyumannya lagi,atau memberinya pelukan hangat seperti biasanya.

Ketika sedang asyiknya memperhatikan Krystal yang tertidur,tiba-tiba ponsel Krystal bergetar,setelah mencari kesana-kemari Kris melihat ponsel itu di meja nakas samping ranjang Krystal segera ia mengangkatnya tanpa melihat siapa yang menelpon.

“Yakk Krystal kenapa kau belum kemari,apa kau tidak mau datang ke pesta unni?”Tiba-tiba terdengar suara seorang perempuan di seberang sana

“Yeoboseyo,noona apa kaukah itu”

“Iya ini benar aku,apa ini Kris?”Tanya Jessica dalam telpon itu

“Benar aku Kris,Noona mianhe aku dan Krystal sepertinya tak dapat hadir diacara mu kali ini”kata Kris yang masih setia memperhatikan Krystal yang terlelap dalam tidurnya

“Waeyo? Apa ada sesuatu yang terjadi? Ada apa hah?”Terdengar suara panik dari Jessica,Kris tau bahwa kakak iparnya itu adalah orang yang gampang panik itulah yang membuat Kris sedikit menahan bicaranya agar Jessica tidak terlalu heboh

“Noona ini memang terdengar tidak baik,tapi aku harap noona jangan terlalu panik sehingga membuat noona memberhentikan pesta yang berlangsung saat ini”nada suara Kris terdengar sangat tenang

“Iya,tapi sebenarnya ada apa hheuum?”Jessica tetap terdengar panik walaupun tidak separah suara yang tadi

“Krystal kecelakaan dan sekarang di..”

“MWO?”Kali ini perkataan Kris terpotong oleh suara kaget yang lebih mirip teriakan cukup keras dari dalam ponsel yang membuat Kris sedikit menjauhkan ponsel Krystal dari telinganya

“Baiklah aku akan segera kesana rumah sakit apa ?cepat beritahu aku”Jessica kini terdengar jelas sedang sangat panik

“Di Seoul Unyversiry Hospital…”

‘Tuut,tuut,tuut’

Lagi-lagi perkataan Kris terpotong,namun kali ini bukan suara teriakan yang memberhentikannya namun suara telpon yang telah diputuskan sepihak oleh kakak iparnya itu.

Kris hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya membayangkan hal apa yang terjadi saat ini di tempat pesta mungkin saja Jessica akan langsung pergi tanpa pamit ataupun memanggil suaminya terlebih dahulu dan datang bersama,entahlah.

Kris kembali menatap Krystal namun bedanya saat ini Krystal sudah membuka matanya bahkan sudah bisa tersenyum dengan manis seperti biasanya.

Hal itu tidak dapat menahan Kris untuk segera memberikan pelukan pada Krystal,namun ada satu hal yang ia tidak sadari saat ini,yaitu ia tak pernah sekali pun memberi pelukan seperti ini pada Krystal.

Sementara Kris yang masih memeluk Krystal dengan perasaan bahagia berbeda dengan Krystal yang hatinya saat ini jelas-jelas sedang deg-deg an ia sangat senang mendapat perlakuan ini dari Kris,Krystal hanya bisa terpaku di tempatnya bahkan hanya sekedar mengankat tangannya untuk membalas pelukan Kris sepertinya ia tak mampu.

TBC

4 pemikiran pada “Can I love you ? (Chapter 2)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s