[KAIRI SERIES] First Date (2nd Story)

[KAIRI SERIES] First Date (2nd Story)

2nd Story First Date

Title : First Date.

Author : Indrikyu88 (@indrikyu88)

Genre : Happy, Romance, Comedy/Humor

Main Cast : – Kim Jong In /Kai (EXO K)

  • Cho Kyuri (OC)

Rating : T

Length : Double shoot / Two shots

Disclaimer : Cerita ini adalah murni buatan ku, jika ada kesamaan tokoh, alur, dan kisah mohon maaf karena aku banyak mendapat inspirasi dari cerita yang pernah aku baca

Note : Halo readers , kali ini aku membawa sequel dari FF pertama ku yaitu “Love in The Spring”. Cerita ini tiba tiba muncul di otak ku ketika aku sedang mendengar kan lagu SNSD yang judul nya How Great is Your Love jadi, aku saran kan kalian baca FF nya sambil denger lagu tersebut.

Sekian cuap cuap dari author, selamat membaca ! ^_^

########################################################################################################

HAPPY READING ^_^

Song » SNSD _ How Great is your Love

 

 

Author POV

Kringg~~~

Suara keras jam weker di pagi hari yang tenang ini, berhasil membuat seorang yeoja menggeliat di atas kasur nya yang empuk.

“Aiss, dasar menyebalkan.” Kyuri menggerutu lalu melempar jam weker yang telah sukses mengganggu acara sleeping beauty nya. Jam weker itu ia lempar asal, sehingga membuat benda kecil tersebut membentur dinding dan hancur tak berbentuk #poor jam weker~

 

Tok! Tok! Tok!

“KYURI-YA !! IREONA !! ADA JONG IN DI LUAR !! DIA SUDAH MENUNGGUMU DARI TADI!!” Teriakan nyaring sang eomma berhasil membuat Kyuri membuka matanya.

“MWO? KAI ?!!” Kyuri terlonjak kaget dari kasur nya setelah mendengar nama tersebut.

Dengan perasaan takut, Kyuri melirik ke jam dinding yang berada di kamar nya, betapa terkejut nya ia melihat jika waktu sudah menunjukkan pukul 8 pagi dan dia lupa akan janji nya dengan Kai, ckckckck.

“Aigoo Kai pasti akan membunuhku.” Kyuri menepuk keningnya dan hanya bisa pasrah, ia turun dari kasur dan melangkah kan kaki nya menuju kamar mandi untuk membasuh diri.

_

_

Setelah selesai mandi dan berpakaian, Kyuri menuju meja rias dan mulai menata wajah nya. Pakaiannya terkesan simple. Baju lengan panjang berwarna putih di padukan dengan celana hotpants hitam dan sepatu kats berwarna putih. Kyuri hanya mempoles kan sedikit bedak dan lipgloss warna pink cherry ke wajah nya.

Kai pernah bilang kepadanya, kalau ia tampak cantik tanpa make up sekalipun dan itu berhasil membuat pipi yeoja tersebut merona merah.

Setelah yakin dengan penampilan nya. Kyuri melangkah keluar kamar menuju ruang tamu dimana Kai sudah lama menunggu, tidak lupa ia mengambil tas hitam yang terletak diatas kasur.

Sesampai nya di ruang tamu, dengan ragu Kyuri menyapa Kai yang sudah terlihat mulai merasa bosan.

Bagaimana tidak, mereka janjian untuk pergi berkencan di hari minggu pada pukul 7 pagi dan Kyuri baru bangun pukul 8 pagi, bayang kan berapa lama Kai telah menunggunya. BAYANGKAN!

“Err, annyeong Kai.” Kyuri menyapa Kai disertai senyum termanis nya ia miliki berharap Kai akan luluh dan tidak memarahinya.

“Kau terlambat 1 jam nona Cho.“ Senyum Kyuri langsung luntur seketika ketika mendengar nada dingin keluar dari mulut Kai.

“Mianhe Kai, aku ketiduran.“ Kyuri hanya bisa menundukkan kepalanya takut melihat tatapan membunuh dari Kai.

“Tidak ada maaf untuk mu nona Cho , kau akan ku hukum.“ Kai mulai mengeluarkan smirk andalan nya dan membuat Kyuri seketika bergidik takut.

Yeoja itu berpikir, kira kira apa hukuman yang akan diterimanya.

“Hukuman mu akan kau dapatkan nanti, lebih baik sekarang kita pergi. Kajja!” Seakan bisa membaca pikiran Kyuri, Kai berkata seperti itu kemudian menarik tangan Kyuri agar segera pergi.

“Ah! Chankaman.“ Kyuri menyuruh Kai untuk menunggunya sebentar, ia berlari kecil menuju dapur dimana sang eomma berada.

“Eomma, aku pergi dulu.” Kyuri memeluk eommanya sebentar lalu mencium pipinya.

“Kau hati hati ya, jangan pulang terlalu malam.” Nasehat eomma Kyuri kepada anak sulung nya itu.

“Siap bos!“ Kyuri memberi hormat layaknya dia menuruti perintah bos besar.

“Hahaha kau ini.“ Eomma Kyuri tertawa pelan dan mengacak rambut anak nya itu.

“Ah ne, Jihyun eodiga?” Tanya Kyuri karna tidak mendapati adik kecil nya itu di dalam rumah.

“Dia juga sedang ada kencan bersama Sehun, pagi-pagi sekali mereka pergi. Eomma tidak tau mereka pergi kemana. Ah matta, kedua putri eomma sedang ada kencan sekarang.” Lagi lagi eomma Kyuri mengacak pelan rambut putri nya, sedangkan Kyuri hanya membalas nya dengan sebuah cengengesan.

“Sudah lah, sekarang kau susul Kai, dia sudah menunggu mu dari tadi dan sekarang kau membuat nya menunggu lagi.” Ucap eomma Kyuri.

“hmm arraseo, annyeong eomma”. Kyuri kembali memeluk eomma nya dan setelah itu melesat pergi meninggal kan dapur.

Di sisi lain, eomma Kyuri hanya tersenyum memperhatikan anak nya yang benar benar sudah dewasa sekarang.

 

88

“Mian membuat mu menunggu lagi Kai.” Kyuri kembali keruang tengah dan memasang wajah bersalah kepada Kai.

“Ck, kau ini suka sekali membuat ku menunngu, sudahlah. Kajja!” Kai menggenggam tangan Kyuri dan menarik nya keluar dari ruamah. Kyuri hanya menanggapi itu dengan senyum tak berdosanya.

Setelah sampai di pekarangan rumah, Kyuri bingung tidak mendapati motor Kai terpakir disana.

“Eumm.. Kai motor mu mana?” Kyuri bertanya kepada Kai yang terus berjalan ke depan.

“Aku tidak membawa nya, kita akan berjalan kaki.“ Kai menjawab dengan santainya dan terus menggenggam tangan Kyuri.

“Mwo? Berjalan kaki? Tapi jarak Lotte World dan rumah ku kan sangat jauh Kai.“ Kyuri tidak percaya dengan apa yang Kai katakan tadi.

“Siapa bilang kita akan ke lotte world.“

“Terus kita akan kencan dimana?”

“Rahasia..” Jawab Kai dengan santainya.

Kyuri semakin bingung dengan kekasihnya ini. Imajinasi yang ia buat semalam luntur seketika. Ia berharap di kencan pertamanya dengan Kai dipenuhi dengan canda tawa, ia juga sudah memikirkan hal hal romantis yang akan mereka lakukan dan itu hancur seketika gara gara Kim Jong In, camkan KIM JONG IN.

Kyuri berfikir mungkin ini adalah hukuman yang Kai bicarakan itu. Kyuri hanya bisa pasrah akan dibawa kemana ia oleh Kai.

 

88

 

Mereka terus berjalan tanpa melepaskan tautan tangan masing masing, Keadaan ini membuat Kyuri nyaman, ia berfikir tidak salah nya juga Kai mengajak nya berjalan kaki. Ketika sedang asyik nya berimajinasi tiba-tiba Kai berhenti dan membuat Kyuri menoleh kepadanya.

“Eohh? Waeyo Kai?“

“Ck, kapan sifat ceroboh mu itu akan hilang Cho Kyuri?” Kai menatap Kyuri sebal sambil mendecakkan bibirnya. Kebiasaan nya sejak dulu.

“Hehh? Ceroboh apanya?“ Kyuri mentap Kai dengan raut wajah bingung. Kai hanya mengabaikan perkataan Kyuri tadi, dia malah jongkok di depan Kyuri dan mulai memasang kan kembali tali sepatu yeoja tersebut yang sempat lepas.

Kyuri yang mendapat kan perlakuan yang menurutnya “romantis” itu hanya tersenyum malu. Ia teringat kalau belum sempat mengikat tali sepatunya karna terburu buru.

Setelah selesai mengikat kembali tali sepatu Kyuri, Kai mulai menegakkan badan nya menghadap yeoja tersebut.

“Gomawo Kai.“ Kyuri tersenyum manis kepada kekasih nya itu.

“Hmm, cheonma. Lain kali kau harus hati hati, arrachi?” Kai mengacak rambut Kyuri seperti menasehati seorang anak kecil.

“Eum, arayo!” Kyuri menganggukkan kepala nya mengerti dan itu membuat Kai gemas, dia lantas mencubit pipi chubby Kyuri.

“Yakk Kai! Hentikan!” Kyuri hanya bisa mempout kan bibir nya kesal dan tingkah nya tersebut malah membuat Kai semakin gemas. Kai lantas mengecup sekilas bibir Kyuri dan tertawa geli.

“Aiss.” Kyuri yakin pipinya benar benar memerah sekarang.

“Kkkkkk chagiya….Wajah mu kenapa seperti kepiting rebus eohh?” Sekali lagi Kyuri benar benar tersipu malu akibat panggilan “Chagi” yang di lontarkan Kai tadi.

Usaha Kai untuk menggoda yeoja nya itu benar benar berhasil, dia tidak henti henti nya tertawa geli.

“Yakkk Kim Jong In hentikan!!” Kyuri memukul bahu Kai dengan keras dan itu membuat Kai merintih kesakitan.

“Awww….ampun chagi, kenapa kau memukul kekasih mu ini eohh?” Kai kembali menggoda Kyuri dengan nada genit

“KIM JONG IN! KU BUNUH KAU!” Kyuri mengancam Kai sambil memelototkan matanya.

“Wahhh aku jadi takutttt.” Kai kembali mengoda Kyuri dengan berpura-pura takut.

“YAKKK KAI !!!!” Kyuri mendorong kasar tubuh Kai kemudian berjalan cepat meninggalkan Kai yang sudah tertawa terbahak bahak.

Dia sekarang benar benar kesal dengan kekasih nya itu.

“Kai bodoh.”

“Kai bodoh.”

“Dasar hitam.”

“Dasar pesek.”

“Kai bodoh.”

Kyuri terus mengumpat kesal kepada sang kekasih. Segala macam cacian ia keluar kan dari mulut nya.

 

Grepp.

 

Tiba tiba Kai sudah ada disamping nya dan mengandeng tangan nya kembali.

“Mian, segitu aja kau marah. Eohh?“ Kai memperliahat kan senyum manis nya agar Kyuri memaafkan nya.

“Siapa suruh dari tadi kau terus menggoda ku?” Kyuri membuang muka nya ke arah lain tidak menatap Kai.

“Itu adalah hukuman karna kau membuat ku lama menunggu tadi.”

“Cih, seperti itu dibilang hukuman.“ Kyuri mencibir kesal.

“Lalu , kau mau hukuman seperti apa.“ Kai menarik dagu Kyuri membuat yeoja itu kembali menatap nya. Lalu ia mulai mengeluarka smirk andalannya yang membuat Kyuri kembali bergidik takut.

“Anio opseoyo! kajja!. Kyuri mengelak dan mulai mempercepat langkah nya dengan tetap menggenggam tangan Kai.

Kai hanya bisa tertawa geli melihat perubahan sikap Kyuri, dia pasrah tubuhnya ditarik oleh sang kekasih.

“Jadi apa kau memaafkan ku?” Kai kembali bertanya di sela sela tangan nya yang di tarik oleh Kyuri.

“Hmmm.” Kyuri hanya menjawab dengan gumaman kecil.

Kai tertawa pelan agar Kyuri tidak bisa mendengarnya.

 

88

 

Setelah kejadian tadi mereka tidak berbicara sama sekali, mereka hanya diam membisu dengan tangan masih bertautan.

“Kyuri!” panggil Kai memecah keheningan.

“ Hmm…” Sahut Kyuri pendek dengan tetap pandangan lurus ke depan.

“Nyanyikan aku sebuah lagu!”

“Mwo?” Kyuri menatap Kai dengan wajah bingung.

“Nyanyikan aku sebuah lagu.” ucap Kai kembali.

“Aku tidak bisa bernyanyi.“ Elak Kyuri

“Ayolah, aku tau kau pernah ikut les vokal dan masuk klub paduan suara ketika SMA dulu.” ucap Kai memohon kepada Kyuri.

“Shireo!” Kyuri menggelengkan kepala nya cepat.

“Kyuri…”

“Shireo!”

“Kyuri-aa.” Kai terus memohon layak nya anak kecil yang minta di belikan balon. Dia menggoyang goyang kan tangan Kyuri persis seperti anak kecil.

“Yakk Kai berhenti bertingkah seperti anak kecil! Ingat umur!” Kyuri mulai jengah akan tingkah laku Kai yang benar-benar tidak sesuai dengan umur nya.

“Kyuri-aaa…”

“Shireo!”

“Kyuriaaa, bbuing bbuing.” Kai mulai mengeluarkan jurus aegyo gagalnya dan itu membuat Kyuri mual seketika.

“Aigo Kai! Hentikan! Kau membuat ku mual.” Kyuri memasang wajah seperti orang mau muntah.

“Shireo! Bbuing bbuing.“ Kai kembali beraegyo dan akhirnya membuat Kyuri luluh juga.

“Aiss, arasseo.“ Kyuri hanya bisa pasrah, tidak tahan melihat wajah kekasih nya yang sama sekali tidak pantas untuk beraegyo.

“ASSA!!!” seperti anak kecil yang berhasil mendapat kan balon nya, Kai berteriak ke girangan dan itu membuat Kyuri tertawa.

“Ehemm.“ Kyuri berdehem kecil dan mulai bernyanyi.

(SNSD – How Great is Your Love)

Bomnal gateun misoe

On sesangi hwanhaejyeoyo

Nal dasi tto kkumkkuge haeyo

 

Haessari banjjagineun nal

geudae sone kkakji kgigo

Balgeoreumeul majchwo georeoyo

 

Kakkeum naega apseo geotdaga

Mundeuk dwiireul dorabomyeon

Nareul boneun geu eolgure

Na nuni bushijyo

 

Bomi oneun sori deullimyeon

kkochi pin gil ttara georeoyo

Bi naerineun yeoreumi omyeon

Mujigaeman bomyeo georeoyo

 

Gaeul jina gyeouri wado

Sone jeonhaejineun ongiro

Hamkke georeogayo oohh

How great is your love oh.. yeah..

 

How great is your love

How great is your love

 

Kyuri menyelesaikan nyanyian nya dan membuat Kai bertepuk tangan kecil.

“Wahhhh, kekasih ku memang hebat! Daebak! Bahkan suara mu mengalah kan penyanyi aslinya.“ Kai memuji sambil mengacungkan dua jempol nya kepada Kyuri.

“Kkkkk, jangan lebay! Tapi gomawo.“ Ucap Kyuri tersenyum manis.

“Kajja! Kita jalan lagi.” Ajak Kai dan Kyuri hanya menganggukkan kepalanya.

Tiba tiba Kyuri melepaskan genggaman tangan mereka, membuat Kai bingung.

“Huh? Waeyo?” Kai mengerutkan alis nya.

Kyuri tidak menjawab, ia malah melingkarkan tangan nya di lengan Kai.

Kai tersenyum manis dan mengacak acak rambut Kyuri, gemas akan tingkah kekasih nya itu.

Kyuri hanya menanggapi nya dengan tertawa kecil ia senang diperlakukan seperti anak kecil oleh Kai.

Sepanjang perjalanan mereka tidak henti henti nya bercanda satu sama lain. Orang orang yang melihat mereka hanya bisa tersenyum. ‘Ahhh betapa serasinya mereka’ kira kira itulah yang ada di pikiran orang orang tersebut melihat betapa mesranya tingkah Kai dan Kyuri.

 

88

 

Setelah 1 jam berjalan Kyuri mulai merasakan lelah pada kakinya.

“Kai, sebenarnya kita mau kemana? Kaki ku sudah pegal.” Kyuri mulai merengek kepada Kai.

“Tenang, sebentar lagi kita akan sampai.”

“Yakkk ! kita sudah berjalan 1 jam tapi belum sampai sampai juga“ Kyuri mulai merasa kesal dengan Kai.

“Sebentar lagi Kyuri.“ ucap Kai menenangkan.

“Aisss.” Kyuri melepas kan tangannya yang melingkar di lengan Kai dan berjalan cepat kedepan, dia benar benar kesal kepada Kai. Dia kesal karna Kai tidak mengajak nya kencan layak nya pasangan kekasih pada umumnya. Dia benar benar kesal kepada Kai.

‘Dasar namja tidak romantic.’ Umpat Kyuri kesal , ia berjalan dengan cepat sambil menghentak hentak kan kakinya dengan kesal. bahkan ia tidak memperhatikan jalan yang ada di depan nya.

.

.

.

Tuk!

Kyuri berhenti, dia merasakan sesuatu yang baru saja mendarat di kepala nya, dan itu adalah kelopak bunga.

‘Bunga Cheery Blossom?’ pikir Kyuri.

Ia mengangkat kepala nya dan melihat keatas, benar saja. kelopak kelopak bunga Cheery Blossom berjatuhan, ia pun melihat kesekitarnya.

Ia tertegun akan pemandangan di depan nya. Kelopak-kelopak bunga Cheery Blossom berjatuhan layaknya hujan kelopak bunga.

‘Indah’ satu kata yang ada di benak Kyuri.

Ia benar benar kagum akan pemandangan di depan nya.

Kyuri tidak bisa berkata apa apa lagi, pemandangan di depan nya terlalu indah.

Ia menadah kan tangan nya membuat kelopak kelopak bunga tersebut berkumpul di tangan nya.

Lalu ia kembali menerbangkan kelopak kelopak bunga tersebut ke langit.

Mereka semakin banyak berjatuhan.

“Wahhh….” Kyuri mulai berputar putar menikmati kelopak kelopak bunga tersebut yang berjatuhan menyentuh wajah nya.

Ia serasa seperti sedang berada di tengah-Tengah hujan kelopak bunga.

Ia amat bahagia sekarang.

Kai sendiri benar benar tidak bisa melewat kan kesempatan ini. ia mengambil kamera SLR dari dalam tas nya dan mulai memotret Kyuri.

Dia tidak akan melewat kan setiap ekspresi yang di keluar kan yeoja itu, ekspresi kagum Kyuri akan pemandangan di depan nya, bagi Kai Kyuri adalah objek yang lebih indah daripada bunga bunga sakura itu sendiri.

Kai tersenyum melihat hasil foto nya tersebut, disana tampak Kyuri yang tengah melihat ke atas dengan pandangan kagum.

Ia kembali memotret Kyuri dan melihat hasil nya, tampak Kyuri sedang menadah kan tangan nya menampung kelopak kelopak bunga yang berjatuhan.

“Neomu yeppeo.” Gumam Kai pelan. Ia merasa yeoja yang di cintai nya itu adalah yeoja yang paling cantik di dunia ini.

Ia lalu menatap yeoja yang ada di depan nya itu. Ia bersyukur keputusan yang ia ambil tidak salah.

Keputusan nya untuk kembali ke korea dan menyatakan perasaan nya kepada Kyuri.

Ia sepenuh nya yakin , bahwa yeoja yang tengah berdiri diantara ribuan kelopak bunga sakura tersebut adalah takdir nya dan ia aka mempertahan kan itu.

Disaat dirinya tengah menikmati pemandangan yang ada di depan nya itu. Kyuri ingat, bahwa sekarang adalah tanggal 1 april dimana bunga bunga Cheery Blossom bermekaran di musim semi .

‘Jadi ini kenapa Kai mengajak ku berkencan dengan berjalan kaki , jadi ini kenapa ia tidak membawa ku ke Lotte World.’ Kyuri sadar semuanya, alasan kenapa sang kekasih tidak membawa nya ke lotte world dan mengajak nya untuk berjalan kaki.

Itu semua karna Kai ingin menunjukkan kepadanya pemandangan ini. Kyuri benar benar terharu akan semua ini, dia benar benar menyesal telah berfikiran buruk kepada Kai tadi.

Kyuri tersenyum , senyum yang begitu manis. Tentu saja Kai tidak akan melewat kan senyuman itu, ia kembali memotret Kyuri dari berbagai arah.

Kyuri membalikkan badan nya menghadap ke arah Kai, ia kembali tersenyum. Tersenyum kepada Kai yang kini juga tersenyum kepada nya.

Dia mulai berlari dan langsung memeluk kekasih nya tersebut.

“Terima kasih atas semuanya.” Kyuri memeluk erat tubuh Kai.

“Sama sama, apa kau senang?” Kai membalas pelukan Kyuri.

“Eum! Neomu haengbokhae.” Kyuri mengangguk kecil.

“Gomawo Kai, mian aku sempat marah kepada mu dan maaf juga aku pernah meragukan mu.“ ucapnya

“Ghwenchana, yang terpenting rencana ku berhasil.“ Ucap Kai yang membuat Kyuri kembali tersenyum.

“Saranghae Kim Jong In.”

“nado saranghae Cho Kyu Ri.” Kyuri semakin mengeratkan pelukan nya setelah mendengar kalimat tersebut.

“Ah matta , aku masih mempunyai satu buah rencana lagi.” Kai melepaskan pelukan mereka dan tersenyum penuh arti.

“Apalagi?” Kyuri penasaran akan kejutan apalagi yang akan di berikan oleh kekasih nya itu.

Kai pun mulai mundur beberapa langkah. Setelah itu ia membungkukkan badan nya seperti memberi hormat.

“Maukah anda berdansa dengan ku nona cantik?” Kai mengulur kan tangan nya kepada Kyuri.

Kyuri semakin tercengang, ia tidak menyangka Kai akan melakukan hal seperti ini. Ia benar benar membuang pemikiran nya jauh jauh mengenai bahwa Kai bukanlah namja yang romantis. Baginya Kai sangatlah romantis.

“Tentu” Kyuri menerima uluran tangan tersebut.

Kai pun mulai meletakkan kedua tangan nya di pinggang Kyuri, sedangkan Kyuri melingkarkan tangan nya di leher Kai.

Kyuri terkesiap begitu wajah Kai bersandar lebih dekat kearah wajahnya. Wajah Kai hanya berjarak beberapa sentimeter darinya, hidung mereka berdua bahkan hampir bersentuhan satu sama lain.

Perlahan Mereka pun mulai berdansa dengan irama musik yang hanya dapat terdengar di dalam benak mereka masing masing, di tengah tengah kelopak kelopak bunga yang berjatuhan menjadi latar belakang suasana romantis tersebut.

.

.

.

Tidak perlu restoran mewah

Tidak perlu pergi ketaman hiburan

Tidak perlu pergi ke bioskop

Bagiku hal ini lebih dari itu semua

Kencan pertama ini tidak akan pernah ku lupakan .

Ini adalah kencan pertama yang paling berkesan untukku.

Walaupun sederhana ,tetapi bagiku ini hal yang romantis .

Kau benar benar mengerti bagaimana membuat ku bahagia

Terima kasih Kai

-Kyuri to Kai –

 

 

END.

Satu pemikiran pada “[KAIRI SERIES] First Date (2nd Story)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s