NOONA NEOUMU YEOPPO (Part 1)

“NOONA NEOUMU YEOPPO PART 1″

 

Author : Diva LEE

Tittle : “NOONA NEOMU YEOPPO”

Category : NC21, Romance, Chapter

Cast :

Victoria Song

Byun Baekhyun

Park Chanyeol

Other Cast :

Other EXO Member

Disclameir :

Karya FF pertamaku… dan makasih bangt buat admin yang udah mau ngepost ff ku yang masih banyak kurangnya… Dan juga jangan lupa komen buat bisa bikin ff yang lebih baik lagi.

soo gausah banyak bicara lagi …….     HAPPY READING!! >,<

WARNING : TYPO BERTEBARAN!!!

***

“Apakah menyukai wanita yang umur nya lebih dewasa dari kita apakah itu sebuah kesalahan? Entah sejak kapan aku menyukainya…. aku Seorang Namja bernama Byun Baekhyun… Aku Sangat menyukai dia… Seseorang Yang Selalu Ku panggil NOONA”

 

***

-Author POV-

Saat Matahari Mulai muncul dipagi hari, Seorang Yeoja berparas cantik dengan dandan yang bisa dibilang biasa-biasa saja ya tentu yeoja itu bukan dari kalangan-kalangan atas, ia sudah bersiap-siap untuk berangkat kuliah, Ya Dia seorang Yeoja bernama Victoria Song. dia adalah salah satu dari sekian banyak yeoja yang beruntung di dunia ini karena dapat bersekolah di Kyunghee university sekolah yang sangat di-impikan para Yeoja karena sekolah itu adalah salah satu sekolah yang sangat

populer dikalangannya dan yang paling utama banyak para namja yang berparas menawan dan tentunya anak-anak kalangan atas.

 

-Victoria POV-

Aku Yeoja bernama Victoria Song aku bersekolah Di Kyunghee university, Aku sangat beruntung karena dapat bersekolah disana, karena mungkin sekolah itu sangat populer dikalanganya. aku bersekolah disana berkat kepintaran yang kumiliki.

Pagi ini adalah hari pertama aku bersekolah disana dan aku bertekad untuk tidak terlambat pada hari pertama aku bersekolah disana. Makanya aku bangun pagi seklai untuk menyiapkan semua ya malum aku tinggal di Seoul sendiriaan, orang tuaku tinggal dibusan.

“aduhhh…. dimana sepatu itu kenapa aku lupa pada waktu yang tidak tepat eohh?!!” aku sibuk mencari sepatu kesayanganku.. aku mencarinya kesana kemari namun semuanya nihil.

Aku melihat jam dinding sudah menunjukan pukul 06.00 dan kelas pertamaku dimulai pada jam 07.00 dan belum lagi aku harus menunggu bus yang tidak ada kepastianya kapan datangnya.

“Hah sudahlah.. lebih baik aku menggunakan sepatu yang lain daripada aku harus terlambat pada awal aku masuk sekolah” Aku membuang nafas berat . Aku bergegas menuju rak sepatu dan menggambil sepatuku yang lainya.

Setelah mengenakan sepatu… aku bergegas menuju halte biasa aku menungggu bus. Setelah hampir 10menit aku menunggu bus akhirnya bus itu datang juga. Dengan segera aku menaiki bus itu. Dan kukira hari ini akan menyenangkan dan ternyata malah sebaliknya.. aku harus bertengkar dengan seorang bocah namja yang mulutnya itu sangat pedas ku yakin dia anak kalangan atas.

 

-Baekhyun POV-

“Baekyun-ah…. palli ireonna sayang ini sudah jam berapa kau harus sekolah” Suara eomma menggema dikamarku, dan aku malah sibuk mengeratkan selimut tidurku karena aku benar-benar lelah karena semalam aku bergadang hanya untuk bermain game.

“Aish… eomma bisahkan nanti saja? Aku benar-benar lelah eomma” ucapku dengan mata tertutup, Tetapi tetap saja eomma memaksa ku untuk bangun, alhasil aku haru bangun karena tidak mau mendengar celotehan eomma yang lebih parah lagi.

Setelah beberapa saat aku bersiap-bersiap untuk berangkat bersekolah. Akhirnya aku aku bergegas untuk berangkat sekolah, eomma dan appa melarangku untuk menggunakan mobil karena eomma dan appa ingin mendidikku agar bisa menjadi anak mandiri, alhasil setiap pagi aku harus berjalan ke halte dan naik bus.

Aku melihat jam yang melingkar dipergelangan tanganku sudah pukul 06.05 dan sekolah ku masuk pada pukul 06.30, “kenapa sudah jam segini, tetapi tidak ada satupun bus” aku mengacak-ngacak rambutkiu karena frustasi.

Setelah beberapa menit lama nya aky menunggu dan akhirnya pun bus yang kutunggu itupun datang. Aku dengan segera menaiki bus itu, dan tak kuduga aku harus bertengkar dengan seorang noona, yang menurutku ya lumayan cantik dengan pakaian yang sangat sederahana saja dia sudah secantik itu.

Aigooo…. Byun Baekhyun ayolahh sadar kau ini berfikiran apa?? Mana mungkin wanita nenek sihir itu cantik dimatamu.. eohh ayolah byun baekhyun bangun. Dia pagi ini sudah membuat darahmu naik.

 

-Author POV-

Terlihat seorang namja dan seorang yeoja bertengkar hanya kerena satu buah bangku?? Sangat lucu bukan? Dan keduanya sangat bersikukuh ingin duduk ditempat itu, ya kerena hanya bangku itu yang tersisa sekarang. Bangku yang lain sudah ditemapti penumpang yang lain.

“Yakkhh bangku itu miliku….” Suara khas Victoria menggema di bus itu.. membuat semua orang yang ada didalam bus menoleh ke arah mereka.

“MWO? Ini bangkuku… kau tak lihat aku yang menduduki nya terlebih dahulu?” Baekhyun bersikukuh tak mau kalah dengan yeoja yang sekarang berada dihadapannya.

“YAKHH PALLI IREONNA BOCAH NAKAL!!!” Teriak Victoria ditelinga Baekhyun. Mana ada seorangpun yang tidak marah jika seseorang menriaki nya? Dan apalagi ini seseorang yang sama sekali baekhyun kenal, meneriakinya itu membuat emosi baekhyun memuncak.

Baekhyun bangkit dari tempat duduknya. “Yakhh apakah kau mau matii nenek sihir?” Baekhyun balas meneriaki wanita itu. Dengan mudahnya Victoria duduk ditempat yang tadi Baekhyun duduk.

“Terima kasih bocah nakal… sebaiknya kau belajar yang baik terlebih dahulu” senyum meledek dari wajah Victoria membuat baekhyun kesal.

“Aish… “ Baekhyun melototkan matanya karena dia sangat kesal dengan yeoja ini. Mana mungkin ada yeoja seperti wanita itu, Pikir Baekhyun.

 

-Victoria POV-

Ckckckc~ Dasar Namja paboo!!

Saat dia bangun dari tempat dudunya, segera ku tempati bangku itu. Eohh lihatlah betapa bodohnya namja itu, Heyy bocah kecil kau belum terlalu pintar untuk mengelabui ku, tawa ku dalam hati.

Setelah beberapa menit setelah pertikaian selesai kulihat ia menuruni bus, ahh ternyata anak itu bersekolah disini, batinku.

Beberapa saat kemudiaan sekarang giliranku turun dari bus, aku harus berlari sekencang mungkin karena sebentar lagi kelasku sudah akan dimulai.

“aish.. kenapa harus seperti ini eohh?!!” umpatku kesal, aku terus berlari menyusuri koridor kampus. Akhirnya aku sampai juga dikelas, Dan apa ini, kenapa masih sepi? Pikirku dalam hati. Aku menduduki salah satu bangku. Apakah aku salah jadwal? Atau memang yang lain belum datang? Setelah beberapa menit aku menunggu, anak-anak yang lain pun baru berdatangan dan setelah itu kelaspun dimulai.

 

-Baekhyun POV-

Setelah turun dari bus, aku segera memasuki sekolah karena sebentar lagi bel akan benbunyi menandakan kegiatan belajar dan mengajar akan segera dimulai.

Dengan gusar aku memasuki kelas, dengan segera aku menempati bangku ku. Kutaruh wajahku diatas meja “hufft.. kenapa aku harus bertemua wanita seperti dia?” ucapku, yang membuat Chanyeol menoleh kepadaku Ia Park Chanyeol sahabat karibku.

“nuguyo?… apakah wanita itu cantik?”

“siapa nama nya?”

“bisakah kau kenalkan aku padanya?

Aish Park Chanyeol kau ini, aku ingin sekali membunuhmu saat ini, bukanya menghiburku tapi kau malah membrondongi ku dengan pertnyaan-pertanyaan anehmu itu, ‘aku mendesis pelan’ kalau saja kau bukan sahabat baik sudah kuncincang-cincang saat ini kau Park Chanyeol.

“Aish kau ini bisa diam atau tidak? Aku sedang pusing!! Dan satu lagi wanita itu tidak cantik, dan aku sama sekali tidak mengenalnya. Kau puas dengan jawaban ku?” ucapku pada Chanyeol yang sekarang lagi membeku melihatku

“Wae?? Apakah ada yang salah? Hah lupakanlah, aku lelah aku ingin tidur. Kalau seosangnim datang bangunkah aku!!” tuturku pada chanyeol, segera aku pejamkan mataku.

Berlangsung beberapa menit aku memejamkan mataku, Chanyeol membangunkanku. Yatuhan aku lelah sekali

“Baekhyun-ahh palli ireonna seosangnim datang” Chanyeol mengguncangkan badanku. Akupun mengerjapkan mataku, pelajaran pun dimulai.

“anak-anak besok kita ulangan persiapkan diri kalian betul-betul.” Itulah kata yang terakhir kali seosangnim katakan sebelum ia meninggalkan kelas.

 

-Author POV-

Setelah kelas selesai Victoria pun segera pergi ketempat kerjanya, tetapi lain halnya dengan Baekhyun dia malah asik baerkumpul bersama teman satu geng nya, geng nya terdiri dari 10 namja keren pujaan wanita dan tentunya dia masuk dalam 10 namja keren itu.

Victoria wanita itu sangat mandiri berbeda sekali dengan baekhyun yang hanya bisa merengkek kepada orang tua nya. Victoria selalu bekerja paruh waktu untuk mencukupi kebutuhan hidupnya, dan jangan ditanya lagi Baekhyun, setiap pagi saja harus dibangunkan oleh eomma nya untuk berangkat kesekolah, kekanakan sekali bukan?

Dan satu lagi Berkat kepintaran nya Victoria pun sering diberi kepercayaan untuk menjadi guru private untuk anak-anak yang sulit belajar, dan biasanya anak-anak itu adalah anak-anak kalangan atas dan tentunya uang sebegai upah Victoria mengajarpun, ikut besar.

 

-Victoria POV-

“Hah lelahnya aku…” kujatuhkan tubuhku keranjang kecilku, hari ini aku benar-benar lelah. Kupijat sedikit lenganku yang terasa sangat pegal, Yatuhan aku sangat lelah bekerja paruh waktu, bisahkah kau memberikan pekerjaan yang lebih baik dari pada harus bekerja paruh waktu.

Kupejamkan mataku.. dan terlintas difikiranku bagaimana aku bertengkar dengan bocah tadi, Cihh bocah itu sangat menyebalkan. Mengingat kejadiaan tadi pagi membuat ku ingin marah, kupijat keningku untuk menenangkan hatiku yang ingin meluapkan emosi. Dengan perlahan akupun mulai tertidur

 

-Baekhyun POV-

 

PukuL 21.00 KST

Aku memasuki rumah, dan betapa kagetnya saat aku melihat appa dan eomma berdiri didepan pintu dengan tatap yang errr seperti ingin menelanku hidup.’ MATILAH KAU MALAM INI BYUN BAEKHYUN’ begitulah kira-kira yang dapat aku gambarkan mengenai ekspresi orang tuaku.

“Byun Baekhyun kau dari mana saja? Kenapa jam segini baru pulang eohh?” pertanyaan eomma sontak membuatku binggung, sungguh aku sangat bingung harus menjawab apa.

“ahh ituu.. itu itu eomma” aku menggaruk tengkukku yang tidak gatal, sambil mencari-cari jawaban yang pas untuk menjawab pertanyaan eomma.

“itu.. ituu apa? Cepatlah byun baekhyun.. kau harus menjawab pertanyaan eommamu” gertak appa yang membuat ku tambah bingung harus menjawab apalagi.

“itu appa eomma, aku baru pulang seusai bekerja kelompok dirumah baekhyun” ucapku berbohong, mana mungkin aku memberikan jawaban yaang sesungguhnya, bisa-bisa appa membunuhku saat ini juga.

“benarkah begitu?” tanya eomma menyelidik, “tentu benar eomma, kalau eomma tidak percaya terlfon saja Chanyeol” akhirnya, appa dan eomma memperbolehkan ku memasuki kamar. Ahh betapa lega nya diriku. Memang aku sering diintrogasi karena sering pulang larut malam untuk ukuran anak SMA, tetapi aku selalu pandai menjawab perntayaan-pertaanyaan itu tetapi adang kala nya aku ketahuaan berbohong dan appa selalu memberikan hukuman yang sangat bisa aku atasi

dengan mudah dan tentunya itu tidak membuatku kapok.
 

-Author POV-

Seperti biasa victoria yang notabene nya anak disiplin selalu, bisa diandalkan untuk berbagai macam hal. Dia selalu mengerjakan nya dengan sangat baik dan teliti. Dan seperti hari-hari biasanya yang lain, hari ini victoria menjalani rutinitas nya seperti biasa

Dan lagi-lagi baekhyun datang kekelas dengan keadaan gusar.

“ Maafkan aku seosangnim” baekhyun memberi hormat 90 derajat, dengan berat hati seosangnim itu memberikan baekhyun duduk, sebenarnya dia ingin sekali menghukum baekhyun namun apa daya dia takut dikarenakan appa baekhyun adalah pemilik perusahan BYUN CORP yang sangat terkenal dikorea.

Setelah itu seosangnim itupun membagikan lembaran kertas yang berisikan soal matematika, yang bisa dibilang itu sangat rumit, baekhyun pun menepok jidatnya “Huftt aku lupa belajar …. bagaimana ini?” baekhyun pun terlihat gugup.

Walapun Chanyeol sama seperti Baekhyun, namun Chanyeol dianugrahi otak yang sangat jenius tidak seperti baekhyun, baekhyunpun melirik Chanyeol yang sedang sibuk mengerjakan soal-soal itu.

“Chanyeol-ah bolehkan aku melihat hasil pekerjaanmu? Aku belum belajar semalam dan ditambah lagi jika nilaiku jelek pasti appa dan eomma akan menyita semua gadgetku” ucap baekhyun pada chanyeol, namun yang diajak bicarapun malah acuh seperti menganggap baekhyun tidak ada disini.

Alhasil Baekhyun mendapat niali jelek lagi untuk kesekian kealinya, dan batas kesabaran gurunyapun telah habis. Baekhyun dipanggi ke kantor guru dan diberi surat panggilan orang tua.

“seosangnim aku ,mohon kasihanilah aku” ucap baekhyun, dengan wajah memelasnya.

“tidak bisa byun baehyun, orang tuamu harus tau. Kalau tidak kau pasti tidak akan memperbaiki nilaimu, dan pastinya kau tidak akan bisa naik kelas” tutur panjang seosangnim pada baekhyun.

 

-Baekhyun POV-

“Bagaimana ini? Pasti appa akan menyita semua gadgetku dan menyuruhku untuk belajar teus menerus yang pasti akan membuatku sangat muak” ucapku. Dan sesampainya dirumah aku memberikan surat itu pada eomma dan appa dan sudah pasti mereka sangatkaget melihatnya.

“sudah kuputuskan aku akan menyita semua gadgetmu dan mengurangi uang jajanmu dan ditambah lagi aku akan mencarikanmu guru private” ucap appa, membuat ku sontak kaget.

“kumohon appa, jangan sekejam itu padaku” wajahku memohon memelas, “tidak bisa byun baekhyun keputusan kami sudah bulat” tutur eomma menambahkan, setelah menuntaskan kata-kata itu eomma dan appa menyuruhku untuk masuk ke kamar.

Kurebahkan tubuhku dikasur king sizeku, kupijat keningku. Kepalaku terasa pening karena ini semua. Dan dalam hitungan detik mataku pun terus megkantup dan akupun tidur.

 

-Author POV-

Pagi itu ayah baekyun benar-benar akan mencarikan guru private untuk anaknya.

“Yebbseo.. tuan kang carikan aku guru private yang handal dan bisa kupercaya untuk membimbing anakku” Ucap appa baekhyun, dan tentunya orang yang jauh disana sudah pasti men’iya’kan perintah atasannya itu.

Dan dengan segera orang yang dipercaya appa baekhyun itupun segera mencarikan guru private untuk anak atasanya itu. Ditempelkalnya lembaran-lembaran brosur itu. Saat Victoria sedang

menunggu bus untuk menuju tempat kerja nya diapun melihat brosur itu dan tertarik untuk melamar menjadi guru private itu.

 

-Victoria POV-

Saat aku menunggu bus di halte, aku melihat sebuah brosur yang berisikin dicarinya guru private yang handal, dan dapat dipercaya. Dengan segera akupun menelfon seseorang yang nomer telfon nya tertera dibrosur itu.

“Yebbseo… Choneun Victoria imnida, aku melihat brosur saat akumenunggu bus dihalte, apakah anda benar sedang mencari guru private, apakah itu masih berlaku?” tutur Victoria sopan padan seseoraang yang sedang berbicara denganya dengan telfon.

“eohh… tentu aggashi itu masih berlaku, besok kau datang saja ke alamat yang akan aku kirimkan padamu lewat via sms, dan kau harus membawa ijazah yang menunjukan kalau kau berprestasi” tutur orang disana dengan sopannya juga.

“ahh terima kasih atas infonya ajhussi… annyeong” aku menutup sambungan telfon itu dan tak menunggu lama orang tadipun mngirikanku sms yang beriskan alamat rumah seseorang.

Aku pun dengan segera pulang kerumah dan menyiapkan, berkas-berkas apa saja yang akan aku bawa besok, setelah itu akupun tertidur pulas dikasurku.

Pagi harinya aku pun bergegas untuk mendatangi alamat rumah yang tertera dilayar ponselku. Setelah mendapati rumah yang kucari, aku melihat takjub betapa besarnya rumah ini, kataku dalam hati. Dengan hati-hati aku menekan bel yang ada dirumah itu.

 

-Author POV-

 

TING TONGG TINGG TONG!! Suara bel menggema dirumah itu. Dengan segera situan rumahpun membukakan pintu untuk tamunya tersebut.

“Nuguseyo aggashii… kau mencari siapa??” ucap ramah eomma baekhyun kepada tamunya itu.

“Annyeong haseyoo… choneun Victoria Song imnida, aku ingin melamar menjadi guru private. Seseorang memberikanku alamat ini jika aku memang ingin melamar mrnjadin guru private” senyum merekah dibibir manis Victoria.

“Aigooo… betapa manis dan sopanya dirimu.. ahh kajja kita masuk ke dalam disini dingin” eomma baekhyun pum mempersilahkan Victoria masuk. “duduklah… dan tunggu sebentar” eomma baekhyun menyuruh Victoria untuk duduk di sofa mewah dan tentunya pasti mahal.

“Yeobbo…. yebboo…. datanglah kemari ada tamu” panggil eomma baekhyun pada suaminya, dengan segera appa baekhyun menghampiriya tersebut.

Victoriapun memberi hormat kepada appa baekhyun.

“Annyeong haseyo…. tuan”

“aigoo yebbo lihatlah dia sangat manis dan sopan, dia ingin melamar menjadi guru private nya baekhyun yeobbo” tutur eomma baekhyun yang langsung diberi respon cepat dari appa baekhyun.

“benarkah itu agashi?”

“Tentu tuan, aku ingin melamar kerja menjadi guru private disini”

“bisakah aku melihat berkas-berkas ijazah mu?”

“tentu tuan” appa baekhyunpun mulai memeriksa ijazah Victoria.

“kalau begitu kau diterima mrnjadi guru private anak kami aggashi”

“benarkah? tuan”

“Nde aggashi”

Begitulah percakapan antara appa baekhyun dan Victoria.

“Yeobbo panggilah Baekhyun… kita harus memperkenalkannya pada guru privatenya”ucap appa baekhyun pada istrinya itu.

Dalam hitungan menit baekhyunpun keluar dengan eommanya, dan tentu saja dengan keadaan yang sangat berantakan khas orang baru bangun tidur. Mata baekhyun yang tadinya masih terkantup-kantup sekarang terbelalak kaget melihat seseorang yang ada dirumahnya sekarang, seseorang yang pernah bertengkar dengannya beberapa hari lalu. Dan begitupun dengan victoria matanya hampir terbelalak kaget kaget pun sama halnya dengan baekhyun

KAU” Ucap baekhyun dan Victoria bersamaan

***

-Author POV-

“KAU!!!” Ucap Baekhyun dan Victoria bersamaan.

Sontak membuat appa dan eomma Baekhyun kaget bukan main.

“Waeyo?? Apa sebelum nya kalian sudah saling mengenal?” eomma baekhyun mulai angkat bicara, melihat Baekhyun dan Victoria saling bertatapan.

“ahh anniyo eomma” ucap baekhyun, setelah melepaskankontak antara dirinya dan Victoria. ‘Kenapa wanita itu ada dirumahku?’ gumam Baekhyun, yang sama sekali tidak bisa didengar orang lain.

“Baekhyun-ah ini Victoria seosangnim, dia akan menjadi guru Privatemu, Jadi appa harap kau dapat bersikap baik padanya.” Baekhyun appa pun memperkenalkan anaknya pada guru baru privatenya.

“Annyeong haseyoo…. chonenun Victoria imnida.. aku akan mengajarkan segala hal yang anda tanyakan jadi mohon kerjasama nya Baekhyu-ssi” senyum Victoria kepada baekhyun sontak membuat baekhyun sangat kaget. ‘cihh kenapa dia tersenyum kepadaku’ umpat baekhun sinis dalam hati.

-Baekhyun POV-

Aku sangat kaget saat wanita itu.. ya dia wanita nenek sihir itu ada dirumahku. Dan akan menjadi guru privateku, ya tuhan ini cobaan terberat bagiku. Ahh ternyata nama nya Victoria…. nama yang cukup cantik seperti wajah nya! MWO?!! Baekhyun Bangulanlah kau ini berfikir apa? Mana mungkiin nenek sihir itu cantik ckckc~

“Mulai hari ini, kau Victoria-ssi bisa mengajar putraku Baekhyun” ucap appa, yang membuatku kaget bukan main dan dia nenek sihir itu hanya meng’iya’kan dan dengan senyum yang cukup ehem…. membuatku terus menatapnya.

“Kalau begitu.. apa yang kau tunggu Baekhyun-ssi mari kita mulai belajar” omo dia memberikan senyuman yang membuat ku salah tingkah. Eitss Byun Baekhyun kau harus menjaga imagemu tidakkah kau ingat kejadiaan beberapa hari lalu, saat dia mempermalukanmu di bus.

“Hekmm…. baiklah seosangnim kalau begitu mari kita belajar” aku menuntunya masuk ke kamarku, dan dia membuntuti masuk ke kamarku.

-Victoria POV-

“Hekmm…. baiklah seosangnim kalau begitu mari kita belajar” Itulah kata yang keluar dari bocah nakal itu, aku yang notabene nya adalah seorang guru private bayaran. Mau tidak mau aku harus mengikutinya, dengan segera dia menuntuku ke kamarnya dan aku hanya bisa membuntutinya sampai aku dan dia ‘bocah nakal itu’ sampai dikamarnya.

Sesampainya aku dikamarnya, ku amati setiap sudut kamarnya. Kamarnya begitu berantakan ya sebenarnya aku sangat maklum kalau dia itu adalah seorang pria. Mungkin merasa ternggagu dia berdehem seperti mengisyaratkan ‘kapan kita mulai belajar’.

“Ahh baiklah baekhyun-ssi sekarang siapkan dirimu dan juga peralatan belajar yang akan kita gunakan” ujarku mengingatkannya, aku terbelalak kaget bagaimana bisa bocah nakal ini sangat nurut kepadaku? Ataukah ada keajaiban disini? Entahlah aku sendiripun juga tidak tau.

-Baekhyun POV-

“Ahh baiklah baekhyun-ssi sekarang siapkan dirimu dan juga peralatan belajar yang akan kita gunakan” titahnya padaku, dengan segera aku mempersiapkan semuanya. Aku bingung kenapa dia mebelalakan matanya? Aku jadi takut bagimana jika bola matanya keluar? Apakah ia seorang hantu?? Eohh ayolah Victoria-ssi jangan menakutiku.

“Apa yang kau lihat Victoria-ssi?” aku membuyarkan lamunannya itu. Dengan segera aku mengambil 2 buah gelas dan kuambil jus orange kesukaanku dan kutuangkan pada gelas-gelas tersebut, dengan segera aku duduk dan bersiap untuk memulai belajar.

“eohh ayolah apakah kau ingin tetap bediri disitu?” aku mencoba membuyarkan lamunannya lagi.

“ahh ne ne mianhae Baekhyun-ssi” dengan segera dia duduk disampingku.

“Baekhyun-ssi pelajaran apa yang menurutmu paling susah?” ucap nya padaku

“hemm hemm… matematika aku sangat membenci pelajaran itu” ucapku acuh padanya. Dengan segera dia mengeluarkan sesuatu dari tasnya.

“aku akan mengajarimu pelan-pelan baekhyun-ssi jadi beritahu aku jika kau tidak mengerti, aku akan membantumu dan mari kita berkerja sama” dia tersenyum dan menguluarkan tangannya, seperti mengajakku untuk berjabat tangan.

“aku setuju denganmu Victoria-ssi, jadi ayoo kita berkerjasama” aku membalas jabatan tanganya dan balas tersenyum.

-Author POV-

Hari ini mereka (baekhyun & victoria) terlihat sangat akur, tidak ada cekcok diantara mereka. Baekhyun belajar dengan sangat nyaman dan Victoria juga mengajar dengan nyaman, fikiran buruk yang dulu ada di fikiran mereka sekarang pun sirna.

Baekhyunpun mengamati wajah Victoria, saat ia menerangkan pelajaran. Hal itu tentu saja membuat Victoria risih. “ada apa baekhyun-ssi?” ucap victoria, sontak membuat baekhyun tersadar dari lamunannya.

“ahh itu seosangnim… tahun kelahiranmu berapa?” pertnayaan itu sontak membuat Victoria bingung buka main, kenapa baekhyun bertanya tentang itu?

“Hemm aku lahir pada 1987, memang nya kenapa baekhyun-ssi?” Victoria melihat baekhyun dengan tatapan menyelidik.

“ahh kalau begitu boleh memanggilmu Noona? Kau belum cukup tua untuk dipanggi seosangnim, lagipula kita hanya berbeda 5tahun” ucap baekhyun, dan hanya dijawab anggukan oleh Victoria.

Pelajaran hari ini pun telah selesai, setelah berpamitan pada baekhyun dan orang tuanya Victoria pun pulang.

-Victoria POV-

Setelah berpamitan dengan baekhyun dan orangtuanya akupun pamit untuk pulang. Sesampainya dirumah aku segera merebahkan badanku ke kasur, aku sangat lelah aku sedikit memijat bahuku yang sangat berat.

“Aku sungguh sudah salah tafsir kukira anak itu adalah anak nya benar-benar nakal, ternyata itu semua salah. Dia anak yang baik dan ditambah dia sangat menggemaskan untuk ukuran laki-laki” aku tersenyum sendiri saat aku mengingatnya… aigoo Victoria Song bangunlah, kau harus ingat siapa dirimu!

-Baekhyun POV-

“Akhirnya selesai juga” aku memijat leherku yang sangat pegal. Aku tersenyum seketika mengingat Victoria noona menjabat tanganku dan dia tersenyum manis padaku, yatuhan ada apa dengan diriku ini. Daripada aku memikirkan yang tidak-tidak lebih baik aku tidur, pikirku.

Jam weker sialanitu membangunkanku dari tidur nyenyak. Mau tidakmau aku harus bangun, daripada aku dibangunkan jam weker versi eomma yang lebih menyakitkan telingaku. Dengan segera aku bergegas masuk ke kamar mandi. Setelah beberapa saat, aku keluar kamar mandi dan berpakaian rapih, bergegas aku berangkat kesekolah karena tumben hari ini akutidak ingin terlambat datang kesekolah.

Seisi kelas menatap ku dan tentunya 11sahabt se-gengku pun menatapku aneh, aku tidak mempedulikan tatapan mereka saatn ini, dengan segera aku duduk dibangkuku.

“heii ada apa dengan Byun baekhyun?” ucap chanyeol setelah menepuk bahuku.

“Wae? Apakah seorang murid tidak boleh datang tepat waktu??” Tanyaku pada Chanyeol, dengan segera Chanyeol duduk disampingku, “Aniya buka seperti itu maksudku, mungkin aku dan teman-teman hanya heran melihat kau tidak terlambat sekolah” tutur Chanyeol menjelaskan.

Aku tidak mendengarkan semua perkataan Chanyeol , yang saat ini ada difikirkan dia seorang yeoja yang telah mengambil perhatiaanku sejak kemarin. Ya kalian benar dia seorang wanita yang awalnya aku bilang kalau dia mirip sekali dengan nenek sihir, aku jadi tersenyum sendiri mengingat saat pertama kalinya aku bertemu denganya, pertemuaan yang sangat konyol ckckck~

-Chanyeol POV-

Aku yang merasa kalau Baekhyun Hari sangat berbeda dan satu lagi kalian harus tau, dia senyum-senyum seperti orang gila!! Aku yang takut sahabat ku yang satu ini kenapa-kenapa , akupun dengan segera memegang keningnya.

“Baekhyun-ahh kau baik-baik saja kan? Apakah kau sakit? Kalau kau sakit kajja kita kedoketer, aku tidak mau kau sakit” dengan cepat baekhyun menyingkirkan tanganku dan melototiku dengan tatpan yang errr sangat menakutkan.

“Yakhhh apakah kau gila? Bagaimana jika yang lain menganggap kita guy?” Baekhyun berteriak kupingku , membuatku memegangi telingaku kurasa aku harus pergi ke dokter THT sekarang juga karena kurasa gendang telingaku serasa pecah karena teriakan baekhyun.

-Author POV-

“Anak-anak aku akan memberikan kalian tugas kelompok, terserahkalian mau dengan siapa namun satu kelompok hanya berisikan 12 orang. Aku akan memberikan kalian tugas yaitu kalian harus membuat proposal tentang liburan kalian, saat waktu nya masuk sekolah kalian harus mengumpulkan tugas tersebut” tutur panjang seosangnim sebelum mengeluarkan kelas.

Seluruh anak seisi kelas berteriak gaduh karena mereka akan libur panjang, begitupun baekhyun. Baekhyun sangat senang dengan ini. Dan pastinya baekhyun akan membuat proposal itu bersama dengan 11sahabatnya. Kami ber11 bersepakat untuk berlibur kepulau jeju dan sekaligus mengerjakan tugas itu.

-Victoria POV-

Suara ponselku membuyarkanku dari lamunanku dengan segera aku mengangkat telfon itu.

“yebbseo… Ahh ne Baekhyun Ada apa?”

“MWO JEJU? Kenapa mendadak? Arraseo aku akan menyiapkan barang-barangku, ne ne baekhyun aku akan datang besok tepat waktu dirumahmu” aku memutuskan sambungan telfonku, ya tentu kalian tau siapa yang barusan menelfonku bukan? Ya tentu saja baekhyun, dia menyuruhku untuk menyiapkan barang-barang karena besok aku harus menemaninya ke jeju dia ada tugas sekolah, dan tentunya aku harus menemaninya sebagai guru privatenya.

Dengan segera aku bergegas pulang kerumah dan mengepack barangku, “Aishh neo jinjjayo byun baekhyun.. kau sangat menyebalkan” aku memasukan beberapa pakaianku kedalam koper dengan bibir yang mengrucut.

-Baekhyun POV-

Aku menyiapkan semua pakaianku untuk berlibur dipulau jeju, hah senangnya diriku dapat berlibur dengan sahabat dan, dia wanita yang kini ada dipikiranku Ya tentu kalian tau siapa wanita itu bukan?

Matahari pun telah menampakkan sinarnya… aku dan 11 sahabatku sudah sangat siap untuk berlibur, eitss tunggu dulu dimana dia?? Dimana noona? Apakah dia lupa? Aish dia benar-benar membuatku pusing.

Dan disaat aku ingin mengeluarkan ponselku yang hendak menelfonnya, iapun tiba tepat didepan mataku dengan nafas yang mungkin tersengal-sengal karena habis berlari, keringat bercucuran dipelipisnya.

“Aish kau ini… kenapa terlambat eohh?” aku menukul kepala nya pelan.

“Yakhh Byun Baekhyun jangan salahkan aku dan lagi pula ini salahmu, kenapa kau memberikanku kabar yang sangat mendadak eoh? Dan kau sangat tidak sopan pada yorang yang lebih tua” Noona berteriak didepan kupingku, sekarang dia berkecak pingga dan lihat omo bibirnya mengerucut membuat nya jadi semakin sangat lucu.

11 sahabt ku bingung dan menatapku aneh, ‘seolah beratanya siapa yeoja itu baekhyun?’ dengan segera aku memperkenalkan Victoria Noona kepada sahabat sahabtku.

“Perkenalkan dia Victoria noona yang akan membimbing kita saat membuat proposal nanti.. dia kelahiran 1987 jadi kalian semua harus memanggilnya noona”

“Heyy Baekhyun dia tidak pantas dipanggil noona, wajahnya sangat cute” celoteh kai membuat kupingku panas, aish namja yadong dan temsek itu membuatku emosi.

Dan ke 10 sahabatku juga mengiyakan kalau Victoria noona itu tidak pantas untuk dipanggil ‘Noona’

“Aishh kalian ini sudahlah kajja kita masuk kemobil.. “ ucapku, embuat semua bubar masuk kedalam mobil. Dan ke 11 sahabatku itu berebutan ingin duduk disamping Victoria noona, apalagi temsek itu dia yang paling berisiki diantara yang lain.

“Yakhh bisakah kalian diam?” emosiku mulai memuncak dikarenakan cemburu melihat Victoria noona dikerebuti oleh banyak namja.

-Author POV-

Setelah mendengar teriakan itu semua sahabt Baekhyun dan Victoriapu menjadi dia, bisu keadaan menjadi hening. Victoria membuka sebuah percakapan.

“Baekhyun-ah apa kau marah padaku??” Victoria menundukan kepalanya, karena merasa bersalah.

“Aniya Noona aku tidak marah padamu…” suara baekhyun yang lembut dan senyum yang merekah dibibir baekhyun, membuat Victoria kembali tersenyum juga.

Sesampainya di airport Victoria,Baekhyun, dan 11 sahabat baekhyun pun, satu persatu mulai memasuki pesawat.

Baekhyun memilih duduk disamping Victoria, Dia melihat Victoria tertidur pulas. Senyum dibibir baekhyun pun mengembang, dilihatnya posisi kepala Victoria yang bersender pada dinding kaca pesawat… Baekhyun fikir saat Victoria nanti bangun, pasti dia akan mengeluh karena lehernya sakit.

Dengan segera Baekhyun pun meletakkan kepala Victoria diposisi yang nyaman, Karena Baekhyun juga sangat lelah dia memutuskan untuk tidur juga seperti Victoria, karena perjalanan pun masih panjang.

Setelah beselang beberapa Akhirnya rombongan itupun sampai dipulau jeju, dengan segera Baekhyun memesan 7 kamar untuk mereka semua, satu kamar berisikan 2 orang dan 1 kamar lagi untuk Victoria, baekhyun tidak mau Victoria berbagi kamar dengan namja lain……..

-Victoria POV-

“Noona ini kunci kamarmu” Baekhyun memberikan sebuah kunci dengan cepat aku menerima kunci yang diberikannya padaku.

“ahh ne gumawo Baekhyun-ah” dengan senyum yang sumringah aku mengambil kunci yang tadi baekhyun berikan padaku seusai mengambil kunci itu aku segera mencari kamarku untuk beristirahat ‘oghh tuhan aku benar lelah’, gumamku yang tentu saja tidak dapat dindengar oleh orang lain.

setelah menemukan kamarku, dengan segera aku masuk kedalam kamar. dan menjatuhkan tubuhku pada kasur kingsize itu… “ahhh kasur ini benar-benar nyaman berbeda sekali dengan punyaku dirumah” ucapku seraya menikmati kasuritu.

-Baekhyun POV-

Eohh omo tuhan Victoria Noona tersenyum manis padaku. setelah dia begegas meninggalkanku, dengan cepat aku meletakkan tanganku didadaku merasakan detak jatungku yang tidak karuan karena senyuman nya yang menawan itu.

“Heyy ada apa denganmu byun baekhyun?? apakah kau jatuh cinta padanya?? ckckc ingatlah dia 5tahun lebih tua darimu, dan mustahil dia akan menerima cintamu” setelah menamatkan kata-kataku itu entah kenapa ada perasaan kecewa yang membendung didalam hatiku.

Dengan cepat aku mengalihkan rasa kecewaku itu dengan berjalan-jalan dipantai jeju, menikmati angin malam yang sejuk, kuhembuskan nafas beratku. fikiranku berkecamuk, dia iyaa dia wanita itu apakah aku menyukainyaa?? ahh entahlah aku juga masih bngung dengan perasaanku saat ini.

setelah menikmati dingin nya angin malam dipulau jeju… aku memutuskan untuk kembali ke hotel dan beristirahat.

-Author POV-

Victoria tertidur pulas karena kecapeaan setelah menempuh perjalan seoul-jeju… tapi lain halnya Baekhyun, kini dia sedang mencari posisi yang nyaman untuk tidur tapi apadaya dia tidak bisa tidur dan masih memikirkan seorang Noona yang tela mengambil Perhatiaannya akhir-akhir ini.

“Waeyo… baekhyun-ah??” tanya sehoon yang baru saja datang, sontak itu membuat baekhyun menatap sehoon dengan pandangan yang datar .

“ahh… aniyaaa sehoon” ucap baekhyun dengan senyun yang sangat ia paksakan sepertinya tidak ingin membuat sahabat-sahabtnya khawatir.

“Hemm benarkah?? kalau begitu baiklah” setelah sehoon menamatkan kata-kata nya yang terakhir, diapun meninggalkan Baekhyun dan memilih untuk tidur.

Keesokan harinya, Baekhyun, Victoria dan 11sahabat Baekhyunpun mulai berlibur dan sekaligus tentunya belajar, Baekhyun berdiri berdampingan dengan Victoria. Baekhyn yang melihat Victoria memeluka badanya sendirpun betanya. “Noona apakah kau kedinginan??” tukas baekhyun, dan yang ditanypun hanya menggangkuan kepalanya meng’isyaratkan’ Kalau dia memang kedinginan.

“aigoo… Noona yang satu ini kedinginan eoh??” Baekhyun mencubit kedua pipi victoria, yang membuat Victoria mengerucutkan bibirnya.

“Yakhhh… baekhyun kau tidak bilang jika kita akan kesini” Victoria mengeluarkan teriakan khasnya, yang membuat semua mata tertuju pada Baekhyun dan Victoria.

“Yakhh bisakah kau kecilkan suaramu?? Arraseo arraseo maafkan akuu hemm?”” Baekhyun membelai rambut kecoklatan milik Victorua, sontak yang rambutnya dibelai itupun pipinya berubah menjadi merah sepeti udang rebus, ‘aigooo lucunya wanita itu’ gumam baekhyun dalam hati.

Dengan segera Baekhyun melepas jaket yang dia pakai dan…….

-Victoria POV-

‘OMO dia melepaskan jaketnyaa,, mwo?? apakah setelah dia melepas jaket nya… apa dia juga akan melepas semua pakainnya?? apakah dia ingin bertelanjang didepan banyak orang disini?’ fikiran-fikiran mesum terus melintas dikepalaku.

“Wae??? kenapa kau menatapku aneh seperti itu?? apakah kau mengira aku akan bertelanjang di depan banyak orangg?? yakhh… singkirakan otak mesum mu ini Victoria Aggashi” eohhh shittt dia dapat membaca fikiranku, dengan cepat kualihkan pembicaraan dan berjalan mendahuluinya.

-Baekhyun POV-

Victoria melihatku dengan tatapan yang mengisyratkan ‘dia melepaskan jaketnyaa,, mwo?? apakah setelah dia melepas jaket nya… apa dia juga akan melepas semua pakainnya?? aigoo ternyata yeoja itu terlihat sangat lucu jila ia membayangkan hal-hal yang berbau mesum tawaku dalam hati.

“Wae??? kenapa kau menatapku aneh seperti itu?? apakah kau mengira aku akan bertelanjang di depan banyak orangg?? yakhh… singkirakan otak mesum mu ini Victoria Aggashi” perkataanku itu membuat dia merasa malu dan berusaha mengalihkan pembicaraan dengan berjalan medahuluiku.

dengan cepat kususul dia… namun dia malah berlari. dengan segera ku kejar dia, shitt dia dapat berlari sekencang itu, mana mungkin wanita dapat lari sekencang itu fikirku. aku menggelengkan kepalaku.

“yakhh kau mau kemana noona-ya??” teriakku padanya, namun dia malah tidak menjawab pertanyaan, ‘wahh rupanya kau ingin bermain-main denganky Victoria noona?? awas saja jika tertangkap’ aku mengejar dirinya dengan kecepatan lariku yang paling cepat.

Happ dapat aku dapat menangkapnya, dengan segera ku peluk tubuhnya dan kukelitiki tubuh rampingnya.

“geumanhae geumanhae baekhyun-ahh….” ucapnya, menyuruhku berhenti nelakukan aksiku. ‘yakhh siapa suruh kau mengajakku bermain-main noona song”

-Victoria POV-

“yakhh kau mau kemana noona-ya??” terianya padaku, namun aku malah tidak menjawab pertanyaan nya dan memlih untuk kabur darinya, aku sangat takut kalau dia melihat wajah ku yang sudah memerah ini, bagaimana mungkin dia bisa menebaknya ckckck~

dan yatuhan dia mengejarku dengan kecepatan lari seperti kijang, dengan cepat kupercepat gerakan kakiku, dan tapi apa daya aku tertangkap olehnya dan yang lebih parahnya lagi dia malah mengelitiku membuat aku merancau dipelukannya.

“geumanhaee… geumahaee… baekhyun-ah” aku mencoba menghentikan pergerakannya, yang masih mengelitiku dan apa ini sekrang kami malah bertatap sangat intens dan omo dia memejamkan matanya dan medekatkan kepalanya, seraya meng’isyaratkan’ mengajak ku berciuman. dengan cepat ku Jitak kepalanya kencang, sampai ia mengaduh kesakitan.

-Author POV-

Victoria menjitak kepala baekhyun, sampai baekhyun tersungkur ketanah karena mersakan kesakitan yang amat sangat.

“ahh noona noona yaa appo” Baekhyun memegang kepalanya yang tadi dijitak Victoria dan jatuh tersengkur ketanah, dan pingsan hal itu membuat Victoria Khawatir. dengan cepat Victoria Menghampiri Baekhyun.

“Baekhyun-ahh ireonna….maafkan aku Baekhyun-ah” Victoria terlihat ingin menangis, sedangkan baekhyun Yang ternyata Hanya pura-pura pingsan hanya tertawa Dalam hatinya.

Setelah puas mengerjai Victoriapun, Baekhyun pun Mengagetkan Victoria. dan hal itu membuat Victoria kesal dengan Baekhyun dan meninggalkan Baekhyun sendirian ditempatnya saat ini.

-Victoria POV-

Aku sangat kesal dengan Baekhyun Karena ia ternyata hanya pura-pura pingsan, dengan segera aku menggalkannya. yakhh apakah dia tidak tahu seberapa paniknya diriku saat tau dia pingsan dan apa ini dia malah pura-pura pingsan untuk mengerjaiku.

“Yakkh noona kau mau kemana??” teriaknya, tetapi aku malah berjalan tanpa mengidahkan perkataanya, aku sudah sangat kesal denganya.

Dan saat Aku ingin kembali ke kamar aku bertemu dengan Kris salah satu teman Baekhyun dan dia menariku kedalam lorong yang gelap, dengan cepat dia melumat bibirku sontak hal ini membutku kaget dan kodorong tubuh nya menajauh dariku, tetapi kris justru melumat bibirku kasar dan mencengkram bahu kasar yang membuatku meringiz kesakitan.

-Author POV-

“Aish dimana yeoja itu??” ucap Baekhyun seraya mengacak rambutnya pertanda dia sangat frustasi karena tidak bisa menemukan yeoja bermarga Song itu.

Dan sementara itu Victoria sedang berontak dari kekungan Kris yang membuat dirinya seperti sebagai wanita yang direndahkan. “Hmmpph…” Kris masih mencium dan melumat bibir ranum milik Victoria namun Victorria terus berontak dari kekangan Kris. dengan sekuat tenaga dia mendorong tubuh tegap milik Kris. Memang Kris memang sudah terpikat pada Victoria saat baekhyun memperkenalkannya.

-Baekhyun POV-

DEG…. Apa ini aku melihatnya berciuman dengan Kris jatungku serasa ingin copot dari sarangnya apa yang mereka lakukan??….

TBC

 

 

 

 

 

11 pemikiran pada “NOONA NEOUMU YEOPPO (Part 1)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s