See You Again

See You Again

IMG_689802177141

Author : @zhayrapiverz

Cast : Exo (K,L,M)

Length : Drabble

Rating : T, G

Genre : friendship, Angst

 

 

Note:

»Kami adalah Exo K,L,M

»Kita adalah Kami yang tetap menjadi Exo K,L,M dan mereka yang pergi (Kris Wu, Xi Luhan, Huang Zitao)

»»Filling curhatan Exo K L M yang saya rangkum dalam satu paper

»Backsound: “Wiz Khalifa See You Again feat. Charlie Puth” and Exo song as like Promise or other 🙂

 

 

“Happy First Anniversary Exo L”

 

Sebuah senyum sekalipun hal itu terlihat konyol maupun sebaliknya idiot dihadapan orang lain, kita selalu berpikir senyuman milik Park Chanyeol.

Seringkali alasan mereka yang pergi terdengar klise.

Sebuah kebersamaan ibarat lukisan yang terbentang dan akhir dari perpisahan semakin hari akan meninggalkan tanda yang jelas seperti waktu yang berputar ke belakang.

“Apakah Perpisahan akan membuat segalanya menjadi jelas?” Jawabannya Ya, Tentu saja

 

Setelah kami melewati sungai kenangan, menerjang bebatuan cadas yang membuat kami terluka dan terseret arus deras harapan, aku pikir kami akan melupakannya.

“Segala hal membuat teringat pada masa lalu saat sebuah keutuhan menjadi kebanggan tersendiri..” Saat kita berdiri menatap waktu dengan Piala yang memperjelas siapa kita sebenarnya. “Kami (L) adalah penopang, penguat diantara dua impian, harapan semangat dan arah rotasi (K,M). Diantara banyak element yang berbeda, kata EXO menyatukan segala perbedaan itu…”Exo K, Exo L dan Exo M”

 

Sebagai seorang yang terbuang dari harapan tak berbalas, kami terus berpikir akan melupakan saat perpisahan mereka yang melegenda. “Tapi apakah menjadi salah bila kami membuang jauh kepercayaan dan harapan tak berguna itu? “

Di atas gurun panas keringpun kami selalu berharap sebuah oasis disepanjang Mata mengedar. Kami haus akan air, kami haus akan dahaga yang melegakan tenggorokan. Tapi ia tak pernah datang dan membuat tenggorokan kami dibasahi air. Oasis seperti halnya omong kosong diantara permainan pikiran manusia. “Seperti mengharapkan mereka yang pergi untuk kembali, tapi mereka tetap tak akan kembali..”

 

Menunggu kebersamaan seperti prolog gema keheningan. “Perpisahan tidak mampu menahan seseorang demi tetap tinggal!” seumpama terkunci di dalam bibir yang kering dan memenuhi kalimat tertahan bernapas harapan agar tetap utuh.

Hari demi hari yang berjalan diantara jalan yang berbeda membuat kalimat sapaan terasa keluh, tak berguna maupun tabu. “L kau bisa memilih manakah yang pantas diantara itu! Apakah mereka yang pergi masih saling menyapa dengan mereka yang tetap bertahan?”

 

” K,L,M akan selalu bersama ,menjadikannya kebiasaan demi mewujudkan cita-cita dimasa depan..” Namun mereka yang pergi diantara kami, membuatku berpikir “Apakah cintanya telah luntur sehingga memilih jalan berpisah?”

Mereka serupa bulan yang menghilang diantara langit cerah. Bukankah saat itu kita berada di puncak? Kau pasti tahu apa puncak yang kumaksud.

Puncak dari keringat yang mengalir dari kerasnya berjuang diantara mereka yang berambisi jadi pemenang.

“Mengapa kau yang pergi menyakiti kami dengan perkataan kejam tak terbantahkan?”

Mengapa kita saling menyakiti diatas tumpukan tebal ketidak tarikan. “Kalian yang pergi adalah yang menyerah ,tapi mengapa membuat hati lainnya terluka? Itu hati kami para L!”

Harapan utuh kami seperti Cinta yang tumbuh menyedihkan diantara bunga layu.

Kami tidak tahu betapa berharganya kami satu sama lain karena hal itu tak dapat terlihat. Biarkan hati yang menyuarakan saat-saat dimana keutuhan Itu memudar dan merontok satu-satu.

Kami tidak bisa berdiam menjadi penonton pasif yang menyaksikan keruntuhan itu! Kami harus menguatkan kaki-kaki mereka agar tidak tumbang dan beralih pada lainnya.

“L harus menopang K dan M. Kami adalah satu, saling menjaga dan memiliki seperti slogan We are One!”

 

Waktu selalu berlalu cepat meninggalkan mereka yang tidak bisa berkembang. “Apakah mereka yang pergi perlahan berubah?” Hanya kau yang mampu menjawab. Jangan membohongi hatimu dan suarakan apa yang di dalamnya!

Aku menemukan mereka yang tidak pernah berubah sejak awal, saat satu langkah baru dimulai dari debut. Dia masih sama hingga saat ini. “Apakah kau tahu siapa orang yang tidak pernah berubah?”

 

Apakah dahulu mereka yang pergi merasakan petualangan aneh?

Kehidupan berjalan seperti lintasan panjang.

Diakhir perjalanan mereka, satu napas agar tetap tinggal sangatlah berarti. “Orang lain pasti sangat bosan dengan semua perkataan tinggal, pergi dan harapan. Tapi bagi L, tiga kata itu mampu membuat kami emosional..” Aku bahkan selalu menangis mengingat moment kebersamaan itu. Mungkin rasanya masih sulit menerima kenyataan karena beberapa perpisahan terjadi secara mengejutkan dan menyedihkan disaat bersamaan.

 

Kenyataan selalu menampar kami lalu perlahan memberi pelajaran. “Apakah L akan tetap bermimpi saat yang menjadi harapan mereka terkabul?”

“Apakah K dan M juga masih menyimpan keinginan sederhana seperti L?”

Biarkan waktu yang menjawab setelah kegelapan itu pergi.

“Saat K, L, M bersama-sama seperti di Showcase, dihari yang menjadi halaman pertama, Kita berharap itu adalah hari Cerah dimana segala hal seperti terulang kembali”

 

Kita melihat Kejadian di belakang, ditempat yang sama dan Showcase kini menjadi masa lalu kita semua.

Ubun-ubun ku tak pernah berhenti bertanya mengapa mereka meninggalkan kami? Mereka seperti menapaki jalan yang tidak benar. Seperti panggung dengan tirai berkibar kembali. Seperti bagian film yang menguras air mata. Seperti satu bintang diantara tiga bintang yang berakhir selamanya.

 

Yah! Hal pahit itu sudah lama terjadi. Sudah menjadi bagian dari masa lalu. “Kami mencoba memberitahumu semua isi album kesedihan kami bila disuatu hari kita bertemu denganmu kembali.” Ketika tanpa sengaja kita (Aku yang tinggal dan kau yang pergi) saling melihat.

Kau telah pergi begitu jauh dari tempat kita memulai cerita. Kita seperti berada diantara dua dimensi berbeda.

Namun “Kami akan tetap tetap memberi tahumu semua hal yang kami rasakan selama ini seperti dalam pengantar dongeng.”

 

Ketika kami melihatmu lagi, kau seperti diatas pesawat yang terbang sangat jauh.

“Apakah di dalam benakmu masih tersimpan hal-hal yang pernah kita lalui dahulu? Beberapa hal terbaik saat kita masih bersama dahulu?

Kami ingin membuat itu kembali!”

Tapi kami tidak tahu apa yang harus diperbuat demi membuat itu kembali. “Jadi, kami akan menyimpan harapan itu saat kita saling bertemu suatu hari nanti..”

 

“Dahulu kita K,L,M saling mencintai dan tertawa bersama melewati jalan yang searah..” Tapi perkataan orang yang mengatakan bahwa kebersamaan kita tidak bertahan lama membuat dadaku sesak. Hal itu sudah menjadi nyata.

Kita kehilanganmu yang memilih pergi!

Ternyata kau memiliki impian lain, kau mengingingkan sesuatu yang lebih besar dari kebersamaan ini.

“Kita bekerja keras bersama tapi kau memilih tempat yang berbeda dari tujuan awal kita”

Bagaimana bisa kita tidak berbicara tentang keluarga jika kami semua adalah bagian dari keluargamu juga?

 

“Semua hal yang kita lalui bersama masih berada di sisi tiap insan K,L,M…” Apakah waktu itu menjadi akhir dari kebersamaan kita?

Tidak!!

Hari ini kami mengenang hari yang panjang itu agar selalu terkenang abadi ketika kita bertemu lagi.

 

Pada akhirnya Kalian bertiga memutuskan untuk pergi.

Sampai waktu berlalu, getaran sesak itu masih memenuhi hati kami.

“Sesuatu dimulai dari persahabatan K,M berubah menjadi ikatan namun sayangnya ikatan kuat itu menyusut.”

Kami masih menganggapmu saudara.

Kita adalah keluarga walaupun dengan anggota terpisah.

“Apakah kami K,L,M mempercayai jika Cinta tidak pernah tersesat?”

Yeah cinta tidak akan pernah tersesat. Kau mungkin harus belajar cinta yang tulus agar saling mengisi

 

“K,L,M tetap menyayangi mereka yang dahulu berdiri di sisi kami -Mereka yang pergi..”

Perjalanan akan berakhir namun jangan membuatnya berlalu terlalu cepat, sebagai Bintang kita harus memandu cahaya sembari menyimpan memori masing-masing sebagai dirimu yang sekarang dan Kami Sebagai K,L,M.

 

» Klik link nya setelah selesai baca:

https://youtu.be/h7hzPDSlYTE

Iklan

3 pemikiran pada “See You Again

  1. puitis, meskipun otakku gak bener2 nyampek buat ngartiin itu tapi aku ngerasaain kalo itu tulus. :’) ff kayak gini yg aku cari pas kangen momen mereka ber12. aki gak mau sambil dengerin promise, ntar nangis hahah, keren. gak ada kritik, aku suka dan bener2 aprof sama ff ini. mewakili perasaanku bgt hahah, luka itu gak bisa sembuh ya L ? kalo ada yg lebih dari kata keren, ya itu deh. kkk~~ keep write ya ~~ thank youuuu ini luar biasa :))

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s