Best Friend

Best Friend

best friend2

Tittle : Best Friend

Author : Mutia.R (@Mrs_Greens)

Genre : Friendship, Angst

Ratting : T

Length : 700words

Main Cast : Park Chanyeol and Byun Baekhyun

Original Post : https://mutiarahmah2908.wordpress.com/2015/08/09/best-friend/

_______________________________________

“Baek, aku lapar”

“Sabar chan-ah, sebentar lagi kita sampai rumah”

“Seberapa jauh lagi kita harus berjalan Baek ?”

“Tidak jauh, mungkin 20 menit lagi kita akan sampai. Apa kau lelah ?”

“Iya, aku sudah tidak sanggup lagi berjalan”

“Mau ku gendong ?”

“Mau”

.

.

.

.

.

Bagi setiap orang, ada beberapa hal didunia ini yang sangat berharga untuknya.

Begitupun bagi Chanyeol.

Ia tak perlu khawatir jika suatu saat ia lelah untuk berjalan,

karna akan selalu ada Baekhyun yang setia menawarkan punggungnya.

Baekhyun yang selalu membuatnya tertawa.

Baekhyun yang membuatnya dapat melihat dunia.

Dan Baekhyun yang mampu membuatnya lupa, bahwa ia hanya bisa melihat kegelapan.

“Chan-ah, lihat ! ada pelangi”

Chanyeol hanya tersenyum miris dibalik punggung kecil milik Baekhyun

“Baek, apa kau lupa.. Aku tak bisa melihat”

“Aku ingat. Tapi bagiku, kau tetap bisa melihat pelangi itu lewat mataku”

Baekhyun tersenyum lebar, Chanyeol bisa merasakannya.

“Hmm.. kalau begitu ceritakanlah padaku, bagaimana bentuk pelangi itu”

“Hmm.. baiklah. Pelangi itu bentuknya melengkung, mirip seperti jembatan. Ada beberapa warna pada pelangi, Merah, jingga, kuning, hijau, biru dan… hei kemana warna ungunya ?”

Sesaat Chanyeol lupa akan rasa lelahnya, tergantikan dengan rasa gembira saat merasakan kepanikan sahabatnya tersebut.

“Hei, coba lihat betul-betul. Mungkin warna ungunya terselip diantara warna yang lain”

“Mmm.. ya, kau betul Chan ! Aku bisa melihatnya. Ada garis tipis warna ungu disebelah warna biru. Waaah.. kau hebat ! bagaimana kau bisa tau jika warna ungunya terselip ?”

Chanyeol bukannya bodoh, Ia tau jika sahabatnya itu berbohong.

Baekhyun mungkin benar-benar tak menemukan warna ungu diantara pelangi itu,

Namun Baekhyun adalah tipe orang yang mampu berbohong hanya demi sahabatnya.

Ia tak mau membuat Chanyeol khawatir,

Ia tak mau melihat raut sedih diwajah Chanyeol saat ia tak menemukan warna ungu diantara pelangi itu.

Ia selalu ingin berusaha membuat Chanyeol tertawa bahagia dengan setiap celotehannya.

Oleh karna itu..

Alasan Chanyeol selalu tertawa disaat ia tau bahwa ia hanya bisa menghabiskan hidupnya dalam kegelapan adalah..

Untuk membuat Baekhyun bahagia dan tersenyum tulus untuknya..

Baekhyun adalah hal yang paling berharga dihidupnya.

Disaat ia tau bahwa ia tak dibutuhkan.

Ditelantarkan.

Dihina.

Dicaci maki.

Hanya Baekhyun yang mau mengulurkan tangannya,

Membawanya kerumah panti, dimana tempat itu kini menjadi rumahnya juga.

Membagi kebahagiaanya, dan menawarkan sebuah persahabatan dengan janji untuk selalu bersama.

Chanyeol sangat menyayanginya.

“Mungkin aku punya indera ke-enam. ? Hahahaha”

Tawa mereka beradu dengan keras. Namun mereka tak peduli, selama mereka tetap bersama kebahagian akan selalu ada bagi mereka.

“Hey”

“Hmm ?”

“Kali ini jujurlah padaku Baek” seketika suasana diantara mereka menjadi hening.

Baekhyun menarik napas panjangnya sebelum kemudian menghembuskannya dengan pelan.

“Tentang apa ?”

“Sesuatu tentang yang dikatakan ibu panti minggu lalu”

Sekali lagi suasana diantara mereka menjadi hening kembali, Chanyeol bisa merasakan bagaimana Baekhyun gelisah saat ini.

“Kumohon..”

“Bukan hal yang penting Chan” ucapnya kemudian.

“Kau bohong !”

“Tidak”

“iya kau bohong !”

“Tidak Chan”

“Aku tau kau bohong, kumuhon.. katakan padaku” Kali ini Baekhyun benar-benar tak bisa menyembunyikannya lagi.

“Ibu panti bilang ada yang ingin mengadopsiku”

Langkah Baekhyun terhenti begitu mengetahui sahabatnya tak menunjukan reaksi apapun dibalik punggungnya.

Ia tau akan begini jadinya jika ia jujur, Chanyeol akan terpukul.

Dan hal itulah yang berusaha ia hindari selama ini.

Namun semuanya sudah terlanjur, Chanyeol sudah mengetahuinya.

Dan betapa menyesalnya ia saat ia membalikan wajahnya dan menemukan setetes air mata mengalir dari wajah sahabatnya.

Baekhyun rasanya ingin memukuli dirinya sendiri saat ini.

Namun ia menahannya, bahkan ikut menangis dalam diam saat ini.

“Bukankah.. kita berjanji untuk selalu bersama ?” Chanyeol berujar dibalik punggungnya.

“Ya”

“Lalu.. apa kau benar-benar akan pergi ?”

“Kurasa tidak”

“Kenapa ? Bukankan itu bagus untukmu ? kau bisa mendapatkan keluarga impianmu”

“Tidak jika aku harus meninggalkanmu Chan. Aku.. tidak akan sanggup”

Dibalik punggungnya Baekhyun bisa merasakan sahabatnya menangis semakin deras.

Ia rela jika bajunya harus basah karna air mata Chanyeol.

Baginya Chanyeol adalah hal yang paling berharga dihidupnya.

Ia tak peduli jika harus kehilangan sebuah keluarga yang selalu diimpikannya.

Asalkan selalu bersama Chanyeol, ia akan selalu merasa hangat layaknya sebuah keluarga.

Karena Chanyeol..

.

.

.

.

.

Adalah sahabatnya……..

END

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s