Gomawo Hyung And My Wife

Gomawo Hyung And My Wife

Untitled

Title:Gomawo Hyung and My Wife

Author:LuNa

Cast:

Park Chanyeol

Luhan(GS,yeoja character as Hani)

Oh Sehun

Kim Jongin Kai

Genre:Romance,Family,Marrigae life,angst,genderswitch

Rating:T

Length:One Shoot

Backsound:TVXQ-Love In The Ice

Annyeong…*lambai-lambai* Qian in heree ^^ sekarang Qian bawa FF tapi bukan buat aku…ini full murni buatan temen nama authornya LuNa…ini FF murni idenya dia aku cuma bantu buat share. Mohon RCL nya komen kritik dan saran. Jangan bash dan jangan plagiat… happy reading ^^

*

Hani POV

Saat bangun aku baru sadar kalau aku sudah menikah,cincin di jari manisku dan gelang di tangan kiriku,tapi kenapa aku menikah dengan 2 orang namja sekaligus? Aku hanya ingin menikah denga 1 namja,aku hanya ingin menikah dengan Park Chanyeol

Ceklek…

Pintu kamarku terbuka,bisa kulihat jelas 2 namja masuk ke kamarku,mereka adalah Park Chanyeol dan Park Sehun,2 adik kakak yang menikah denganku

“Annyeong Hani-ah…”sapa Sehun ramah

“Nado annyeong Sehun…”balasku agak kaku

“Kau sudah bangun? Bagaimana tidurmu semalam?”tanya Chanyeol

Aku menoleh padanya,sebelum akhirnya menjawabnya

“Semalam apa yang terjadi?”tanyaku pelan-pelan

“Semalam? Kita tidur seperti biasa”jawab Sehun polos

“Jangan bercanda! Kita tidak melakukan nya kan?”tanyaku tidak percaya

“Melakukan apa? Semalam sehabis pulang pesta pernikahan kau itu tertidur”jawab Chanyeol

“Jinjja?”mataku sampai berkedip-kedip tidak percaya

“Ne Hani…aigo kau itu sangat manis eoh…”Sehun langsung memelukku.

Aku yang dipeluk pun ingin berontak,namun aku tidak tega pada Sehun dan aku pun menghargai Chanyeol sebagai kakaknya.

End Hani POV

Chanyeol POV

Bagaimana bisa aku melihat wanita yang sangat kucintai dipeluk oleh namja lain yang tidak lain adalah adikku sendiri,tapi bagimana juga aku harus mengalah demi Sehu,aku ingin dia bahagia selama dia masih hidup. Ya,Sehun sakit. Dia sakit leukimia,entah sampai kapan dia bisa bertahan. Sudah stadium akhir,dan jika operasi pun kemungkinan hidupnya hanya 20%

Semua ini berawal karena keputusan appa yang aneh. Sebenarnya aku dan Hani sudah lama berpacaran,tapi Sehun tidak pernah tahu,hanya appa yang tahu hubunganku dengan Hani. Di saat Sehun bertemu dengan Hani dia jatuh cinta pandangan pertama pada Hani,dia sempat cerita kalau dia menyukai satu yeoja,setelah aku tahu siapa yang dia suka,aku hanya bisa diam dan tersenyum mendengar ceritanya.

Sampai pada suatu saat Sehun bilang pada appa ingin menikahi Hani,appa pun bingung. Aku ingin mengalah untuk Sehun,namun appa tidak bisa menghilangka adat keluarga kami,yaitu dimana seorang adik tidak boleh mendahului kakaknya. Selama ini appa dan aku berbohong pada Sehun jika aku sama sekali tidak kenal Hani dan belum punya pacar. Sehingga akhirnya appa menikahkan kami berdua dengan Hani,mungkin ini memang terdengar sangat konyol,tapi tak ada yang bisa kami lakukan,Sehun pun tidak keberatan jika aku juga menikah dengan Hani,dan beginilah kami sekarang,aku sudah bicara dengan Hani agar dia mau mengerti dengan kondisi ini.

End Chanyeol POV

Author POV

Pagi itu mereka sarapan bersama di ruang makan. Sehun duduk berdekatan dengan Hani,dia pun mengolesi roti tawar dengan selai strawberry dan ia berikan untuk Hani

“Hani…ini,makanlah agar kau tambah manis”ucap Sehun memberikan roti pada Hani sambil mengusap pelan pipi kanan Hani,membuat Chanyeol hanya bisa menundukan kepalanya dan pura-pura tidak melihat mereka. Hani hanya bisa tersenyum canggung mendapat perlakukan Sehun

“Gomawo Sehun…”

“Cheonma yeobo….”balas Sehun

Hani memang sangat manis,sehingga membuat Sehun cinta mati kepadanya. Seusai sarapan pagi Sehun mengajak Hani untuk mengobrol di taman belakang rumah mereka. Sesampainya di sana mereka duduk bersebelahan

“Hani…aku tahu mungkin kau memang belum bisa mencintaiku…tapi akan kubuat kau mencintaiku dengan caraku sendiri,aku pasti bisa…”Sehun menatap dalam pada Hani. Hani pun menoleh dan membalas tatapan mata Sehun,mencari kebohongan dalam matanya,tapi dia tidak menemukan apa-apa,yang dia yakini kalau Sehun sungguh-sungguh padanya.

“Sehun…mengapa kau menyukaiku? Padahal keluargaku berantakan,apa kau tidak malu punya istri sepertiku?”tanya Hani sambil menundukan kepalanya

“Hei…”Sehun mengangkat dagu Hani agar melihat wajahnya

“Kenapa aku harus malu dengan keadaan keluargamu? Yang terpenting perasaanku tidak akan berubah padamu,aku tidak mempermasalahkan mengenai keluargamu,justru itu,sekarang aku di sini ada untuk membahagiankanmu sayangku”

Hani sedikit tersentak mendengar jawaban Sehun,karena Sehun menjawab persis seperti Chanyeol dulu saat dirinya bertanya begitu

“Gomawo Sehunnie…”mata Hani sedikit berlinang air mata. Sehun pun spontan sedikit terkejut mendengar Hani memanggilnya “Sehunnie”,Sehun pun mencium lembut bibir Hani tanpa bertanya-tanya lagi. Ia sangat menyanyangi wanita yang diciumnya itu. Hani pun tidak menggubris perlakuan Sehun padanya. Tanpa mereka sadari ada seorang yang memandang mereka dari kejauhan dengan tatapan sedih.

End Author POV

Chanyeol POV

Mereka berciuman? Oh Tuhan…apa mungkin Hani mulai melupakanku? Dan ia mulai menerima Sehun? Apa memang begini akhirnya? Haruskan aku benar-benar merelakan Hani untuk Sehun

End Chanyeol POV

Hani POV

Sehun menciumku? Bagaimana ini? Aku ingin menolaknya tapi aku tidak tega,maafkan aku Sehun,maafkan aku juga Chanyeol,jika kau melihat kami,bagaimana pun juga hanya Chanyeol yang aku cintai.

End Hani POV

Author POV

Malam pun tiba,jam sudah menunjukan pukul 8 malam. Namun keramaian di kota Seoul belum padam,orang-orang masih semangat berada diluar rumah ada yang menghabiskan waktunya di mall,di rumah makan bersama keluarganya atau pasangannya,bahkan ada juga yang menghabiskan waktunya di club malam. Tapi tidak dengan Hani atau pun Chanyeol,mereka menghabiskan waktu dengan menonton TV dirumah mereka

“Hani…jika kau mau tidur,tidur duluan saja,tapi kau tidak boleh tidur sendiri,tidurlah dengan Chanyeol hyung…aku ada perlu dengan temanku,mungkin akan telat pulang,aku akan bawa kunci”

“Malam-malam begini kau mau kemana Sehun-ah?”sergah Chanyeol

“Ah? Aku ada perlu dan sudah janji dengan temanku hyung…”jawab Sehun

“Nugu? Dan kenapa harus semalam ini? Tidak bisa besok kah?”

“Aku pergi dengan Kai…kamu sudah janji hyung”

“Anak itu,sudah kubilang berapa kali kau jangan terlalu dekat dengan anak itu,dia itu berandal,aku takut kau terbawa-bawa olehnya”

“Hyung…Kai bukan orang seperti itu,dia anak baik,aku tidak akan terbawa hal-hal negatif olehnya hyung,percayalah padaku”

“Terserah kau saja,awas kalau kau pulang dalam keadaan mabuk atau terseret dalam kasus apapun,aku akan bilang pada appa”

“Baik hyung…kau tenang saja. Aku pergi dulu ne…Hani aku pergi dulu ne…”Sehun mencium sekilas pipi Hani sebelum dia pergi

Tinggalah hanya Hani dan Chanyeol di rumah

“Aku ngantuk…aku ke kamar duluan ne…”kata Hani tanpa menoleh pada Chanyeol,dan langsung masuk kamar. Tak lama kemudian Chanyeol pun menyusul ke kamar

“Ternyata kau belu tidur? Katanya kau sudah ngantuk?”tanya Chanyeol sambil duduk di tepi kasur

“Ah…mianhae…aku bohong padamu. Aku hanya gugup saja sekarang berhadapan denganmu sebagai suami istri…”

Chanyeol tersenyum jail dan mendekati Hani.

“Jadi sekarang kita sudah suami istri ne? Hm…apa yang harus dilakukan suami istri eoh?”Chanyeol sengaja mendekatkan bibirnya pada telinga Hani bahkan sedikit mencium telinganya

“Aah…”Hani sedikit melenguh. Chanyeol sengaja menyentuh daerah sensitif Hani,ia pun mulai memberikan beberapa kissmark di leher dan pundak Hani

“Yeolli-ah…”Hani melenguh nikmat sambil sedikit menjambak rambut Chanyeol. Kemudian Chanyeol mencium bibir Hani,melumatnya dengan lembut dan dalam,Chanyeol tidak sabar ingin memasukan lidahnya ke dalam mulut mungil Hani dan menjelajahi sebelum rongga mulut Hani. Hani menikmati ciuman Chanyeol,dia juga meraba-raba punggung Chanyeol

Chanyeol menghentikan ciuman nya perlahan dan menatap dalam mata Hani

“Hani…saranghaeyo…”Chanyeol membelai pipi Hani

“Nado saranghaeyo Yeolly…”balas Hani

Mereka pun melanjutkan apa yang mereka lakukan tadi,menikmati malam sebagai suami istri

*

Keesokan harinya Hani bangun dan mendapati Chanyeol masih disebelahnya dan menatapnya dengan penuh sayang

“Selamat pagi yeobo,bagaimana tidurmu semalam?”tanya Chanyeol dengan senyuman khasnya

“Hmm,nyenyak,kau sendiri?”

“Sangat nyenyak…aku tidak menyangka kalau istriku sangat seksi…”puji Chanyeol sambil mengeluarkan sedikit seringaiannya

“A…apa maksudmu eoh?”kata Hani malu-malu

“Kau tidak akan melupakan apa yang kita lakukan semalam bukan?”Chanyeol mencolek dagu Hani

“Hmpt~ yeolly~ jangan menggodaku di pagi hari”Hani menutup matanya rapat-rapat

“Haha…istriku sangat lucu jika sedang malu-malu…baiklah ayo kita keluar,pasti Sehun sedang menunggumu…”ajak Chanyeol

Mereka pun keluar dari kamar mereka dan menuju ke meja makan,disana sudah ada Sehun menyiapkan sarapan untuk mereka bertiga

“Hei,semalam kau pulang jam berapa?”tanya Chanyeol

“Eoh? Kalian sudah bangun? Selamat pagi Hani. Hmm,jam 11 hyung hehe,semalam aku langsung tertidur di kamar…”

“Kau tidak mabuk kan?”

“Tidak hyung,kau cium saja aku,apa aku bau alkohol?”canda Sehun

“Aku tidak mau menciummu,aku masih normal”jawab Chanyeol polos. Hani hanya tersenyum kecil mendengar jawaban Chanyeol

“Hei…ayo hari ini kita jalan-jalan bertiga”ajak Sehun riang

“Kau tidak aneh jika kita jalan-jalan bertiga?”tanya Chanyeol yang sedang makan roti

“Aneh? Aku tidak merasa aneh,iya kan Hani? Kau mau kan?”

“Hm…aku terserah kalian saja…”jawab Hani

“Kuanggap jawabanmu ‘iya’ ne… Nah,hyung kau juga…lagi pula ini kan hari minggu”rengek Sehun

“Haah…yasudah,baiklah aku mengalah”jawab Chanyeol pasrah

“Yehet…”seru Sehun

Akhirnya mereka bertiga pergi keluar untuk jalan-jalan,mereka mengunjungi sungai Han. Pemandangan disana sangat indah,ada banyak orang yang berkunjung kesana,entah itu keluarga,teman atau sepasang kekasih. Sesampainya disana Sehu terlihat sangat tidak ingin jauh-jauh dengan Hani. Sehingga ia menggenggam erat tangan Hani,melihat itu Chanyeol hanya bisa diam dan ingin menjaga jarak dengan mereka,ia ingin Sehun bahagia juga.

“Hei,kalian lapar? Aku tinggal dulu ne,aku akan cari makan untuk kalian…”kata Chanyeol langsung pergi meninggalkan mereka berdua

“Oke hyung~”jawab Sehun sambil sedikit berteriak

“Sehun kita bagaimana?”tanya Hani bingung

“Kita?Hmm…kita duduk disana saja…”jawab Sehun sambil menunjuk sebuah kursi di sana.

“Hm…baiklah”

“Kajja~”Sehun menarik tangan Hani

Mereka pun duduk di kursi taman dekat pohon yang rindang. Menikmati keindahan sungai Han

“Hani,kau suka tempat ini?”tanya Sehun memulia pembicaraan

“Ne Sehunnie,aku suka sekali,tempat ini sangat indah…”jawab Hani tersenyum manis,Sehun ikut tersenyum melihat senyuman Hani yang manis.

“Dulu,appa dan eommaku pertama kali bertemu di tempat ini,hingga akhirnya mereka menikah,tapi eomma mengalami pendarahan saat melahirkanku,dan akhirnya meninggal,sehingga aku tidak pernah merasakan kasih sayang seorang ibu…”

Hani menjadi lebih kasihan pada Sehun,dia tidak menyangka Sehun hidup dalam penderitaan seperti ini,tapi ia selalu tersenyum menghadapi semua ini.

“Lalu,apa appamu menikah lagi?”tanya Hani hati-hati

“Ani…dia tidak menikah lagi,bagi appa wanita satu-satunya dalam hatinya hanya ada eomma,sama sekali tidak ada pikiran untuk menikah dan mencari wanita lain bagi appa…”jawab Sehun

“Kalau begitu,appamu orang yang baik,buktinya ia tidak mencari wanita lain sebagai pengganti ibumu”

“Ne,kau benar,aku bangga dengan appa…aku ingin seperti appa,dapat menjalani semua masalah dengan tenang…”

“Kau pasti bisa Sehunnie…”lagi-lagi Hai memberikan senyum manisnya pada Sehun

“Terima kasih istriku…”Sehun mengelu pelan pipi Hani,membuat Hani sedikit merona

“Dari dulu aku ingin sekali mengajak yeoja yang aku cintai ke tempat ini,dan menikmati tempat ini bersamanya…akhirnya terwujud juga…”Sehun tersenyum lega pada Hani

“Tapi kenapa kau mengajak Chanyeol juga?”

“Karena bagaimana pun,Chanyeol juga adalah suamimu,aku tidak bisa egois jika hanya mengajakmu saja kesini,walau aku sangat mencintaimu,apalagi Chanyeol adalah kakakku juga bukan…bilamana suatu saat nanti aku tidak bisa menjagamu lagi,setidaknya ada Chanyeol hyung yang akan terus menemani mu dan melindungimu”jawab Sehun

“Hei…kenapa kau bilang begitu?”sergah Hani

Sehun tidak menjawab pertanyaan Hani

“Aku beli minum dulu ne…kau pasti hauskan? Jangan kemana-mana,tunggu aku disini”Sehun pun meninggalkan Hani

Author POV end

Sehun POV

Memang benar Hani…bilamana suatu saat nanti aku sudah tidak kuat melawan penyakit ini,setidaknya ada Chanyeol hyung yang menggantikan ku untuk selalu menemani dan menjagamu…walau mungkin hidupku tidak lama lagi,setidaknya aku pernah merasakan hidup bersamamu,melihat senyum manismu untukku,berbicara denganmu,bercanda denganmu,semua itu sudah lebih dari cukup buat ku…ah sial,lagi-lagi aku mimisan,aku harus segera membasuhnya,jangan sampai Hani tahu.

Sehun POV end

Author POV

“Aish…Sehunnie kok lama yah…Chanyeol juga mencari makan lama sekali,dasar adik kakak,seenaknya saja meninggalkan aku,hmpt~”Hani terlihat sedikit kesal dan mempoutkan bibirnya

Tanpa ia sadari ada seorang namja dari kejauhan yang terus memperhatikannya sejak Sehun meninggalkannya

“Aigo…yeoja itu sangat manis,cantik dan sangat menggoda eoh~”kata seorang namja berkulit eksotis yang sedari tadi terus memperhatikannya

“Aku harus mendapatkannya!”katanya lagi

Namja itu pun mau menghampiri Hani,namun baru satu langkah saja ia sudah berhenti,ia melihat ada namja lain yang menghampiri Hani dan duduk disebelahnya

“Sehun? Hm…apa mungkin yeoja itu istrinya? Aku tidak sempat datang saat pesta pernikahan nya…ini akan sangat menarik…”kata namja itu sambil mengeluarkan seringaiannya

“Hani-ya…maaf membuatmu menunggu lama ne~ tadi aku ingin ke toilet dulu hehe…ah ini silakan di minum…”Sehun memberikan segelas bubble tea rasa Taro untuk Hani

“Ne,gwenchana Sehunnie…gomawo…”

“Ngomong-ngomong Chanyeol hyung kemana sih? Mencari makan lama sekali…”Sehun mulai meminum bubble tea coklatnya

“Molla…jangan-jangan dia malah pulang”

“Sehun~”panggil seseorang

“Sehun pun menoleh ke arah suara itu”

“Ah,Kai…kau sedang apa disini?”

“Sedang apa? Tentu saja menikmati sungai ini,haha…”jawab Kai langsung duduk disebelah Sehun

“Dia siapa?”tanya Kai pada Sehun,namun matanya terus memandangi Hani

Hani merasa risih dengan sosok Kai ini,ia merasa seperti ada yang tidak beres dengan orang ini

“Dia ini istriku…kau sih waktu itu tidak datang,jadi tidak tahu kan istriku yang mana,haha…”jawan Sehun

“Ah begitu…kau sangat beruntung yah,istrimu cantik sekali,manis pula…”lagi-lagi Kai terus memandangi Hani

“Ne,aku sangat beruntung memilikinya…”

“Aku Kai~”Kai mengulurkan tangan nya pada Hani. Hani sempat kaget dan takut sebelum akhirnya ia menjabat tangan Kai

“Hani…”Hani cepat-cepat melepaskan tangan Kai

“Tapi kudengar,hyungmu juga menikah dengan nya?”tanya Kai lagi

“Ah ne…kami berdua memang menikah dengan Hani…”jawab Sehun

“Hmm…begitu…Chanyeol hyung beruntung juga yah bisa ikut menikah dengan Hani,andai aku juga seperti Chanyeol hyung…”kata Kai berandai-andai

“Memangnya apa yang akan kau lakukan jika jadi sepertiku eoh?”sahut Chanyeol yang tiba-tiba datang dan duduk disebelah Hani

Spontan semuanya menoleh pada Chanyeol yang baru datang

“Hehe,aniya hyung…aku hanya bercanda…”jawab Kai cengengesan

“Hyung,kau dari mana saja? Lama sekali kami pikir kau sudah pulang…”

“Mianhae…tadi saat beli makan aku mengantri…kalian sudah lapar ne?”jawab Chanyeol sambil menoleh pada Sehun dan Hani

“Ani…kami tidak lapar,kami hanya mecemaskanmu yeolly…”jawab Hani sambil menatap hangat Chanyeol

Chanyeol sedikit terhenyak dengan tatapan dan kata-kata yang diucapkan Hani

“Gomawo Hani…”ucap Chanyeol sambil menatap dalam mata Hani dan sedikit tersenyum

“Hyung,kau bawa makan apa?”tanya Sehun

“Aku bawa makanan kesukaan kita…”jawab Chanyeol ringan

“Apa itu?”tanya Hani

“Jjangmyun kah?”tanya Sehun berbinar-binar

“Iyap~ betul,kau juga suka kan Hani?”

“Hmm…ne,aku lumayan suka”

“Baiklah kalau begitu,tepat sekali aku belikan ini untuk kalian”

“Untukku mana hyung?”canda Kai

“Memangnya kau siapa?”jawab Chanyeol cuek

“Hahahahahaha…aku suka jawabanmu hyung”kata Sehun yang tiba-tiba tertawa keras sambil meninju pelan lengan Chanyeol. Chanyeol hanya tersenyum kecut,sama dengan Kai yang tersenyum kecut saat mendengar jawaban Chanyeol. Kai tahu kalau dari dulu Chanyeol seperti yang tidak suka pada dirinya.

*

Hani POV

Aku sangat takut berada didekat namja yang bernama Kai itu. Dari cara dia menatapku,aku sangat merasa tidak nyaman saat ditatap olehnya,seakan dia mau melakukan sesuatu yang tidak beres. Padahal meski tadi ada Sehun di sampingku aku tetap takut dan khawatir dengan Sehun. Tapi saat Chanyeol datang,perasaanku jadi kembali lega. Aku harus hati-hati dengan orang yang bernama Kai itu…

End Hani POV

AuthorPOV

Hari sudah mulai gelap,matahari mulai turun dari tempatnya berpijak. Tidak terasa mereka menghabiskan waktu bertiga di sungai Han

“Ayo kita pulang”ajak Chanyeol pada Sehun dan Hani

“Hyung~ aku masih ingin disini…”rengek Sehun

“Kau ingin jalan sendiri atau aku yang menggusurmu?”ancam Chanyeol sambil bercanda

“Ayolah Sehunnie kita pulang,ini sudah sore…”ajak Hani juga

“Gendong aku saja hyung,haha…”gurau Sehun

“Hahaha~ kau lucu sekali. Cepat pulang!”

“Tidak mau,kau harus menggendongku dulu hyung,sama seperti kita waktu kecil dulu…”

“Dasar kau bocah”Chanyeol sedikit menjitak pelan kepala Sehun

“Auw~ hyung kau jahat~ Hani…aku dipukul Chanyeol hyung…”Sehun memasang sedikit muka aegyonya di depan Hani

Hani hanya bisa tersenyum melihat tingkah adik kakak yang ada di depan nya saat ini.

“Sudah…ayolah kita pulang”Hani menepuk pundak keduanya sambil tersenyum lembut

“Nah,dengarkan kata istrimu~”timpal Chanyeol

“Haah~ baiklah…”jawab Sehun pasrah

Mereka pun akhirnya pulang. Di perlajanan pulang Hani merasa ada sesuatu yang tidak enak,tiba-tiba saja bulu kuduknya berdiri,ia pun mendekati Chanyeol dan sedikit berbisik pelan pada Chanyeol karena takut Sehun mendengarnya

“Yeolly~ aku takut,aku merasa seperti ada yang tidak beres dengan namja yang bernama Kai itu…”bisik Hani sepelan mungkin. Chanyeol mengerti akan kata-kata Hani itu

“Tenanglah,ada aku disini…”Chanyeol pun menenangkan Hani sambil menggenggam erat tangan Hani.

Hani jadi sedikit lebih tenang mendengar perkataan Chanyeol. Sedangkan Sehun terus asik dengan game di ponselnya. Tanpa mereka sadari Kai yang mereka kira sudah pulang sejak tadi siang ternyata sekarang sedang membuntuti mereka. Karena kai belum tahu rumah Sehun yang baru setelah menikah dengan Hani. Chanyeol sendiri merasa seperti ada yang membuntuti mereka dari tadi. Untuk berjaga-jaga Chanyeol berniat untuk mengambil jalan pintas agar dapat mengecoh orang yang membuntuti mereka.

“Sehun,bisakah kau berhenti pacaran dengan ponselmu?”

“Haha,wae hyung?”Sehun masih asik dengan ponselnya

“Jika kau ingin pulang dengan selamat,ikutilah kata-kataku…”kata Chanyeol dengan wajah serius

“Aish~ kau ini aneh-aneh saja hyung,baiklah”Sehun memasukan ponselnya ke sakunya

“Sekarang kau berdirilah di samping Hani,jadi Hani berada di tengah-tengah kita,jangan sampai kau lepaskan tangan nya”titah Chanyeol

Sehun pun mengambil posisi seperti yang disuruh oleh kakaknya,namun ia masih bingung dengan maksud kakaknya itu.

“Hyung sebenarnya ada apa?”tanya Sehun yang masih bingung

“Aish…kau ini…mengertilah sedikit maksudku…hari sudah mulai gelap,tidak baik jika Hani dibiarkna berada di paling pinggir,dia kan yeoja,di harus berada di antara kita agar aman…kau ini,bukan kah kau sangat menyukai Hani,lalu kenapa kau malah seperti tidak apa-apa jika Hani di paling pinggir. Kau tidak khawatir?”jelas Chanyeol panjang lebar

“Ah ne…kau benar hyung,aku baru kepikiran sekarang…mian ne Hani~”Sehun menggenggam erat tangan Hani

“Ne,gwenchana Sehunnie…”

“Sekarang ikutilah langkahku ne~”kata Chanyeol lagi

Sehun dan Hani pun mengikuti arah Chanyeol jalan. Langkah Chanyeol semakin cepat,dan membuat Sehun semakin bingung dengan tingkah kakaknya itu. Akhirnya mereka berhasil lolos dari Kai,dan Kai pun mengumpat sial karena kehilangan jejak mereka

Sesampainya dirumah Sehun bertanya-tanya keheranan pada Chanyeol

“Hyung,kau ini kenapa sih? Aku merasa ada yang aneh denganmu…”

“Tidak apa-apa,aku hanya berjaga-jaga saja,takutnya ada serigala berhidung belang yang mengincar Hani…”jawab Chanyeol santai.

Sehun pun terdiam mendengar kata-kata Chanyeol,ia pun menoleh pada Hani.

“Hani-ya…”panggil Sehun lembut

Hani pun menoleh pada Sehun

“Malam ini kau tidur denganku ne…”pinta Sehun

Chanyeol pun terdiam sebentar mendengar permintaan Sehun pada Hani,sebelum akhirnya ia masuk kamarnya dan pura-pura tidak peduli

“Ne,baiklah”jawab Hani

Sehun pun menggandeng tangan Hani dan menuntunnya masuk ke kamarnya,sebelum masuk,Hani sempat menoleh ke pintu kamarnya Chanyeol sebelum akhirnya ia masuk ke kamar Sehun

“Hani…”Sehun memeluk Hani dari belakang

“N…ne?”jawab Hani gugup

Sehun tersenyum geli

“Kau tenang saja ne~ aku tidak akan melakukan apa-apa padamu,aku hanya ingin memeluk dan menciummu saja…”

Hani terdiam

Sehun membalikan badan Hani dan mencium lembut bibirnya,kemudian memeluk erat pinggangnya

“Aku sangat menyukaimu”kata Sehun di sela-sela ciuman mereka

End Author POV

Chanyeol POV

Aku tidak bisa apa-apa saat mendengar Sehun ingin tidur dengan Hani. Apa yang mereka lakukan sekarang? Apa mungkin mereka…Haah~ kuharap mereka tidak melukukannya. Bagaimana pun juga aku masih sulit merelakan Hani untuk Sehun

End Chanyeol POV

Author POV

Pagi-pagi sekali Sehun sudah pergi keluar. Membuat orang rumah sedikit cemas. Apalagi Sehun belum mengabari akan pergi ke mana dan mau apa.

“Tidak biasanya Sehunnie tidak pamit…”kata Hani di meja makan saat sarapan dengan Chanyeol

“Entahlah anak itu…aku khawatir jika dia pergi dengan Kai…”

“Ne,aku juga tidak suka dengan orang itu”

“Dia itu berandal,aku takut Sehun terbawa-bawa olehnya…”

“Tapi aku percaya,Sehun tidak akan jadi seperti Kai kok…”

Chanyeol hanya diam dan menoleh sekilas pada Hani

“Semalam…apa kau dan Sehun melakukannya?”tanya Chanyeol hati-hati

Hani terdiam mendengar perkataan Chanyeol

PLAK!

“Aww~ appo…”seru Chanyeol sambil memegang kepalanya yang dijitak pake koran oleh Hani.

“Dasar kau pabbo! Mana mungkin aku melakukan nya dengan Sehun,mana mungkin aku melakukan nya dengan orang yang tidak kucinta sama sekali…aku hanya menyukaimu Chanyeol”protes Hani

“Mianhae~ tapi kau tidak perlu memukulku juga kan,hei aku ini suamimu…”Chanyeol masih mengelus kepalanya

“Suami mana yang tidak percaya pada istrinya sendiri hm? Hmpt~”Hani membalikan badannya memunggungi Chanyeol sambil mempoutkan bibirnya.

Chanyeol tertawa melihat tingkah lucu Hani,ia membalikan badan Hani agar menghadapnya. Dilihatnya Hani masi cemberut,namun menggemaskan.

“Mianhae yeobo…aku tidak akan meragunkanmu lagi kok…aku hanya takut kehilanganmu..,maafkan aku ne,istriku~”goda Chanyeol

Pipi Hani memerah,kemudian ia mengangguk sambil tersenyum. Chanyeol pun memeluknya dan mencium keningnya sebagai tanda sayangnya untuk Hani

“Hani,bagaimana jika kita melakukannya sekarang? Kebetulan Sehun tidak ada ^^”kata Chanyeol dengan wajah konyolnya

“Yeollieee…”

PLAK!

“Aww~aish..”rintih Chanyeol.

Lagi-lagi Hani memukul kepala Chanyeol dengan koran sekaligus menginjak kakinya kemudian pergi meninggalkannya

“Dasar…”Hani pun pergi

*

“Mwo? Jadi kau belum pernah melakukan itu dengannya sampai sekarang?”tanya Kai tidak percaya

“Ne…wae?”jawab Sehun acuh

“Apa kau tidak normal? Istrimu itu cantik dan sangat manis,bagaimana bisa kau melewatkannya begitu saja?”

Sehun pun menatap Kai

“Yang kuinginkan darinya bukanlah menikmati tubuhnya atau sekedar hawa nafsuaku ingin membuatnya bahagia,melindunginya dan selalu menemaninya,aku tidak akan memaksanya jika dia tidak mau melakukannya denganku”tegas Sehun

“Kau ini…lembek sekali sebagai suami,harusnya dia menghargaimu sebagai suami…” Sehun tidak menggubrisnya

“Kalau begitu…boleh aku mencicipinya terlebih dahulu?”Kai mulai tidak bisa mengontrol dirinya

Spontan Sehun mencengkram kerah baju Kai

“Jangan pernah berani kau menyentuh Hani seujung jaripun…dia adalah gadis baik-baik,jika kau macam-macam dengannya,aku tidak akan segan-segan untuk menghajarmu…”Sehun menatap tajam mata Kai,sebelum akhirnya ia pergi meninggalkan Kai

“Cih…berani nya kau Park Sehun mengancamku…lihat saja apa yang akan kulakukan nanti…”Kai terseyum licik

*

Jam sudah menunjukan pukul 2 siang. Saat itu Chanyeol sedang mengerjakan pekerjaan kantornya di rumah,karena tidak lama lagi ia akan meneruskan perusahaan ayahnya. Siang itu Sehun belum juga pulang. Hani yang cemas pada Sehun hanya bisa mondar-mandir menunggu Sehun pulang,karena Sehun tidak membawa ponselnya.

“Hani-ya~ bisakah kau berhenti mondar-mandir seperti itu?”seru Chanyeol yang masih sibuk mengetik pekerjaan kantornya

“aku jika khawatir pasti selalu seperti ini…”jawab Hani

“Jadi kau sangat khawatir padanya ne~ tenanglah…jika dia lapar pasti dia akan pulang…”

“Memangnya kau tidak cemas?”

“Aku sudah biasa menunggu Sehun seperti ini…kau tenanglah~ dia pasti baik-baik saja,lagian dia bukan anak kecil lagi…”jawab Chanyeol yang masih fokus pada layar komputernya

“Aku pulang…”seru Sehun yang tiba-tiba sudah pulang

“Sehunnie,kau dari mana saja? Kenapa tidak mengabari kami kalau kau mau keluar rumah…”sergap Hani

“Kau…sepertinya sangat mengkhawatirkanku ne Hani~?”bukannya menjawab tapi Sehun malah sedikit menggoda Hani

“Ne~ dia sangat mengkhawatirkanmu dari tadi. Sehunnie,seharusnya kau ingat sekarang kau punya istri,sudah seharusnya kau memberi kabar dulu sebelum pergi,jangan sampai membuat khawatir…”tegas Chanyeol

“Ne hyung,mianhae…mianhae Hani…”

“Gwenchana~ kau sudah makan?”tanya Hani

“Ania…aku tidak lapar…”jawab Sehun sambil menggaruk tengkuknya yang sama sekali tidak gatal

“Kau harus makan Sehunnie~ hampir seharian berada di luar rumah seperti itu,memangnya kau tidak lapar eoh?”

“Ne…kau harus makan,aku akan memasak untukmu…”kata Hani yang langsung pergi ke dapur untuk memasak

Ketika Hani sedang memasak di dapur,Sehun menghampiri Chanyeol dengan wajah serius

“Hyung~”

“Hm?”jawab Chanyeol yang masih fokus pada layar komputernya

“Apa kau menyukai Hani?”tanya Sehun dengan wajah serius

DEG!

Jantung Chanyeol serasa mau berhenti saat Sehun bertanya seperti itu padanya. Tapi ia tetap memasang wajah biasa-biasa aja agar Sehun tidak curiga.

“Ania…aku tidak menyukainya…”

“Kau tidak menyanyanginya?”tanya Sehun lagi

Chanyeol tampat sedikit terdiam dan bingung mau menjawab apa sebelum akhirnya ia menjawab

“Mungkin sebagai adik…”jawab Chanyeol sekenanya

“Kau bohong hyung~ kau menyukuai Hani kan? Aku bisa lihat dari caramu saat memandangnya…”

Chanyeol hanya bisa diam dan tidak menganggapi perkataan Sehun

“Hyung~ jujurlah padaku,aku tidak akan marah padamu…justru aku akan sangat lega dan senang jika kau menyukai dan menyayangi Hani…itu berarti aku bisa menitipkan Hani padamu,jika suatu saat nanti aku pergi…”

“Hei apa yang kau bicarakan? Kau tidak akan pergi kemana-mana Sehun,kau jangan putus asa seperti ini…”sergah Chanyeol

“Hyung~”

“Sudahlah..aku sedang sibuk,kau makanlah,dan jangan berfikiran yang aneh-aneh ne~”

Tak lama Hani datang dan membawa sepiring ddeoboki untuk Sehun

“Ini Sehunnie…kau harus makan ne~”kata Hani sambil menyodorkan piring pada Sehun

“Aku ingin disuapi olehmu…”kata Sehun manja

Hani tersenyum manis mendengar Sehun bermanja-manja padanya

“Arraseo~”jawab Hani sambil tersenyum

Hani pun menyuapi Sehun,Chanyeol hanya melirik sekilas,tanpa sengaja Hani juga menatapnya,Chanyeol cepat-cepat mengalihkan padangan nya lagi pada komputer di depannya

“Hani…”panggil Sehun lembut

“Ne?”

“Sore ini aku ingin jalan-jalan keluar denganmu…”pinta Sehun sambil menatap lembut mata Hani

Hani membalas tatapan Sehun

“Baiklah…”jawab Hani

Lagi-lagi Chanyeol melirik sekilas Hani dan Sehun. Sehun pun tersenyum riang dengan jawaban Hani

“Gomawo Hani-ya~”spontan Sehun memeluk Hani. Hani sedikit tersentak saat Sehun memeluknya. Chanyeol pun hanya menutup rapat-rapat matanya dn sedikit memalingkan wajahnya ke arah yang berlawanan dengan Sehun dan Hani. Hani yang melihat tingkah Chanyeol serba salah,ia tidak ingin menyakiti hati keduanya.

*

Sore itu Sehun sudah siap-siap untuk pergi kencan dengan Hani. Hani pun sudah siap dan Chanyeol baru selesai mandi

“Hyung kami pergi dulu ne~”kata Sehun

“Kalau kau lapar aku sudah menyiapkan makan,kau panaskan saja ne…”tambah Hani

“Ah ne,gomawo…kalian hati-hati ne…jangan pulang terlalu malam…”pesan Chanyeol

“Arraseo hyung~”

Sehun pun menarik tangan Hani dan mereka pun keluar untuk jalan-jalan. Chanyeol hanya bisa menahan rasa cemburunya saat Sehun memegang tangan Hani,apalagi sekarang mereka sedang kencan

End Author POV

Chanyeol POV

Mengapa Sehun tiba-tiba bertanya seperti tadi? Tidak mungkin kan kalau aku bilang bahwa aku juga menyukai Hani. Tidak mungkin aku menyakitinya. Tapi…melihat dirinya dan Hani…Ania,aku harus tahan rasa cemburuku ini,aku tidak boleh egois,sebagai kakaknya aku harus membuatnya bahagia,walaupun mengorbankan perasaanku sendiri…Tunggu~ entah kenapa perasaanku seperti tidak enak dan ada sesuatu yang tidak beres. Astaga~! Aku lupa…Kai! dia orang yang berbahaya,apa lagi setelah melihat Hani kemarin..aku jadi khawatir dengan mereka. Sebaiknya aku menghubungi Sehun

Kring kring kring

Astaga~Sehun tidak membawa ponselnya,baiklah aku coba hubungi Hani

“Nomor yang anda tuju sedang tidak aktif atau berada di luar jangkauan,silahkan hubungi beberapa saat lagi”

Pip

Sial…pomsel Hani pun tidak aktif. Aku harus menyusul mereka,aku khawatir pada mereka. Aku pun mengambil jaket dan mengenakan topi hitamku dan langsung pergi menyusul mereka

End Chanyeol POV

Author POV

“Hani-ya kau mau ice cream?”

“Hmm…Sehunnie mau?”

“Kenapa kau bertanya balik? Haha…kalau kau mau ayo kita beli”Sehun merangkul pundak Hani

“Hmm…aku ingin makan jjangmyun”Hani mempoutkan kecil bibirnya

“Aigo…kau ini manis sekali. Arraseo kajja kita makan jjangmyun…”Sehun mencubit pelan pipi Hani

Mereka pun memesan 2 porsi jjangmyun. Tanpa mereka sadari ada seorang namja dari kejauhan menatap tajam ke arah mereka.

5 menit kemudian pesanan jjangmyun Hani dan Sehun pun datang dan mereka makan dengan lahapnya. Hani terlihat sangat senang memakan jjangmyunnya. Sehun hanya tersenyum melihat Hani. Selesai makan tiba-tiba perut Hani mual dan ia cepat-cepat pergi ke toilet

“Hani-ya~”panggil Sehun yang berusaha mengejar Hani,namun ia tidak bisa masuk ke toilet wanita

Di toilet Hani mual-mual dan muntah,kepalanya sedikit pusing

“Aigo~ aku ini kenapa? Padahal aku tidak telat makan,apa mungkin aku masuk angin…sebaiknya kami pulang saja…”rintih Hani

Hani pun keluar dari toilet dan mendapati Sehun berada di depan toilet

“Hani-ya~ kau kenapa? Aku sangat khawatir melihatmu…”tanya Sehun sambil memegang pundak Hani

“Ania…gwenchana…mungkin aku hanya masuk angin,tidak apa-apa kan kalau kita pulang sekarang Sehunnie?”tanya Hani hati-hati karena takut menyakiti perasaan Sehun

“Ah ne~ tentu saja tidak apa-apa,kau memang harus istirahat Hani…”Sehun merangkul pundak Hani

Baru saja mereka keluar dari restoran,tiba-tiba mereka dihadang oleh Kai dan anak buahnya. Kai membengkam Hani hingga Hani pingsan dan tak sadarkan diri,sedangkan Sehun di pukuli oleh anak buah Kai. Mereka berdua dibawa oleh Kai ke sebuah gudang yang sudah tua.

End Author POV

Chanyeol POV

Aku mencari-cari Sehun dan Hani,sampai akhirnya aku hampir menemukan mereka,tapi aku terlambat…mereka sudah dibawa oleh Kai. Sial! Ternyata firasatku memang benar,brengsek kau Kai! Lihat saja aku akan menghajarmu habis-habisan,apalagi jika kau menyentuh Hani dan menyakiti Sehun. Aku pun mengikuti mereka dengan mobilku.

End Chanyeol POV

Author POV

“Lepaskan aku!! Hiks…”isak Hani

“Brengsek kau Kai! Apa maumu? Lepaskan Hani! Aku tidak menyangka kau bisa melakukan ini pada temanmu sendiri!!”

“Teman? Haha…kalau kau teman,kenapa kau tidak mau berbagi denganku?”jawab Kai sambil membelai rambut panjang Hani

“Jangan sentuh Hani!!!”

“Kau berani padaku? Hajar dia!”titah Kai pada anak buahnya

BUKK!

“Arrghh~”Sehun sangat kesakitan karena perutnya di pukuli oleh anak buah Kai

“Sehunnie~!!! Hiks…hiks…”Hani menjerit histeris

“Hahahahahahaha~”Kai tertawa puas

“Kau bajingan Kai! Brengsek kau! Apa maumu? Jangan sakiti Sehun!!”

“Yang aku mau adalah dirimu sayangku~”jawab Kai sambil mengelus pipi Hani

Hani menjauhkan wajahnya dari tangan Kai dan membuang muka dengan kasar

“Aku tidak sudi di sentuh oleh mu!!”

“Ah~ kalau begitu~”Kai menoleh ke arah anak buahnya dan memberi isyarat untuk memukuli Sehun

BUKK! BUK!

Lagi-lagi Sehun dipukuli oleh anak buah Kai. Sehun memang tidak pandai bela diri,berbeda dengan Chanyeol

“Andwae~~~!!! Hiks…jangan sakiti Sehun,kumohon…”

“Kalau begitu biarkan aku menyentuhmu~”

“Jangan Hani~! Jangan menyerahkan dirimu begitu saja pada bajingan itu…tidak usah pedulikan aku…masih ada Chanyeol hyung yang membutuhkanmu dan akan menjagamu”

“Bagaimana Hani?”Kai seakan tidak mendengar Sehun

“Hani dengarkan aku Hani!!”

“Aish~”Kai berdecak dan menyuruh anak buahnya menghajar Sehun lagi

BUKK!!

Lagi-lagi Sehun mendapat pukulan yang membuatnya kali ini jatuh terkapar dengan berlumuran darah dari mulutnya.

Melihat itu Hani pun menjadi pucat

“Ne! Baiklah,kau boleh menyentuhku,tapi jangan sakiti Sehun lagi…hiks…”isak Hani

Kai pun tertawa jahat dan mendekati Hani

“Hani~”Sehun sudah tidak berdaya di tambah dengan penyakitnya itu

Hani hanya bisa menutup mata ketika Kai mulai membelai wajahnya

DUAGH!

Tiba-tiba Chanyeol datang dan mendobrak pintu gudang

“Brengsek kau Kai!! Lepaskan mereka!!”Chanyeol mengepalkan tangannya,namun yang ia hadapi bukan Kai,melainkan anak buahnya,Tao dan Suho,namun tak masalah bagi Chanyeol karena ia sudah pandai beladiri sejak ia kecil.

Tao mengambil ancang-ancang untuk memukul Chanyeol,namun Chanyeol menghindar dengan gesitnya

DUAKH!

Chanyeol menendang bokong Tao hingga Tao tersungkur ke bawah,Suho juga dibuat kewalahan oleh perlawanan Chanyeol. Melihat itu Kai jadi bingung karena ia pun menyadari bahwa dirinya sendiri tidak panda bela diri dan hanya bisa mengandalkan anak buahnya. Sekarang anak buahnya pun kewalahan menghadapi Chanyeol.

“Jika aku tidak bisa memiliki Hani,lebih baik Hani tidak usah hidup lagi”batin Kai dalam hatinya,ia pun mengambil kursi kayu dan mengarahkannya pada Hani dan berniat membunuh Hani dengan mumukulnya dengan kursi kayu yang dipegangnya.

“Matilah kau Hani!!”

DUAKH!

“Saranghaeyo Hani-ya~”

Ternyata Sehun menghalangi Hani saat Kai mau membunuh Hani sehingga kursi kayu itu hancur mengenai punggungnya,ia mengorbkan dirinya untuk menyelamatkan Hani,Sehun pun terkapar di bawah dalam keadaan menutup mata.

“Sehunnie~~~!!!”Hani menjerit histeris lagi,membuat Chanyeol menoleh dan melihat Sehun sudah tidak berdaya,kemarahannya pun semakin menjadi,ia mencengkram kerah baju Kai dan menghajar wajahnya hingga Kai babak belur,Chanyeol pun memanggil polisi.

Kai pun ditangkap oleh polisi begitu juga dengan Tao dan Suho dan Sehun di bawa ke rumah sakit oleh Hani dan Chanyeol

*

Dokter pun keluar dari ruang rawat Sehun

“Dok,bagaimana keadaan adikku?”tanya Chanyeol cemas

“Kalian yang bernama Chanyeol dan Hani? Silahkan masuk,pasien ingin bertemu dengan kalian”jawab dokter itu

Chanyeol dan Hani pun langsung masuk menghampiri Sehun yang terbaring di ruang rawat

“Sehun-ah…gwenchana? dokter bilang apa tentang kondisimu?”

“Sehunnie pabo~ hiks…kenapa kau menghalangiku dengan tubuhmu sendiri?”

“Aku tidak apa-apa hyung,Hani. Jangan khawatirkan aku…boleh kupinjam tangan kalian?”

Chanyeol dan Hani saling pandang sejenak sebelum akhirnya mereka menglurkan tangan mereka pada Sehun. Sehun menggapai tangan mereka.

“Sekarang ini,aku hanya ingin beristirahat,aku sudah lelah,hyung kau jagalah Hani baik-baik,jangan pernah menyia-nyiakannya,aku tahu kau pasti bisa menjaga dan melindunginyaHani gomawo untuk semua yang telah kau berikan padaku,walau pada akhirnya aku tetap tidak bisa mendapatkan hatimu. Karena kalian sendiri sebenarnya saling mencintai bukan? Sebenarnya aku sudah tahu,tapi aku tetap egois dan menjang penghalang di tengah-tengah kalian,mungkin ini hukuman untukku…”

“Kau ini bicara apa eoh? Jangan bicara yang tidak-tidak,kau pasti sembuh”potong Chanyeol

“Iya Sehunnie,kau jangan bilang kalau ini hukuman untukmu…”tambah Hani

“Maafkan aku ne…aku sayang kalian,hyung terima kasih atas pengorbananmu merelakan aku menikah dengan Hani,Hani terima kasih juga telah menerimaku…gomawo kalian…berbahagialah”Sehun menyatukan tangan Chanyeol dan Hani sebelum akhirnya dia menghembuskan nafas terakhirnya dan menutup mata.

“Sehun~?!”

“Sehunnie~”

“Andwae!! Kau tidak boleh meninggalkan hyung”Chanyeol pun tidak tahan lagi menahan air matanya

“Kenapa kau pergi secepat ini?”Chanyeol semakin menangis

Hani hanya bisa menunduk sambil menangis dan menenangkan Chanyeol

*

Sebulan kemudian setelah kematian Sehun,Chanyeol dan Hani menjalani kehidupan suami istri seperti biasa,mereka sudah bisa merelakan kepergian Sehun.

“Yeollie~ kau ini mandi lama sekali,aku sudah menyiapkan sarapan untukmu~”Hani memanggil-manggil Chanyeol

Tiba-tiba Chanyeol memeluk mesra Hani dari belakang

“Yeobo~”Chanyeol menaruh dagunya di pundak Hani

“Eoh~ kau kenapa Yeollie?”Hani menundukan kepalanya

“Kenapa apanya hmm~”Chanyeol mencium sekilas tengkuk Hani

“Yeolli~ cepat sarapan nanti kau telat ke kantor loh…”

“Ini kan hari minggu yeobo…”Chanyeol masih memeluk Hani

“Su..,sudahlah cepat sarapan”

“Haha,arraseo arraseo…kajja kita sarapan”

Hani mulai memakan rotinya. Baru 3 kali mengkunyah rotinya tiba-tiba Hani merasa mual-mual dan muntah sama seperti waktu dia kencan berdua dengan Sehun waktu itu.

“Hani kau kenapa?”tanya Chanyeol cemas

“Molla..sudah dua kali aku seperti ini…”jawab Hani lesu

“Kau hrasu di periksa,aku takut kau kenapa-kenapa,ne?”

“Tapi-“

“Sudahlah,kajja”ajak Chanyeol

Mereka pun akhirnya pergi ke dokter. Hani pun dibawa ke ruang periksa dan Chanyeol menunggu diluar ruang periksa. Setelah 10 menit menunggu,akhirnya hasilnya pun keluar

“Jadi istri saya kenapa dok?”Chanyeol duduk disebelah Hani

“Istri anda tidak apa-apa,saya hanya ingin mengucapkan,selamat anda akan menjadi seorang ayah,istri anda positif hamil dan usia kandungannya baru sebulan…mohon dijaga kandungannya jangan sampai terlalu lelah karena dapat membahayakan kandungannya…”

“Mwo? Istriku hamil? Ah terima kasih Tuhan…akhirnya aku akan jadi seorang ayah”Chanyeol pun memeluk Hani. Hani hanya tersenyum bahagia dalam pelukan Chanyeol

2 tahun kemudian

“Sehunnie~ eomma cape mengejarmu terus,sini eomma bacakan cerita ne~”Hani menunjukan buku cerita anak kecil pada anaknya. Ya,anaknya dengan Chanyeol yang mereka namai Sehun.

“Ne eomma…”jawab Sehun kecil riang dan menghampiri eommanya

“Sehunnie~ appa pulang bawa mainan untukmu”kata Chanyeol yang baru saja pulang dari kantornya. Sehun kecil pun menoleh kemudian ia menarik tangan Chanyeol untuk berkumpul bersama Hani di tengah-tengah mereka ada Sehun kecil. Mereka pun tertawa dan bahagia bersama,tampak dari jendela sosok Sehun sedang melihat ke arah keluarga kecil yang bahagia ini,ia pun tersenyum melihat kebahagiaan hyungnya dengan wanita yang di cintainya di tambah dengan kehadiran buah cinta mereka

“Aku ikut bahagia melihat kalian bahagia…”Sehun tersenyum tulus sebelum akhirnya ia kembali ke tempatnya beristirahat

-end-

5 pemikiran pada “Gomawo Hyung And My Wife

  1. Malang sekali nasibmu hunnie 😥
    Untung yeolli sangat sayang padamu sampai merelakan perasaannya untuk kebahagiaanmu 😥
    And so? Yeolli kini memiliki hani sepenuhnya meskipun kehilangan sehun :’)
    Keep writing buat author…..hwaiting ^_^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s