be my forever (chapter 3)

BE MY FOREVER CHAPTER 3

Title : be my forever

Author : aprilia_ester

Length : chapter

Genre : romance,hurt.

Rating : G

Maincast : kris (exo) , hye jin (oc) , exo member

Disclaimer : annyeong chingu ^^ makasih yang udah mau buang waktu buat baca FF ini hahaha author mohon yang baca cerita ini tinggalin comment,comment apapun berharga buat aku untuk lanjutin chapter berikutnya ^^ mian kalo bahasanya terlalu aneh atau gimana,sekian hehehe gomawo,happy reading ^^

Hari ini jadwal manggung exo sedang kosong karna management memberikan hari libur untuk istirahat. Kris berniat mengajak hye jin jalan hari ini. sebenarnya untuk menyampaikan jika luhan sedang menyukai gadis lain.

Kris berniat menjemput hye jin dirumahnya karna ia sudah tahu dimana hye jin tinggal. Pukul 12 siang dan cuaca di korea sedang cerah,ia ingin mengajak hye jin jalan – jalan dan makan siang disebuah restaurant favoritnya.

“oppa maaf lama menunggu” hye jin masuk ke dalam mobil dan kris menjalankan mobilnya ke tempat yang ingin ia tuju.

“kau sudah makan?” ucap kris tanpa melihat hye jin sedikitpun. Pria itu tetap serius menyetir. Kalau begini tingkat kegantengan kris bertambah berkali lipat. Hye jin yang melihatnya saja sampai terpesona.

“ehm belum,oppa?” hye jin menatap kris dan kris juga menatapnya. Sungguh hal ini benar – benar membuat jantung hye jin berdetak dengan cepat dan sepertinya kris mengetahui itu.

“ayo kita makan,aku tahu dimana tempat yang enak”

Sesampainya di sebuah restaurant,kris dan hye jin duduk dan ada seorang pelayan yang mendatanginya untuk memberi mereka berdua menu.

“silahkan,ingin pesan apa?”

Sepertinya kris familiar dengan suara pelayan tersebut. Kris pun berniat melihat pelayan itu dan ia sungguh terkejut. Sora kini di hadapannya. Tidak disangka sejak putusnya hubungan mereka,kini bertemu kembali dan sekarang ia sedang bersama dengan hye jin.

“sora”

“kris”

Hye jin memandang kris dan sora bingung. ia tidak tahu jika kris mengenal pelayan di restaurant ini.

“oppa kau kenal?” hye jin menatap kris dan kris menatap sora dengan tatapan yang sulit diartikan. Jujur sampai sekarang kris masih belum bisa melupakan sora dan menggeser posisinya dengan wanita lain dan sekarang sora muncul di hadapannya. Benar – benar sulit.

“ah iya aku mantannya kris,sekarang aku bekerja disini. Mau pesan sekarang atau nanti?” kris tetap terdiam. Rupanya pria ini sedang melamun. Tidak tahu apa yang dipikirkan oleh seorang kris. ia hanya ingin pergi dari tempat ini sekarang juga.

“oppa,kau mau makan apa?”

“oppa”

Kris sadar dari lamunannya karna hye jin memanggil namanya terus menerus. Ia harus mengendalikan perasaannya. Jangan sampai keadaannya ini membuat hye jin menjadi tidak nyaman.

“pesanlah apapun yang kau mau,samakan saja. Aku pergi ke toilet sebentar” kris berdiri dari kursinya dan meninggalkan hye jin berdua dengan sora.

Sesampainya di toilet. Kris menjambak rambutnya kasar. Ia tidak ingin bertemu dengan sora sebenarnya. Sampai kapanpun tidak akan sanggup bertemu dengan gadis itu. Ia sudah menyakiti sora berkali – kali dan sora masih bersikap baik padanya. Sungguh bodoh.

Kris kembali duduk di depan hye jin dan sudah ada makanan yang tersaji di meja. Hye jin memesan makanan cukup banyak untuk mereka berdua.

“oppa ayo makan” hye jin menyiapkan peralatan makan persis seperti apa yang dilakukan sora padanya. Ini benar – benar membuatnya sakit.

“terimakasih”

Selesai makan,mereka berdua pergi dari restaurant tersebut dan tidak lupa kris membayar bill lebih dari yang ditentukan sebagai tips untuk sora. Ia memilih meninggalkan uangnya di meja lalu meninggalkannya.

Di dalam mobil keadaan sangat hening,hye jin menatap jalanan dan kris fokus menyetir. Hye jin tiba – tiba memecah keheningan dengan menanyakan sora.

“oppa apa benar tadi adalah mantan oppa?dia sangat cantik,aku iri dengannya” hye jin tidak sadar dengan ucapannya. Kata – kata itu keluar begitu saja dari mulutnya,hye jin salah. Ia tahu tidak seharusnya berbicara kepada kris seperti itu.

“tidak,kau lebih cantik darinya” kris tiba – tiba meminggirkan mobilnya dan berhenti. Kini suasana semakin tegang karna kris mengubah posisi duduknya dan menatap hye jin.

“aku mencintaimu,lupakan luhan dan jadilah pacarku” kris mendekatkan dirinya untuk bisa lebih dekat lagi dengan hye jin. Kini tidak ada lagi jarak diantara mereka. Kris berniat mencium hye jin pada saat itu tapi handphonenya tiba – tiba berbunyi.

“yak,iya sebentar lagi aku pulang” kris mematikan handphonenya dan menatap kearah hye jin yang kini pipinya sudah memerah.

“maaf,aku sedang kacau maaf aku tidak bermaksud berniat buruk padamu”

“tidak,aku mengerti perasaanmu. Pasti sangat sulit kehilangan seseorang yang kau cintai dan sekarang kau harus berjuang hidup tanpa orang itu. Aku pernah ada di posisi itu,maka dari itu aku tahu perasaanmu” hye jin menepuk – nepuk pundak kris dengan lembut untuk menenangkan perasaan kris.

“tapi aku serius,aku ingin kau menjadi pacarku. Lupakan luhan,dia sudah mempunyai gadis lain” kris langsung kearah pembicaraan. Ia tidak tahu apa lagi yang harus dia lakukan. Yang jelas kris tidak ingin hye jin patah hati.

“oppa,aku tidak tahu apa yang kau ucapkan itu benar atau tidak tapi perasaanku terhadap luhan hanya sekedar adik kepada kakak” hye jin bingung harus menjawab apa. Ia tidak ingin hanya menjadi pelarian tapi ia tidak sanggup menolak kris.

“lupakan,ayo kita pulang ini sudah malam. Adik oppa harus tidur karna besok sekolah” kris mengacak – ngacak pucuk rambut hye jin dan tertawa.

“yak! Oppa jangan sentuh rambutku” kini mereka saling tertawa.

5 thoughts on “be my forever (chapter 3)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s