Emergency Boyfriend (Chapter 2)

Title: Emergency Boyfriend (Chapter 2)

 

Nama Author: Cassandra Ayu

Nama Pena: xingxingsii

Main Cast: Kim Sora (OC) dan Park Chanyeol (EXO)

Other Cast: Byun Baekhyun (EXO) Jung Eunji (apink), other EXO and Apink member as cameo

Genre: Romance, Fluff, school life.

Rate: PG-15

Length : Drabble

Chapter 2

 

Seminggu sudah waktu berlalu, Chanyeol dan Sora kini telah menjadi pasangan paling dipuja di sekolah. Semua orang menganggap bahwa Chanyeol adalah pacar idaman, dengan mengantar Sora ke kelasnya dan menunggu Sora setiap hari di depan kelasnya setiap jam istrahat dan pulang. Chanyeol tampak tidak mau berpisah dari pacarnya dan memperlakukan Sora seperti tuan putri. Namun hanya sepasang kekasih gadungan itu yang tahu bahwa hal itu Chanyeol lakukan supaya Baekhyun tidak bisa mengikuti Sora kemana-mana.

Hari ini, seperti biasa, Chanyeol dan Sora duduk berdua di kantin, menikmati makan siang mereka. Chanyeol sedang berpura-pura membersihkan bekas makanan di bibir Sora saat Baekhyun datang dan duduk di depan mereka.

“Apa yang kau lakukan disini?” tanya Sora kepada Baekhyun dengan agak kasar.

“Makan siang,” ujar Baekhyun santai, makin membuat Sora marah. Sora sudah akan meneriaki Baekhyun lagi kalau bukan karena Chanyeol yang menepuk pundak Sora pelan dan menggengam tangannya untuk menenangkannya.

“Sudahlah, biarkan saja, habiskan saja makan siangmu,” bisik Chanyeol ke telinga Sora.

Sora cemberut tapi kemudian dia mendapat ide cemerlang. “Jagiya, suapi aku,” ucap Sora manja kepada Chanyeol.

Chanyeol mengernyitkan dahinya, “kenapa? Kau tidak bisa makan sendiri sekarang?”

“Aahh, Jagi,” rengek Sora. “Tanganku lelah, suap,” Sora melingkarkan tangannya ke leher Chanyeol dan merengek agar dia disuap.

Chanyeol melirik ke tangan Sora yang melingkar di lehernya dengan senyum meledek dan melirik sekilas ke arah Baekhyun. Dia kemudian menyuapkan makan siangnya ke Sora, yang disambut si gadis dengan senyum lebar. Sora melihat ke arah Baekhyun, penasaran dengan reaksi remaja tersebut, tapi Baekhyun hanya fokus pada makan siangnya tanpa memperhatikan pasangan kekasih itu.

Sora tersenyum ke arah Chanyeol yang masih dalam pelukannya dan kemudian mendaratkan kecupan di pipinya. Chanyeol membalas dengan mencubit pipi Sora pelan dan menyuruhnya untuk lanjut menghabiskan makan siangnya.  Tetapi Sora malah menggeleng dan mencium pipi Chanyeol lagi.

Belakangan Sora memang terlalu banyak melakukan skinship dengan Chanyeol, khususnya saat ada Baekhyun di sekitar mereka. Dia akan mencium pipi Chanyeol saat mereka bertemu dan memeluk Chanyeol saat mereka duduk berdua di kantin, atau di perpustakaan, atau di halaman sekolah, atau saat jalan di koridor, kapan pun dia mempunyai kesempatan, Sora akan menempel pada Chanyeol. Chanyeol pun tanpa canggung akan balik memeluk Sora, atau sekedar mengecup puncak kepala Sora.

Bagi mereka, skinship di persahabatan mereka adalah biasa. Mereka dari kecil sudah sering berpelukan atau sekedar mencium pipi masing-masing. Tapi Sora merasa, belakangan ini dia tidak bisa menjalani hari tanpa mendapat pelukan dari Chanyeol. Apalagi dengan dia yang selalu ketakutan karena Baekhyun yang selalu saja menerornya.

“Kalian ini sangat mesra ya?” kata Baekhyun tiba-tiba, Sora yang tengah asyik mengganggu Chanyeol makan menjadi kaget dan melemparkan pandangan ke arahnya. Dia lupa kalau Baekhyun duduk bersama mereka.

“Tentu saja, kami inikan pasangan paling mesra seantero sekolah,” ucap Chanyeol bangga.

“tapi kenapa aku tidak pernah melihat kalian berciuman?” tanya Baekhyun dengan polos.

Sora tertawa garing, “apa yang kau bicarakan, kami berciuman setiap lima detik sekali,” dia kemudian mencium rahang Chanyeol untuk membuktikan pernyataannya.

“Maksudku di bibir,” kata Baekhyun sambil memutar bola matanya. “Aku dengar kalau kalian ini sahabat sejak bayi, kalau begitu wajar kalau kalian sering melakukan skinship, apa benar kalau kalian benaran pacaran dan tidak hanya menipuku?” tanya Baekhyun sambil menaikkan sebelah alisnya.

Apa?! Sora memaksakan diri untuk tertawa, “apa yang kau bicarakan. Byun Baekhyun? Jangan berkhayal.”

“Itu adalah hal yang kami lakukan saat hanya berdua, Byun Baekhyun, kau tidak perlu tahu,” ucap Chanyeol dengan percaya diri. “Iyakan, Jagi?” kemudian Chanyeol melakukan sesuatu yang tidak pernah dilakukannya sebelumnya, yang membuat Sora beku ditempatnya, Chanyeol mencium ujung bibir Sora. Sora dapat merasakan listrik mengalir di tubuhnya mengingat begitu dekatnya bibirnya dan bibir Chanyeol, kalau saja Sora menggerakkan kepalanya sedikit, mereka bisa aja ciuman bibir. Ciuman pertama Sora.

Sora hanya diam di tempatnya sementara Chanyeol melanjutkannya makannya seperti tidak terjadi apa-apa. Baekhyun memperhatikan reaksi Sora dengan senyum meledek di wajahnya, “baiklah, aku mengerti,” ucapnya, kemudian pergi meninggalkan Sora yang masih membeku dan Chanyeol yang tidak sadar dengan dunia sekitar.

 

 

“Park Chanyeol,” panggil Sora lembut. Dahinya berkerut saat mengetahui bahwa Chanyeol tidak memperhatikan dirinya, malah asyik chatting dengan seseorang di handphone-nya.

Mereka sekarang sedang berada di kamar Sora. Chanyeol tiba-tiba datang ke rumahnya dan  mengajaknya pergi ke toko buku karena ada buku musik yang dibutuhkan Chanyeol. Dan sebagai ‘pacar’ yang baik, Sora pun bersedia menemaninya.

“Park Chanyeol,” panggil Sora lebih keras.

“Huh?” tanya Chanyeol sedikit bingung, tanpa menoleh ke arah Sora.

“Apa yang kau lakukan? Aku bertanya, mana baju yang lebih bagus, yang pink atau yang putih?” tanya Sora.

Muka Chanyeol memerah saat melihat Sora. Sora sedang menunjukkan dua gaun ditangannya, tapi bukan pakaian yang di tangan Sora yang menjadi fokus Chanyeol, namun baju yang sedang dipakai Sora. Sora sudah membuka kausnya untuk ganti baju dan hanya memakai tank top dan celana pendek. Ini bukan pertama kalinya Chanyeol melihat sahabatnya itu memakai tank top dan bukan pertama kalinya juga Ia melihat sahabatnya memakai celana pendek, tapi memakai tank top dan celana pendek secara bersamaan? Ini baru.

Chanyeol mau tidak mau jadi memperhatikan bentuk tubuh Sora, dan harus dia akui bahwa sahabatnya itu jauh lebih seksi dan menarik dari kebanyakan teman-temannya. Mengingat tubuh yang sama memeluknya tiap hari, Chanyeol serasa akan pingsan. Apalagi belakangan dia jadi ketagihan berada berdekatan dengan Sora, dengan alasan yang Ia sendiri tidak tahu.

“Putih,” jawab Chanyeol asal.

Sora cemberut, tahu bahwa sahabatnya hanya asal jawab dan malah kembali memperhatikan handphone-nya. Sora lalu memilih pink lalu masuk ke kamar mandi untuk mengganti pakaian, karena dia tidak perlu menuruti Chanyeol kalau Chanyeol saja tidak mau peduli dengannya.

Sora keluar dari kamar mandi dan menyisir rambutnya, Chanyeol masih saja sibuk tertawa dengan handphone-nya. Sora berjalan ke arah Chanyeol dan berhenti tepat di depan pria itu. “Aku sudah siap, Park Chanyeol. Ayo pergi.”

Chayeol mendongak memandang Sora dan mengerutkan dahinya melihat baju yang dipakai Sora, “ternyata gaun yang pink ini pendek sekali, harusnya aku pilih yang putih,” katanya.

Sora tidak tahu dia ingin menangis atau tertawa, jadi dia hanya mengambil tasnya dan berjalan ke arah pintu.

“Tidak bisakah kau menggantinya? Pakai yang putih saja.”

Sora menggelengkan kepalanya dengan kesal, “tidak bisa Park Chanyeol, baju ini bagus, biar sajalah.”

“Tapi nanti banyak pria yang akan melihatmu,” Chanyeol menelan ludah saat dia sadar berapa banyak kulit Sora yang terekspos karena memakai gaun pink itu.

“Biarkan mereka melihat,” jawab Sora cuek.

Chanyeol menghela napas, dia bisa saja memaksa Sora, kalau perlu dia sendiri yang mengganti baju gadis itu dengan gaun yang lebih pantas, tapi memilih untuk tidak bertengkar dengan Sora. Jadi Chanyeol hanya mengikuti Sora keluar rumah.

“Kita tidak perlu naik bus, aku meminjam mobil appa lagi,” kata Chanyeol sambil menggiring Chora ke mobil yang terparkir di depan rumahnya.

Sora hanya mengangguk dan memasuki mobil dalam diam. Dia masih kesal dengan kelakuan Chanyeol tapi hari ini sangat cerah, jadi dia tidak ingin bertengkar, dia hanya ingin jalan-jalan.

“Chanyeol, nanti belikan aku es krim,” ucap Sora sambil menunjuk toko es krim yag mereka lewati di perjalanan.

“Hmm,” balas Chanyeol singkat, siap memarkir mobil di depan toko buku.

Ketika turun dari mobil, Chanyeol mendengar sekelompok anak lelaki sebaya mereka bersiul melihat Sora. Sora hanya cuek, namun Chanyeol melotot ke arah mereka, mengusir anak-anak tersebut dengan matanya. Chanyeol mendekat ke arah Sora dan memeluk pinggangnya sambil berjalan.

“Sudah kubilang pakai baju yang putih saja,” ucapnya pelan dengan kesal.

Sora memutar bola matanya, “Please, kau ini seperti baru pertama kali saja aku digoda lelaki, tenanglah, aku tidak akan selingkuh,” balasnya sengit.

Chanyeol tertawa sambil membukakan pintu masuk toko buku itu untuk mereka, “baguslah Mrs.Park, kau memang tidak boleh selingkuh sampai kapan pun.”

Sora tidak menjawab dan hanya memutar kedua bola matanya.

 

 

Sora memasuki kantin seorang diri. Hari ini entah kenapa Chanyeol tidak menunggunya. Sora sangat kesal karena sekarang Byun Baekhyun jadi mengikutinya terus.

“Kau akan mati di tanganku hari ini, Park Chanyeol,” pikir Sora kesal sambil melirik ke arah Baekhyun yang tengah asyik membicarakan masa depan mereka.

Sesampainya di kantin, Sora melihat pemandangan yang sangat tidak mengenakkan, Park Chanyeol sahabatnya sedang tertawa, keras sekali, dengan gadis lain Jung Eunji. Ugh! Sora sedang sangat tidak suka dengan Jung Eunji, karena belakangan Chanyeol sangat dekat dengan gadis itu dan mereka sering chatting bersama, sehingga Chanyeol sering tidak memperhatikan Sora saat Sora sedang berbicara.

“hohohoohoh,” tawa Baekhyun terdengar jelas oleh Sora. “Aku pikir pacar tercintamu itu sedang ada urusan yang penting sehingga tidak menempel padamu hari ini, rupanya dia memilih menempel pada wanita lain,” cemooh Baekhyun.

Darah Sora mendidih mendengarnya, apalagi Chanyeol hanya sibuk mendengarkan celotehan Eunji, tanpa memperhatikan Sora yang sudah sampai di kantin.

“Kau yakin dia itu benar setia pacaran denganmu, Sora? Sadarlah, hanya aku yang akan setia seumur hidup padamu, Mrs. Byun,” ucap Baekhyun lagi.

“Ugh, diamlah Byun Baekhyun, Chanyeol itu pacarku dan akan jadi milikku selamanya, tak ada yang bisa merebutnya dariku, begitu juga sebaliknya. Jadi kau duduk manis di sini dan akan kutunjukkan padamu apa artinya menjadi pasangan paling hot di sekolah,” ucap Sora sambil mendorong Baekhyun ke tempat duduk terdekat.

Sora membuka ikatan rambutnya dan membiarkan rambutnya tergerai, kemudian berjalan dengan percaya diri ke arah Chanyeol dan Eunji. Semakin dekat dia dengan Chanyeol, semakin keras suara tertawa Chanyeol dapat didengarnya. “dasar Park Chanyeol sialan,” pikirnya.

Semua murid menatap Sora dengan tertarik, kecuali Chanyeol dan Eunji yang tengah asyik dengan dunia mereka sendiri. Sora menahan diri untuk tidak mencakar wajah Eunji yang tengah asyik tersenyum mendengar pacarnya bercerita.

“Jagi,” panggil Sora lembut dan dengan beraninya duduk di pangkuan Chanyeol. “Kenapa kau tidak menjemputku? Aku kangen sekali,” rengeknya manja.

Chanyeol hanya diam dengan mulut ternganga sementara Eunji tampak tidak nyaman. Sora tersenyum mengejek ke arah Eunji. “Akan kutunjukkan apa yang dimaksud dengan pasangan paling hot di sekolah, Jung Eunji,” pikirnya.

Sora memegang pipi Chanyeol kemudian dengan santainya menempelkan bibirnya ke bibir Chanyeol. Dia bisa merasakan kalau tubuh Chanyeol kaku karena perbuatannya, tapi Sora tidak peduli. Dia terus mencium Chanyeol tanpa peduli suara heboh yang memenuhi kantin.

Tak lama, Sora merasa bahwa tangan Chanyeol memeluk pinggngnya dan Chanyeol membalas ciumannya. Saat itulah Sora baru sadar dengan apa yang sedang dilakukannya. Dia duduk dipangkuan Park Chanyeol, dan menciumnya, dan Chanyeol balik menciumnya. Oh my God, Sora merasa kepalanya mendadak pusing, tapi dia tidak ingin melakukan hal lain selain beradu bibir dengan sahabatnya. Sora baru sadar bahwa berciuman dengan Park Chanyeol tidaklah menjijikkan, malah sebaliknya, ini luar biasa.

Park Chanyeol adalah makhluk sempurna, bahkan bibirnya pun terasa seperti madu, dan bau tubuhnya seperti mint. Sora tidak tahu sudah berapa lama dia melakukan hal tidak senonoh dengan Chanyeol yang membuat teman-temanya tidak nyaman, tapi Sora tidak ingin berhenti, kalau bisa, dia ingin berciuman dengan Chanyeol saja seharian.

“Astaga, aku naksir Park Chanyeol,” pikir Sora ketika dia sudah sangat terbuai dengan ciuman Chanyeol. “Aku naksir sahabatku sendiri, ini konyol.”

Tapi Sora tidak melakukan apa-apa untuk menghentikan kegiatan memalukan mereka, tidak ketika Chanyeol memegang pinggulnya untuk menarik Sora lebih dekat. Satu-satunya hal yang menghentikan Sora memasukkan lidahnya ke mulut sahabatnya adalah-

“Kim Sora, Park Chanyeol, ke ruang guru, sekarang!”

Sora melepaskan wajah Chanyeol dan melemparkan pandangannya ke arah Jung Seonsangnim yang tengah sangat marah.

“Ugh, aku akan benar-benar mati kali ini,” rutuk Sora.

-TBC-

FF ini di post juga di asianfanfics.com dengan nama author xingxingsii http://www.asianfanfics.com/story/view/1019778/emergency-boyfriend-exo-indonesia-chanyeol-bahasa ^^

Iklan

17 pemikiran pada “Emergency Boyfriend (Chapter 2)

  1. Author!!! Aaaaakkk aku greget bacanyaaaaa😭😭😭
    Buruan jadian aja lah plis biar ga sama2 jaim huhuhahaha
    Ditunggu lanjutannya ya, jgn lama2 wkwwk fighting!😀

  2. sumpah ini seru banget thor
    mereka kayaknya udah saling suka..udahh mulai cemburuan tuh
    adegan terakhir itu…wooowww
    asik banget kayaknya sampe ga sadar kalo ada guru
    next ya thor jgn lama lamaa ditunggu banget nih
    HWAITING!!!!!

  3. woaaaaaa akhirnya di post juga chap 2 nyaaaaa, makin seruuuuu sumvehㅠㅠㅠㅠㅠ gimana ga ketauan guru lah ciumannya dpan orgorg si sora lgian ada ada aja hahahahahaha… pen cpt cpt bca chap 3 nyaa mreka bkal canggung ga yaa^^ fightingggggg authornim

  4. Hahhaha.Konyol Bnget.Sora Kmakan Omngan Baekhyun.Ehhh Ujung”x Ke rUang Gru Deh.Lgian Sora Nkat Bnget Sih Cium Chanyeol Di Dpan Umum.kan Brabe Jdinya.Tpi Kren Kok Thor.:)

    Lanjut Thor.:)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s