[EXOFF Drabble] June’s Rain

Judul : June’s Rain
Prompt : Han (Unfulfilled Broken Dreams)
Length : 463 words
Genre : Slice of Life, Friendship
Rating : General
Main Character : Kim Jongin (EXO Kai) and OC
Hujan tidak henti melampiaskan kerinduannya pada tanah sejak kemarin sore. Yang tadinya hanya rintik rintik, sekarang mulai menggenangi selokan. Sementara aku masih duduk di beranda rumah, menghayati, ditemani anak berumur 7 tahun yang sibuk membaca Koran. Ia gelisa.

“Kenapa hujan selalu datang disaat yang tidak tepat? Aku kan ingin bermain bola.” keluhnya.

Mataku yang tadinya tertutup, sekarang kubuka. Kutatap rintik yang berlomba untuk menyentuh tanah itu. Aku menyadari bahwa bibirku tengah mengulas sebuah senyum sendu.

Hujan mengingatkanku pada sebuah kisah yang tak sengaja perna kulupakan. Kisah pada bulan juni belasan tahun silam. Kisah pada musim kemarau. Semua itu tentang anak laki laki berumur 17 tahun yang suka sekali mengenakan kaos oblong berwarna krem pudar dibalik seragam sekolahnya yang berwarna serupa. Kulitnya agak gelap, ia bilang itu menyukai warna kulitnya karena mirip warna tanah ketika bertemu hujan. Cerah, meskipun tidak terang.

“Aku adalah sang pemimpi yang bermimpi untuk mewujudkan mimpimimpi.” ucapnya sore itu ketika aku dan dia duduk dibawah pohon Sansuyu di belakang sekolah.

“Mimpi yang mana? Kau punya ratusan bahkan ribuan mimpi.”

“Aku akan memulainya dari yang paling dekat denganku.”

“Jadi?”

“Ada kata yang ingin kusampaikan padamu ketika hujan, pada bulan ini.”

“Tidak ada hujan dibulan Juni, Jongin. Ini musim kemarau,” balasku, seperti halnya dia baru saja mengatakan hal paling mustahil di dunia.

“Hujan pasti turun. Karena ia tak sabar ingin bertemu tanah.” Ia berseikukuh, sambil melihat ke langit. Matanya memancarkan harapan, atau aku tengah salah menerjemahkan anganangan. Lagaknya bak seorang dukun cuaca. Jongin adalah seorang pengkhayal, dia sering mengucapkan kata kata yang tidak masuk akal, ini salah satunya.

Hujan turun betulan pada hari ke 24 di bulan Juni, sendirian tanpa ditemani awan abu abu. Seperti kalimat janji yang kami sepakati berdua, aku datang untuk menemuinya di taman hijau dekat rumahku. Ingin menagih hutang seuntai kalimat yang akan ia bayar pada hari di hujan bulan juni.
Aku datang lebih dulu dan harus menunggu. Hujan teduh, tanah basah dan aku resah, Jongin tidak datang juga. Hingga akhirnya kuputuskan untuk pulang kerumah, menganggap Jongin hanya berkilah.

Tapi, tidak butuh waktu sewindu hingga kabar itu sampai ditelingaku. Kecelakaan kereta api terjadi di rel dekat tempat kami seharusnya bertemu. Korbannya anak laki laki berumur 17 tahun dengan kulit coklat sendu, menggunakan kaos krem yang telah berubah menjadi merah keruh.

Malam hari, masih di bulan juni, hujan datang lagi, rintiknya deras sekali, tangis sesalku bahkan terkalahi. Pada detik itu juga aku tahu, bahwa mimpimimpi indah Jongin tidak akan pernah tertubuh.

Sebanyak Jongin yang berhutang seuntai kalimat kepadaku, aku juga berhutang setumpuk rasa kepadanya. Rasa yang tak sampai, terlantar tapi takkan kubiarkan membusuk.

“Hujan selalu datang disaat yang tepat, nak. Kali ini ia tidak datang untukmu, tapi untuk mereka yang sedang merindu.”

Mimpimimpi Jongin memang terhenti, tapi kerinduanku padanya masih disini. Sebab apapun yang telah mati, menjadi abadi.

FIN

3 thoughts on “[EXOFF Drabble] June’s Rain

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s