[EXOFF Drabble] Broken Dream

Main cast: Lay, Hyena(OC)

Genre: Han

Rating: General

Lenght: 500word

=======

Angin yang berhembus menghantam dedaunan kering, menerbangkan jiwa yang tergores luka.  Berharap akan terbawa sampai keatas dari yang ter-atas. Semula bentangan luas masih berwarna biru muda menyala.

Tapi tidak saat ini.

Ruangan yang penuh dengan sanak keluarga namun hening bagaikan tak ada satu orangpun didalamnya. Saputangan bercak tetesan air, basah memenuhi setiap rajutan benang yang tersusun. Mata sembab menumpahkan emosi, kekecewaan, dan keterlambatan penyesalan. Seakan tau, langit mengubah pendirianya dan menambah sederetan warna gelap yang menjadi penghantar kepergian seseorang.

” Hyena..Hyena..”

Gadis berpitakan penjepit rambut merekat di legamnya hitam setiap helaian, plum merah muda yang ditarik dan menampilkan gigi putih tergambar indah didalam bingkaian foto. Dihadapanya, Bibir yang terus bergetar dan bahkan untuk meluruskan kata tak mampu untuk menyelesaikan kalimat lirih meminta penjelasan.

Hari ini, satu jiwa pergi meninggalkan kehidupan dan mencoba untuk kembali hidup didunia lain yang lebih abadi.

” kenapa seperti ini? Kita akan menikah sebentar lagi Hyena, bangunlah kumohon. Demi aku.”

Semua musnah dan menguap tanpa bisa untuk di kutip kembali, Air mata yang tak bisa berbohong untuk mengalir deras. Tangan lembut wanita paruh bawa mengelus pundaknya dengan lembut..

” Tenanglah nak, Hyena sudah tenang dialam sana.”

Lelaki itu menggeleng kuat dan tanganya terangkat dan menyentuh wajah pucat pasi dan bahkan sudah dingin diseluruh tubuhnya.

” Aku tidak bisa bu, Hyena seperti ini karna kebodohanku.”

” Tidak lay, kau tidak bersalah. Hyena sudah merasakan sakit jauh ia mengenalmu, jadi ini sudah takdir nak.”

” Tapi kenapa! Kenapa dia tidak memberi tau penyakitnya kepadaku bu. Aku mencintainya. Tapi, kenapa dia tidak memberi tau apapun kepadaku, aku sangat buruk.”

” Kanker paru-paru stadium akhir, Ya tuhan. Kenapa aku seperti ini, kemana aku ketika gadis yang paling kucintai merasakan sakit selama ini? Bodoh, bodoh kau Lay.”

Kecupan manis yang selalu diberikan gadis itu kepadanya, kini tak akan lagi bisa dirasakan indra sentuhanya. Janji suci didepan altar dan pendeta tak akan ada lagi untuk mereka berdua. Cukup sudah. Lelaki itu benar-benar akan hancur jika semuanya harus digali dan tertampil didalam ingatanya. Dan kali ini seoang lelaki paru bayalah yang mendatangi Lay, bukan. Mungkin lebih tepatnya mendatangi Hyena dengan tangan yang menggenggam penutup peti dengan gemetar.

” Minggilah nak, waktu pemakamanya sudah tiba.”

” Tidak Paman. Jangan! Hyena akan bangun. Ya, Hyena akan bangun sebentar lagi.”

Lelaki paru baya itu mendorong tubuh Lay keras dan menatapnya tajam.

” Dengar nak, Hyena- anakku sudah pergi. Jangan menyakiti dirimu sendiri dengan kelakuan seperti ini. Mulau sekarang hiduplah dengan bahagia tanpa memikirkan Hyena lagi.”

Lay menggeleng kuat, dan jatuh berlutut dihadapan Ayah Hyena, memohon untuk memberinya kesempatan terakhir.

” Izinkan aku berbicara untuk yang terakhir kalinya Paman, kumohon.”

Lelaki paru baya itu mengalah, dan menggeser tubuhnya. Memberinya jalan untuk kembali kehadapan Hyena

Kakinya melangkah kembali untuk berhadapan dengan Hyena untuk yang terakhir kalinya.

” Hyena apa kau bisa mendengarku?”

” Aku.. aku sangat menyesal.”

Tubuhnya membungkuk, mensejajarkan wajahnya kehadapan Hyena dengan tangisan diam.  Dan matanya terpejam untuk menyapukan bibirnya diatas bibir pucat gadia itu. Menciumnya lamat dan dalam.

‘ Aku mencintaimu Hyena. Selamat tinggal.’

END

Baca FF lainnya di sini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s