Baby I’m Missing You

Title : Baby I’m Missing You | Cast : Kim Joonmyun (Suho – EXO-K) | Genre : Romance, Marriage-life, Fluff | Length : Vignette, Series | Rating : PG-16 |

Written by .lallapo. (@lallapo_12)

Disclaimer : FF ini murni dari pemikiran lallapo, jadi jangan plagiat!

 

Authors Note : FF ini termasuk project-nya lallapo bikin romance series. Dua FF sudah lallapo publish sudah baca, belum? Baca dulu deh, sekalian comment, ya…

Silahkan mampir ke blog lallapo yah… https://lallapofanfic.wordpress.com/ dan jangan lupa follow twitter lallapo >> @lallapo_12

Sudah dipost di blog lain dengan nama author yang sama ^^

Romance Series : Morning Kiss || Acting!

Happy Reading…

<<>>

Suho melangkah masuk ke dalam kamarnya. Setelah selesai membersihkan tubuhnya, ia langsung berbaring di atas kasur.

Suho membalikkan badan, merubah posisinya menghadap kiri. Tak butuh waktu yang lama, tangannya kini bergerak di tempat yang nyaman untuk disinggahi.

Tangan Suho sukses bertengger di pinggang sang istri tanpa membuatnya terbangun. Sebulan tak bertemu, membuat Suho benar-benar merindukan wanitanya itu.

Suho memperdekat jarak keduanya, menyesapi aroma khas dari istrinya. Aroma blueberry menyeruak memasuki hidung Suho. Ia menghirup udara di sekitarnya dengan ganas, Suho sungguh suka aroma itu.

Sang istri tetap pada posisinya, tak menyadari kehadiran Suho. Suho hanya bisa memandang punggung dan rambut istrinya. Walaupun sebenarnya ia berharap istrinya akan berbalik menghadapnya, menunjukkan wajahnya yang tertidur pulas. Namun, Suho tak mau mengganggu tidur istrinya.

‘Biarkan dia nyaman dengan posisinya,’ batin Suho.

Seakan Tuhan tahu apa yang diharapkan oleh Suho, kini istrinya menggeliat kecil dan merubah posisinya menghadap Suho. Tentu saja Suho tak melewatkan begitu saja. Ia sekarang memandangi wanita di depannya. Membayar kerinduannya kemarin.

Suho mengecup pelan kening istrinya, “Selamat malam, sayang. Mimpi indah.” Kemudian, Suho memejamkan matanya mengikuti apa yang dilakukan oleh istrinya.

Kim Hyemin, selaku istri Suho bergerak mencari posisi yang lebih nyaman. Kepalanya bersandar di depan dada Suho dengan tangannya yang ikut merangkul suaminya. Posisi seperti itu biasa mereka lakukan ketika sedang tidur.

***

Keesokan harinya, Hyemin terbangun lebih dulu. Ia mengerjapkan matanya. Seketika itu ia sadar bahwa ada orang lain di sampingnya, memeluknya erat seakan tak mau melepasnya.

Hyemin mendongak ketika matanya sudah benar-benar terbuka, ia mendapati wajah teduh yang sedang tertidur pulas. Wajah suaminya yang terlihat lelah tapi tetap tampan. Ia merindukan suaminya, Kim Joonmyun.

‘Oppa sudah pulang,’ batin Hyemin bergembira. Hyemin tak berniat bangun, ia kembali memejamkan mata dan memeluk Suho lebih erat lagi.

Suho menggeram pelan saat Hyemin memeluknya erat. Ia terbangun dari tidurnya, “Kau sudah bangun?” Tanya Suho dengan suara khas orang yang baru bangun.

Hyemin mendongak kembali, melihat Suho. Suho masih mengerjap-ngerjapkan mata, menyesuaikan cahaya yang masuk. “Hehehe,” Hyemin menjawabnya dengan kekehan.

Mianhae, membuat oppa terbangun.” Tambah Hyemin.

Suho membelai rambut Hyemin, “Hmm… Lagipula aku juga akan terbangun, aku merasa lapar sekarang. Ayo membuat sarapan bersama,” ajak Suho.

Hyemin mengangguk, kemudian ia duduk, merapikan helaian rambutnya yang berantakan. Suho mengikuti jejak Hyemin, ia juga ikut membantu Hyemin merapikan rambut.

“Bagaimana konsernya? Menyenangkan?” Tanya Hyemin memecah keheningan.

“Hemm… Sangat menyenangkan, oh ya aku juga membawakan oleh-oleh untukmu dari China.” Tangan Suho beralih mengambil tas. Ia nampak mencari sesuatu dari dalam tasnya. Tak lama, ia mengeluarkan topi lebar berwarna peach.

Hyemin tersenyum lebar, ia menyukai topi dari Suho. ‘Sangat cocok dengan stlye-nya, pikirnya.

Suho memakaikan topi itu di atas kepala Hyemin. “Cocok denganmu. Tapi, tidak cocok dengan bajumu,” ujar Suho blak-blakan.

Hyemin memandang bajunya sekilas, tentu saja tidak cocok dengan bajunya sekarang. Karena ia memakai piyama hello kitty yang terlihat kekanakkan.

Hyemin tersenyum lagi, entah sudah berapa kali ia tersenyum. Mungkin juga, ia akan tersenyum seharian memandangi suaminya.

“Sudahlah, yang penting ‘cantik’!” Ujar Hyemin menekankan kata ‘cantik’. Hyemin menarik tangan Suho menuju dapur. Sebelumnya, ia menaruh topi pemberian Suho di atas meja rias.

Di dapur, Hyemin dan Suho membuat sandwich untuk sarapan. Mereka asik membuat sandwich dengan candaan ringan.

Oppa! Apa kau tidak capek?” tanya Hyemin setelah menyelesaikan sandwich buatannya.

“Tentu saja capek. Tour keliling Asia selama satu bulan non stop pasti melelahkan, bukan.”

Hyemin mengangguk mengiyakan. Hyemin tahu, suaminya pasti sangat lelah. Beban sebagai seorang penyanyi yang bisa dibilang ‘mendunia’.

“Kalau begitu setelah sarapan oppa harus beristirahat kembali. Oppa tidak memiliki jadwal sampai 3 hari nanti, kan?”

“Aku hanya ingin menghabiskan hariku denganmu, sayang…” Kata Suho lembut. Suho membawa sandwich buatan Hyemin dan buatannya ke meja makan.

Hyemin membuntuti Suho, duduk di meja makan, dan memulai makan pagi mereka.

***

Setelah selesai menghabiskan sandwich mereka, Hyemin dan Suho beralih menuju taman belakang rumah. Keduanya duduk di ayunan kayu. Lama sekali mereka tidak menghabiskan waktu bersama seperti hari ini.

“Apa lebih baik kau tinggal bersama, eomma?” Suho mengelus rambut Hyemin seraya memeluk bahu istrinya,

Hyemin menggerakkan ayunan pelan, “Hem?”

“Kau tahu kan, aku tidak bisa selalu berada di sampingmu. Jadi, lebih baik tinggal bersama eomma saja,”

Aniya, aku tidak apa-apa. Kasihan eomma, nanti ia akan kerepotan jika aku berada di sampingnya setiap hari. Aku tahu jika oppa sibuk dan membuat kita jarang bertemu, tapi tak apa aku akan menunggu di rumah. Jika oppa tidak bersamaku setiap saat, hal ini malah akan menjadi kerinduan bagiku, membuatku lebih mencintaimu. Dan saat oppa pulang, aku akan menghabiskan waktu dengan oppa sebaik mungkin, aku tak akan melewatkan momen-momen berharga seperti sekarang.” Hyemin berucap panjang lebar dengan tersenyum.

“Cukup dengan apa yang kumiliki seperti sekarang. Cukup dengan apa yang terjadi sekarang. Cukup jika oppa mencintaiku, aku sudah bahagia, oppa.” Tambah Hyemin setelah menarik napas dalam.

Gomawo, Hyemin-ah. Aku mencintaimu, selalu.” Suho menghadapkan badannya ke arah Hyemin, ia memperdekat jarak keduanya. Suho mencium bibir Hyemin dengan sangat lembut, kedua matanya sudah tertutup sempurna termasuk Hyemin. Keduanya saling menikmati ciuman tersebut, menghapus rasa rindu selama tak bertemu. Suho mulai menarik tengkuk Hyemin, memperdalam ciuman mereka.

Cukup lama kemudian, Suho mengakhiri kegiatannya bersama Hyemin tadi. Hyemin dan Suho segera mengambil napas, mengembalikan pasokan oksigen di paru-paru mereka.

Suho tersenyum lebar, “Haruskah aku ‘membuat’ teman untuk menemanimu di rumah?”

Hyemin mengernyit, perkataan Suho tadi sedikit ‘ambigu’. Ketika akan melontarkan perkataan guna menjawab pertanyaan suaminya, Hyemin kalah cepat. Suho dengan segera menggendong Hyemin masuk ke dalam rumah, lebih tepatnya ke dalam kamar mereka.

***

Tak usah dideskripsikan lagi seperti apa. Siangnya, Hyemin berakhir terkulai lemas di atas ranjang.

“Dengan senang hati aku akan melayanimu, sayang. Setelah mandi, kau hanya cukup makan dan beristirahat, oke?” ucap Suho sehabis mandi dan mengganti pakaiannya. Ia berlari kecil menuju dapur, Suho berencana membuatkan makan siang untuknya dan Hyemin.

Hyemin mengangguk menjawab perintah Suho. Setelah melihat Suho berlari kecil ke luar dari kamar, Hyemin berjalan menuju kamar mandi.

***

>>A few months later

Bagi Hyemin, sesibuk apapun Suho dan sudah berapa kali ia menunggu kedatangan Suho tidaklah penting. Karena apapun keadaan Suho, Hyemin yakin bahwa Suho tidak akan berhenti untuk mencintainya. Begitupun dengan Hyemin sendiri. Hyemin yakin jika Suho adalah suami yang baik sekaligus ayah yang baik untuk anak yang sedang dikandung olehnya sekarang.

End

2 thoughts on “Baby I’m Missing You

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s