Trust Me (chapter 5)

Title: Trust Me

Author: Park Min Chan

Main Cast: Park Jiseum, Park Chanyeol

Other Cast: Byun Baekhyun, Jessica, Kim Sihyeon, member EXO

Genre: Romance, School life

Lenght: Chapter

Ratting: 17+

twitter: vincha_25

Aku hendak masuk ke dalam apartement dan melihat sosok pria tua yang sedang berdiri di dapur. Bisa ditebak mungkin Ahjussinya Chanyeol.

“Annyeonghaseyo, nuguseyo? apakah anda Ahjussi? Yang selama ini menjaga Chanyeol?” tanyaku pada pria tua itu.

“Ah ne.. Park Boong Soo immnida. nuguseyo?” kata pria tua itu yang hendak memperkenalkan diri.

“Ah Park Jiseum immnida. Aku teman sekolahnya Chanyeol dan asistennya Chanyeol” kataku sembari duduk di ruang makan.

“Waah.. mengapa wanita secantik ini dijadikan asisten? Apa mata Chanyeol ini sudah tidak jelas melihat? Hahaha” kata-kata Ahjussi membuatku tertawa hambar.

“Hahaha.. Ahjussi apa aku boleh bertanya?” kataku pada Ahjussi.

“Ne, apa yang mau kau tanyakan? Pasti ini tentang Chanyeol?” tebak Ahjussi Boong Soo.

“Ah ne Ahjussi” kataku sambil mengangguk singkat.

“Chanyeol dan orangtuanya hidup berpisah sejak Ia kelas 1 SMA..” aku baru ingin bertanya, tapi Ahjussi sudah menceritakannya duluan. Aku pun mendengarkan cerita dari Ahjussi.

“Dia memilih hidup sendiri, karena dia ingin hidup menjadi orang yang mandiri. Bisa dibilang, orangtua Chanyeol sangat kaya raya bahkan apa pun yang dia inginkan akan dituruti oleh orangtuanya. Namun Chanyeol bukanlah anak yang memanfaatkan begitu saja harta orangtuanya, dia anak yang rajin, pintar, baik, ramah, dan setia. Bahkan jika dia menginginkan suatu barang, ia memilih untuk menabung daripada meminta uang dari orangtuanya. Ahjussi benar-benar kagum dengan sifat Chanyeol” jelas Ahjussi sambil diakhiri dengan senyuman haru.

Tanpa kusadari, raut wajahku berubah kaget ketika mendengar cerita dari Ahjussi tadi. Aku tidak menyangka kalau Chanyeol orang yang seperti itu. Tapi mengapa ia begitu menyebalkan bagiku? Apa aku ini selalu membuat kesalahan padanya? Kurasa tidak juga. Tidak salah lagi.

“Wah jadi seperti itu ya Chanyeol.. lalu bagaimana dengan orangtuanya?” Tanyaku dengan rasa penasaran.

“orangtuanya sangat kagum dengan sikap Chanyeol. Walaupun tinggal berpisah, tapi Chanyeol sering berkunjung ke rumah orangtuanya” jelas Ahjussi lagi.

Lalu bagaimana denganku? Apakah aku satu-satunya orang yang paling menyebalkan dalam hidupnya Chanyeol? Benar-benar tidak adil.

Hari semakin malam, rasanya dari tadi aku tidak melihat Chanyeol. Kemana dia ya?

“Ahjussi apa kau melihat Chanyeol pulang? Kenapa dari tadi aku tidak melihatnya?” kataku sambil ikut menyiapkan makan malam kami.

“Dia sudah pulang dari sebelum kau pulang tadi, sepertinya dia tidak keluar kamar dari pulang sekolah. Coba kau panggil dan suruh dia untuk makan malam.” Kata Ahjussi. Aku pun berjalan menuju kamar Chanyeol dan mengetuknya beberapa kali.

“Chanyeol-ssi apa kau didalam? Ayo keluar dan makan malam. Kami sudah menyiapkan makan malam untukmu. Chanyeol-ssi! Chanyeol-ssi!” kataku sambil menempelkan kuping tanganku ke pintu kamarnya. Namun tiba-tiba saja pintu kamar Chanyeol terbuka dan membuatku terhuyung jatuh kedepan. Untungnya saja ada tubuh yang menahanku, tubuh Chanyeol.

“Ya! Kau ini sedang apa? Menguping?” kata Chanyeol masih dengan posisi tubuhnya yang menopang kepalaku yang hampir jatuh.

“Ani.. aku hanya memanggilmu untuk segera makan malam. Kami sudah menyiapkannya” kataku hendak merubah posisiku dengan normal. Eomeona kenapa jantungku berdebar tak karuan seperti ini.. pikirku dalam hati. Kami pun segera makan malam.

***

“Chanyeol-ssi apa aku boleh masuk?” tanyaku didepan pintu kamar Chanyeol. Sehabis makan tadi, Chanyeol langsung kembali ke kamarnya dan Ahjussi sudah pulang.

“Ne” katanya singkat. Aku pun masuk dan duduk disisi tempat tidurnya. Dia sedang serius membaca buku.

“Sekarang aku sudah tau kenapa kau tinggal sendiri disini..” aku mulau membuka pembicaraan dengannya.

“Em.. lalu?” katanya masih sambil membaca buku yang ia baca.

“Ya! Chanyeol-ssi bisakah kau tidak bersikap dingin dan cuek seperti ini padaku? Apa aku begitu menyebalkan untukmu? Aku sudah meminta maaf berulang kali, aku bahkan sudah menuruti apa yang kau inginkan. Jadi bisakah kau tidak bersikap seperti ini padaku?” nada suaraku meninggi dan sontak membuat Chanyeol berhenti membaca dan menatapku dengan lekat-lekat.

“Aku tidak bermaksud bersikap seperti itu, mianhae..” katanya yang kemudian menundukkan kepala.

“Aku tahu kau sebenarnya anak yang baik, pekerja keras dan perhatian. Tapi apakah aku satu-satunya orang yang paling menyebalkan dalam hidupmu? Menyedihkan sekali” kataku, tidak melirik Chanyeol.

“Aku patah hati..” kata Chanyeol begitu saja. Aku melihatnya dan masih memperhatikannya, berharap ia bercerita padaku tentang apa yang ia rasakan saat ini.

TBC***

4 thoughts on “Trust Me (chapter 5)

  1. vvah jiseum mulai gugup jg.
    ternyata chanyeol kyk gini orgnya hm cuma gara” patah hati jg gt.
    thor btw ak mau saran dikit knp selalu pendek bngt dr chpt 1 – 5 malah jd kayak ff fin u_u sma diperjelas thor itu povnya siapa sm letak tempatnya soalanya jd suka rada bingung itu saran ku tp ceritanya dah bgs kok

    keep writing !
    – hrts.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s