Trust Me (chapter 6)

CHAPTER 6

Title: Trust Me

Author: Park Min Chan

Main Cast: Park Jiseum, Park Chanyeol

Other Cast: Byun Baekhyun, Jessica, Kim Sihyeon, member EXO

Genre: Romance, School life

Lenght: Chapter

Ratting: 17+

twitter: vincha_25

“Aku sangat mencintai Jessica, aku tidak mau kehilangannya.. sungguh. Hidupku terasa berbeda sekarang. Ini menyedihkan..” katanya dan diakhir dengan senyum pahit.

Aku pun mendekat kearah Chanyeol dan menngelus punggungnya sebagai isyarat gwaenchana Yeol, semua tidak seburuk yang kau pikirkan. Ketika aku melihat wajahnya, Chanyeol menangis. Sekarang aku bingung apa yang harus aku lakukan untuk menenangkannya.

“Gwaenchana Yeol, semua kisah pasti ada ujungnya. Mungkin kau akan menemukan perempuan lain yang memang untukmu..” akhirnya aku memberanikan diri untuk berbicara lagi.

“Mianhae.. jeongmal mianhae Ji..” katanya dengan suara yang terisak.

“Eomeona! Ini pertama kalinya kau memanggilku! Daebak!” kataku dengan nada yang gembira, isyarat  untuk menghibur Chanyeol agar tidak sedih.

“Mianhae.. aku tidak bermaksud jahat padamu.. sungguh.. aku hanya-“ kata Chanyeol dengan nada seakan-akan dia benar-benar menyesal. Namun aku langsung memotong kata-katanya.

“Aku sudah bilang, gwaenchana Yeol.. kalau begitu cepatlah tidur ini sudah larut malam.” Kataku sembari berdiri dan berjalan kearah pintu kamar. “Selamat malam..” kataku singkat dan menutup pintu kamarnya.

Selamat malam juga Ji.. kata Chanyeol dalam hati.

***

Hari ini adalah hari libur, libur yang sangat panjang.. tapi aku masih belum punya rencana mengisi hari liburku yang panjang ini. Apa akan sangat membosankan? Maybe. Aku masih sibuk membuat adonan saus carbonara, ya hari ini aku membuat spaghetti untuk menu sarapan kami. Hari ini Ahjussi sudah meliburkan diri dengan keluarganya, jadi tidak ada yang bisa membantuku menyiapka semua keperluan Chanyeol. Fighting Ji! Semangatku dalam hati.

“Kau akan mengisi liburanmu kemana saja?” suara Chanyeol yang tiba-tiba membuatku agak tekejut.

“Oh kau.. tidak tahu. Tapi Baekhyun mengajakku ke pertunjukan lampion” ujarku sambil mengaduk saus carbonara.

“Baekhyun?” Tanya Chanyeol.

“Ne.. dia mengajakku. Karena aku sangat penasaran, jadi aku menerima tawarannya” jelasku.

“Jadi apa kau akan membiarkanku di sini sendiri? Bagaimana kalau terjadi apa-apa denganku? Oh asistenku benar-benar kejam..” katanya dengan nada yang lebih-lebihkan.

“Apa kau sendiri tidak pergi? Seperti menemui orangtuamu? Atau pergi keluar kota atau bahkan keluar negeri?” tanyaku pada Chanyeol yang sedang duduk dimeja makan.

“Tidak. Orangtuaku akhir-akhir ini sedang sibuk, lusa mereka akan pergi Jerman untuk urusan bisnisnya.” Ujarnya sambil menuangkan air kedalam gelasnya. “Jadi apa aku tidak boleh ikut dengan kalian?” tambahnya.

“Ne tentu saja boleh, nanti aku akan bilang pada Baekhyun.” Kataku sambil menata makanan dengan rapih.

Kami pun mulai melahap sarapan yang kubuat.

“Hari ini apa kau mau menemaniku pergi?” Tanya Chanyeol tiba-tiba. Saat kami masih menikmati sarapan pagi ini.

“M-wo?” tanyaku dengan sedikit terkejut. Dia berbeda sekali, sudah tidak cuek dan menyebalkan seperti kemarin kataku dalam hati.

“Kenapa diam saja? Kalau tidak mau yasudah, aku bisa jalan sendiri” ujarnya dengan nada yang kembali cuek.

“Ani.. aku hanya.. baiklah aku akan menemanimu jalan-jalan. Kau sendiri yang bilang kalau aku harus ada dimana pun kau berada..” ujarku sambil menuang air kedalam gelas.

“Ah kau pintar sekali Ji!” kata Chanyeol sambil mengusap kepalaku layaknya mengusap kepala anjing.

Eoh ada apa dengan sikapnya? Tiba-tiba saja berubah 1800. Tapi ini lebih baik, lebih menyenangkan umpatku dalam hati sambil tersenyum kecil.

***

Kami sudah ada didalam mobil selama 10 menit, namun belum sampai ke tempat yang Chanyeol tuju. Tapi entah mengapa hari ini perasaanku sangat senang. Mungkin karena sikap Chanyeol yang tidak cuek lagi.

“Sebenarnya kita mau pergi kemana Yeol? Sudah 10 menit tapi belum sampai juga..” kataku sambil memperhatikan pemandangan yang ada disebelahku.

“Kita akan pergi sebuah toko, aku mau membeli sesuatu untuk Ahjussi di hari ulang tahunnya, lusa” kata Chanyeol masih menyetir mobil yang kami tumpangi.

“Lusa Ahjussi ulang tahun? Waah kalau begitu aku mau membelikan hadiah untuknya juga” kataku sambil bertepuk tangan gembira.

Kami pun sampai disebuah toko sederhana tapi sangat menarik bagiku. Kami pun masuk dan menemukan berbagai macam benda yang dijual disana. Mulai dari miniature-miniature tokoh Negara, miniature gedung, topi, syal, baju, boneka, dan masih banyak lagi. Chanyeol pun berhenti disalah satu benda yang sangat menarik perhatiannya. Benda itu seperti peti harta karun yang isinya terdapat radio kecil yang berfungsi. Ia pun memilih untuk membelinya. Disisi lain, aku memilih topi koboy sebagai hadiah untuk Ahjussi.

Sebuah benda sangat menarik perhatianku, syal dengan warna gradasi biru kalem, biru laut dan biru malam, sangat indah kataku dalam hati.

“Wae? Kenapa bengong seperti itu?” suara Chanyeol membuyarkan lamunanku.

“Ani.. tidak apa-apa. Kalau begitu ayo cepat kita membayar barang-barang ini” kataku sambil melangkah pergi.

Setelah pergi dari toko itu, kami melanjutkan perjalanan. Mobil Chanyeol berhenti dipinggir taman yang tengahnya terdapat danau kecil. Sangat indah gumamku dalam hati. Ternyata Chanyeol mengajaku ke taman ini. Dipinggir taman ini ada banyak toko-toko kecil yang menjual aneka ragam makanan dan minuman korea.

“Kau tahu? Ini adalah salah satu tempat yang paling kusukai” kata Chanyeol sambil berjalan menuju salah satu bangku taman.

“Wae?” tanyaku sambil memerhatikan sekelilingku.

“Aniyo, geundae.. aku selalu nyaman berada di taman ini..” ujarnya sembari duduk di bangku taman.

“Oh? Tapi ini benar-benar indah” kataku sembari mengambil posisi duduk disebelah Chanyeol.

Hari sudah semakin sore dan langit mulai gelap, tapi kami masih menikmati suasana di taman ini. Ya tempat ini sangat nyaman dan asri. Kami pun beranjak dari tempat itu dan berkeliling untuk memebeli makanan dan minuman.

“Aku mau ttopokki” kataku sambil menunjuk arah si penjualnya.

“Baiklah ayo kita membelinya” kata Chanyeol sambil berjalan menuju si penjual.

Kami kembali berjalan sambil menikmati ttopokki yang baru saja kami beli.

“Yeol, sepertinya ini sudah malam. Sebaiknya kita pulang saja. Aku sudah lelah dan ingin beristirahat” ujarku sambil menatap Chanyeol.

“Geuraesso..” katanya singkat.

Akhirnya kami kembali ke apartement. Hari ini benar-benar melelahkan tapi begitu menyenangkan. Ditambah lagi Chanyeol yang benar-benar berubah sejak tadi pagi. Aku bahkan bisa ke tempat yang belum aku pernah kunjungi dan tempat itu benar-benar indah.

***

Kami sampai di depan pintu apartement. Aku pun cepat-cepat menekan beberapa tombol dan langsung melesat masuk.

“Ah Chanyeol-ssi aku ke kamar duluan ya. Gomawao untuk hari ini, benar-benar menyenangkan” kataku sambil berjalan menuju pintu kamarku. Namun tiba-tiba sebuah tangan menahanku.

“Gomawo Ji, sudah ingin menemaniku seharian ini. Kau bahkan sudah menghapus rasa sakit hati ini. Hari ini benar-benar menyenangkan” kata Chanyeol sambil menatapku dengan lekat. Aku bisa melihat ketulusan dari matanya, terlihat damai dan tenang. Tapi ada apa dengan hati ini yang berdegup ketika menatap matanya?

“Ah ne.. kalau begitu selamat malam Yeol” ujarku dan langsung melesat masuk ke dalam kamar.

“Selamat malam Ji” ujar Chanyeol dengan suara yang begitu pelan bahkan hampir tidak bisa terdengar

TBC***

5 thoughts on “Trust Me (chapter 6)

  1. weh chanyeol kayanya udah mulai tumbuh benih2 cinta nih ke jiseum wkakwkw,ahh iya author ini alurnya beneran kecepetan loh,dan lebih baiknya lagi dikasih pov gitu biar para readers nya kamu bacanya gak bingung gitu deh🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s