Just That, I Love You – Room ( Chapter 4 )

chapter-four

Just That, I Love You

Author : 610021FireThunder

Genre : Imagine, Romance, Comedy

Length : Chaptered

Rating : All Can Read

Main Cast :

– You as Nam Seul Hee

– Park Chanyeol as Himself

– Kris as Himself

– Chen as Himself

Chapter Four ( Room )

15:27 CST Backstage

Semua staff mulai sibuk mempersiapkan kostum dan segala macam wardrobe, semua terlihat berlalu lalang kesana kemari. Pemandangan seperti itu adalah hal baru bagi Seul Hee, melelahkan memang namun ini lebih baik jika hanya melamun seharian tanpa melakukan apa apa.

“ Hei anak baru kemari, bantu bagian styling disini. “

Mendengar perintah Sunbaenya itu ia sejenak mematung, styling? Itu berarti ia harus berhadapan secara tatap muka dengan EXO, ingin rasanya ia menolak tetapi ia tidak punya pilihan lain karena yang menyuruhnya adalah Sunbae Ji Sung, si garang itu.

“ Hyaaa!!! Cepatlah apa yang kau lakukan termenung disitu?! Kau tidak tau kami sedang sibuk? “

“ Ah Baik Sunbae! “

Setelah menarik napas dalam dalam Seul Hee membuka pintu ruangan dimana EXO berada. Dirinya kini sepenuhnya didalam ruangan yang riuh dan sibuk. Sedetik dua detik tidak ada yang menyadari kehadirannya hingga..

“ Oh kau anak baru itu kan? Bantu aku menata rambutnya, aku akan melakukan make up pada yang lain “

Seorang make up artist wanita memanggilnya, awalnya ia tidak tau EXO member siapa yang sedang ditangani oleh dia, namun setelah menghampiri.. Yap, dia Chanyeol. Saat itu juga Chanyeol melihat kearah cermin lekat lekat, jelas sekali ada bayangan Seul Hee yang sedang menatap ke arahnya juga. Matanya membulat seakan tidak percaya dan memutar badannya yang masih terduduk mengarah ke Seul Hee.

“ K..K..Kau? “

Seul Hee mencoba menghindari kontak mata dengan pria jangkung itu. Namun, suara yang ditimbulkan Chanyeol menarik member lain untuk melihat kearahnya. Dan sama seperti Chanyeol mereka terkejut akan kehadiran Seul Hee. Beberapa crew pun ikut heran menyaksikan reaksi mereka.

“ Ya~ bukankah dia gadis yang waktu itu? “ Ucap Xiumin

“ Ah benar, itu dia. Jadi dia anak baru? “ sahut Suho

“ Kalian mengenal dia?? “ tanya salah satu crew

“ Ah.. hanya kebetulan saja “ sela Kai

“ Kebetulan? “

“ Yap kebetulan yang unik “ sahut Sehun seraya tersenyum tipis

Seul Hee merasa tidak nyaman karena diperhatikan hampir oleh seisi ruangan ia seperti alien yang terdampar di suatu planet, bingung menghadapi situasi yang terjadi. Terlebih Chanyeol masih menatapnya dan tak berkata apa apa lagi.

“ A…Anyeonghaseyo, Aku Nam Seul Hee. Aku bekerja untuk stylist pengganti beberapa bulan kedepan. Mohon kerjasamanya “

Hanya itu yang terlintas dipikiran Seul Hee, ia harus mengembalikan suasana seperti semula seolah tidak ada yang terjadi. Dan bagusnya cara itu berhasil para make up artist pun kembali melakukan pekerjaan mereka. Hanya para member saja yang masih melihat ke arah dua orang yang mematung, hingga Sehun datang menghampiri.

“ Ya~ Hyung, benar apa kata ku kan? Aku melihat dia dan bahkan sekarang dia disini. Daebak “

Chanyeol hanya terdiam tak menjawab,dan kembali menghadap ke arah cermin.

“ Kau akan menuruti permintaan ku itu kan hyung? “ ucap Sehun tersenyum jahil.

“ Permintaan apa? Aku tidak ingat.. “ sahut Chanyeol pura pura.

“ Ya~ Hyung, jangan seperti itu~ “

“ Seperti apa? Aku memang tidak pernah membuat janji denganmu soal permintaan atau apapun “

“ Kau menghindar hyung? Haha apa aku harus jelaskan didepannya sekarang? “

“ Hyaaa~ Kau gila? “

Melihat ekspresi Chanyeol, Sehun hanya tertawa terkekeh ia merasa sudah menang dari hyungnya itu.

“ Hyung, kau memang tidak ahli dalam berbohong hahaha “ ledek Sehun lagi yang membuat Chanyeol bungkam dengan wajah memerah.

Seul Hee memperhatikan Sehun dengan kepala menengadah tidak mengerti maksud perkataan maknae satu itu Apalagi ekspresi kesal Chanyeol yang terlihat seperti anak kecil yang tidak dibelikan mainan oleh ibunya, membuatnya bertanya tanya “ Sebenarnya ada apa ini?

“ Jadi namamu Nam Seul Hee? Berapa umurmu? Apa aku boleh memanggilmu Hee-ah~? Atau Hee Noona? Ah berapa lama kau akan bekerja disini? “ ucap sehun beralih ke arah Seul Hee

Seul Hee memutar bola matanya, ia malas meladeni pertanyaan Sehun yang seperti menggodanya apalagi dengan nada suara yang dibuat selembut mungkin oleh Sehun. Ia mengabaikannya dan mulai menata rambut Chanyeol yang wajahnya masih kesal karena ledekan Sehun.

“ Waah kau mengabaikanku? Aaa.. Lucunya~~ “ sahut Sehun seraya mengacak rambut Seul Hee pelan.

“ Seul Hee-ahh~ Kita akan sering bertemu nantinya, jadi kau tidak akan bisa terus mengabaikanku. Mengerti? “ ucap Sehun lagi sebelum pergi meninggalkan Seul Hee yang membeku ditempatnya.

Member EXO lain seperti tak terkejut oleh perlakuan Sehun malah terdengar mereka berkata “aigoo sehun, hun-ah berhentilah menggodanya, dia yang selanjutnya akan kau jahili?” Dan berbagai candaan lain yang keluar dari mulut mereka. Mungkin semua seperti sudah terbiasa dengan sikap si maknae itu bahkan para crew tidak mempedulikannya.

Chanyeol yang menyadari itu kemudian memegang tangan Seul Hee yang berada diatas kepalanya.

“ Hei, tidak usah dipedulikan. Kau disini untuk membantu kan? Cepatlah rapikan rambutku “

“ Ah… Ne… “ jawab Seul Hee terkejut untuk kedua kalinya karena Chanyeol.

Keduanya hening, Seul Hee mulai mengatur perasaan gugupnya. Ia pikir perlakuan Chanyeol dan Sehun hanya bagian dari candaan atas apa yang ia lakukan kemarin, bisa dibilang balasan. Ya apa salahnya? Toh waktu itu dia hanya sedang emosi dan mereka bisa memanfaatkannya untuk mengerjai balik. Setelah diam yang cukup lama Chanyeol membuka mulutnya..

“ Ya~ Kau…. “

“ Ne? “

“ Kau.. kenapa tidak bilang sebelumnya, jika bekerja dengan crew kami? “

“ Kenapa aku harus bilang padamu? “

“ Kau akan bekerja dengan kami, setidaknya kau harus membentuk image baik didepan kami kan? “

“ Oh untuk hal itu.. aku minta maaf “ ucap Seul Hee tanpa ekspresi

“ Itu saja? Kau bahkan minta maaf dengan wajah datar seperti itu?? “

“ Lalu aku harus pasang wajah bagaimana? “ sahut Seul Hee masih dengan wajah tak berdosanya.

“ Daebak… kau itu benar benar,apa kau robot? Tidak mempunyai ekspresi? Kau tidak merasa bersalah? “

“ Mmm… aku memang seperti ini. Aku sudah minta maaf sebelumnya bukan? Apa aku harus berlutut sambil memohon maaf darimu? “ tantang Seul Hee yang didalam hatinya pun sebenarnya enggan jika harus melakukan itu.

“ Ah.. Tidak perlu. Baiklah baiklah kau menang lagi “

Keadaan menjadi hening kembali, Seul Hee hanya serius menata rambut Chanyeol tanpa peduli jika dia terus diperhatikan melalui cermin.

“ Apa wajahku dihinggapi serangga besar yang sedang buang kotoran? “ ucap Seul Hee yang sadar sedang diperhatikan.

“ Hah? Apa? Pfft…Hahaha Tidak tidak bukan itu “ tanpa sadar ia tertawa lepas karena ucapan Seul Hee.

“ Lalu? “

“ Aku hanya ingin bertanya.. “

“ Apa? “

“ Kenapa setiap kali bertemu, kau marah padaku? Apa kau benci padaku? “

“ Entahlah.. timingnya hanya selalu pas ketika aku kesal kau ada disekitarku. Bukan berarti aku membencimu… Mungkin “

“ Waaah kau itu-.. “

“ Yak sudah selesai “ ucap Seul Hee yang lagi lagi memotong perkataan Chanyeol

Chanyeol hanya bisa melongo, tak habis percaya diabaikan. Rasanya saat itu juga ia ingin mencubit pipi gadis itu. Bukan..Bukan karena kesal tetapi sisi dingin Seul Hee membuatnya gemas. Sikap itu membuatnya terus menerus penasaran akan seperti apa sosok Seul Hee sebenarnya. Ia memang harus mengenalnya lebih dekat. Chanyeol berdiri untuk menghampiri Seul Hee yang akan menata rambut Chen namun langkahnya terhenti…

“ Oh ada apa dengan lututmu? “ Ucap Chen yang menyadari lutut Seul Hee yang saat itu memang hanya memakai Celana jeans selutut.

“ Bukan apa apa “ sahut Seul Hee mencoba menutupi lututnya.

“ Hya~ lututmu memar dan kau bilang bukan apa apa. Tunggu disini.. “

Chen berjalan menuju tas kecil yang tergeletak di pojok ruangan dan mengeluarkan patch pereda nyeri. Tanpa berkata apa apa, Chen menekuk kakinya dihadapan Seul Hee dan hendak menempelkan patch itu di lututnya namun Seul Hee mundur menjauh.

“ Ka..kau sedang apa? “

“ Hei..Kenapa kau menghindar? Tentu saja aku akan mengobatimu. Kemari, aku akan menempelkan ini agar lututmu membaik “

“ A.. aku bisa memasangnya sendiri, terima kasih “

“ Ahh.. begitu? Baik aku akan tetap memakaikannya untukmu “

“ Sung..guh aku bisa memakainya sendiri “

“ Kalau begitu aku juga sungguh sungguh, aku akan melakukannya dengan lembut. Sudahlah.. cepat kemari “

Seul Hee hanya bisa terdiam ketika Chen menempelkan patch dilututnya itu.

“ Selesai. Mudah kan? Kenapa harus menghindar? “ ucapnya dengan tersenyum.

“ Ah.. Ne, Terima Kasih. Dan… Maaf merepotkan “

“ Tidak.. tidak apa apa. Lagipula kau itu tetap seorang perempuan, tidak seharusnya perempuan memiliki luka lebam seperti itu “

“ N..Ne… “

Hari ini ia benar benar mendapat kejutan bertubi tubi dari 3 orang pria sekaligus. Tapi tidak seperti Chanyeol dan Sehun perlakuan Chen benar benar membuatnya mati kutu. Para staff pun menatapnya tajam mungkin mereka berpikir “siapa anak baru ini,mengapa EXO memperlakukannya seperti putri”

Hatinya berdebar entah karena tatapan mematikan para staff atau perlakuan Chen yang begitu tiba tiba dan tak terduga, memang sebelumnya ia sudah mendengar soal Chen si warm heart. Tapi ia tidak mengira jika itu benar adanya. Apalagi melakukan hal seperti itu didepan banyak orang, bisa kau hitung bukan lelaki yang seperti itu di jaman sekarang??

Chanyeol terdiam melihat scene didepannya, terlebih ketika ia melihat ekspresi Seul Hee. Ekspresi itu…terbaca jika Seul Hee tersentuh oleh perlakuan Chen.

“ Ah.. tidak tidak apa yang sedang aku pikirkan “ batin Chanyeol mengusir semua pikirannya.

6 thoughts on “Just That, I Love You – Room ( Chapter 4 )

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s