LET ME TO BE YOUR HEARTBEAT [CHAPTER I]

IMG_2983

TITLE : LET ME TO BE YOUR HEARTBEAT

Author’s name : StephaniePark

Genre : School life, Romance , SAD .

Lenght : multichapter [9 chapter ]

Rating : 15

 

Cast : Sehun EXO-K , Luhan EXO-M , Other cast [Park So Yoon]

Hari ini, hujan turun lagi yang membuat seorang gadis bernama Park So Yoon ini bermain dibawah turunnya hujan.Geurae. Park So Yoon sangat sangat menyukai hujan lebih menyukai dirinya sendiri. Sehingga sedari kecil, Park So Yoon tidak pernah melewati hujan sekalipun.

“Yaaaa!!!!! masih saja kah kau bersikap seperti ini?? RaeNi-yaa kau ini sudah besarrr!! cepat masuk dan ganti pakaian mu!!!!” teriakan itu membuat So Yoon berhenti bermain dan hanya melihat sebal kakaknya itu, Xiumin.

Memang, kalau kakak So Yoon yang satu ini sedang ada di rumah, ia sangat menyebalkan dan membosankan.

“Aisshhhh.. mengganggu sajaaa kau oppa!! kembalilah kau ke Sidney!!” gerutu So Yoon sambil berjalan tak niat masuk kedalam rumahnya.

So Yoon pun mengganti pakaiannya dan duduk di meja makan yang sudah di tunggu oleh Xiumin, oppanya.

“Yaa So Yoon ah.. bisakah kau bersikap sedikit dewasa? berhentilah bermain hujan itu, kalau kau sakit gimana?” ucap Xiumi yang masih kesal dengan sikap So Yoon

“Oppa! kau ini kenapa sih? sepertinya dulu dulu aku bermain hujan tidak ada apa-apa. Mengapa baru kali ini kau komplain, eoh? Wae?!!” tanya So Yoon yang tidak bisa santai dengan sikap Xiumin yang sangat berbeda setelah ia pulang dari Sidney.Xiumin tidak kehabisan akal untuk menjawab pertanyaan So Yoon “Karena, dulu kau masih kecil! sekarang kau sudah besar.. memang tidak ada pekerjaan yang lebih asik daripada kau harus bermain dengan hujan? sama saja kau mencari penyakit!” jawab Xiumin santai “Oppa, aku ini wanita yang kuat , aku tidak akan sakit. Lagipula, aku dan hujan sudah bersahabat. jadi kau tak usah mengkhawatirkan ku. Arraseo?” setelah So Yoon mengucapkan kata kata ia barusan, Xiumin memukul kepala So Yoon menggunakan sendok yang ia pakai saat makan “Neo baboya? Aku ini oppa mu jadi wajar kalau aku mengkhawatirkan mu, dasar adik tak bisa berterimakasih. Neo jinjja!!! Dari aku berangkat ke sidney sampai aku pulang kembali, kau masih sama saja!! ” ucap Xiumin kesal “Mianhae oppa” jawab So Yoon singkat sambil memegang kepalanya yang sakit.

****

Park So Yoon berjalan menelusuri lorong sekolah yang baru ia lihat kembali setelah 3 bulan berlibur.

“Yaaa!! So Yoon ah!!” panggil seorang namja yang berlari mengejar So Yoon dari belakang “Yaa annyeong Luhannie” balas So Yoon dengan senyum manisnya itu “Bagaimana liburan mu So Yoon ah?” Tanya Luhan sembari mereka berjalan menuju kelas mereka “Sangat biasa saja, aku tidak boleh keluar lama lama, bahkan bermain dengan hujan saja, sekarang aku di marahin abis abisan dengan Xiumin oppa, aku bingung mengapa ia menjadi seperi ini sekarang” Jawab So Yoon “Itu karena Xiumin hyung sayang kepada mu So Yoon. Mungkin efek dia sudah lama tidak bertemu dengan kamu” Hibur Luhan dan hanya di tanggapi dengan senyum terpaksa yang terukir di mulut So Yoon

“Kundae, sepertinya kau kurusan” tanya Luhan bingung “Kau dietkah?” Tambah Luhan “Jinjja? Ah aniya, aku tidak diet. Justru menurut ku, aku gendutan Luhannie, aku banyak makan di rumah akibat tidak diperbolehkan banyak keluar oleh Xiumin oppa” Jawab So Yoon yang tiba tiba tersentak dan berhenti berjalan akibat pertanyaan Luhan sebelumnya yang mempertanyakan bahwa ia kurusan “Jeongmal? Entalah.. Tapi kau kelihatan bertambah cantik So Yoon ah!” puji Luhan untuk mengalihkan topik pembicaraan mereka.

****

Xiumin sedang duduk di ruang tamu sambil menonton tv, tetapi pandangannya dan pikirannya entah sedang kemana, ia membiarkan tv yang menonton ia melamun memikirkan sesuatu

“Eomma.. Aku takut aku tidak bisa menjaganya, aku takut aku malah membiarkan ia pergi, aku takut tidak bisa melindunginya” Tak ia sadari, setitik airmata jatuh dipipinya dan ia hanya membiarkannya. “Eomma..aku belum siap untuk kehilangannya, aku belum siap kehilangan senyuman cerianya itu yang selalu membangkitkan mood ku dan aku belum siap kehilangan canda tawa nya yang selalu menghangatkan hatiku. Aku takut eomma, jika suatu saat nanti aku harus kehilangan dia seperti aku kehilangan eomma dulu” tangis Xiumin pun semakin deras, Xiumin menutup matanya dengan kedua tangannya dan terlelap pada tangisnya semakin dalam

****

Bel masuk sekolah pun berbunyi, So Yoon berlari terburu-buru ke kelasnya. Sebenarnya ia tidak terlambat tetapi karena tiba tiba ia kebelet ke toilet, dan ia sepertinya terlalu lama berada di toilet. Saat Park So Yoon sedang mengejar waktu, tiba tiba ia bertabrakan oleh seorang namja.

Brukkk!!!!

So Yoon terjatuh, namja itu masih berdiri dengan tegap, bagaimana So Yoon tidak jatuh, So Yoon di tabrak oleh namja yang tinggi dan gagah seperti itu. So Yoon merasa waktunya sudah terbuang oleh namja tersebut. Kemarahan So Yoon pun mulai naik.

“YAA!! Kau tidak mempunyai mata , eoh ? Berjalanlah yang benar menggunakan matamu!! Kauuu…” Marah So Yoon sambil bangkit dari posisinya yang terjatuh itu. “Tii..daakk..biiii..” Ucapan So Yoon terhenti saat betapa kagetnya ia melihat seorang namja tampan yang jauh lebih tinggi berdiri di depannya. Antara kagum karena tampannya namja tersebut, atau ia takut dengan tingginya namja tersebut.

“Dimana mana , jalan itu pake kaki” Namja tersebut mendekatkan wajahnya di samping telinga So Yoon sambil mengucapkan kaliamat itu dengan nada yang dingin.Terpakulah So Yoon akibat perlakuannya. “Bikyeo!!” kemudian namja itu jalan sambil menyenggol bahu So Yoon membuat So Yoon tersadar.

“Ahhhh babo! babo! babo! kenapa tadi aku begitu terpaku di hadapannya? harusnya aku menghabisinya dengan kata kata ku yang tajam lainnya. Aissshhh” ucap So Yoon saat namja itu pergi. Tiba tiba mata So Yoon membulat sempurna saat ia melihat jam tangannya “Mwo??!!!” So Yoon pun langsung berlari ke kelasnya.

Kelas kini masih ribut dengan murid-murid didalamnya. Mrs. Kim belum datang juga. Berbeda dengan Luhan, Luhan hanya melihat ke arah pintu kelas yang tertutup menunggu kehadiran So Yoon. Tiba tiba…

Brukk

Semua mata tertuju dengan siapa yang membuka pintu kelas dengan cara yang tidak santai.

“Yaa So Yoon ah! neo jinjja! bukalah pintu dengan cara yang sopan! ” ucap Baekhyun, teman sekelas So Yoon yang sedikit cerewet.

“Mianhae chingu!” So Yoon meminta maaf sembari membungkukkan badannya layaknya kebiasaan orang korea. “Ne, gwaenchana” balas teman temannya.   ” Lama skali kau di toilet So Yoon” Tanya Luhan menatap So Yoon yang sedang duduk disebelahnya sambil melepas tas ranselnya ” Ah Luhan, kau tau, tadi aku bertemu dengan seorang namja yang sangat dingin. dia sangat menyebalkan!!” Curhat So Yoon dengan wajah yang sangat geram. ” Nugunde?” Tanya Luhan datar “Molla, sepertinya ia anak baru. semoga sajaa…” Belum selesai So Yoon berbicara , pintu kelas terbuka. Mrs. Kim masuk dengan membawa satu namja. “Aishhiii.. dia masuk dikelas ini” Kesal So Yoon yang makin menjadi, hanya memandangi namja yang berdiri di depan kelas itu. Mrs. Kim akhirnya menyuruhnya memperkenalkan diri. “Annyeong, Oh Sehun imnida” suaranya yang rendah dengan tatapan mata tajamnya itu cukup membuka kelas pagi hari itu menjadi dingin. Setelah perkenalan singkat itu, Mrs.Kim menyuruh Sehun untuk duduk dibangku yang kosong. tepatnya di depan So Yoon dan Luhan duduk.     So Yoon menatap ke arah Sehun dari belakang, dengan tatapan kesalnya.   Luhan yang memandang So Yoon dari samping hanya tersenyum singkat. “Sudah So Yoon ah, jangan di liatin terus seperti itu. Bisa bisa rasa kesalmu menjadi rasa cinta padanya” So Yoon kaget , tidak terima dengan pernyataan Luhan. “Mworagu???” suara So Yoon meninggi. Luhan kaget mendengar suara So Yoon yang meninggi “Ahh aniyaa aniyaa aniyaa!!!! neo micheosseo? tidak akan mungkin aku menyukainya!!” Luhan mencoba mendiam kan So Yoon. ” So Yoon ah, kecilkan suara mu, lihat Mrs. Kim dan murid murid lain melihat mu. Termasuk namja itu.” So Yoon pun terdiam. Semua hening. “Mianhaeseyo” Hanya ucapan itu yang So Yoon keluarkan karena kesalahannya itu. Sehun hanya menggeleng kelapanya saja. Ia tidak menghiraukannya.

Saat jam istirahat, seperti biasa So Yoon makan bersama Luhan di kantin. Luhan yang duduk di depan So Yoon menatap wajah So Yoon yang sedang makan itu dengan sangat dalam. Karena merasa di perhatikan, So Yoon mengangkat kepalanya, dan kini pandangan keduanya bertemu.

“Ya Luhannie! apa yang sedang kau lihat, eoh?” Tanya So Yoon heran “Ah aniya” jawab Luhan singkat.

‘ Ahh..mengapa perasaan ini belum hilang juga So Yoon ah? Mengapa harus kamu yang aku cintai,yang sudah aku anggap seperti adik kecilku sendiri’ tanya hati Luhan.

Tiba tiba ada rasa sakit di bagian dada So Yoon yang membuat So Yoon memegang dada nya sambil mencoba berusaha kuat. Luhan yang melihat itu sangat khawatir oleh keadaan So Yoon ” So Yoon ah! neo gwaenchana? ” Luhan langsung beranjak dari tempat duduknya dan langsung bergerak cepat ke arah samping So Yoon. ” Yaaa So Yoon ahh.. apa yang sebenernya terjadi? neo gwaenchana?” So Yoon yang kesakitan hanya tersenyum dan mengambil alih alih untuk berdiri ” Nan gwaen….” Belum selesai berbicara, tiba tiba So Yoon jatuh pingsan di pelukan Luhan. “So Yoon ah… Yaaa tolongg!!” Teman teman Luhan begitu juga teman teman So Yoon datang karena mendengar suara minta tolong Luhan di tengah keramaian kantin.

Akhirnya So Yoon di bawa ke UKS untuk sementara. Xiumin yang di telepon Luhan pun datang dengan menampilkan wajah paniknya itu.

” Luhan adaa apa ini?” tanya Xiumin panik. ” Ia sedang makan di kantin, dan tiba tiba ia kesakitan..lalu ia pingsan. Sebenarnya.. So Yoon kenapa hyung?” kata Luhan yang penuh tanya. Xiumin tidak mungkin memberitahu apa yang sebenarnya terjadi. ” Ani. So Yoon gwaenchana” jawab Xiumin tersenyum singkat ” Luhan tolong jagakan So Yoon dulu, aku ingin keluar sebentar” pinta Xiumin sambil melangkahkan kaki keluar UKS.

Dengan perasaan yang campur aduk, Xiumin keluar UKS . ” Eotteokhae eomma.. So Yoon sudah mulai merasakan sakit itu lagii… ” batin Xiumin yang membawanya larut kedalam ketakutan itu lagi. Tiba tiba, ada seseorang yang menepuk pundak Xiumin dari belakang…

 

TBC

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s