It’s Me – When See You Again (chapter 1 – love, love, love)

IMG_2094

IT’S ME – WHEN I SEE YOU AGAIN

Author            : Sesil_HappyChan

Genre              : Romance, Drama, Friendship, Bromance

Rating             : PG-16

Length             : Chapter

Main Cast       : Park Chanyeol as Chanyeol

                        All Member EXO

                        Kim Rara

                        Wu Yi Fan/Kris as Lee Min Hyuk

                        Baekho (Nuest) as Kang Young Hyun

                        Jiyeon (T-Ara) as Ji Eun

                        V (BTS) as Ho Joon

                        Park Hyun Seok as Kim Woo Bin

 

DON’T BE PLAGIATHOR!!!

 

 

Love Love Love

Setiap hari, aku terus mencoba mencarimu

Tapi aku hanya menahan kaki ini

Setelah bertemu denganmu, aku berniat untuk terus mengikutimu

[EXO]

–Kim Rara–

—————————————————————-

 

Author POV

Rara berdiri memandangi tembok pembatas setinggi kurang dari dua meter yang berdiri kokoh di depannya. Gadis itu berkacak pinggang dengan tangan kirinya yang bebas, sedang tangan kanannya tertahan di atas kepala saat ia menyugar rambutnya. Rara berdesis dan mengumpat kesal karena tidak menemukan sesuatu yang dicarinya.

Benda itu seharusnya di sini, Rara selalu menyiapkannya sepulang sekolah kalau-kalau ia akan datang terlambat lagi keesokan harinya. “Di mana batu bata sialan itu?!” geram Rara sambil kembali melihat di sekelilingnya.

Rara menyerah setelah 10 menit berlalu dan tidak juga menemukan benda untuk dijadikannya tempat berpijak. Ia tidak bisa melewati tembok ‘raksasa’ ini kalau tidak juga menemukan batu atau apapun itu. Rara sudah membuang-buang waktu selama 15 menit berdiri di sana saat bel masuk memberikan tanda untuknya. Sepertinya Rara harus menerima hukuman karena keterlambatannya—lagi—kali ini. Tapi Rara benar-benar tidak ingin berurusan dengan Park Hoo—pengawas di sekolahnya.

“Aisshh, sial!”

Rara kembali memutar otak saat jari-jarinya bergerak-gerak di lengannya yang terlipat di dada. Kebiasaan yang selalu dilakukannya saat ia sedang berpikir keras.

Rara melihat seseorang melintas dari arah jam 3. Tidak ada orang lain selain dia yang melewati jalan itu. Wah beruntung sekali laki-laki itu. Rara menarik ujung bibirnya ke atas, menyeringai dengan jahatnya.

“Hey, kau!” panggil Rara saat laki-laki bertubuh jangkung itu berjalan memperpendek jarak dengannya. Rara mengerutkan keningnya, merasa kesal karena diabaikan. Laki-laki itu terlihat sibuk dengan ponselnya, bahkan mungkin dia tidak sadar kalau Rara sedang berdiri di sana. “Hey! Kau yang memakai masker hitam! Tuan yang bermain ponsel!” Rara mengulang, kali ini dengan suara yang lebih keras lagi.

Pria itu menghentikan langkahnya dengan ragu, melirik Rara yang berdiri melipat kedua tangannya. Dia langsung memasukkan ponselnya kedalam saku saat melihat Rara memandanginya dengan cara tak biasa, seolah dirinya sudah berhutang sesuatu kepada Rara. “Apa? Kau memanggilku?” tanya laki-laki itu.

Tsk. Rara membuang muka seolah menyadari sesuatu saat melihat sorot mata yang cukup dikenalnya. Rara menyugar rambutnya sebelum mendekatinya. Pria itu tampak gugup, matanya melirik sana sini seolah mencari sesuatu.

“Tali sepatumu.” Rara menunjuk sepatu laki-laki itu dengan dagunya. Itu hanya kebetulan saja, Rara bukanlah tipe orang yang suka memperhatikan orang lain, terlebih dengan hal-hal kecil semacam itu.  Sebenarnya Rara ingin membiarkan pria ini pergi begitu saja setelah sadar siapa yang ditemuinya, tapi Rara tiba-tiba teringat sesuatu.

Pria itu menunduk, mengecek sepatunya yang memang terlepas dari ikatannya. Rara yakin, dengan jelas mendengar dia mengumpat sebelum membungkuk dan mengikat tali sepatunya dengan benar.

Rara menyeringai senang dan bersiap untuk melakukan aksinya. Dengan cepat Rara menjadikan punggung laki-laki itu sebagai pijakan dan meraih puncak tembok. Rara menarik tubuhnya ke atas saat mendengar geraman seseorang di bawahnya.

YAA!!!” pria itu berteriak karena marah. Rara tidak begitu memperhatikannya, tapi pria itu sudah berdiri dan meraba punggungnya. Pria itu mengumpat sekali lagi saat melihat Rara—gads yang berdiri di depannya tadi—sudah terduduk di tembok yang setinggi hampir dua meter.

Rara menoleh, memutar tubuhnya untuk melihat pria itu, sekedar mencari tau bagaimana ekspresinya meskipun Rara tidak bisa melihat dengan jelas karena tertutup masker. Rara jelas yakin pria itu sedang marah besar.

Rara menggerak-gerakkan kakinya yang sudah bergelantungan disisi lain—saat ia melihat tubuh jangkung pria itu hanya settinggi satu jengkal dari tinggi tembok yang didudukinya. “MianGomawo,” Kata Rara dengan senyum kemenangan.

“Dasar gila! Apa yang kau lakukan? Berani sekali kau menginjak punggungku?” Pria itu mengusap punggungnya yang masih terasa nyeri. “Tubuhku ini sangat berharga, kau tau tidak?”

“Ya, ya, ya. Tapi harusnya kau beruntung karena aku tidak melukaimu. Tubuhku ini juga berharga tau!” balas Rara tak kalah sengitnya, “Memangnya hanya kau saja,” gumam Rara.

“APA? kau tidak tau siapa aku? Berani sekali bicaramu itu. Aku ini—“ pria itu menghentikan ucapannya begitu saja, sadar akan sesuatu yang tidak boleh diucapkan kesembarang orang.

Rara kembali menyeringai senang. “Jangan marah-marah begitu. Orang-orang tidak akan menyukainya kalau tau kau seperti ini.”

MwoYAA!”

“Bagaimanapun, Gomawo! Annyeong!” Rara tersenyum, mengangkat sebelah tangannya sebagai salam perpisahan. Lalu menghilang dari pandangan pria itu saat melompat ke sisi seberang.

Pria itu bisa mendengar bunyi buk cukup keras. Dan dia menyumpah untuk kesekian kalinya, berharap gadis kurang ajar tadi menghantam keras ketanah—sebagai balasan karena sudah berani lancang menginjak punggungnya.

“Ahhh, Sial!” geramnya sambil berlalu meninggalkan tempat itu.

 

 

 

 

 

*****HappyChan*****

Hallo reader^^ ini adalhan ff pertamaku yang pernah ku publish di wattpad follow @sesil_HappyChan

Mungkinsudah ada yang pernah lihat. Ini real cerita yang saya buat sendiri jadi kalau ada kesamaan karakter dll mohon maaf.

Minta reviewnya, dan baca sampa akhir ya^^

 

 

 

 

 

 

 

 

 

2 thoughts on “It’s Me – When See You Again (chapter 1 – love, love, love)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s