Just That, I Love You – I’m Back ( Chapter Eight )

chapter-eight

Just That, I Love You

 

 

Author : 610021FireThunder

Genre : Imagine, Romance, Comedy

Length : Chaptered

Rating : All Can Read

Main Cast :

– You as Nam Seul Hee

– Park Chanyeol as Himself

– Kris as Himself

– Chen as Himself

 

I’m Back ( Chapter Eight )

08:10 KST Incheon Airport

Sebelum take off Seul Hee mengecek beberapa list wardrobe untuk persiapan photoshoot di Fiji nanti. Ia begitu senang karena Fiji dikenal sebagai pulau yang indah dan sudah lama ia ingin pergi kesana namun tidak pernah sempat. Ia melirik ke arah Chen yang terlihat sama begitu antusias dengannya, mungkin karena besok tepat ulang tahunnya dan bisa bersenang senang di tempat yang indah. Tanpa sadar Seul Hee tersenyum melihat Chen dan seperti ada telepati Chen melihat ke arahnya dia balas tersenyum dan melambaikan tangan. Cepat cepat Seul Hee mengalihkan wajahnya berusaha mengontrol pipinya yang sekarang memanas karena malu.

Tiba tiba ia teringat oleh bekal yang dibawanya dan mengeluarkan sepotong sandwich, karena masih ada waktu beberapa menit sebelum take off tidak ada salahnya untuk mengisi perut dahulu. Ia menggigit rotinya sambil melanjutkan kegiatannya, tapi tanpa ia ketahui Sehun duduk disampingnya dan ikut melahap roti ditangannya.

“ Hyaaa!!!! Apa yang sedang kau lakukan?? “

Suara Seul Hee yang lantang membuat semuanya menoleh, sadar akan itu ia mengecilkan suaranya.

“ Hyaa! Kau.. sebenarnya apa yang sedang kau lakukan? “

“ Huh? Aku? Apa kau tidak melihatnya? Aku sedang makan “

“ Ya, Isshhhh…. Aku tau kau sedang makan, tapi itu rotiku.. “

“ Seul Hee – ah.. aku sangat lapar sekarang dan tidak ada yang memberiku makanan,tapi  kenapa kau seperti itu? Apa kau tega melihat aku kelaparan???  Dan ini… woah sangat enak. Kau yang membuatnya? Kau sangat pintar memasak Seul Hee, you are my type “ ucap Sehun sambil melahapnya lagi.

“ Kau.. arrgghhh… baiklah baiklah habiskan dan berhentilah berlebihan. Dan stop godaanmu itu Sehun, apa kau tidak lihat semua sedang menatap kesini??? “

“ Ah begitukah?? Kau tau? Mereka menatap karena kita terlihat serasi bersama, kau harusnya senang Seul Hee – ah~ “

“ Sehun – ssi, dengan sangat hormat.. apa aku harus memukulmu sekarang?? “

“ Woooo??? Kenapa kau jadi marah? Omooo… apa kau marah karena aku memakan sandwich yang sudah digigit dari mu dan itu.. indirect kiss? Seul Hee… jangan bilang… itu ciuman pertamamu??? “ goda Sehun semakin menjadi.

“ MWO????? HYAAA!!!!! ANIYAAAA!!! “

“ Oh.. jadi itu benar? Bagaimana ini?? Aku mencuri ciuman pertamamu. Daebak!! “

“ KAU!!!! “ Seul Hee yang kesal kini memukul pundak Sehun, tidak peduli lagi jika crew melihat mereka. Beruntung fans tidak dapat melihat, jika iya.. Seul Hee tamat.

“ Yayaya… Seul Hee hentikan, aku bercanda hahaha. Oww.. itu sakit. Kalau kau terus memukulku akan aku berikan ciuman yang sesungguhnya “

“ SEHUUUUUNNN!!!! YAAAAKKKKK!! “

Meski dipukuli Sehun tetap tertawa, ia terlihat seperti menikmati menggoda Seul Hee. Chanyeol dan Chen yang sedang mengobrol terhenti ketika mendengar suara Sehun yang sedang tertawa itu. Mereka mencari keberadaan Sehun. Dan saat menemukan Sehun mereka kehabisan kata, sejak kapan Seul Hee bisa menjadi sedekat itu dengan Sehun. Chanyeol mengambil langkah mendekati keduanya. Seketika Sehun dan Seul Hee terdiam ketika Chanyeol sudah berada didepan mereka.

“ Hyung??? “

Tanpa bicara apa apa Chanyeol duduk diantara Sehun dan Seul Hee.

“ Ya, Hyung.. kau itu apa apaan? “

“ Aku? Ahhh.. aku merasa ingin duduk saja. Kaki ku sangat pegal “

“ Mwo?? Tapi masih banyak kursi kosong kenapa kau duduk disini? Pergilaaah kau mengganggu kami “

“ Kenapa?? Aku ingin duduk disini, Seul Hee pun tidak merasa terganggu bukan? “ tanya Chanyeol meminta persetujuan dari Seul Hee yang saat itu ling lung.

“ Ah… N..Ne, tentu kau boleh duduk dimana saja.. “

“ Aiyaaa! Seul Hee kenapa kau mengijinkannya? Kau tidak tau tadi kita sedang bersenang senang? “

“ Bersenang senang apa?? Aisshhh “

“ Woah.. itu sandwich? Boleh aku minta? Terima kasih “ Chanyeol mengambil satu potong sandwich yang tersisa di tempat bekal Seul Hee tanpa membiarkan Seul Hee menjawab.

“ Oh.. rotiku… Ya.. sebenarnya ada apa dengan kalian berdua?? Chanyeol – ssi? Kau lapar juga? “ tanya Seul Hee bingung

“ Nee… aku sangat lapar, ya Sehun pergilah kau sudah makan sandwichmu bukan? “

“ Apa apaan ini?? Hyung, aku yang pertama disini dengan Seul Hee kau yang harus pergi. Dan lagi itu sandwich bagian Seul Hee kenapa kau memakannya? “

“ Kenapa kau banyak mengatur Sehun, aku hyungmu bukan? Oh? Begitukah? Seul Hee kau belum makan? Kalau begitu aku akan membaginya denganmu, aaaaaa “ ucap Chanyeol seraya mencoba menyuapkan roti ke Seul Hee

“ Aaah.. tidak, tidak perlu. Makan saja bagianku, aku sudah kenyang “

Chen yang sedari tadi melihat itu tertawa karena tingkah Sehun dan Chanyeol yang saling berebut perhatian Seul Hee. Sedangkan Seul Hee semakin bingung akan keduanya hanya karena sandwich. Chen akhirnya menghampiri mereka untuk menyelesaikan pertengkaran anak kecil itu.

“ Ya.. kalian lucu hahaha bertengkar karena sandwich? Seul Hee – ah jangan pedulikan mereka, ayo kita harus take off “

“ Oh sudah waktunya? Baiklah, aku pamit sampai bertemu nanti “ Ucap Seul Hee sambil membungkuk ke arah mereka dan pergi.

“ Aaaahhhh.. Chen hyung! Sekarang  kau juga mengacaukan, Seul Hee… Tunggu Oppa-mu ini! “ ucap Sehun yang kemudian pergi

“ Aish.. kalian berdua sama saja “  Chanyeol pun ikut beranjak

“ Wae? Kenapa kalian menyalahkanku? Hya! Kalian tunggu! Aigooo.. hahaha “

 

 

September 21 2015 08:03 Fiji Airport

Segera setelah sampai Seul Hee menyalakan handphonenya dan saat itu juga ada panggilan dari Yora.

“ Hallo, Unnie… “

“ Ya, kau baru sampai? “

“ Baru saja unnie, ada apa? “

“ Wah lama sekali, tidak apa apa. Padahal aku sudah meneleponmu dari semalam. Aku pikir kau sudah sampai “

“ Begitukah? Ah Unnie, nanti ku telepon lagi oke? Aku harus memeriksa bawaan lagi. “

“ Ah.. baiklah. Jangan lupa makan okay? “

“ Ne.. aku ingat tenang saja unnie, bye “

Seul Hee langsung memasukkan handphonenya kedalam kantong dan berlari menghampiri kumpulan staff. Satu satu ia periksa wardrobe dan bawaan lain, namun ditengah kesibukan itu teleponnya berbunyi lagi. Kali ini dari nomor yang tidak iya kenal. Sempat ragu untuk mengangkat telepon itu tapi setelah dipikir lagi mungkin itu telepon penting.

“ Hallo? “

Telepon itu dalam keadaan tersambung namun tidak ada suara balasan dari sana. Sunyi.. sampai ia menggoyangkan handphonenya karena berpikir jika sinyal jelek karena sedang berada di negara lain.

“ Hallo? Siapa ini? “ sahut Seul Hee lagi, tapi tetap tidak ada jawaban

Samar samar dari telepon itu terdengar lagu Patty Smith – Sometimes Love Just Aint Enough diputar. Ia tercekat, lagu itu… lagu yang selalu ia dengarkan dulu. Lagu penuh kenangan yang selalu ia nyanyikan bersama seseorang.

“ Hallo… jawablah, k.. kau siapa?? A..aku Seul Hee, kau pasti tau aku kan? Karena itu kau meneleponku. Kumohon bicaralah, itu kau bukan??? “

Telepon terputus, tidak pernah ada suara yang keluar dari telepon itu. Seul Hee menatap layar handphonenya lekat bertanya dalam hati apa seseorang itu yang selama ini dia tunggu? Atau hanya ulah orang iseng yang kebetulan sedang mendengarkan lagu nostalgicnya…

Sementara sang penelepon juga menatap handphonenya, ada kelegaan mendengar suara yang telah lama ia tidak pernah dengar. Ia tersenyum tipis, ternyata suara itu masih sama persis tidak ada yang berubah. Hatinya terasa hangat meski untuk saat ini dia tidak bertatap muka dengan pemilik suara tersebut. Bebannya terangkat sedikit meski ia tidak dapat berkata apa apa di telepon.

“ Jadi itu benar nomor telepon gadis yang kau cari selama ini? “

“ Ya… Terima kasih manager. Dan bisakah aku meminta satu permintaan lagi? “

“ Apa itu? “

“ Aku ingin pergi ke Korea… “

“ APA!!?? Korea? Kau sudah gila Yi Fan?? “

“ Mungkin… “

“ Apa kau pikir akan mudah kau pergi kesana?? Jangan meminta hal yang mustahil “

“ Tidak.. aku tidak pernah meminta hal mustahil. Ini hal yang mudah untukmu bukan? “

“ Aku tidak ingin bermasalah dengan matan agensimu disana oke? Tolonglah kau bisa meminta hal lain tapi tidak untuk ini “

“ Permintaanku saat ini hanya ini manager, aku harus menemuinya. “

“ Sebegitu pentingnya kah gadis itu??? Kau rela mengorbankan pekerjaan yang sudah kamu raih sejauh ini hanya karena dia? “

“ Tidak… aku sudah pernah mengorbankannya dahulu. Sekarang waktuku untuk berkorban menebus semuanya. Lagipula aku tidak akan bisa menjadi seperti sekarang jika aku tidak pernah bertemu dengannya “

“ Arrghhh lagi lagi kau mengeluarkan jurusmu, agar aku simpati.. Yi fan… “

“ Aku mohon manager. Untuk Sekali ini dan terakhir kalinya. Aku akan bertanggung jawab jika sesuatu terjadi.. “

“ Mmm… haaah.. baik, baik.. aku akan membantumu karena kau bilang akan menanggung semuanya. “

Kris tersenyum kepada manager yang sekarang hanya bisa frustasi memikirkan cara untuk pergi ke Korea. Ia kembali menatap layar handphonenya yang sekarang dihiasi foto seorang gadis yang sedang tersenyum lebar bersamanya. Aku kembali Seul Hee..sekali lagi tunggu aku.

 

6 thoughts on “Just That, I Love You – I’m Back ( Chapter Eight )

  1. sehun lagi cari perhatian sama seul hee tapi bikin chanyeol cemburu dan gangguin sehun wkwk lucu pas mereka lagi cari perhatian sama seul hee kaya anak kecil. what ? kris mau ke korea.. next chapter di tunggu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s