MIDNIGHT (ONESHOOT)

Author :Eulseongulya

Genre : mystery,thriller,etc

Cast: se hun x Luhan (Exo),support casts

aurhor’s note : YANG GAK KUAT JANGAN PAKSAKAN DIRI BUAT BACA.

NO PLAGIAT,YANG PLAGIAT GUE TENDANG AMPE PLANET MARS!.

Ceritanya gak terlalu serem sih kurasa,tapi Author harap readerdeul suka.

RCL(Read Coment,Like) PLEASE,*WINK

If you dont like my fanfics,just comment,but…  DONT BASH

 

Udah pernah kupublish di WP pribadi (https://eulseongulya.wordpress.com/) mampir yaah…*numpang promosi, hehe heehe…* ini sudah aku edit-edit,jadi jangan heran kalo agak beda sama yang ada di WP pribadi aku.

HAPPY READING………

Krieekk~~…pintu terbuka perlahan.Seketika angin berhembus memasuki kamar Luhan,membawa suasana dingin tersendiri.

Luhan masih larut dengan mimpinya,sembari mengeluarkan peluh-peluh dingin dari tubuhnya.Tiba-tiba Sehun,adik Luhan memasuki kamar.Luhan tersentak karena kedatangan Sehun yang tak ia antisipasi sebelumnya.Sontak Luhan memeluk Sehun.

“형,왜요?”(hyung,kenapa?)

“Mimpi itu datang lagi” jawab Luhan gemetar.

“Tak perlulah hyung pikirkan mimpi itu,yang penting kan itu tak terjadi” saran Sehun.

 

Tapi kenapa harus setiap hari mimpi ini datang,mengapa aku harus terbangun di  tengah malam karena mimpi sialan ini? Kenapa di mimpi ……”

 

“Jangan terlalu dipikirkan,hyung.Namanya saja bunga tidur” potong Sehun cepat-cepat.

 

Sehunie,kau belum tidur?” Tanya Luhan yang baru saja menengok jam yang terpasang manis disamping ranjangnya.

“Ini sudah tengah malam lho” imbuh Luhan.

Sehun bergeming menatap hyungnya miris.

 

“Tidurlah hyung,besok bukanya Lay dan Kai hyung akan menjemputmu?”

“Oke,hunie,잘자!(good night!)”

 

“네,잘자요루한형이”(ya,selamat tidur Luhan hyung) balasnya.

 

Sehun meratapi hyungnya prihatin,

“Andai saja eomma disini” gumamnya.

ESOKNYA……

“Lama sekali sih kau hyung,abis boker ya?”selidik Kai setengah bercanda.

“Sembarangan,ayo berangkat!.dadah hunie,jaga rumah baik-baik ya…!” Pamit Luhan kepada Sehun.

“Iya Sehun,kami berangkat dulu yaa~~~” timpal Lay,sedangkan Kai hanya menggaruk tengkuknya bingung.

Tengah malam berikutnya……

   “Hunie,kau dimana?” Luhan mencari-cari Sehun dengan gencar dan gelisah

“Aaaaargghhh hyung~~~” teriak Sehun yang masih meronta-ronta melepaskan diri dari tali yang menjerat lehernya.

“Kaupikir kau mau kemana eoh? Kau pikir kau bisa melepaskan dirimu sekaligus adik bodohmu ini? Jangan mimpi kau”

“Kau siapa?” Tanya Luhan yang penuh tanda tanya.

“Kau tak perlu bertanya kepadaku tentang itu,dan tidak ada gunanya kau mengetahui siapa aku”

“Kenapa kau lakukan ini pada Sehun? Apa salahnya?” Protes Luhan.

“Tidak ada,ia tak punya masalah apapun denganku.hanya saja…” ia menggantungkan kata-katanya.

“Orang tuamu berhutang nyawa kepadaku” bisiknya di telinga Luhan,Luhan terperanjat mendengarnya.

“Memangnya apa yang sudah dilakukan orang tuaku?” Selidik Luhan yang masih tak puas mendengar jawaban singkat itu.

“Dasar kau bocah berisik,untuk apa kau tahu? Lagian juga habis ini giliranmu” seringai orang itu,Luhan kaget.

Ia lari dan mencoba membantu Sehun yang masih terikat oleh tali.

hunie,bertahanlah~~~” pekik Luhan sambil mencoba melepaskan jeratan tali yang membuat Sehun menggelayut diatas tanah.

 

“Tii-da-ak hyung,la-ar-i-lah sa-ja! A-tau nan-ti ia a-kan mem-bu-nuh-mu juu-ga.to-long hyu-ngper-gi saja seka-rang,aku mo-hon! Ang-gap ini per-mohonan ter-akhir-ku.hyuuungg,ku-mo-hon pergilah” titah Sehun penuh harap dengan terbata-bata karena nafasnya yang tercekat akibat ikatan tali itu.

 

Luhan pun sedikit menimbang-nimbang,dan akhirnya ia lari kalang-kabut menghindari sipsikopat itu dan melihat Sehun yang masih mencoba melepaskan diri dari jeratan tali bodoh itu dengan segenap kekuatan yang tersisa.Luhanbsangat prihatin dan ingin sekali menolong namsaengnya,namun apa daya Luhan,menyelamakan dirinya sendiri pun ia tak sanggup.tak lama kemudian tampak dari jauh bahwa Sehun sudah terkulai lesu tanpa nyawa yang melekat pada tubuhnya lagi.

 

“Hei manis,kau takkan bisa lari kemana-mana” ujar psikopat itu penuh seringai kemenangan,ia mengambil sebilah pisau dan mengarahkanya kepada Luhan.

“Kini giliranmu” teriak pembunuh berdarah dingin itu sambil menusuk-nusukkan pisau itu ke perut Luhan.

“Sehun,hyung akan menyusulmu” batin Luhan ditengah rasa sakit tikaman pisau yang menghujamnya.

Pisau itu tak berhenti menyayat Luhan,kini wajah rupawanya tergores menjadi tak berbentuk.rasa perih itu masih ada,tapi dari tadi tak berakhir jua.

Pisau itu mulai menyobek-nyobek kulit halus Luhan,dan membuatnya penuh bercak merah darah yang terus mengucur dari nadinya.

Mata Luhan tertutup,ia melihat cahaya yang sangat membutakan mata yang ternyata berasal dari gigi richteeth Chanyeol. Yang entah darimana asalnya.

Luhan mengerjapkan matanya berulang kali,ia melihat sosok Lay dihadapanya.

“Lay?” Tanya Luhan memastikan orang yang ada dihadapanya kini.

“Iya hyung.hyung kenapa?mimpi buruk lagi?” Tebak Lay tepat sasaran.

“Sehun mana?”

“Sehun? Siapa itu Sehun,hyung?”

“Sehun,Oh sehun adikku!”

“Oh,sehun yang itu. Maaf hyung,sebenarnya aku sudah lama ingin mengatakan ini. Hyung,sebenarnya Sehun sudah tiada bertahun-tahun lalu”

 

Luhan masih belum mengerti apa yang tengah dikatakan namsaeng-nya.Jelas-jelas Luhan kemarin masih bisa melihat Sehun,kemarin bukankah Lay juga menyapa Sehun? Sebenarnya apa yang sedang terjadi? Luhan sama sekali tak mengerti.

 

Hyung~” Sehun tiba-tiba muncul dari ambang pintu,membuat Lay sedikit terkesiap.

Lay sebenarnya ngeri melihat Sehun yang mengenaskan dengan Leher-setengah-patah miliknya. Namun Lay sudah berjanji pada ibu Luhan untuk menjaga dan menemani Luhan,jadi mau-tidak-mau ia juga harus berurusan dengan Sehun.

“Aku disini,hyung. Sudahlah,semuanya baik-baik saja.”

“tapi tadi Lay bilang…,”

“Sssstt…,sudah hyung,tidur sajalah. Aku temani deh,janji!. Ayo tidur lagi!.” Sergah sehun. Akhirnya Luhan hanya menurut dan kembali tidur.

 

“Sehun,tidakkah sebaiknya Luhan mengingat yang sebenarnya?” Usul Lay tepat setelah Luhan terlelap.

“Tapi hyung,bagaimana bila Luhan menderita setelah mengetahui apa yang ia lupakan?.Kau tahu sendiri kan bagaimana susahnya Luhan hyung berjuang melupakan kenangan yang diciptakan si psikopat biadab itu?.bagaimana bila Luhan hyung menderita lagi mengetahui kenyataan bodoh ini?.” Tanya Sehun meminta pertimbangan.

 

“Lalu apa yang akan kita lakukan setelah menyembunyikan segala fakta kepada Luhan hyung,hunnie?.”

 

“Sudahlah,biarkanlah semuanya berjalan seperti ini dahulu. Biarkan Luhan seperti ini. Suatu saat nanti akan kuberitahu Luhan tentang apa yang tejadi selama ini.”

 

“Memangnya apa?.” Sambung Luhan tiba-tiba,rupanya  dia masih terjaga.

 

Lay menatap Sehun penuh arti,Sehun hanya mendesah dan mejelaskan semuanya pada Luhan.

Ternyata Luhan mengalami gangguan mental berupa mimpi buruk yang diangkat dari kenangan buruknya yang telah ia lupakan setiap malam.

Hanya satu dari sekitar  sejuta orang yang mengalaminya,seperti Trauma tingkat akut yang terus terbayang di mimpinya.

Dan Lay adalah seseorang yang memiliki sixth sense yang dapat merasakan Sehun.

Sedangkan Sehun?.Ia adalah bagian dari imajinasi Luhan dan dunia nyata…yang entahlah apa namanya.

 

Luhan terhenyak,ia sama sekali tidak tahu-menahu akan semua ini.

“Luhan hyungie,jaga diri baik-baik yaah…,aku pergi dulu. Berbaik-baiklah pada Lay hyung,eomma akan pulang minggu ini.” Ujar Sehun,setelah itu,sosoknya menghilang begitu saja ditelan angin malam yang masuk lewat ventilasi udara kamar Luhan.

Kini Luhan menatap Lay,ia mau penjelasan lebih lanjut,otaknya tak sanggup menerima semua ini begitu saja tiba-tiba.

##END##

Gimana? Bagus? Jelek? Gak mudeng? Just comment,okay?.

Kalau ada typo atau kesalahan penulisan diingetin yaahh biar author tambah bagus nulisnya.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s