Hello: #1 Morning Breakfast

hello-series #1

Hello: #1 Morning Breakfast by violetkecil
Cast: Luhan & OC / Genre: Fluff / Rating: General / Length: Drabble series

Satu detik waktu untuk setiap kenangan kita.

#1

Hello untuk dirimu.

Bolehkah aku mengatakan ini sungguh tidak seperti dirimu? Sejak kapan kamu bangun sangat pagi dan berada di dapurku, terlebih yang mengejutkan adalah kau sedang membuatkanku sarapan.

“Selamat pagi.”

Aku tidak membalas sapaanmu, hanya dahiku yang berkerut. Ukh, salahkan dirimu jika muncul kerutan-kerutan jelek di dahi, ini sungguh tidak baik. Jika kau melakukan hal tidak terduga ini setiap hari, aku akan semakin cepat tua dengan kerutan-kerutan ini. Kau tertawa renyah, serenyah pinggiran pancake. Dan, kau tersenyum hangat, sehangat segelas kopi yang kau sodorkan ke arahku.

Aku duduk di meja dan memperhatikan punggungmu. Punggungmu memang tidak selebar punggung cowok-cowok di kantorku, tapi punggungmu itu yang aku suka. Begitu kokoh dan membuatku sangat nyaman. Terlebih ketika kau memelukku dan aku tahu punggung itu yang akan melindungiku. Oh Tuhan, hentikan! Ini masih terlalu pagi untuk aku menjadi gombal seperti ini.

Aku masih memandangi punggungmu hingga kau meletakkan pancake dengan sirup madu di depanku. Suaramu yang menyuruhku untuk makan terasa lebih manis dari sirup madu ini. Sungguh, kau pasti akan menertawakanku jika aku mengatakan ini padamu.

Dengan menopang dagu di telapak tangan, kau memadangiku yang tengah melahap pancake lezat buatanmu. Aku sudah terbiasa dengan pandangan seperti itu, dan sama sekali tidak membuatku canggung. Justru pandangan lembut matamu membuatku yakin hanya ada aku di matamu. Hanya aku yang kau lihat.

Kau bertanya tentang pekerjaanku—yang kemudian aku jawab panjang lebar. Tidak ketinggalan cerita tentang rekan kerjaku yang sangat suka mencari muka di depan bos dan juga engineer yang suka sekali mencoret laporanku. Kau kemudian mengulurkan lengan dan mengacak-acak rambutku.

“Begitulah jika jadi karyawan,” ucapmu.

Aku hanya mengangguk dan kemudian meminum kopi yang masih hangat.

Silly baby,” ucapmu sambil mengusap ujung bibirku yang tadi ada bekas kopi.

“Kau akan membuatkanku sarapan lagi besok?” tanyaku sambil meletakkan garpu.

“Hmmm, menurutmu?” tanyamu balik dengan kerlingan jahil.

Menurutmu?

#

violetkecil’s note: I’m back~ Lama gak nulis, dan ini ff lama yang sayang untuk dibiarkan mendekam di folder wip, hehehe… Perlu banget komen, kritik, dan saran kalian. Yang mau request scene selanjutnya bisa tinggalkan ide kalian di box komentar ya~ chu~ thank you for reading.
Iklan

18 thoughts on “Hello: #1 Morning Breakfast

  1. Aaakkkkh!!! Luhan oppaaaa. . . Aku jadi baper iiih kamu swiiit banget yaaak!!!!!
    Scene selanjutnya aku mau si OC itu sakit dan luhan yg nemenin gituuuu. . . Wkwkwkwk ato pas pulang kerja si OC dijemput Luhan gitu terus mobilnya mogok terus mereka jalan kaki deeh sampe rumah. Kan romantis jalan sambil gandengan tangan pas matahari terbenam. . . OMAIGAAD itu pasti swiit banget. . Tapi terserah kamu deh mau scene yg mana yg penting ada Luhannyaaa ^^
    Keep writing!!!

  2. Ya Tuhan!! Luhan kamu sweet banget siiih.. Jadi makin jatuh cinta dengan Luhan!!!!! 😍😍😍😍😍😍😍😍😍 Ayo lanjut kakkkk,, ceritanya menarik bikin senyum-senyum sendiri..

  3. manisnyaaaa
    ‘menurutmu’
    menurutku kamu bakalan bikinin aku sarapan lagi, bukan pancake madu tapi pancake berlumur senyum XD duh kebawa gombal jadinya habis mas lu manis banget di sini. as expected from senpai hehe. keep writing, ditunggu karya2 lainnya!

  4. kak asiih 🙂 kangen violetkecil, kangen tulisan kakak hehe aku sebenernya secret admirer (ya nggak secret juga sih sebenernya) kakak tapi aku beberapa kali wp kakak kak asih udah jarang update hehe begitu tau kak asih nulis disini aku langsung tancap gas baca, seneng kak asih nulis lagi 🙂 selamat kembali kak!

    ugh ini manis aku bisa apa, aku suka konversasi pagi mereka terus luhan kaya jual mahal gitu diakhir iih gemes, jadi kangen luhan (nahloh baper), ini harusnya aku bacanya pas pagi-pagi gitu yah biar feelnya tambah greget tapi aku baru nemu ini siang kak :’) terus gatau kenapa selalu nyaman aja baca tulisan ka asih 🙂

    keep writing yah kak 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s