Married? Wanna Try It? (Chapter 1)

Married, Wanna Try It

 

Title : Married? Wanna try it?

Genre : Romance, School life, Comedy

Main Cast :

–      Jang Ara (OC)

  • Park Chanyeol

Other Cast : bakal bertambah sesuai chapter

Rating : PG

Length : Multichapter

Author : Xiuyuri

Desclaimer : Cerita asli punya saya dan pernah dipublikasikan di website lain.

 

Bagaimana ketika kalian dihadapkan pada sebuah pernikah disaat umur kalian adalah saat-saat kebebasan ada di depan mata. Tanpa ada cinta dan hanya berpedoman pada cerita fiksi yang sering mereka sebut “fanfiction”.

“Cinta? Pernikahan?Aish! Ya eonni author! Aku adalah seorang haksaeng. Bagaimana aku bisa memikirkan tentang hal seperti itu? bukankah bagi seorang haksaeng tujuannya adalah lulus dari sekolah dan mencari jati diri?Tentu saja hal seperti itu masih 9 atau 10 tahun lagi” – Jang Ara

CHAPTER 1

“ Oho!! Daebak!! Ya ya!! Baca bagian ini!! Ahh..he’s so cute!!” ucap gadis bernama Choi Hyo Ri pada sahabat sekaligus teman sebangkunya.

Gumaman, teriakan, ocehan tak henti-hentinya Hyori layangkan untuk sahabatnya. Ucapan seperti “Kenapa dia seperti itu?” “Apa dia tidak mengerti perasaannya?” “Astaga! Mereka benar-benar bodoh!” “Ahh!! Ciumannyaaaa!! Ah perutku gemetar Ara-ya!!!!” dan berbagai jenis ucapan lainnya, selalu di terima Jang Ara – Sahabat Hyori – itu.

“Yaa!!! Tidak bisakah kau bereaksi biasa saja?? Kau terlalu berlebihan! Bahkan kau bukan pemeran di fanfiction itu Hyori-ya!!!” bentaknya sedikit pada Hyori. Hyori hanya mendengus kecil pada sahabatnya itu.

“Ya! Bukankah kau sama saja denganku. Bahkan menurutku kau lebih parah aro!” Hyori mendengus mendengar ocehan Ara.

Pandangannya kembali ia fokuskan pada layar ponselnya. “Lagi pula kau juga menyukainya? Apalagi ini genrenya married life plus dengan school life? Kau benar-benar tidak tetarik?” Hyori mencoba menggoda Ara.

Ara berbalik pandang ke arah Hyori dan menangkup kedua pipi Hyori. “Setidaknya aku tidak sefantastis kau ketika membaca, Choi Hyo Ri!” ucap Ara dengan banyak penekanan pada nama sahabatnya itu.

Ara mengacak sedikit puncak kepala Hyori yang otomatis membuat sahabatnya itu membentak. Hal yang paling Hyori tidak suka, jika ada seseorang yang mengacak-acak rambut mewah Hyori. Bagaimana tidak? Rambut dengan perawatan 100.000 won. Ayolah, bahkan kalian mungkin akan membunuh orang itu jika merusaknya.

Walaupun begitu, Ara tak mau ambil pusing dan melanjutkan fokusnya pada buku yang diberikan oleh sunbae yang ia taksir. Yang di taksir? Ne! Majayoo!! Sunbaenya kelas 3 yang bernama Kim Min Seok.

Entah dari kapan Ara mulai menaruh hatinya pada sunbaenya yang  kerap disapa Xiumin itu. Xiumin adalah seorang yang dewasa, tidak banyak tingkah, dan sesosok orang yang hangat. Memang bukan tipe orang yang suka tebar pesona, tapi yeoja-yeoja di sekolah ini banyak yang menggilai namja imut itu, tak terkecuali Ara.

“Ya, Jang Ara neo ara? ckck” goda Hyori

“Ya! Sudah kubilang jangan panggil aku seperti itu!”

“Eih, aku benar-benar bertanya. Neo ara? Author yang sedang heboh-hebohnya di bicarakan di website itu adalah dari sekolah kita! Dan dia diperbolehkan kepala sekolah untuk membuat forumnya sendiri di website sekolah!”

Ara menoleh pada Hyori dengan wajah yang ternganga-nganga. “Heol! Daebak!! Jinjja? Author yang bernama Hwang Sungji itu?” Hyori menganggung mantap.

Tapi dalam sekejap dia memusatkan perhatiaannya lagi pada bukunya. “Ya! Kau tidak ingin tau bagaimana dia dan fanfictionnya?” Hyori memandang Ara tak percaya.

Pasalnya, jika sudah menyangkut tentang hal seperti ini, Ara pasti sangat antusias. Bahkan Hyori pikir dia akan segera menarik Hyori untuk menemui author itu.

Tapi sepertinya Hyori tak mau ambil pusing mengurusi temannya itu. Lagipula ada sesuatu hal yang lebih menarik baginya.

Tapi tiba-tiba. “Oh!! Ige mwoyaa?? K-ke-kenapa mereka bisa? Yaa! Jang Ara!! Bwa bwa!! Neoo!! Namamu dan namja itu!! Lihatlah!!” mata bulat Hyori bahkan nyaris saja terlepas jika saja Ara tidak segera merebut ponsel tersebut.

“MWOOOO!!!!!!” Ara yang memang sudah penasaran dengan  sesuatu yang membuat Hyorin membolakan matanya, kini hal yang sama terjadi dengan Ara. Bahkan kini dia menggebrak meja yang sontak membuat seisi kelas menoleh aneh ke arahnya.

Ara mengedarkan pandangannya ke penjuru kelasnya. Mencoba mencari orang yang terlihat mencurigakan. Kemudian dia beralih pada ponsel Hyori lagi. “Sung Ji Hwang? Siapa dari kalian yang menggunakan nama Sung Ji Hwang dan membuat fanfiction bodoh ini? Hah?” kilatan marah terlihat jelas di mata Ara.

“Sung..Ji..Hwang? Hwang Sung Ji? Ah, dia dari kelas 2-6! Dia satu kelas dengan namja yang ajak taruhan basket waktu itu!” ucap ketua kelas Ara.

Tanpa berpikir panjang, Ara bergegas menuju kelas dimana author fanfiction itu berada.

.

.

.

BRAAAAKK!!!

Terdengar suara seseorang membanting pintu. Matanya memancarkan kilatan amarah yang benar-benar tidak bisa dibendung.

Ia mengedarkan pandangannya memandangi satu persatu orang-orang di kelas itu. “Hwang Sung Ji! Apa ada diantara kalian bernama Hwang Sung Ji?” ucap Ara tanpa berhenti menajamkan pandangannya.

Seseorang berambut panjang kecoklatan dengan poni yang dijepit ke belakang mengacungkan tangannya. “Ne? kau mencariku?” gadis yang baru diketahui namanya itu langsung mendapat tatapan mematikan Ara.

Ara berlari penuh amarah ke arahnya. Bahkan matanya tak berkedip sekalipun memandangi Sungji. “Ya!! Kau tau apa yang telah kau lakukan? Neo!! Hapus segera fanfiction buatanmu itu! Aku merasa dirugikan karena kau!” bentak Ara.

Sungji masih menatap Ara tak mengerti apa yang dia ucapkan. “Nuguseyo? Aku tidak mengenalmu.” Sungji bertanya pada Ara yang hanya membalasnya dengan dengusan kesal. Bola matanya memutar jengah.

“Hah! Nuguya? Ck! Nan! Jang Ara!! Namaku jelas-jelas tertera sebagai main cast di fanfictionmu itu! dan kau? Memasangkan aku dengan namja gila bernama Park Chanyeol? Dengan genre married life? Neo micheoseo, eoh?? Yaa!! Kau bahkan tidak meminta persetujuan dariku untuk menggunakan namaku!! Berani-beraninya!!” celoteh Ara tanpa henti. Hyori yang hanya memandangi Ara itu tak bisa berbuat apa-apa selain hanya menarik lengan Ara untuk segera pergi dari kelas 2-6 itu.

Sungji menatap remeh Ara. “Mwo? Jadi kau mendobrak pintu dan marah-marah tak jelas hanya gara-gara itu. Kau merasa jika tokoh di fanfictionku adalah dirimu?” Sungji justru balik bertanya pada Ara.

Ara mendengus memandangnya tak percaya. “Siapa lagi jika bukan…” Ara menahan kata-katanya. Pikirannya melayang untuk beberapa detik. Sungji memiringkan kepalanya angkuh.

Ara memandang Sungji kembali sementara yang dipandangi menatap Ara menunggu kata-kata yang keluar dari bibirnya. “Jadi..yang kau maksud..bukanlah..aku??” Ara menunjuk dirinya sendiri. Sungji menatap remeh pada Ara.

“Ck! Aku bahkan tidak pernah mengenalmu Ara-sshi. Kau terlalu percaya diri.” Sungji berbalik menatap Ara dengan  tajamnya. Hyori menutup wajahnya dengan ponsel yang sedari tadi digenggamnya. Ara memandangi Hyori dan merebut ponselnya.

Dia memandangi layar ponsel Hyori dan mencari fanfiction yang dikira tokohnya adalah dia. “Jung..Ara??” bibirnya membulat seketika saat nama itu disebut. Jadi nama castnya Jung Ara, bukan Jang Ara? Arrhh!! Ara merasa malu bukan main.

Hyori berniat untuk menarik Ara untuk segera pergi dari kelas ini sebelum orang itu datang. “Mwoaneun goya?” suara bass itu langsung menyeruak memasuki telinga Ara yang tentu saja tau siapa si pemilik suara itu.

Ara memejamkan matanya kemudian menarik nafasnya dalam-dalam.

Dia, seseorang yang berusaha ia hindari akhirnya muncul. Sungguh demi apapun, Ara benar-benar malas untuk bertemu namja yang dianggapnya gila itu. Namja bernama Park Chanyeol.

“Ya! Ketua kelas! Dia menggebrak pintu kelas dan memalukanku di depan umum. Segera usir dia!” Sungji melipat tangannya di depan dada.

Ara memincingkan matanya menatap Sungji. Benar jika itu kesalahnnya, salah Ara karena dia tidak meneliti cast fanfiction yang dia kira castnya adalah dirinya. Dia sangat gegabah ketika dipenuhi dengan emosi dan egoisme yang akhirnya justru membuatnya mempermalukan dirinya sendiri.

“Wah..wah, siapa ini? Seorang Jang Ara mempermalukan dirinya sendiri?” Chanyeol sang ketua kelas, melipat tangannya di depan Ara.

Hentakan kakinya yang terdengar oleh Ara seperti genderang tanda perang dimulai membuatnya berkeringat dingin, karena dia tahu jika dia sedang memasuki sarang “buaya darat”.

Ara membalikkan badannya, menatap sengit ke arah musuh bebuyutannya, Park Chanyeol.

Dilipatnya tangannya sendiri ke depan dada, dan masih terus menatap Chanyeol dengan tajam. Begitu halnya dengan namja setinggi kurang lebih 187 cm itu.

Keringat dingin bahkan sekarang tidak hanya dirasakan oleh Ara seorang, bahkan Hyori dan seisi kelas 2-6 merasakan aura panas di kelas ini. Denyut jantung mereka mulai memburu seiring suara hentakan kaki Ara dan Chanyeol yang mulai mendekat satu dengan yang lain.

Teman-temannya saling menghimpit satu dengan yang lain dengan perasaan cemas, karena mereka tau bahwa kematian akan segera menghampiri kelas 2-6. Bahkan satu diantara mereka sudah pingsan tak kuat melihat adegan selanjutnya dimana persiangan sengit akan segera terjadi.

“Park Chanyeol!!!” teriak Ara dengan semangat yang membara.

“Jang Araa!!” Chanyeol juga tak kalah membaranya dari Ara.

Disekitar mereka berdua bahkan mulai muncul api-api yang berkobar mencerminkan bagaimana terbakarnya jiwa dan perasaan mereka ini.

“HYAAAAAA!!!!!”

“Mwoaaneun goyaaa!!!!!”

DUEEERRRR!!!!

Pandangan seisi kelas kini teralihkan pada sesosok tinggi besar tak berambut yang berdiri dengan gagah(?)nya di depan pintu kelas. Raut wajah sangar dilengkapi dengan kumis pasangan super tebal yang semakin membuat mereka merinding ketakutan.

“SEOK SONGSAENIM!” ucap mereka serempak.

To Be Continued~

 

Annyeong annyeong annyeong!! Xiuyuri balik nih sama cerita baru.

Kali ini Xiuri sendirian ngga sama author satunya, karena author satunya sibuk main di fanfiction ini, hahaha. Gimana ada yang penasaran ngga nih sama cerita ini?

Aku sengaja emang bikinnya pendek ngga sepanjang When Our Love Came Suddenly, *padahal gara-gara ngga ada ide. Abaikan,

Beeep~

Xiuri bikin castnya Chanyeol lagi nih, kenapa Chanyeol? Karena menurut aku banyak yang suka sama ff kalo castnya Chanyeol wkwk. Dan untuk cast sampingannya ada uri baozi yang nyelip-nyelip nih.

Kenapa Baozi a.k.a Xiumin? Karena aku prihatin soalnya dikit banget yang bikin ff tentang dia.

Jadi aku yang membiaskan dia agak kesusahan nyarinya.

Jadi tolonglah author yang sudah berpengalaman, buatlah dengan cast Xiumin, Lay, Chen. Karena bener-bener dikit ff yang castnya mereka. Kalaupun ada ujung-ujungnya mereka mati gara-gara sakit atau kebunuh, atau lainnya. *loh malah curcol. Abaikan

Beeep~

Geureso, buat para readers, tolong terima dengan positif ff ini yang sayang.Kritik sama saran kalian diterima dengan teramat sangat, asalkan sopan dan masih menghargai karya ini. Aku engga begitu pinter bikin suasana, jadi readers, bantu aku biar ff ini bisa berkembang yang.

Annyeong, sampai bertemu di chap selanjutnya *itupun kalau kalian ngizinin. Hehe😀 Chu~

Xiuyuri~

14 thoughts on “Married? Wanna Try It? (Chapter 1)

  1. ara benar2 mempermalukan dirinya sendiri, jadi chanyeol musuh bebuyutan ara, dari lucu malu sampai tegang akhirnya #apainiabaikan.
    next chapter di tunggu

  2. Sungguh thor. Penasaran banget sama kelanjutan ceritany… Ff nya juga pendek banget… Ff nya seru banget thor. Gk sabar pengen tw kelanjutan hubungan chanyeol-ara… author semangat, ditunggu chapter selanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s