Miracle of Love (Chapter 5)

miracle of love

Tittle : Miracle of love (chapter 5)

Author : Blue sky

Rating : PG-13

Length : Multichapter

Cast : Park Chanyeol, Jung Hana(OC) Other cast Kim byul, Xi luhan, & Oh sehun

Genre : School life, romance, sad(little), friendship

 

~MIRACLE OF LOVE~

 

“Gadis itu..” Sehun menjeda perkataanya. “Dia telah meninggal akibat kecelakaan”

Seketika mata Chanyeol terbelalak.

 

>>>

 

“Jadi maksudmu Hana dimanfaatkan agar Luhan tidak mengingat lagi kekasihnya yang dulu?”

Sehun mengangguk kecil “lagipula, gadis itu bukan dari status konglomerat”

“cih” Chanyeol tertawa kecil “Ini gila”

 

“tentu saja, inilah kehidupan. Hanya karena hal sepele, mereka rela memanfaatkan orang” Sehun berdiri dari kursi yang ia duduki “Jika kau ingin, selamatkanlah dia. Jika tidak, dia akan selamanya terpenjara di keluargaku”

 

“ayo kita pergi, sampai kapan kau mau di sini terus?”

“Sehun”

Sehun berbalik “eo?”

“bisakah kau mengantarku di… “

Seulas senyum kecil terlihat dibibir Sehun “okey brother

 

>>>

 

Mobil mewah Luhan terparkir tepat di depan apartemen yang ditinggali Hana. “Tidak apa-apa aku hanya mengantarmu sampai sini? Atau aku akan mengantarmu sampai di dalam?”

Hana menggeleng “Tidak, aku baik-baik saja. Bukankah kau sedang buru-buru ke perusahaan Appamu?

 

eo, mianne. Kalau begitu aku pergi dulu, Annyeong” Luhan terlihat tersenyum bahagia namun membuat hati Hana tertusuk dan ia hanya terdiam mengangguk. Luhan melajukan mobilnya meninggalkan Hana yang masih mematung, gadis ini membalikkan badannya menuju pintu apartemen. Namun tangan kokoh dengan cepat dan sigap meraih pergelangan tangannya, sontak ia berbalik mendapati lelaki yang tak asing lagi baginya.

 

“Chanyeol?”

“Aku ingin bicara denganmu” raut wajah Chanyeol terlihat serius, membuat Hana seketika terdiam memerhatikan lelaki jangkung dihadapannya.

“Apa yang ingin kau bicarakan?”

Chanyeol melepaskan genggamannya pada pergelangan tangan Hana, ia memasukkan kedua tangannya ke dalam saku jaketnya “Apa kau ingin begini terus?”

Hana mengerutkan keningnya “maksudmu?”

 

“kau dan Luhan, aku sudah tahu semua”. Mata Hana seketika membelalak, kini dalam benaknya mengapa Chanyeol bisa mengetahui tentang Luhan? “Tahu apa maksudmu?”

Chanyeol melanjutkan pembicaraannya “Tentang gadis itu Byul dan juga Luhan” Chanyeol mendengus “bisakah kau berhenti melakukannya?”

“Jangan mengikutiku, dan Ini bukan urusanmu! Memangnya kau ini sia..” belum sempat hana menyelesaikan perkataannya, Chanyeol memegang kedua bahu gadis ini “Apa kau bodoh? Jika kau terus begini kau akan terluka!!”

“Apa kau tahu sekarang aku serasa ingin gila mendengar tentang ini, eoh?”

 

Bulir-bulir Kristal keluar dari sudut mata Hana, “Lepaskan tanganmu sekarang juga Park Chanyeol-ssi

Tanpa berpikir panjang Chanyeol melepas kedua tangannya yang memegangi kedua bahu Hana, “Mian” Lelaki jangkung ini meraih sebuah benda di saku jaketnya dan menyerahkannya pada Hana.

“Ini ambillah! Aku tidak tahu apa kau mengingatku sekarang atau tidak, Ini adalah janjiku dan sudah kuserahkan padamu. Mulai sekarang sesuai keinginanmu aku tidak akan mengikutimu lagi, Mian Hana-ssi” Chanyeol membungkukan badannya sedikit dan kemudian berbalik meninggalkan Hana.

 

Gadis ini memerhatikan benda yang diberikannya oleh Chanyeol, Benda yang tak asing baginya sebuah rantai putih bertuliskan Hana pada ujung rantainya. Seketika Hana mendongakkan kepala, menengok kanan kiri. Namun nihil, sosok yang dicarinya tidak berada lagi didekatnya.

 

 

“perjanjian” Sehun menjeda perkatannya, “itu sebuah perjanjian”

“apa perjanjiannya?”

Sehun menghela nafas “perusahaan Ayah Hana telah bangkrut, tapi itu semua di bayar oleh perusahaan Zhoumi. Syaratnya Hana harus menutupi segala kenangan tentang Byul dan mungkin dia harus menikah dengan Luhan”

“Mwo? Menikah?” Chanyeol terlihat shock mendengar perkataan Sehun

“Tapi kenapa Harus Hana?”

Sehun Tertawa kecil “Itu karena Luhan, dia sendiri yang berkata menginginkan Hana”

“Yang lebih serunya lagi, Hana adalah sahabat Byul”

 

>>>

 

Pukul 08:15

Ontairo, Canada

Toronto university

 

Hello” sapa Alice dengan senyuman semerbaknya, namun gadis yang ia tegur sama sekali tak merespon apapun. “Hello?” Alice berusaha melambai-lambaikan tangannya namun Nihil, Hana masih duduk terdiam mematung.

Alice meraih Buku yang digenggam Gadis berkacamata ini, “Aliceee!!” gerutu Hana.

Finaly,” gadis berambut blonde ini tersenyum “finaly?”

What happening with you again?” Hana mendengus “nothing”

Tell me Hana”

I’m sorry, I have to go now. Bye” Hana meraih tasnya dan buku-buku, kemudian ia pergi meninggalkan Alice.

 

Hana melangkahkan kakinya menuju koridor kampus, namun matanya tertuju pada sesosok lelaki jangkung yang tak jauh berdiri darinya, dengan senyuman yang terlihat sangat ramah sedang berbincang bersama rekan-rekannya. Entah mengapa, Hana merasa tenang melihat senyuman itu.

 

Seketika kedua mata mereka saling bertemu, Hana terdiam mematung berharap lelaki itu tersenyum padanya. Namun Chanyeol dengan cepat mengalihkan pandangannya “hey guys, can we go now?”

okeyy!!” Chanyeol meninggalkan koridor bersama rekannya yang serba berambut blonde.

 

Sedangkan Hana? Ia hanya menunduk, meraih kalung yang diberikannya oleh Chanyeol yang telah terpasang lekat di lehernya. Gadis ini menghela nafasnya “Mianhe”

Sedetik kemudian suara dering ponsel membuyarkan pikiran Gadis ini. Dengan sigap Ia meraih ponsel dan segera menekan tombol hijau setelah melihat nama yang menghubunginya “Yeoboseyo?”

 

chagi-ah, kau di kampus?”

eo, kenapa?”

Terdengar suara tertawa kecil Luhan “Apa kau lupa? Hari ini eommaku datang”

“ah, mian. Apa kau menjemputnya sekarang?”

Anniy, apa kau sibuk kuliah?”

Anniy”

“Aku akan menjemputmu sekarang”

“Tap…” tuuuttttt~

Belum sempat menyelesaikan perkataan, Luhan telah menutup teleponnya “Ada apa dengannya”

 

..15 Menit kemudian..

Hana berdiri tepat depan halaman Toronto University, tidak berselang lama. Mobil mewah berwarna merah terparkir tepat di samping Hana, seorang lelaki keluar dari mobil dan tersenyum pada Gadis berkacamata ini.

“kita mau ke mana?”

“sudahlah, ikut saja” Luhan dengan sigap meraih pergelangan tangan Hana dan menuntun gadis ini menuju mobilnya.

“Ayo masuk” sambil membukakan pintu Mobil miliknya. Hana menuruti dan segera masuk ke dalam mobil Luhan.

Sesegera mungkin Luhan memasuki mobilnya juga. “Kita mau ke mana?” Tanya Hana

Luhan tertawa kecil “Sudahlah, ikuti saja aku”

“Apa kau merencanakan sesuatu?”

Anniy”

Dengan Mantap lelaki berambut cokelat ini melajukan mobilnya menyusuri jalan di Ontairo Canada.

 

>>>

 

Pukul 09:00

Ontairo, Canada

Midtown Mall

 

“Kenapa kita ke sini?”

“mendandani yeoja ku”

Alis Hana berkerut samar “Mwo?”

Luhan menarik pergelangan tangan Hana “let’s Go”

YA!! Luhan jangan bercanda”

Luhan hanya tersenyum bahagia, dan kedua sepasang kekasih ini memasuki Midtown Mall, Salah satu mall yang terkenal di daerah Ontairo Canada. Terlihat banyaknya orang yang berlalu- lalang menghampiri berbagai fasilitas belanja yang berada di mall tersebut.

 

Tibalah mereka di sebuah toko pakaian yang menjual berbagai dress wanita yang cantik dan berkelas tinggi. Luhan terlihat menghampiri seorang wanita paru baya berambut pirang blonde, wanita ini tersenyum saat Luhan menyapanya dan senyuman itu beralih ke Hana yang mematung berdiri tak jauh di belakang Luhan.

So? She is your girlfriend?” Luhan membalas pertanyaan wanita paru baya itu dengan anggukan.

Wanita paru baya itu menghampiri Hana dan mengulurkan tangan kanannya “Hello, I’m Grace, nice to meet you, It’s first time I’ll see you”

Hana membalas jabatan tangan wanita paru baya yang bernama Grace ini dan ikut tersenyum “I’m Hana, Nice to meet you too Grace”

Can we start now, Grace?”

Grace tersenyum dan mengangguk pada Luhan “Of course Luhan, I’ll take some dress for Hana” dan kemudian pergi meninggalkan Luhan dan Hana.

 

Gadis berkacamata ini menarik ujung lengan kemeja Luhan “Luhan, ini apa? Kenapa kita ke sini, eoh?

Luhan berbalik dan menggenggam tangan Hana “Kan sudah kubilang, aku akan mendandani Yeoja ku” lelaki ini pun tertawa

“Jangan tertawa seperti itu, kau membuatku takut. Lagipula aku tak pernah ke sini”

“Tenang saja, ini semua adalah milik eomma ku” sambil mengusap puncak kepala Hana.

 

..10 menit kemudian..

Hana dihadapi dengan situasi yang linglung, dihadapannya kini telah berjejer dress yang sangat cantik dan pastinya juga sangat mahal. “Apa aku harus mencobanya satu per satu?”

Of course my lady” jawab Luhan dengan nada bercanda.

“kau bercanda”

I’m serious” ujar Luhan. wanita yang bernama Grace itu tertawa melihat tingkah laku Luhan dan Hana.

 

Hana memilih dress berwarna biru tua dan segera memasuki ruang ganti dengan ekspresi kebingungan bercampur kesal. Sekitar beberapa menit, gadis ini keluar dari ruang ganti mengenakan dress berwarna biru tua yang panjangnya mencapai hingga lututnya.

I don’t like this” Ujar Luhan pada Grace

Terlihat ekspresi cemberut pada wajah Hana, karena Luhan dan Grace yang tak setuju dengan dress yang di pakainya kini. Dan Hana harus mencoba beberapa dress lainnya hingga Luhan mengatakan setuju.

 

Sampailah Hana Pada dress terakhir pilihan Grace, dress dengan warna merah maroon bercampur hitam yang panjangnya mencapai hingga lutut. Grace dan Luhan memasang ekspresi kagum di wajah mereka masing-masing “Ini sudah yang terakhir” gerutu Hana

 

I like this” Ujar Luhan dan di balas anggukan pada Grace “your girlfriend is so beautiful Luhan”

So? you want to take this dress?”

Of course” jawab Luhan.

okey, wait a minute” Grace meninggalkan Hana dan Luhan. “wahh, yeoja ku memang cantik”

Hana memasang wajah datar “Kau bercanda lagi”

Anniy,”

 

Sepasang mata Luhan kini tertuju pada rantai putih yang terpasang lekat di leher Hana “sejak kapan kau memakai kalung ini?”

Hana terkejut, ia tak menyadari kalung itu masih melekat di lehernya. Mestinya dia membukanya saat berganti pakaian “oh, ini? kalungku saat masih kecil. Aku hanya ingin memakainya saja”

“Oh begitu”

 

>>>

 

Pukul 16:15

Canada, Halifax Stanfield International Airport

 

Sehun terlihat sedang memasang lekat-lekat matanya, melihat satu per satu orang yang melewati gerbang pintu keluar di bandara Canada. Ia mencari seseorang yang baru saja terbang dari Korea ke Canada

Sehun-ahh” teriak seorang wanita, sehun berbalik mengikuti sumber suara itu. Mendapati wanita dengan style yang bisa di bilang mewah dan di ikuti dengan 2 pengawal yang berpakaian jas serba hitam.

 

Wanita yang tak asing lagi bagi Sehun menghampiri lelaki berkulit putih ini, “Omoo!! My sweety baby” dan memeluk Sehun dengan erat.

eomma, hentikan”

oh, my baby. Kau semakin tampan sekarang eoh”

Sehun melepaskan pelukan eomma nya “eomma, di sini banyak orang”

I don’t care” dan kembali memeluk Sehun dengan eratnya

 

Dan.. kini Sehun berada di mobilnya bersama dengan eomma nya yang baru saja datang dari korea “untuk apa aku menjemput eomma kalau ada pengawal yang datang”

Sehun-ahh, aku ingin kau yang menjemputku. Apa kau mau melihat eomma mu bersama pengawal itu eoh?” gerutu nyonya stefanny ini pada anaknya

“terserahlah”

Sehun-ahh, aku tidak sangka kau sekarang hidup di Canada, eomma sangat merindukanmu”

Sehun menghela nafas “eomma, diamlah”

Oh, Sehun-ahh apa kau sudah mempunyai kekasih eoh? Jangan bilang itu gadis blonde? Eomma tidak setuju, Aku ingin gadis Asia”

eomma” bentak Sehun “Aku sedang menjalankan mobil, bisakah eomma diam?”

Nyonya stefanny ini terdiam dan sedetik kemudian tertawa “Of course My Baby Sehunnie”

 

“Oh yah? Mana Luhan?”

“Dia pergi bersama Hana”

Ibu Sehun mengangguk kecil dan tersenyum “kurasa hubungan mereka semakin dekat”

“Suruh mereka untuk menghadiri Makan malam sebentar eoh?”

Sehun hanya membalas dengan anggukan.

 

 

TO BE CONTINUED

 

Annyeeonggg ~~ ‘_’)~ Lama gak Ngupdate nihh, Akhirnya Miracle Of Love Chapter 5 ini di lanjut. Maaf Yah kelamaan, T^T soalnya lagi sibuk ujian semester nihh. Terima kasih atas saran dan kiritik di comment yah. Semoga kalian nambah suka dengan ff ini, dan lanjut terus commentnya yaahhh, byeee happy Reading

One thought on “Miracle of Love (Chapter 5)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s