Sehun feelings

Author : eulseongulya

Genre : hurt/comfort

Cast : Park chanyeol (Exo K) x Oh sehun (Exo K) x Han yeong ha (OC) x min Joey (OC)

Length : ficlet

Standard disclaimer applied,no Copas,no SiDer,no plagiat

Rating : PG 15/T (ga terlalu yakin siih)

A/n : don’t forget to RCL guys,okay?

Udah pernah kupublish di WP pribadi (https://eulseongulya.wordpress.com) mampir yaahh kapan-kapan #promosi dikit,kekeke—–

Let’s read
.
.
.
.

Chanyeol dan Yeong-ha sedang melintasi jalanan Seoul yang sangat padat. Mereka berjalan sembari asyik bersenda gurau. Tiba-tiba Yeong-ha mengacak-acak isi tasnya panik,sepertinya ia kehilangan sesuatu.

“왜요? (Kenapa?)” Tanya Chanyeol sok tak tahu.

“Ponselku hilang,yeolie~~~” Chanyeol kemudian memencet hidung Yeong-ha dan tersenyum evil.

Babo yeoja! Makanya jangan ditinggalkan sembarangan,untung aku yang menemukan,dasar ceroboh…” omel Chanyeol.

Yeolie,jangan pencet hidungku lagi! Dasar namsaeng nakal,kau tahu kan hidungku sensitif?” Sungut Yeong-ha kesal.

“Hei,aku ini namchinmu! Bahkan bulan depan kau akan menjadi fianceé-ku,kan? Walau kau lebih tua 8 bulan panggilah aku Chagi atau Oppa” tegur Chanyeol.

“아랐어(aku mengerti),tapi kau terlihat lucu saat sebal seperti itu,yeolie-ya” puji Yeong-ha.

“진짜?(benarkah?),aku ini sempurna sekali ya.sudah tampan,lucu lagi” puji Chanyeol pada dirinya sendiri.

“Sayangnya kewarasanmu cuman setengah” cibir yeong ha

“Lalu kenapa kau mau berpacaran dan bahkan akan bertunangan dengan orang setengah waras,eoh?” Balas Chanyeol.

“Suka-suka aku dong” jawab Yeong-ha sekenanya.

“Oh,Yeong ha-ya~hidungmu…”

“Mimisan? Ini ulahmu juga kan?” Sela Yeong-ha

“Aigo~ banyak sekali darahnya,mana aku tidak bawa tisu lagi. Sini,ku elap pakai kemejaku saja. Kebetulan aku memakai kaus santai sebagai dalaman”

“Jorok.kau tak kasihan sama eomma-mu yang mencucikan,eoh?”

“Aisshh…lalu bagaimana? Masa kita harus jalan sampai rumah dengan wajahmu yang berlumuran darah seperti itu?” Secepat kilat Chanyeol melepas kemejanya dan membersihkan darah dari wajah Yeong-ha.

.
.
.

*Pletaakk… “Yaa__ jangan keras-keras membersihkanya! Kau mau membuatku jadi jelek eoh?” Bentak Yeong ha.

“Aww…아퍼요…!. Meski noona jelek,noona tetap yang paling cantik di mataku”

“Aisshh__ bilang saja matamu katarak” ejek Yeong-ha.

“Chanyeol-a !” Undang gadis setengah keturunan barat yang diketahui bernama Joey itu.

“Ada apa Joey-ssi?”

“Ini mendesak Chanyeol-ssi,ayo ikut” Joey menarik Chanyeol dengan nafas yang masih terengah-engah.

“Eh tapi….” Joey dan Chanyeol secepat flash menghilang diantara lautan manusia yang berlalu-lalang di jalan itu.

“Cihh,dasar__ yeoja tak tahu sopa santun. Tak lihat apa aku segini gedhenya lagi bersama Chanyeol? Gak minta izin dulu,main rebut aja” dumel Yeong-ha seraya meremas-remas kemejamaroon Chanyeol bekas mengelap mimisnya.

.
.
.

Sepi,inilah yang Yeong-ha rasakan. Teringat jelas di otaknya bagaimana ia melewati hari-hari dengan kesepian sewaktu masa sekolah karena tiada yang mau berteman dengan gadis garang sepertinya.

Ia sangat membenci dan trauma dengan keadaan seperti ini,ia berdoa kepada tuhan agar mengirimkan seseorang untuk menemaninya berjalan.

“Ditinggal namchin-mu lagi? Ck ck ck ck… kasihan sekali kau,Yeong ha -ssi” decak seorang pria setengah mengejek dan setengah prihatin. Sepertinya do’a-nya terkabul meski Yeong-ha mendengus kesal sembari mengerucutkan bibirnya karena perkataan Sehun.

“Memangnya kenapa? Susah ya punya pacar kece tapi kaya Chanyeol gitu” ujar Yeong ha setengah curhat.

“Jadi pacarku saja!,selingkuh dari Chanyeol hyung yuuk…” ajak Sehun dengan nada seductivekhasnya sambil tersenyum evil.

“싫어(tidak mau),pasti aku hanya akan menjadi simpananmu,hunie.Aku juga tak mau berakhir dengan mengurus bayi besar sepertimu. Lagian juga bulan depan setelah proyek perdanaku selesai aku akan menjadi fianceé Chanyeol. Mana mungkin aku mengkhianati Chanyeol? Hubungan kami sudah terlalu serius untuk bermain-main seperti itu,hunnie.” tolak Yeong-ha sementah-mentahnya dengan panjang-lebar.

DEEGG____ nyawa Sehun terasa akan ditarik dari jasad-nya dan lepas.Wajah putih susu-nya yang sudah seputih mayat itu memucat.

Perasaan macam apa ini? 
Mengapa hatiku sangat remuk? 
Kenapa rasanya seperti dihempaskan dari atas bintang dan jatuh di perut bumi begini saat mendengar ia akan bertunangan?
Padahal tadinya aku hanya ingin bermain-main denganya. Batin Sehun merana.

Sehun merasa kakinya melumpuh mendengar itu. Ia jatuh ke jalanan dengan lesu.

“세훈아,괜찮아?(Sehun-ah,apa kau baik-baik saja?)” Tanya Yeong-ha dengan nada cemas.

Sehun tak mampu berucap barang hanya “ya noona,aku baik-baik saja”,oksigen di sekitarnya terasa tak berguna,dan tak dapat mengobati dadanya yang terasa sesak dan perihnya luar biasa.

“Sehun-a~~yaa…어디아퍼?(apa kau sakit?)” Yeong ha menaikkan nada bicaranya dan menggoyang-goyangkan tubuh Sehun yang masih tak berdaya,tak mampu mendengar kenyataan menyakitkan yang baru saja ia dengar.

Noona,rasanya sakit.sakiitt sekali… tolong aku noona” keluh Sehun yang masih terduduk lemah dipinggir jalan dengan setengah menangis.

“Mari kubawa ke rumah sakit” ajak Yeong ha panik.

“Tidak,tidak perlu.rasa sakitnya ada disini” ucap sehun sambil menepuk dada bidangnya.

“Kau asma? Penyakit paru-paru? Sakit jantung? Bengek?” Tebak Yeong-ha asal cuap.

Sehun menarik Yeong-ha kedalam pelukkanya,memeluknya erat hingga ia puas.

Sehunie___ a-apa ya-yang kau lakukan?” Tanya Yeong-ha bingung setengah bingung dan terbata.

“Diam dulu,aku ingin membagi rasa sesak di dadaku denganmu” titah Sehun setengah memaksa.

Sehun memeluk Yeong-ha lama,sangat lama. Dari pelukan erat lama-lama melemah dan menjadi pelukkan lembut nan menenangkan Sehun.

Hunnie,ini tempat umum” tegur  Yeong-ha.

“Persetan dengan tempat umum,aku hanya butuh noona untuk menghilangkan rasa sakit ini. Sebentar noona,sebentar lagi. Tunggu aku pulih dari rasa ini”

Noona-yah… mencintaimu” bisik Sehun yang membuat mata Yeong-ha membelalak sempurna

“뭐?무슨말이야?장난이야?(apa? Apa maksudmu? Kau bercanda?)

“아니요.정말이예요,누나.(tidak.aku bersungguh-sungguh,noona)

“미쳤어? (Apa kau sudah gila?) pria macam kau?”

“Aku tulus,noona. Aku takkan mengganggu hubunganmu dengan Chanyeol hyung. Aku akan mendoakan agar kalian bahagia. Aku baru menyadari perasaan ini sudah terlalu dalam. Entahlah,aku bahkan tak tahu kapan ini dimulai” paparnya.

Yeong ha benar-benar tak tahu akan berkata apa lagi. Sehun yang sudah seperti adiknya sendiri ternyata mencintainya hingga seperti ini.

Sementara itu,di suatu sudut jalan terlihat Chanyeol membeku seketika melihat pemandangan yang tak seharusnya terjadi. Es krim di genggamanya tumpah semua.Joey dibelakangnya pun ikut terdiam,sepertinya ia sudah paham

***TBC/END?***

어때? Kependekkan? Atau gimana? Comment sangat di tunggu untuk melanjutkan kelanjutan FF ini. Terima kasih yang udah meluangkan waktunya untuk RCL, yang RCL kudoain sukses daah… thnx yaa~~

One thought on “Sehun feelings

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s