There is Friendship, there is a Love… (Chapter 6)

tftl_1438569062198

 

There is Friendship, There is a Love… Chapter 6

Author                 : young96

Genre                   : school life, romance, friendship, triangle love, drama, *entahlah kesananya mau gimana lagi author bingung*

Rating                  : All Age *maybe(?)*

Main Cast            : Oh Sehun (Sehun EXO), Lee Taerin (OC or You), Lee Minhyuk (Minhyuk BtoB)

Support Cast     : Lee Donghae (Donghae Super Junior), Jung Taekwoon (Leo VIXX), Jackson Wang (Jackson GOT7), Kim Myungsoo (L Infinite), Kang Songhee (OC), Min Hana (OC), SMTOWN artis, BTOB member dan masih banyak lagi *sepertinya*

Warning              : Annyeonghaseyo.. ini kelanjutannya readers^^. Mian bagi yang sudah menunggu lama kelanjutannya.. dikarenakan aouthor yang sibuk liburan ahaahahahahaha^^.. Semua cast(kecuali OC) milik Tuhan, Orang tua, dan agency mereka. Kalo ada kesamaan cerita, itu hanya kebetulan belaka. Mianhae kalo alur ceritanya *masih* enggak jelas dll. Meskipun jelek tapi tetep RCL ya ^^.

Happy Reading Guys ^^.

***young96***

(sebelumnya…)

“I really want to kiss you..” bisiknya di telinga Taerin. Taerin bergidik. “Ya! Berhentilah bercanda!”

Sekali lagi Minhyuk mengeluarkan evil smilenya. “Hah. Apa kamu pikir aku hanya ingin bercanda denganmu? Baiklah..” Minhyuk mencondongkan wajahnya ke arahku.

DEG DEG DEG DEG DEG

Taerin merasakan jantungnya berdetak cepat. ‘Apa dia benar-benar ingin menciumku?? Aku tidak mau first kiss ku diambil oleh namja menyebalkan ini!’ geram Taerin.

Perlahan tapi pasti, wajah Minhyuk semakin mendekati wajah Taerin. Taerin ingin sekali memalingkan kepalanya, tapi tidak bisa.. dia benar-benar membeku di tempat! Dengan cepat, Taerin memejamkan kedua matanya.

DEG DEG DEG DEG DEG

Aroma tubuh Minhyuk tercium oleh Taerin. ‘Apa sekarang tubuh kami sudah begitu dekat satu sama lain??’ gumam Taerin dalam hati. Dengan perlahan, Taerin membuka matanya..

‘Astaga! Sepertinya dia benar-benar akan menciumku..! Andwae! Andwae! Hidungku saja hampir menyentuh hidungnya..!’ Taerin takut.

DEG DEG DEG DEG DEG

Wajah mereka benar-benar dekat sekarang. Minhyuk memiringkan wajahnya sedikit agar dia bisa mencium Taerin. Dan…

KRIIINNGG..KRIIINNGG…

***

Sehun memisahkan pelukan mereka kemudian menarik tangan Taerin dengan kasar. Sehun dapat mendengarnya meringis.

“Ada apa Sehun-a?” tanya Taerin bingung, “Kita pergi dari sini sekarang” ucap Sehun.

“Mwo?” Taerin tak terima.

Sehun memasangkan tas bewarna putih ke punggung Taerin seraya menjinjing tasnya. Sehun memegang tangan Taerin erat.

“Sehun-a.. Aku tidak bisa pergi denganmu sekarang..” Taerin menatap ke arah Minhyuk yang sudah berdiri. “Aku belum..” lanjutnya, “Lupakan itu” potong Sehun seraya menarik tangan Taerin sehingga mau tidak mau dia mengikuti langkah Sehun, meninggalkan Minhyuk yang masih terdiam di tempat.

***

#Gedung SM

Sehun dan Taerin berjalan menuju lift. Tidak ada yang bicara satupun, mereka sibuk dengan pikirannya masing-masing.

Tiing.. pintu lift terbuka dan mereka pun masuk.

Didalam lift Taerin melirik namja di sebelahnya, tapi Sehun tidak merespon balik. Taerin merasa risih dengan keadaan itu “hari ini kau ada latihan kan?” orang yang ditanya tidak menjawab, “yak Oh Sehun!” Taerin mengguncang tangan kanan Sehun “eo? Kau bicara denganku?” ucap Sehun polos.

“heol.. memangnya disini ada orang lain lagi selain kita berdua?!” kesal Taerin, “mian..” Sehun terkekeh sambil memperlihatkan giginya “tadi kau bilang apa?” tanyanya, “kau ada latihan kan?” tanya Taerin, Sehun mengangguk “hari ini kau kemana? Kau kan artis bukan anggota girl grup disini” canda Sehun “hahaha.. aku memang tak pantas jadi girl grup. Hari ini aku harus ke ruang CEO. Kata Jeongseok oppa ada tawaran jadi model dengan boy grup tapi aku tak tahu grupnya yang mana, dia tidak menyebutkan nama grupnya” jelas Taerin.

“Aahh.. arraseo, kalau ada sesuatu hub..” Tiing.. pintu lift terbuka, Sehun mendengus kesal Taerin terkekeh melihatnya. “Kau tidak akan keluar Oh Sehun?” canda Taerin, “kau mengusirku?” Sehun cemberut. “Jangan seperti itu! Kau terlihat seperti anak kecil hahahahaha. Sudah sana keluar nanti member lain menunggu” Taerin langsung mendorong Sehun keluar lift.

“Ne nona Lee, bye bye” lambai Sehun dan pintu lift pun tertutup. Taerin terkekeh melihat Sehun barusan, piip.. ada pesan dari Jeongseok oppa “Taerin-a eodiga? Ada penawaran kontrak untuk pemotretan.. ppaliwa!!” taerin tidak berniat membalasnya karena dia sudah keluar dari lift.

Tok..tok..tok..

“ne masuklah” ucap CEO (Lee Sooman) yang sedang duduk bersama Jeongseok (manager Taerin). Taerin pun menunduk ke mereka dan langsung duduk di samping managernya, Lee Sooman langsung menyiapkan berkas, “kenapa kau baru pulang jam segini Taerin-a?” bisik Jeongseok “nanti akan ku ceritakan setelah ini” jawab Taerin. Lee Sooman langsung menatap dua orang yang ada di depannya, kedua orang tersebut langsung tersenyum untuk menetral(?)kan suasana.

“ehmm.. baiklah, Taerin-a tak kusangka baru 1 minggu kau sudah banyak tawaran bekerja sama beberapa produk bahkan dengan artis lain. Nah ini ada beberapa kegiatan yang sudah aku jadwalkan untukmu” Lee Sooman memberikan beberapa lembar kertas pada Taerin dan juga Jeongseok.

Lembar pertama bertuliskan PEMOTRETAN PRODUK MAKE UP, yang kedua MODEL CF, Taerin tersenyum riang “gomapseumnidaterimakasih (formal) samchon..” ucap Taerin riang. Jeongseok dan Lee Sooman ikut tersenyum. “nanti akan aku hubungi lagi kalian” ucap Lee Sooman, “algetseumnidaSaya mengerti (formal)” ucap mereka berdua.Taerin dan Jeongseok pun pamit dan langsung keluar ruang kerja CEO.

~skip

#cafetaria SMent

“Taerin-a mungkin kau akan mulai sibuk akhir bulan ini, kau kan harus menyelesaikan beberapa hari disekolah karena kau baru masuk” ucap Jeongseok sambil meminum lattenya, “hmm..” jawab Taerin sambil memainkan smartphonenya sambil terseyum sendiri, “yak! Lee Taerin!” bentak Jeongseok, Taerin sadar langsung menyimpan smartphonenya di meja “oppa bicara padaku?” tanyanya polos.

“kau ini..” Jeongseok kesal dan langsung meminum lattenya lagi, “bagaimana sekolahmu?” lanjutnya, “eo.. sekolah..” Taerin meminum greantea lattenya canggung. Ia ingat kejadian yang baru ia alami beberapa jam yang lalu.

*Flashback on

“Kyaa!” jerit Taerin.

BRUK!

Benar saja, Taerin terjatuh sekarang. ‘Syukurlah, aku tidak merasakan sakit padahal aku terjatuh di ubin yang empuk… Eh? Dimana-mana ubin kan sangat keras. Tapi kenapa ubin satu ini empuk?’ Taerin membuka matanya.

‘Minhyuk! Aku jatuh di badan Minhyuk! Aigoo~!!’ Taerin terkejut.

DEG DEG DEG DEG DEG

Taerin merasakan jantung Minhyuk berdetak kencang ketika. Minhyuk mengangkat sedikit kepalanya, agar dia bisa melihat dadanya— tempat kepala Taerin bersandar sekarang. Ingin sekali Minhyuk menyingkirkan Taerin dari tubuhnya namun ia mengurungkan niatnya begitu melihat Taerin membuka matanya.

*Flashback off

“aish!! Neo jeongmal jinja michigetta!!!” Taerin tiba-tiba mengacak-acak rambutnya frustasi, “waeyo?” tanya Jeongseok bingung “kau ada masalah disekolah?” tanyanya “perlu aku carikan sekolah yang lain Taerin-a?” lanjutnya polos, “ani gwenchana oppa” jawab Taerin kikuk. Jeongseok hanya mengaggukan kepala tanda mengerti.

BIIP..BIIP..

Notification smartphone Taerin berbunyi tanda ada peasn masuk. Taerin membuka pesan itu, pesan dari Sehun.

From : Sehun

To : Taerin

                Taerin-a eodigayo? Aku masih ada di ruang latihan, kau akan mampirkan? Donghae hyung menyuruhku untuk menemanimu sampai dia datang dari acara SJ.. aku tunggu di ruang latihan yup! Oh ya satu lagi. Jika kau sedang berada di café SM, aku titip bubbledrink Taro juga beberapa cookies ok ^^.. mianhae merepotkanmu..

“Jeongseokie oppa.. mian aku harus ke ruang latihan, nanti oppa bayar pesananku ini ya” ucapnya sambil meninggalkan Jeongseok, “hmm ok..ok” jawab Jeongseok sambil meminum lattenya. Taerin pun lari ke kasir lalu mengambil beberapa pesanan tambahan tanpa melihat Jeongseok.

Tak lama setelah Taerin pergi, Jeongseok pun langsung menuju kasir untuk membayar yang tadi ia pesan bersama Taerin. “totalnya xxxxxwon” ucap penjaga kasir, “mworago?” Jeongseok terkejut, “kenapa mahal? Biasanya kami berdua tidak semahal itu?” lanjutnya, “maaf karena agashi yang tadi menambah pesanan bubbledrink dan juga 10 cookies.. oh ya ini ada pesan darinya” lanjut penjaga itu langsung memeberikan secarik kertas, Jeongseok mengambilnya lalu mebuka kertas itu

To : Jeongseokie oppa manager tampanku

Oppa..

Aku sudah mengenalmu sejak kau menjadi salah satu kru SJ dan selalu membantu Hae oppa..

Oppa.. kau kan tampan dan punya uang banyak kan? Jadi aku meminta tolong untuk membayar pesananku barusan karena aku tidak membawa dompe hehehe ^^ aku sayang managerku :*

From : Taerin

“yak! Lee Taerin..!!” kesal Jeongseok dan ia pun langsung membayar.

#Ruang Latihan

(BSG EXO Light Saber)

Seorang namja sedang menari dengan indah sesuai dengan alunan music yang sedang di putar. Badannya yang lentur membuat disetiap gerakannya terlihat begitu indah. Pintu ruangan tersebut terbuka dan seorang yeoja memperlihatkan hanya kepalanya saja sambil memandang kearah namja itu yang tidak sadar akan keberadaannya.

Yeoja itupun masuk dan terus memandang ke namja sambil membawa bungkusan kertas dan dua buah minuman tersenyum terus. Musik pun berhenti, seluruh badan Sehun penuh dengan keringat *author mimisan ngebayanginnya*. Sehun balik badan dan setengah meloncat “Eo kkamjjagiya!-Kau membuatku kaget!.. ya ampun, sejak kapan kau disini?” tanyanya mengatur nafasnya dan mengambil handuk kecil membersihkan keringatnya.

Taerin terkekeh “mian aku membuatmu terkejut, sedari tadi kau terlalu semangat menari tanpa sadar aku sudah disini” ucap Taerin dan langsung memberikan pesanan Sehun “Gomapta” ucap Sehun mengacak rambut Taerin gemas dan duduk di samping Taerin.

Mereka berdua pun terdiam karena sibuk dengan bubble drink masing-masing, Sehun yang sangat menyukai rasa Taro dan Taerin merupakan Green Tea maniak. Mata mereka memandang lurus ke arah cermin ruang latihan, entah apa yang harus dilakukan selanjutnya..

‘Oh Sehun ada apa denganmu? Ayo buatlah dia lama berada di dekatmu! Jujur saja aku selalu canggung didekatmu, Taerin-a’ Sehun bingung.

‘Eojjeorago?apa yang harus ku lakukan? Sehun memakai seragam sekolahpun terlihat tampan apalagi sekarang, dia hanya memakai t-shirt dan celana basket. Wajahnya yang peluh dipenuhi keringat menambah ketampanan.. yak! Lee Taerin! Kau ini.. mana mungkin kau bisa secepat ini menyukai namja??’ Taerin menggelengkan kepalanya.

“Musun irieyo? ada masalah?” tanya Sehun melihat Taerin “eo..eung.. Amugotto aniyogak ada apa-apa kok..” jawab Taerin gugup “Sehun-a sejak kapan kau suka menari?” lanjutnya mengalihkan pembicaraan ‘dengan cari ini aku tidak akan terlihar gugup’ pikir Taerin.

“Entahlah.. mungkin sejak aku kecil, tapi aku lupa” jawab Sehun polos sambil meminum bubble drinknya. Taerin mengangguk tanda mengerti lalu meminum minumannya, “aku iri padamu dan Donghae oppa” ucap Taerin “iri padaku?” Sehun bingung, Taerin mengangguk “kalian berdua pandai sekali menari dan menyanyi, aku tidak bisa seperti kalian. Walaupun Donghae oppa memujiku ketika aku bernyanyi, tapi tetap saja aku tak pernah percaya diri melakukannya” jelas Taerin.

“Mau ku ajarkan menari?” tawar Sehun “ne?” Taerin bingung. Sehun pun berdiri mengulurkan tangannya kepada Taerin “ayolah!” tawar Sehun, Taerin masih bingung. Sehun pun langsung menyalakan musik dengan remote kecil yang ada di saku celananya.

Musikpun menyala, Sehun langsung menarik Taerin untuk segera berdiri dan menari mengitari Taerin. Taerin canggung dan tersenyum. “ikuti gerakanku Taerin-a!” perintah Sehun, Taerin masih ragu untuk mengikuti gerakan Sehun, “aku tak bisa, itu terlalu sulit bagiku” Taerin kesal, “arraseo.. akan ku pegang tanganmu” Sehun langsung meraih tangan Taerin dan menggerakannya.

Taerin tersenyum dan mau menggerakan badannya walaupun masih sedikit kaku tapi dia bisa mengikuti perlahan gerakan Sehun. Mereka berdua menikmati tariannya sambil tertawa bersama. Sehun melepas tautan tangannya dengan Taerin dan membiarkan Taerin menari sesuka hatinya. Kali ini Sehun terpukau, gerakan yang dilakukan oleh Taerin sangat baik untuk seorang pemula.

‘sepertinya kau menikmatinya Taerin-a. kau tetap cantik menari seperti itu’ Sehun tersenyum. ‘entah mengapa seluruh tubuhku begitu ringan mengikuti alunan musiknya. Aku mewnikmatinya’ Taerin terus menari.

Tanpa Taerin sadari tali sepatunya lepas dan terinjak olehnya hingga ia kehilangan keseimbangannya dan mau jatuh, ‘Astaga! Aku akan jatuh!’ gumamnya.

‘ada apa dengannya? Dia akan jatuh?!’ dengan sigap Sehun langsung menghampiri Taerin. Bodohnya, Sehun juga kehilangan keseimbangan dan akhirnya..

BRUK!

Mereka terjatuh dan tanpa di sengaja bibir mereka bertemu, Taerin yang sadar langsung mendorong untuk keluar dari pelukan Sehun dan Sehun pun melepaskan tangannya. Mereka berdua langsung duduk.

“Neo.. Neo gwenchana?” tanya Sehun salah tingkah, “eo.. gwen..gwenchana” jawab Taerin gugup. Mereka diam tanpa ada yang bicara, tiba-tiba ponsel taerin berbunyi dan Taerin mengambil ponselnya.

Ada panggilan masuk dari nomor yang tak dikenal, dan Taerin langsung mengangkatnya. “yeoboseyo..” ucapnya, “HUH?! Yak!!!!!” teriak Taerin dan Sehun heran dengan teriakan Taerin. ‘apa yang sedang terjadi??’ Sehun melihat ke ara Taerin.

***TBC***

Cuap-cuap Author          : Eotteoke? Bagus gak? Mungkin kalian para readers agak sedikit kecewa karena kiss scenenya begitu doang ya? Masih penasaran readers? Mungkin untuk chapter selanjutnya agak sedikit terlambat di karenakan jadwal perrkuliahan author yang mulai padat hehehe ^^ tapi tenang aja pasti bakal dilanjutkan ceritanya.. Oke kita liat di chapter selanjutnya.. Jangan lupa ya readers! komentarnya^_^…

 

5 thoughts on “There is Friendship, there is a Love… (Chapter 6)

  1. Wahh😀 sehun sama taerin ciuman haha😀 keren thor , keep writing ya .ditunggu nextnya yg cepet yak kkk yg panjang juga😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s