Kindest

tumblr_o0d3uyelCy1s6q0wqo1_1280

Kindest

by ditjao

Starring EXO’s Do Kyungsoo and Yoo Seungyeon | Hurt/Comfort | General | contains 577 words.

Selain Ayah dan saudara lelakiku, salah satu yang akan kunobatkan sebagai pria paling baik yang pernah singgah dalam kehidupanku adalah Do Kyungsoo. 

Do Kyungsoo adalah pria yang baik. Awal mula perjumpaan kami ketika dia mempersilakanku duduk di kursinya kala bus yang kami tumpangi tengah disesaki oleh penumpang. Aku sudah berkali-kali menolak, tapi dia tetap bersikukuh menghibahkan kursinya kepada gadis asing yang dijumpainya di dalam bus, mungkin karena saat itu dia tahu aku hampir-hampir tak kuat berdiri ditunjang dengan kondisiku yang cerobohnya melewatkan makan malam dan sarapan.

Do Kyungsoo adalah pria yang baik. Ketika pertama kali sampai di kampus sebagai peserta didik yang baru, dia yang melihatku tampak kebingungan segera bertanya kepadaku perihal apa adakah yang bisa dibantunya untukku kala itu. Aku bilang kesulitan mencari fakultas psikologi, dan dengan cekatan dia langsung saja membawaku pada tempat yang kutuju.

Do Kyungsoo adalah pria yang baik. Pria yang kebetulan merupakan kakak kelasku yang dengan sabar akan meladeni pertanyaan junior-juniornya tentang materi perkuliahan yang sulitnya minta ampun dan susah dimengerti. Dia tidak mengeluh kendati aku hampir selalu banyak bertanya hingga membuatnya pusing tujuh keliling, sebaliknya, menawarkanku belajar bersama dan meminjamkan buku-buku pelajaran dan catatannya untuk kepelajari sendiri sebagai tambahan materi.

Do Kyungsoo adalah pria yang baik. Dia tidak menolak ketika waktu itu kuajaknya berjalan-jalan berdua ke taman bermain sambil tersenyum malu. Dia bilang tidak suka wahana rumah hantu, tapi tetap menemaniku masuk guna melindungiku dari serangan para hantu yang suka mengganggu.

Do Kyungsoo adalah pria yang baik. Dia juga tidak menolak ketika aku mengundangnya untuk menghadiri acara rutin keluarga besar kami, sekalian kukenalkan kepada kedua orangtua serta sanak saudaraku. Dengan raut wajah sungkan, diterimanya olok-olok soal titel ‘kekasih Seungyeon’ yang dengan seenaknya disematkan kepadanya oleh keluargaku. Meski tanpa sengaja, kusadari kemudian matanya bertubrukan dengan salah satu sepupuku.

Do Kyungsoo adalah pria yang baik. Dia yang biasanya akan dengan sabar menjawab panggilan teleponku setiap waktu, kini berganti mengabaikan seluruh sambungan dan pesan yang membombardir ponselnya tak menentu. Sampai suatu hari, dia memberanikan diri untuk menyuruhku agar jangan terlalu sering menghubunginya lagi.

Do Kyungsoo adalah pria yang baik. Pria yang berhasil membuatku menangis semalaman setelah Ayah. Kalau dulu, aku menangis karena Ayah memarahiku yang terjatuh dari sepeda, Kyungsoo membuatku menangis karena sudah sejak lama sebenarnya aku terjatuh ke dalam pesona yang dimiliki olehnya.

Do Kyungsoo adalah pria yang baik. Selang beberapa hari kemudian, dia mendatangi rumahku. Meminta maaf atas apa yang telah dia sampaikan beberapa waktu lalu jika terlalu menohok perasaanku. Tetapi, dia bersikukuh agar aku tidak terlalu sering menghubunginya, kecuali jika ada suatu urusan yang dirasa benar-benar perlu.

Do Kyungsoo adalah pria yang baik. Dia membiarkanku tahu alasan di balik mengapa dirinya bersikeras menjauhiku manakala dia memberikanku sebuah kertas undangan berwarna merah muda. Dia kembali mengucap, “Maafkan aku, Seungyeon.” saat mataku menyapu tulisan yang tertera di atas kertasnya. Dia meminta maaf karena di sana terdapat namanya dan nama sepupuku.

Do Kyungsoo adalah pria yang baik. Dia berkata soal betapa dirinya yang sangat mencintai sepupuku, dan begitu juga dengan gadis itu. Dia juga minta maaf karena tidak mengungkapkannya sedari awal, sehingga berita bahagia ini baru bisa kudengar langsung dari mulutnya kala itu.

Meski kamu membuatku menangis lagi, Do Kyungsoo, aku akan tetap menyebutmu sebagai pria paling baik hati. Karena kamu dengan segera menyelamatkanku sebelum aku semakin terjebak dalam harap, dan membuatku lebih banyak meratap.

Biarlah rasa sakit ini kusimpan seorang diri, Do Kyungsoo, karena bagiku kamu tetap pria paling baik di muka bumi—yang sempat membuatku jatuh hati, meski rasa pedihnya tiada terperi.

-fin.

met ultah, mz.

Iklan

4 thoughts on “Kindest

  1. huwaaaa this is too damn nyesek! proyek ultah kyungsoo mantap2 gini to. love this soo much, terutama penggunaan ‘dia orang yg baik’ yg menegaskan bahwa kyungsoo memang baik, dan gimana si seungyeon ttp nganggep kyungsoo itu baik meski dia kesakitan. mainstream sih, tapi ini bener2 nyeni sampe aku bingung mau komen gimana.
    duh maaf nyampah ya, tapi keep writing!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s