Gossip Girl (Chapter 3)

poster gossip girl final.jpg

Judul : Gossip Girl #3

Author : miempenao

Genre : School life

Length : Chapter

Rating : Teen

Maincast : Oh Sehun & Lee Se Young (oc)

additional cast : Park Chanyeol, Jung Eunji, etc.

Disclaimer : Hey! Aku udah publis ini di blog aku sendiri (naooomimp.wordpress.com) kalau berkenan kunjungi aja haha.

Author’s note: Terimakasih masih setia membaca ini. I’m so sorry for typo. and please give your comment reader. I really really really love you. want to be friend? just mention @naooomimp

***

“Se Young, gomawo.” Ucap Sehun sambil memberikan tempat bekal yang sudah tertutup rapi kepada Se Young dan hendak pergi kembali ke kelas.

“Sehun,” Se Young menahan Sehun pergi “Apa kau benar menyukai bekal yang aku buatkan?” se Young ingin memastikan sekali lagi.

“Ya, tentu saja,” ucap Sehun sambil mengacak acak rambut Se Young. Sehun menunduk sedikit untuk mensejajarkan wajahnya dengan Se Young “Bagaimana kau tahu bahwa aku sangat suka pedas?” ucap Sehun dengan senyum penuh kemenangan dan pergi kembali ke kelasnya sedangkan Se Young menjatuhkan kepalanya ke atas meja dan merutuki dirinya sendiri yang begitu bodoh!

***

Flashback

Se Young bercerita pada Luhan bahwa ia akan mengerjai laki laki menyebalkan dengan bubuk cabai yang ia beli, atau lebih tepatnya Luhanlah yang membeli bubuk cabai itu.

“Bisakah kau bayangankan ia akan kepedasan dan menyesal karena telah menjadikan aku sebagai pacarnya!”Se Young berkata dengan semangat yang membara.

“Apa kau benar akan melakukan hal itu?Walaupun hanya pura pura tapi tetap saja ia adalah pacarmu?”Luhan tampaknya tidak begitu setuju dengan ide Se Young yang ingin mengerjai Oh Sehun.

Se Young tidak menjawab lagi, mereka hanya berjalan dalam diam walau dalam diri Se Young ia juga memikirkan perkataan Luhan. Memang kelihatannya sangatlah jahat. Tapi Se Young buru buru menghilangkan pikiran itu, ia tidak boleh hilang keyakinan untuk  menjalankan misinya itu. Lagipula Oh Sehun itu iblis jadi ia pasti tidak masalah dengan hal yang kejam seperti itu.

Tidak betah dengan kesunyian yang terjadi diantara mereka, Se Young mencoba membuka percakapan.

“Ehm, jadi apa kau membeli bubuk cabai itu untuk ibumu?”

“Oh, tidak, aku membelinya untuk memasakan makanan untuk adikku.”

“Adikmu suka pedas?”

“Yup!Pencinta pedas nomor satu yang pernah aku kenal!” dengan bangganya Luhan memperkenalkan adiknya sebagai pencinta pedas. Jika ada perlombaan pasti Luhan akan mencalonkan adiknya itu ke dalam perlombaan itu.

***

Ternyata gerbang sekolah hanya berwarna merah muda sehari saja, sisanya kembali seperti semula.Gerbang itu kembali berwarna hitam bahkan semakin kelam.Se Young selalu berusaha menjahili Sehun tapi yang ada hanya kegagalan, kegagalan dan kegagalan.

Se Young menyembunyikan payung Sehun saat hari hujan, tapi yang ada mereka malah menjadi best couple Chungu High School dikarenakan pulang sepayung berdua di tengah hujan.

Se Young mengupload semua pesan singkat yang berisi kutukan dari Sehun untuknya tapi satu sekolah malah memuji cara berpacaran mereka yang unik. Bahkan ada seorang adik kelas yang diam diam menemui Se Young hanya untuk bertanya bagaimana cara berpacaran yang baik dan benar dan menyenangkan seperti yang Se Young dan Sehun lakukan.

Sebenarnya apa yang harus Se Young lakukan untuk bisa menghancurkan iblis Oh Sehun!

***

“Eunjiya, aku lelah,” ucap Se Young di tengah tengah pelajaran sejarah yang ada begitu banyak catatan yang harus dicatat.

“Aku juga,” ucap Eunji tapi tetap fokus menulis apa yang gurunya catat di papan tulis.

“Bukan masalah catatan,”

“lalu?” Eunji sempat menoleh ke arah Se Young yang duduk di sampingnya.

“aku lelah menjadi kekasih pura pura Oh Sehun,” ucap Se Young sambil berbisik. Ia tidak mau urusan ini sampai ketahuan oleh orang orang atau tidak urusannya akan semakin panjang.

“Apa?” fokus Eunji kini benar benar berubah kepada Se Young

“Kau dan Sehun hanya…” Eunji belum menyelesaikan kalimatnya karena Se Young meletakan telunjuknya didepan bibirnya tanda bahwa Eunji tidak boleh membicarakannya di sini.

Setelah bel berbunyi Eunji langsung menarik tangan Se Young dan membawanya ke atas atap sekolah. Mungkin itu tempat yang paling tepat agar orang lain tidak dapat mendengar apa yang mereka bicarakan. Begitu sampai atap Eunji langsung melipat tangannya di dada dan menatap Se Young kesal.

“Sudah cukup lama kalian berpacaran dan sekarang kau  baru mengatakan padaku bahwa kalian hanya berpura pura?” Eunji merasa kesal karena Se Young sama sekali tidak memberi tahunya akan hal itu.

“Mianhaeyo, aku terpaksa melakukannya. Kau tahu Oh Sehun akan membunuhku jika ia tahu aku memberitahu orang lain.”

“Tapi Se Young aku ini sahabatmu.Apa aku tidak cukup kau percaya untuk menjaga rahasiamu itu?”

“Mianhaeyo, aku tahu aku salah, aku akan lakukan apa pun.”Ucap Se Young sambil menyenggol nyenggol Eunji dengan sikunya berusaha membujuk sahabatnya itu untuk berdamai dengan dirinya.

“Baiklah, aku akan memaafkanmu, tapi kau harus menceritakan semuanya kepadaku.Tidak ada yang kau tinggalkan bahkan titik dan koma pun tidak boleh kau tinggalkan.”

Akhirnya Se Young menceritkan semuanya kepada Eunji.Mendengar semua cerita itu Eunji benar benar tidak habis pikir dengan kelakuan sahabatnya itu dan kekasih palsunya itu.

“Eotteokhae?” Se Young bertanya dengan lirih

“Kau harus bersabar, lagipula ini hanya sebulan bukan? Nikmati saja, banyak gadis yang ingin berpacaran dengan Sehun dan kau sangat beruntung bisa mendapatkan Oh Sehun sang iblis pujaan hatimu itu.”Bukannya membantu Eunji malah semakin memanas manasi Se young.

Bukankah lebih baik mendengarkan perkataan sahabatmu?Ada pepatah yang mengatakan terkadang sahabat lebih memiliki arti dibandingkan keluarga.Se Young kini setuju dengan pepatah itu.Sudah hampir tujuh tahun Se Young bersahabat dengan Eunji, ketika Eunji pindah ke Seoul dari Busan.Dan tidak ada satu saran pun dari Eunji yang mengecewakan Se Young bahkan sampai saat ini.Selain menjadi sahabat Eunji telah menjadi penasihat pribadi Se Young yang rela bekerja tanpa perlu di gaji.

Lee Se Young memutuskan untuk membuat semuanya mengalir apa adanya. Ia tidak akan mikirkan sisa waktu satu bulannya bersama Sehun dan ia akan kembali menjadi Se Young yang biasa. Se Young sang ratu gosip, Se Young sang siswi di sekolahnya ah! Dan satu lagi! Se Young yang harus menghabiskan waktu istirahat keduanya bersama Oh Sehun tapi itu tak mengapa, ia akan menganggap seperti bermain dengan teman baru walau Se Young tidak akan bisa bersikap ramah kepada Sehun.

Lee Se Young memasuki kelas 2-5 seperti biasanya. Hari ini adalah hari selasa jadi tidak akan ada bekal buatan Se Young, namun Se Young harus tetap setor muka kepada Sehun.

“Sehuna, gadismu datang.” Ucap Chanyeol dengan suaranya yang begitu keras, ia bukan hanya memberitahukan kepada Sehun tapi kepada seisi kelas dan semua mata akhirnya menuju kepada Se Young yang berdiri di depan pintu kelas. Tapi Sehun masih saja fokus dengan handphone yang dipegangnya.

“Hey, Oh Sehun!” begitu mendengar Se Young memanggilnya Sehun langsung memasukkan handphonenya ke saku bajunya

“Apa yang baru saja kau lihat?” tanya Se Young yang sekarang sudah duduk di sebelah Sehun.

“bukan apa apa,” Sehun terlihat sedikit panik

“Hey, ayolah jujur padaku atau apa kau ingin gosip ini tersebar ke seluruh sekolah? Oh Sehun sang pangeran tampan ternyata suka menonton video yang bukan bukan,” Se Young mengatakannya dengan semangat, ia sangat senang bisa memojokan Sehun

“Hey! Apa kau mau cari mati! Itu semua adalah gosip! Dasar ratu gosip”

“aku memang ratu gosip! Mengapa?Kau tidak senang? Aku Lee Se Young sang ratu gosip adalah pacar dari Oh Sehun, kau tidak suka dengan hal itu? Kalau begitu putuskan saja aku!” ucap Se Young dengan kesal

“ini,” Sehun tidak membalas Se Young. Ia malah memberikan uang 10000 won kepada Se Young

“Apa ini?Kau ingin membuatku menutup mulut dengan uang?” sepertinya emosi Se Young masih belum surut.

“Daripada kau terus berkicau di sini lebih baik kau pergi ke kantin belikan aku kue dan cola.”

Se Young meremas uang 10000 won itu di tangannya dan menunjukan ekspresi tidak suka kepada Sehun

“Cepat!Apa lagi yang kau lihat?”

Se Young akhirnya menurut.Ia melangkah dengan kesal ke kantin sambil mengerutu sendiri.

“Lihat dia, orang akan menganggap dia gila jika ia berkomat kamit seperti itu sambil berjalan,” ucap Chanyeol sambil menghampiri Sehun

“Biarkan saja dia,” ucap Sehun seperti tidak peduli.

“Sehun, sampai kapan kau akan mempermainkannya?”

“Aku?Mempermainkannya?Aku tidak pernah melakukannya.Ini bukan permainan.Ini adalah perjalanan.Perjalanan menuju kebahagiaanku.”

Ini adalah hari ke lima belas Se Young menjadi kekasih Sehun dan sekeras apa pun Se Young membuatnya mengalir saja, ternyata hal itu lebih sulit dari yang dibayangkan.

“Aku sangat yakin sehun itu peranakan iblis!” keluh Se Young kepada Eunji.

“Jahat sekali ucapanmu, bagaimanapun dia manusia ciptaan Tuhan.”

“Aku yakin ia pengecualian, kau bisa lihat bukan apa yang baru saja terjadi?”

“Se Young aku yakin Sehun bukan ingin mempermalukanmu, pelukan itu untuk menolongmu.”

FLASHBACK

“kau benar tentang Naeun yang kemarin. Dia ditolak oleh Taemin oppa,” tutur seorang yeoja yang sedang berjalan bersama dengan Se Young dari beberapa yeoja yang lainnya.

“Hey, bukankah itu Soo Naeun?” tanya salah satu yeoja itu.

“Iya, itu dia.”

Soo Naeun gadis yang menjadi korban dari Se Young terlihat sedang berjalan dengan langkah yang besar besar dan matanya terfokus kepada Se Young. Se Young sudah menyadari hal itu dan di dalam hatinya ia sudah sangat panik. Tapi Se Young tidak bisa menunjukan hal itu karena bisa bisa reputasinya langsung hancur begitu saja.

“lee Se Young,” terdengar suara Oh Sehun dari belakang Se Young

“Ne,” Se Young membalikan badannya karena ada yang memanggilnya tapi tepat saat Se Young berbalik ia sudah berada dalam pelukan Oh Sehun.

“Aku sangat merindukanmu, rasanya sudah bertahun tahun aku tidak melihatmu.Bogosipheosseo.”

Se Young yang merasa tidak nyaman berusaha mendorong Sehun dan keluar dari pelukannya tapi hal itu malah membuat Sehun memeluknya semakin erat dan membuat orang orang yang ada di sekitar sana menyoraki mereka berdua.

“Oh Sehun, aku tidak bisa bernafas,”

“Mianhae,” Sehun mengucapkannya tepat di telinga Se Young dan langsung melepaskan pelukannya dan pergi meninggalkan Se Young.

Bukankah itu hal yang biasa bila kekasih kita memikirkan pasangan kita?Bukankah itu hal yang biasa bila kita peduli pada pasangan kita atau bukankah itu adalah hal biasa bila kita memeluk pasangan kita?

Lagi lagi Se Young memikirkan perkataan sahabatnya itu. Kali ia memikirkan semuanya di dalam bis. Duduk di pojok dan melihat ke luar jendela.

“Chogiyo…” sebuah tangan melambai di depan mata Se Young dan membuyarkan lamunan Se Young.

“hah, Luhan ssi,”

“Tidak baik seorang yeoja melamun sendirian di dalam bis.”Ucap Luhan yang sekarang sudah duduk di samping Se Young.“Kau murid Chungu high School?”

“Ne,”

“jadi ingin berbagi cerita denganku?”

Se Young menceritakan semua yang Sehun lakukan.mulai dari kegagalannya untuk mengerjai bekal Sehun hingga pelukan yang membuat Se Young malu setengah mati.

“Aku sangat yakin ia mencintaimu,”

“Cinta?Suka padaku saja tidak mungkin.Ia hanya senang mempermainkan aku setiap harinya.”

“Se Young kau harus membuka hatimu dan melihat dari sudut pandang yang berbeda.Aku sangat yakin bahwa ia sangat mencintaimu.”

“Tidak mungkin oppa, Ia hanya menjaga reputasinya saja.Aku yakin ia tidak ingin disebut player.”

“Benarkah?Aku ini juga laki laki dan semakin cepat waktu berpacaranmu kau akan di anggap semakin keren.”

“Benarkah?” tapi Se Young sama sekali tidak percaya bahwa Sehun memegang prinsip itu. Ia sangat yakin Sehun tidak memutuskannya hanya karena ia masih ingin mempermainkannya saja

“Kau ini kelas berapa?”

“Aku kelas dua.”

“Berarti kau sama dengan adikku, adikku juga kelas dua.”

Se Young hanya mengangguk dan kembali melihat keluar jendela.

“hmm, bolehkah aku bertanya sesuatu?”

“ya,”

“Apa yang kau rasakan saat namja itu memelukmu?”

Hening-Se Young terdiam dan merasakan sesuatu di benaknya

“Hangat-“ ucap Se Young pelan tapi pasti.

***

From : HunDe

Hey tukang gosip, apa kau ingin tidur terus dan melepaskan para yeoja yang menunggumu?

Se Young selalu mengawali pagi dengan pesan aneh dari Sehun. Pesan dari Sehun bagaikan alarm pagi hari untuknya.

To     : HunDe

Hey, iblis, ketahuilah aku sudah bangun sebelum pesan dari neraka ini sampai

Sudah 20 hari se young menghabiskan hari harinya sebagai kekasih bohongan Sehun. Awalnya sedikit berat namun kini Se Young sudah bisa menjalaninya dengan biasa saja seperti menjalani kehidupannya yang biasa, entahlah seperti Sehun sudah menjadi bagian dari hidup Se Young yang ia sendiri sama sekali tidak menyadari akan hal itu.

“Sisa sepuluh hari lagi Se Young, FIGHTING!” ucap se Young di depan kaca di kamarnya, ia menyemangati dirinya sendiri.

***

Hebat! Hari ini Se Young melihat gerbang sekolahnya kembali berwarna merah muda bahkan dengan balon balon yang tergantung di atas gerbang sekolah.Sepertinya efek dari 10 hari sangat berpengaruh pada Se Young.

TBC, sampai jumpa di chap berikutnya!

 

4 thoughts on “Gossip Girl (Chapter 3)

  1. Aduhh pas baca dari chapter 2 smpe 3 rasanya gantung pas mau selesai. Tapi ngga pp Seru kok ceritanya apalagi pas chatingan si seyoung ama sehun lucu deh.. haha
    Semangat buat authornya ~~ ditunggu next chapter berikutnya 😊😄

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s