Nightmare

pizap.com14530107982511

NIGHTMARE

Author : YuraKim

Genre : romance , tragedy , sad

Length : oneshot

Rating : PG-15

Cast :

– Byun Baekhyun as Baekhyun (OOC)

– Kim Taeyeon as Taeyeon (OOC)

Support Cast :TiffanySNSD as Miyoung , Park Chanyeol as Chanyeol

Note : Maaf kalo banyak typo hehe . No plagiarism and sider ya , karena author susah payah bikinnya *author alay ah . ^^ HAPPY READING!.

TAEYEON POV

Aku berlari sekuat tenaga menembus air hujan yang turun deras menuju halte bus . Aku tidak bisa berpikir apa2 lagi , dunia serasa runtuh setelah aku menerima telefon dari teman ku

FLASHBACK

Aku sedang sibuk menyelesaikan tugas akhir kuliah ku dengan membaca koran untuk mencari berita .

*EXO- Sing For You playing*

Aku lantas menyabet HP yang berada di atas meja di depan ku setelah mendengar ringtone HP ku berbunyi

“Yeoboseyo?nuguya?” tanya ku sambil meminum teh .

“Taeyeon a!iniMiyoung! Cepatlah ke Korea National Hospital! Baekhyun baru saja mengalami kecelakaan” , ujar seseorang diseberang sana

DEG!

Aku langsung mematikan ponsel ku , segera mengambil jacket tebal ku dan berlari keluar apartemen .

FLASHBACK END

Aku sudah sampai di rumah sakit . Aku bergegas menuju resepsionis dan berlari ke depan ruang operasi yang diarahkan oleh perawat

Ada Miyoung disana , yang adalah sahabat ku dan Baekhyun . Juga ada sahabat Baekhyun lainnya , namanya Chanyeol .

Kulihat tangan Chanyeol penuh dengan darah

“Darah apa itu? Ya Tuhan apa Baekhyun separah itu?” tanya ku sambil menangis

“Seperti yang kau katakan ” ujar Chanyeol terlihat khawatir dan depresi berat . Maklum , ia adalah sahabat Baekhyun sejak kecil .

Miyoung berjalan ke arahku dan menenangkanku yang sedang menangis

“Taeyeon , sudah jangan menangis . Percayalah , pacarmu tidak akan kenapa2. Dia itu orang yang sangat kuat ” ujar Miyoung memeluk ku

Aku tak bisa mengatakan apapun , yang ku bisa lakukan hanya menangis tanpa henti

AUTHOR POV

Seorang namja bertubuh tinggi dan mengenakan seragam dokter keluar dari ruang operasi

Chanyeol lebih dulu menghampiri dokter untuk menanyakan keadaan Baekhyun

CHANYEOL POV

“Bagaimana Baekhyun? Dia baik2 saja? Ngga kenapa2 kan?” tanya ku dengan gemetaran , siap menerima jawaban apapun itu .

“Dia mengalami patah di leher ,kaki dan tangan , namun semua nya sudah kami tangani . Ia akan kami pindah ke ruang kamar untuk beristirahat , pastikan kalian menjaga nya dengan baik sampai terapi nya selesai “ , ujar dokter meyakinkan ku

Aku benar2 lega , tidak ada sesuatu yang serius mengancam nyawa sahabatku .

Hanya saja , kami mungkin tidak akan bisa balapan motor lagi . Mungkin dia akan trauma karena kesalahan yang hari ini aku lakukan padanya .

FLASHBACK

BAEKHYUN POV

“Chanyeol! Siap untuk balapan hari ini?” tanya ku pada Chanyeol sambil memakai peralatan balapan motor

“Tentu saja , aku yakin kau pasti akan kalah” ujarnya dengan senyum andalannya

“Kita lihat saja nanti” ujar ku mulai naik ke atas motor besar ku yang berwarna merah .

1..2…3

START

Aku memacu motorku dengan sangat cepat . Bahkan kecepatannya sudah full

Aku sudah terbiasa balapan sejak masih SMA , jadi bisa dibilang aku pro . Bahkan aku yang mengajari Chanyeol bagaimana balapan yang seru itu .

Putaran 1 , 2 ,3 ..

Ah aku lalui tanpa ada masalah . Kini aku meninggalkan Chanyeol tepat beberapa meter di belakangku .

Sekarang putaran terakhir menanti ku di depan . Aku dengan lincahnya mengendarai motor sehingga sulit untuk di salip Chanyeol

Tapi tanpa kuduga Chanyeol kini sudah sejajar dengan ku dan siap berbelok melewati tikungan tajam .

Aku dan dia beradu dengan sengit , bahkan aku sempat kesal dengannya .

Kelihatannya dia juga begitu , dia me mepetkan motor putihnya di sebelah motorku dan siap untuk menendang kaki ku .

Belum sempat ia menendang , aku kehilangan konsentrasi dan oleng ke kanan .

Aku merasakan badanku remuk semua , setelah itu gelap , aku tak tau apa yang terjadi . Yang aku ingat hanya pacarku , Taeyeon . Aku tidak boleh mati sekarang , aku masih ingin bersama dia .

FLASHBACK END

AUTHOR POV

Next Morning

Baekhyun sudah dipindahkan ke kamar VIP . Ia terlihat masih tidur pulas , karena efek bius kemarin saat operasi .

BAEKHYUN POV

Kepala ku pusing sekali , apa2 an ini .

Aku tidak bisa menggerakkan tangan dan kaki ku. Jika di gerakkan sangat sakit .

Kulihat seorang yeoja cantik tertidur sampingku , duduk di kursi , sambil memegang tangan ku .

Ah , rupanya tangan ku yang satunya tidak patah .

Ku lepaskan tangan ku dari genggamannya , dan mengusap lembut rambutnya .

Ops , ternyata usapan pelan ini membangunkannya dari tidur . Mianhae chagi..

TAEYEON POV

Aku membuka mata ku perlahan karena merasakan usapan di kepala ku

Ah itu Baekhyun!

“Chagi!Kau sudah sadar? Kamu tidak apa2 ?ada yang sakit? Mau aku ambilkan makan?” Aku menghujani dia dengan seribu pertanyaan yang dijawabnya dengan senyuman manis

“Cerewet” ucapnya beberapa detik setelah aku bertanya pada nya

Hal itu membuatku senang , mendengar suara merdu nya lagi .

Aku lantas memeluk dia sambil menangis

“Aw appo “ katanya sambil memegangi tangan satunya

“Aduh mian chagi aduh gimana ini” kata ku kebingungan karena aku menindih tangan nya yang patah

“Ah gwaenchana..hey jangan nangis , oppa disini chagi” katanya mengusap air mata ku

“Oppa aku khawatir padamu , aku bahkan menangis semalaman takut sesuatu akan terjadi padamu” ujar ku sambil memegang tangan nya , aku benar2 tak ingin kehilangan pacarku

SKIP

BAEKHYUN POV

Aku menyuruh Taeyeon pulang untuk beristirahat , meskipun awalnya ia menolak akhirnya ia menuruti perkataanku .

“Baekhyun!” teriak seorang namja berlari ke arah ku

“Chanyeol!” ujarku kepada namja tinggi itu

“Baek , aku benar2 minta maaf soal kejadian kemarin , jika aku membiarkanmu menang mungkin ini tidak akan terjadi padamu , maafkan aku ya” ujarnya dengan mata berkaca2

Aku lantas tertawa dan berkata “ kecelakaan itu tidak bisa diprediksi ,chingu . Waktu itu aku memang lalai sehingga konsentrasi ku buyar , so please don’t blame yourself. Jangan minta maaf terus telinga ku sakit mendengarnya .”

TAEYEON POV

Ah dasar pacar ku ini , dia lagi sakit tapi menyuruhku pulang padahal aku ingin sekali menjaga nya .

Aku menaruh tas dan jaketku , bergegas mandi dengan cepat sehingga aku bisa kembali kesana secepatnya

Aku memasukkan beberapa baju , pakaian dalam , dan alat mandi ke tas besarku . Jadi maksutku , aku akan tinggal disana beberapa hari sampai ia benar2 pulih

Aku meninggalkan apartemen ku lagi dan bergegas menuju halte bus .

 

Aku sudah sampai di rumah sakit . Aku segera masuk ke dalam kamar , tapi sebelumnya perasaanku sudah tidak enak .

Benar saja , saat aku sampai disana Baekhyun sedang kesakitan memegangi kepalanya dan aku berlari menghampirinya

Aku lihat wajahnya sudah pucat . Aku bergegas memencet tombol di sebelah Kasur Baekhyun untuk memanggil dokter .

“Chagi , kamu kenapa lagi” ujar ku menangis dan kebingungan

Ia tidak menjawabku , ia hanya terus berteriak kesakitan

BAEKHYUN POV

Ah kepalaku sakit sekali , rasanya kepala ingin pecah .

Aku mendengar seseorang memanggilku , tapi pengelihatan dan pendengaranku kabur , bahkan berkunang2 .

Kemudian aku mendengar suara gaduh , yang aku tau itu pasti dokter dan beberapa perawatnya .

Aku segera dipindah ke ruang operasi , aku mendengar sedikit percakapan dokter yang mengatakan bahwa aku mengalami pendarahan di otak . Setelah itu aku tidak merasakan apapun..

Ya , tidak merasakan apapun . Apaaku mati?

TAEYEON POV

Cobaan apalagi ini , kataku dalam hati sambil menangis , duduk di kursi depan ruang operasi menunggu operasi Baekhyun selesai .

Pendarahan otak? Apalagi ini..kenapa pacarku harus mengalami penderitaan seperti ini , apakah hubungan kami harus berakhir disini , kata2 itu terlintas di benak ku

“Taeyeon!Baekhyun kenapa? Sudah jangan menangis ya..” ujar Miyoung datang tiba2 dan memeluk ku

“Dia mengalami pendarahan di otak , aku takut aku akan kehilangan dia “ kata ku memeluk Miyoung balik

“Apapun yang terjadi padanya , percayalah itu yang terbaik untuknya . Jangan menangis sayang , jika Baekhyun tau dia akan sedih melihatmu seperti ini” ujar sahabat ku itu sambil mengelus kepala ku .

 

Sudah 3 jam kami menunggu diluar , bahkan ku lihat Chanyeol sudah ketiduran di kursi

Dokter keluar dari ruangan itu , kulihat wajahnya seperti wajah bersalah dan sedih

Dokter memanggil Miyoung , mengajak nya berbicara jauh dari tempat ku duduk

Kulihat wajah Miyoung berubah menjadi panik , ia menutup mulutnya dengan tangan dan seketika ia menangis

Dokter melangkah pergi meninggalkan Miyoung .

Ia spontan berlari ke arahku dan memeluk ku

“Taeyeon maafkan aku..sungguh maafkan aku..” katanya menangis

Aku sudah punya firasat terburuk dalam hidupku , aku tau maksutnya..

Yah..hubungan ku dengan Baekhyun sudah sampai disini

Kulihat beberapa perawat mendorong kasur Baekhyun dan kulihat wajah tampannya disana , aku memegang nya untuk yang terakhir kalinya

“This is a nightmare? Isn’t it? Please stay with me forever , don’t ever leave me” kataku menangis dan menggenggam tanganya..

 

 

 

 

THE END

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

OR MAYBE NOT?

 

 

 

 

“Taeyeon! Ireona!” ujar seorang namja disebelahku

Aku membuka mataku dan terkejut

“Baekhyun!” ujar ku terbelalak

“Kamu mimpi apa? Tadi pagi2 sekali eomma mu menelfonku katanya dia takut ada apa2 dengan mu karena semalaman teriak2 dan nangis2 jadi aku kesini .Ah badanmu masih panas ya?” katanya memegang dahi ku.

“Ya Tuhan mimpi itu , terasa nyata sekali” kata ku dalam hati

Kemarin aku baru saja bertengkar dengan nya karena masalah sepele . Setelah mimpi kehilangan Baekhyun , aku baru sadar bahwa ia adalah namja terpenting di hidupku . Aku harus mengubah cara bersikap ku padanya , yang selama ini kasar dan suka memarahi nya

Aku bangun , dan duduk di sebelah Baekhyun

“Baek , jangan pernah tinggalin aku , saranghae” kata ku memeluk pacar tampan ku

“Hei kamu ngomong apa sih? Jelas aku ngga akan ninggalin kamu chagi” katanya memeluk ku balik

“Tapi mimpi tadi malam , kamu pergi ninggalin aku” kataku terbata2

Dia memegang kedua pipi ku dan menekannya sehingga wajahku kini terlihat seperti ikan fugu .Ia mencium bibirku sebentar dan melepasnya

“Chagi , itu hanya mimpi , aku sekarang disini bersamamu”

Aku memeluknya lagi ..

Ah , just a nightmare

 

 

END

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s